cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202     DOI : -
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi" : 8 Documents clear
Kinetika Fotodegradasi Limbah Industri Pulp dan Kertas dengan proses foto-fenton Saifuddin, Saifuddin
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.20

Abstract

Lignin merupakan komponen air buangan dari proses pemutihan industri pulp dankertas. Pembuatan pulp dan kertas dengan menggunakan proses Kraft akan menghasilkanlimbah dengan komponennya lignin yang terikat dalam bentuk lignosulfonat, yangmenyebabkan kualitas air limbah industri pulp dan kertas berwarna gelap dan sulitterdegradasi. Proses foto-fenton merupakan kombinasi reaksi reagent fenton dan sinarultra violet akan menghasilkan radikal hidroksi (OH*) yang dapat mengoksidasi senyawaorganic menjadi senyawa yang sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh lamanya radiasi ultra violet terhadap reagent fenton atau yang dikenal sebagaiproses foto fenton untuk menurunkan konsentrasi warna dan COD pada air buanganindustri pulp dan kertas. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah untuk mengetahuiparameter kinetika degradasi warna dan COD dalam limbah industri pulp dan kertas.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh efisiensi penyisihan warna setelah fotodegradasiadalah 56,19% dengan H2O2/FeCl3 adalah 1:1, Sedangkan untuk efisien penyisihan CODsetelah fotodegradasi sebesar 84,9% dengan H2O2/FeCl3 adalah 3.1. Parameter kinetikadihitung dengan metode aljabar trial and error. Dari hasil tersebut diperoleh penyisihanwarna cenderung mengikuti “Pseudo second order” dengan konstanta kecepatan reaksireaksi 8x10-4 mg/l.menit-1 sedangkan penyisihan COD cenderung mengikuti “Pseeudo firstorder” dengan konstanta kecepatan reaksi sebesar 37,4x10-3 menit –1.  Kata kunci :fotodegradasi, foto fenton, lignin sulfonat, parameter kinetika dan COD
MINYAK NILAM Rihayat, Teuku; Putra, Alfian; Elwina, Elwina
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.16

Abstract

Minyak nilam selalu dihasilkan melalui proses distilasi, yang berasal dari tanaman semak yang dikeringkan, Pogostemon cablin Benth., yang termasuk kedalam keluarga Labiatae. Tanaman ini juga disebut sebagai P.patchouli Pellet.var.suavis Hook.F. Tanaman ini terdapat diberbagai belahan dunia, tetapi yang terbanyak terdapat di Indonesia, Malaysia, China dan Brazil. Aroma wangi dari minyak nilam sudah lama dikenal di daerah timur.Minyak Nilam memiliki cita aroma yang kaya akan kayu-kayuan dan hangat, hingga menjadi salah satu jenis tumbuhan minyak atsiri yang sangat diminati di dunia internasional. Dari keselurahan unsur yang membentuk minyak nilam, maka yang paling menghasilkan aroma wangi adalah patchouli alcohol, norpatchoulenol dan nortetrapatchoulol.Kata Kunci : minyak nilam, patchouli alcohol, norpatchoulenol dan nortetrapatchoulol
Metode Pengolahan dan Peningkatan Mutu Minyak Nilam Nahar, Nahar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.19

Abstract

Tumbuhan nilam, Pogostemon cablin Benth, adalah salah satu jenis minyak atsiri terpenting bagi industri parfum dan obat-obatan karena hingga saat ini tidak ada produk sintetis yang mampu menyamai kualitas yang dihasilkan oleh minyak alaminya.Minyak nilam hanya dapat dihasilkan melalui proses distilasi dengan mengunakan bahan baku daun nilam yang telah dikeringkan, karena dari hasil penelitian ternyata daun nilam segar menghasilkan rendemen yang lebih kecil daripada daun yang telah dikeringkan.Saat ini Indonesia menguasai 80% jumlah produksi minyak nilam dunia. Akan tetapi hingga sekarang tidak ada suatu metode produksi minyak nilam yang baku dianatara petani nilam, termasuk bagaimana cara mempertahankan mutu minyak itu sendiri. Untuk itu penelitian ini dilakukan dalam rangka mencari suatu material yang tidak mudah teroksidasi oleh adanya pemanasan. Kata Kunci :minyak nilam, patchouli alcohol, distilasi
Impregnasi Kayu Kelapa Sawit dengan Larutan Polivinil Klorida Komersial Zaimahwati, Zaimahwati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.23

Abstract

Impregnasi KKS dengan larutan polivinil klorida (PVC) komersial, yang dimodifikasi dengan asam akrilat, benzoil peroksida dan pelarut tetra hidrofuran (THF) kedalam KKS mengakibatkan sifat mekanis KKS bertambah. Proses impregnasi dilakukan pada kondisi tekanan, suhu, dan waktu optimum. KKS hasil impregnasi diamati menggunakan Uji Sifat Mekanis, Mikroskopi Elektron Payaran (SEM), Analisis Termal Diferensial (DTA), Spektroskopi Infra Merah Transformasi Fourier (FTIR), dan sinar-X dari specimen KKS terimpregnasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan KKS terimpregnasi resin polivinil klorida meningkat. Resin polivinil klorida didalam specimen KKS berfungsi sebagai pengisi dan pengikat antara serat kayu.
PENGARUH DIAMETER DAN KETEBALAN PASIR PADA SARINGAN TERHADAP TOTAL SOLID DALAM AIR Anwar Fuadi, Anwar Fuadi
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.21

Abstract

Water is the main need for the human beings. One of the criteria of safe to be consumed where the total undissolved solids must be suitable with maximum standard that is retained. One of ways to reduce the total undissolved solid in the water can be done with gravity sand filter. Water which flows through packed bed (sand) and suspended solid will be blocked up by the sand and suspended solid will be blocked up by the sand and clarified liquid at the bottom. The main purpose of this research is to know the influence between diameter and bed (sand) thickness on the total solids decreasing process, and compared which the diameter and thickness that give the total solids decreasing better. The statistic analysis result showed that the solid decreasing was influenced by diameter and bed layer thickness.
Penggunaan Rosin untuk Menambah Kekuatan Tarik Hasil Pemutihan Rotan Ridwan, Ridwan
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.17

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan rosin dan alum terhadap sifat mekanik rotan. Variabel-variabel dari penelitian adalah konsentrasi rosin/alum dan temeperatur. Penelitian dilakukan dengan dua kali pengulangan untuk kekuatan tarik rotan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi rosin dan alum memberikan pengaruh yang nyata terhadap kekuatan tarik rotan. Kekuatan tarik rotan cenderung bertambah dengan kenaikan konsentrasi rosin. Pada konsentrasi rosin/alum dengan perbandingan 1:3 memberikan hasil terbaik terhadap kekuatan tarik.Kata Kunci: pemutihan rotan, rosin, alum
Sifat Fiksatif Dalam Pembuatan Parfum Nilam Faridah, Faridah; Zulkifli, Zulkifli; M. Yunus, M. Yunus
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.22

Abstract

Minyak nilam dapat diperoleh dengan menyuling atau mengekstraksi daun nilam kering. Metode penyulingan daun nilam ada 3 metode yaitu penyulingan dengan air, penyulingan dengan uap, penyulingan dengan uap dan air. Dari ketiga metode penyulingan tersebut yang paling banyak menghasilkan minyak adalah metode penyulingan dengan uap. Akan tetapi metode penyulingan dengan uap ini tidak bisa digunakan apabila untuk menghasilkan minyak bunga-bungaan. Karena bunga tersebut akan mengumpal sehingga minyak yang akan ada pada bunga tersebut tidak larut dalam alkohol dan sukar menguap bila dibandingkan minyak atsiri lainnya.Dengan alasan inilah minyak nilam banyak sekali dipakai sebagai bahan baku dalam industri parfum. Selain itu minyak nilam juga bersifat fiksatif dan sifat fiksatif inilah tidak dapat digantikan oleh minyak apapun. Sehingga sangat bagus apabila digunakan sebagai bahan baku dalam industri parfum.Dari penelitian yang telah dilakukan maka dapat dilihat bahwa hanya dengan komposisi yang hanya sedikit minyak nilam tersebut mampu mengikat aroma dari bunga-bungaan sehingga dapat bertahan lama. Dari angket dapat diketahui bahwa baik pria maupun wanita menyukai aroma parfum dari campuran minyak tanaman dan minyak bunga-bungaan tersebut. Kata Kunci : minyak nilam, parfum, penyulingan
PEMBUATAN PEPTON DARI KHAMIR DENGAN ENZIM PAPAIN UNTUK MEDIA PERTUMBUHAN BAKTERI Fachraniah, Fachraniah; Fardiaz, Dedi; Idiyanti, Tami
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.388 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.18

Abstract

Peptone can be produced from yeast by enzymatic hydrolysis with papain. The activity of papain used in this experiment against casein is indicated by Vm (2000 unit) and Km (0.8%). The process condition for yeast was [S] = 4.76%, [E] =0.2%, 60 0C, pH 5.8-5.9, 5 hours. The yield of the hydrolysis process of yeast was 18.9%. The peptone obtained was brownish yellow in color with moisture contentof 5%, ash content 7 %, total protein 11%, solubility 98%, amino nitrogen 2.82, and AN/TN ratio = 27.62%. The chromatographic pattern of the peptone using gelfiltration column of Superdex-75 appeared to be the same as that of the commercial pepton. Growth test with E. coli, S. aureus, and B. subtilis showed that yeast peptone could be used as component in media for microbial growth.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2003 2003


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue