cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi" : 9 Documents clear
PENINGKATAN OKSIGEN TERLARUT (AERASI) DENGAN MENGGUNAKAN PIPA – U Dewi, Ratni; Sari, Ratna
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.64

Abstract

Water is an essential substance in the human daily life. One of the criteria of healthy water is represented by its dissolved oxygen content. In this research, the water used came from the drilled well and after being treated hopefully the dissolved oxygen in the water will increase. Dissolved oxygen contained in water originated from the air and from the photosynthesis process of water plants. The capability of oxygen to dissolve in water are effected by temperature, barometric air pressure or high and the mineral content in the water. This research‘s goal is to anylize dissolved oxygen content in the water after being treated to several different variables such as pipe length, air flow velocity and water flow velocity. From the interaction of these variable we will find which variable is most significant. The outcome of the the research show that air flow velocity has an influence on the dissolved oxygen content in which the higher the air flow velocity, dissolved oxygen in the water is increase. Water flow velocity has a significant influence on dissolved oxygen content where the lower the water flow velocity will increase the dissolved oxygen in the water.Key Word : Dissolved Oxygen
Bioakumulasi dan Toksisitas Logam Timbal Terhadap Ikan Plati (Oryzias latipes) Suhendrayatna, Suhendrayatna; Muhammad Zaki, Muhammad Zaki; Hakim, Arief Rahman; Al Harist, Al Harist
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.47

Abstract

Berkaitan dengan pengaruh logam timbal pada ekosistem perairan, studi tentang toksisitas dan akumulasi logam timbal ada ikan Plati (Oryzias latipes) dilakukan pada skala laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lethal concentration 50 % (LC50) logam timbal terhadap ikan Plati (Oryzias latipes) adalah sebesar 947,7 ppm. Pada saat ikan Plati (Oryzias latipes) dihidupkan pada air yang mengandung timbal, jumlah timbal yang diakumulasikan pada sel meningkat sejalan meningkatnya konsentrasi timbal pada air. Selama 3 hari pemaparan, sebanyak 80% dari timbal yang terakumulasi dalam sel tersebut diekskresikan pada air.Kata kunci : Toksisitas, Bioakumulasi, dan Ikan Plati (Oryzias latipes).
THE EFFECT OF OPERATING CONDITIONS ON CRITICAL FLUX AND REVERSIBLE FOULING IN MEMBRANE FILTRATION USING GAS SPARGING TECHNIQUE Harunsyah, Harunsyah; Sulaiman, Nik Meriam
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.58

Abstract

Gas sparging method utilizing injection of nitrogen gas was employed during the ultrafiltration of the natural rubber effluent (latex serum). The objective of this research was to investigate the effect of gas sparging on the critical flux and the observed reversible cake layer resistance during the ultrafiltration of skim latex serum. Experiments were conducted using a 100 kDa MWCO tubular membrane (PCI Membrane System) mounted vertically. The effect of operating parameters, such as feed flow rate, concentration and transmembrane pressure were investigated. The results showed that when the feed flow rate was increased, the permeate was correspondingly increased and the reversible cake resistance decreased. In this research a feed flow rate of 1400 ml/min and transmembrane pressure of 13.00 psig resulted in the maximum total permeate flux of 70.80 L/m2h. Results from this study obtained so far showed that the use of gas sparging has been able to increase total permeate flux between 8.3% and 145.3% compared to non-gas sparged condition. Critical flux occurrence was increased to 82.63% above the value obtained for non-sparged condition and applied transmembrane pressure can be reduced to 2.4% of the non-gas sparged condition.Keyword: skim latex serum, reversible fouling, gas sparged, critical flux
UJI KEEFEKTIFAN GLUTARALDEHID SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON DALAM AIR LAUT YANG MENGANDUNG BAKTERI PEREDUKSI SULFAT Jalaluddin, Jalaluddin
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.73

Abstract

Baja adalah bahan kontruksi yang paling banyak digunakan, tetapi rawan terhadap korosi, termasuk oleh bakteri. telah dikenal bahwa bakteri pereduksi sulfat (SRB), dapat mereduksi sulfat menjadi sulfida dan menyebabkan korosi setempat pada baja. Inhibisi merupakan salah satu metoda yang efektif untuk mengendalikan korosi baja yang dipengaruhi oleh SRB. Inhibitor-inhibitor yang diharapkan efektif untuk mengendalikan korosi baja dalam lingkungan yang mengandung SRB, seyogianya bersifat sebagai biosida dan mampu menghambat korosi. Glutaraldehid, yang sudah dikenal sebagai inhibitor korosi baja dalam lingkungan asam dan mampu menghambat metabolisme bakteri, dipilih sebagai inhibitor yang diuji dalam penelitian ini.Hasil analisa XRD pada produk korosi yang terbentuk di permukaan spesimen, menunjukkan bahwa besi sulfida telah terbentuk, ini membuktikan bahwa reaksi korosi dipengaruhi oleh metabolisme SRB. Hasil-hasil pengukuran laju korosi dengan metoda kehilangan berat dan perhitungan populasi SRB dengan metoda standar untuk menentukan nilai MPN, menunjukkan bahwa glutaraldehid cukup efektif sebagai biosida untuk SRB, namun kurang efektif sebagai inhibitor korosi baja dalam air laut yang mengandung SRB. Hasil percobaan juga memperlihatkan bahwa efektifitas glutaraldehid sebagai biosida meningkat dengan peningkatan dosisnyaKata kunci : korosi, bakteri, sulfat
Pemilihan Bahan Methoksi Aromatik Sebagai Induser Pada Proses Kulturisasi Acetobacterium woodii DSM 1030 Zaki, Muhammad
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.84

Abstract

Pemilihan induser telah berhasil dilakukan pada kulturisasi bakteri anaerob Acetobacterium woodii DSM 1030 pada berbagai bahan methoksi aromatik. Penelitian ini bertujuan untuk memilih substrat organik terbaik untuk membangunkan sistem kultur anaerobik pada produksi enzim demetilase A woodii. Pemilihan substrat sebagai induser untuk pertumbuhan Acetobacterium woodii telah diuji terhadap sebelas substrat masing-masing: anisol, 2-methoksifenol, 3-methoksifenol, asam vanili, asam siringig, 2.3.4-trimethoksi asam benzoat, 2.4.5-trimethoksi asam benzoat, 3.4.5-trimethoksi asam benzoat, 2.3.4-trimethoksi benzil alkohol, 2.4.5-trimethoksi benzil alkohol dan 3.4.5-trimethoksi benzil alkohol. Hasil penelitian menunjukkan dari sebelas substrat yang diuji, diperoleh substrat yang terbaik untuk mendukung pertumbuhan Acetobacterium woodii yaitu 2-methoksifenol dengan laju pertumbuhan spesifik () mencapai 0.141 per jam
THE EFFECTS OF MANIPULATING THE SYSTEM OPERATING PARAMETERS ON THE FUEL CONSUMPTION IN CO-GENERATION PLANT MODEL Shah, Mohd. Halim; M. H. O, Hasinah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.81

Abstract

Co-generation can be classified as a clean technology in producing electricity now days, however it still produces carbon dioxides and carbon monoxides which directly related with the fuel consumption. Therefore, it is important to study the effect of changing the High Pressure Steam parameter in order to fully utilize fuel supplied while maintaining the power production of the plant. This research is based on data gathered from the actual Co-Generation Plant in Malaysia. The data gathered was used to develop the base case using HYSIS simulation and all the analysis is done using the result from the simulations. From the analysis it was found by manipulating the temperature of the High Pressure Steam will give appositive linear relation with a significant effect on the fuel consumption and power generated. However, by manipulating the pressure of the High Pressure Steam will not give a significant effect on the fuel consumption and power generated. As a conclusion, based on this study it can be said that by manipulating the High Pressure Steam temperature it will give a significant effect on the fuel consumption and power generated.
TEKNOLOGI MEMBRAN SEBAGAI ALTERNATIF DALAM MEMPRODUKSI SARI BUAH JERUK ALFIAN, RINALDI
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.71

Abstract

Sari buah jeruk yang dihasilkan dengan sistem konvensional melibatkan penggunaan filtrasi dengan membran cross – flow menghasilkan produk yang jernih dan memuaskan hanya membutuhkan wadah proses 2 – 4 jam. Sedangkan kehilangan flavor lebih kecil dibandingkan dengan penggunaan proses filter plate frame dan penggunaan enzim direduksi hingga 50 - 75 %. Tahap enzymatic treatmeant tetap dilakukan sebagai pretreatment karena membantu mereduksi fouling membran dan viskositas sehingga menghasilkan fluestery tinggi 4 energi yang dibutuhkan untuk pompa lebih kecil.Kata kunci : membran , jeruk
PELUANG PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI DENGAN REVERSE OSMOSIS Putra, Alfian
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.32

Abstract

Permulaan ekonomi industri, kebutuhan air bersih dalam jumlah yang sangat besar telah menjadi faktor utama dalam pemilihan lokasi pabrik. Dimasa lalu industri menggunakan air dari sungai-sungai dan danau-danau kemudian mengembalikannya tanpa mempertimbangkan kontaminan. Saat sekarang ini para pimpinan industri mulai sadar akan tanggung jawab mereka pada publik dan pertimbangan pengolahan limbah yang cukup, sebagai bagian integral dari biaya pelaksanaan bisnis (usaha), dan banyak upaya mereka untuk menarik perhatian publik.Keywords : Osmosis, limbah, industri
APLIKASI TEKNIK ELECTROLESS & ELEKTROPLATING DALAM PEMBUATAN PCB DOUBLE LAYER THROUGH HOLE Bakhtiar, Bakhtiar; Akhyar, Akhyar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i2.37

Abstract

Sesuai dengan perkembangan Teknik Elektronika yang semakin komplit maka dituntut penggunaan komponen dan luas PCB yang lebih simpel, sehingga dapat membutuhkan ruang rangkaian yang lebih kecil dan rangkaian terlihat lebih rapi. Untuk mencapai hal yang demikian, maka harus kita perhatikan pada komponen dan PCB yang akan digunakan. Dengan menggunakan PCB Double Layer permukaan yang diplating dengan Tembaga (Cu), maka jalur rangkaiannya dapat dibuat kedua sisi dan dengan through hole sisi atas dan sisi bawah akan tersambung. Dengan teknik ini dapat menghasilkan rangkaian yang lebih kecil, sehingga tempat yang dibutuhkan lebih efektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2003 2003


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue