cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi" : 5 Documents clear
PERBANDINGAN KETEBALAN FILLER TERHADAP KEKUATAN FLEKSURAL DAN IMPACK PADA KOMPOSIT YANG DIBUAT DARI LIMBAH TERMOPLASTIK PET, PP, DAN PE Suryani, Suryati; Zulnazri, Zulnazri
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.268 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i2.160

Abstract

Penelitian ini melaporkan tentang perbandingan kekuatan fleksural dan impack terhadap komposit Polietilenateraptalat (PET), Polipropilen (PP) dan Polietilen (PE) yang menggunakan filler fiber glass dengan berbagai variabel. Dimana untuk komposit PET menggunakan softenning agent o-klorofenol sedangkan untuk PP dan PE menggunakan waiting agent xilena. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengepresan dengan hot press, temperatur leleh maksimum yang didapatkan untuk masing-masing bahan termoplastik yaitu PET 265 oC, PP 167 oC, dan PE 135 oC. Nilai fleksural yang terbaik pada masing-masing komposit diperoleh pada PET - 3 lapis serat 533.33 Mpa, PP - 2 lapis serat 566.66 Mpa, dan PE - 2 lapis serat 600,00 Mpa. Untuk uji impact diperoleh nilai terbaik masing-masing pada komposit PET - 3 lapis serat 25,5 Mpa, komposit PP-2 lapis serat 29,5 Mpa, dan komposit PE - 2 lapis serat 21,5 Mpa.Kata kunci : Komposit, Poplietilenteraptalat, Polipropilen, Polietilen, Fiber Glass
KINERJA REAKTOR UREA DC-101 DI PT. PUPUK ISKANDAR MUDA Wahidin, Teuku Raja; Dewi, Ratni; Yunus, Muhammad
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.626 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i2.180

Abstract

PT. Pupuk Iskandar Muda mempunyai dua unit pabrik yaitu PIM 1 dan PIM 2. Bahan baku yang digunakan untuk memproduksi pupuk urea adalah dengan mereaksikan NH3 dan CO2 pada kondisi tekanan dan temperatur yang sangat tinggi. Tempat terjadinya reaksi antara NH3 dan CO2 tersebut adalah di dalam reaktor (DC-101). Dari hasil perhitungan diperoleh konversi reaksi pada reaktor PIM 1 adalah 72,6 %, sedangkan reaktor PIM 2 adalah 74,2 %. Hal tersebut menunjukkkan bahwa kondisi konversi reaksi pada kedua reaktor masih tergolong bagus karena pada kondisi disain persen konversi reaksi yang diharapkan adalah 75 %. Untuk neraca energi, reaktor PIM 1 Qloss yang terjadi adalah 1,008 % sedangkan untuk reaktor PIM 2 Qloss yang terjadi adalah 39,5 %,Kata kunci : CO2, Konversi reaksi, NH3, Qloss, Reaktor
PEMBUATAN ASAM ASETAT DARI LIMBAH CAIR KULIT KOPI ARABIKA (Coffea arabica. Sp) Rosmiati, Rosmiati; Yunus, Muhammad; Raudah, Raudah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.757 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i2.187

Abstract

Penelitian tentang pembuatan asam asetat dari limbah cair kulit kopi (coffea arabika. Sp) telah dilakukan. Limbah cair kulit kopi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan asam asetat, dan diharapkan dapat menghasilkan mutu asam asetat yang baik sesuai dengan standar mutu asam asetat dari nira aren (Arenga pinnata) SNI 01-4371-1996. Proses fermentasi dilakukan dalam dua tahapan, tahap pertama adalah fermentasi limbah cair kulit kopi menjadi alkohol secara anaerob, tahap kedua adalah fermentasi alkohol menjadi asam asetat secara aerob. Fermentasi secara aerob dilakukan dengan memvariasikan penambahan bakteri acetobachter aceti dan tanpa penambahan acetobachter aceti, serta variasi waktu yaitu selama 7, 10, dan 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam asetat yang diperoleh tanpa penambahan bakteri A. Aceti tidak memenuhi standar mutu sedangkan dengan penambahan bakteri A. aceti telah memenuhi standar mutu yaitu: kadar asam asetat: 6,48%, kadar alkohol: 4,35%, TPT: 1,27%, pH: 4 dan cemaran logam (Pb: -0,3116, Cu: -0,7397, Zn: -0,5623).Kata kunci: fermentasi, kopi, Acetobachter aceti, SNI 01-4371-1996.
PENURUNAN KESADAHAN AIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE AERASI DIFUSI Yanti, Azmi; Helmi, Helmi; Putra, Alfian
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.273 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i2.175

Abstract

Air adalah elemen sangat penting dalam kehidupan manusia. Bagaimanapun air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai permasalahan terutama bagi kesehatan manusia. Berdasarkan permasalahan yang terdapat dalam air minum, maka menurunkan kesadahan dari air minum adalah sangat penting. Oleh karena itu metode aerasi adalah metode yang cocok untuk tujuan tersebut. Sampel yang digunakan sebanyak 2liter dengan laju alir aerasi sebesar 2,6 L/ menit. Pengambilan sampel digunakan setiap 8, 10 dan 12 jam sekali. Sampel diperoleh dari 3 desa yaitu Punteut, Keude Aceh, dan Kandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kesadahan terjadi pada kondisi aerasi selama 12 jam yang meliputi desa Punteut, Keude Aceh dan Kandang dengan % removale asing-masing 86, 6 % untuk sampel air sumur desa Punteut, 68, 3 % untuk sampel air desa Keude Aceh dan 77, 8 % untuk sampel air sumur desa Kandang. Hasil ini menunjukkan bahwa penurunan kesadahan dengan teknik aerasi difusi dapat menurunkan tingkat kesadahan air serta memenuhi standar mutu air minum.Kata kunci: Aerasi, Difusi, Kesadahan, Kalsium, Magnesium
PENGARUH SUDUT ATAP CEROBONG TERHADAP DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA RUANG PENGERING BERTINGKAT DAN KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS Juhan, Nawawi
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.144 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i2.152

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh sudut atap cerobong terhadap keseragaman distribusi temperatur di setiap rak yang terdapat dalam lemari pengering. Pengujian dilakukan dengan membuat suatu sistem peralatan pengering dengan sistem aliran gas panas alamiah, yang terdiri atas lima bagian utama yaitu ruang pembakaran, pengarah awal tidak berlubang berbentuk V dengan sudut 30o, saluran pengarah sirip bersudut 15o, ruang pengeringan dengan 7 rak pengeringan, dan 3 buah cerobong dengan sudut atap masing-masing 15o, 25o, 35o. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi temperatur dalam ruang pengering dengan sudut atap cerobong 15o mencapai keseragaman temperatur setelah pemanasan 90 menit. Karakteristik perpindahan panas yang terjadi seperti Grashof number, Rayleigh number, Nusselt number, dan koeffisien perpindahan panas dipengaruhi oleh ketinggian karakteristik, lebar karakteristik, dan sudut atap cerobong.Kata kunci: Sudut atap cerobong, distribusi temperatur, karakteristik pindah panas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue