Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
ISSN : 1693248X     EISSN : 25491202
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi atau boleh disingkat dengan nama JSTR, berfokus pada banyak Aspek Teknik Kimia, seperti: Teknik Reaksi Kimia, Teknik Kimia Lingkungan, Energi Fosil dan Terbarukan, serta Sintesis dan Pengolahan Material.
Articles 170 Documents
PEMBUATAN BRIKET DARI ARANG BATANG JAGUNG DAN TEMPURUNG KELAPA Sahputri, Riska; Syafruddin, Syafruddin; Diana, Selvie
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.505 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i1.179

Abstract

Briket merupakan salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan untuk menggantikan sebagian dari kegunaan minyak tanah. Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini berupa batang jagung dan tempurung kelapa serta tepung tapioka sebagai perekat. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: nilai kalor, kadar air, kadar abu, kadar zat yang mudah menguap dan kadar karbon terikat. Variabel yang digunakan dalam penelitian adalah perbandingan komposisi bahan baku antara batang jagung dan tempurung kelapa yaitu 25%: 50%, 50%: 50% dan 75%: 25%. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kalor tertinggi di peroleh pada briket dari hasil perbandingan arang batang jagung dengan arang tempurung kelapa 25% : 75% perekat 10%, yaitu sebesar 5132,17 Cal/gr dengan kadar air, kadar abu, kadar zat mudah menguap dan kadar karbon terikat masing-masing 7,15%, 5,02%, 16,13% dan 71,7%.Kata kunci: briket, batang jagung, tempurung kelapa, nilai kalor, kadar air,kadar abu.
PENENTUAN LOKASI KILANG KOPI MENGGUNAKAN METODE PUSAT GRAFITY DI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH Melisa, Melisa
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.099 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v16i1.633

Abstract

Pemilihan lokasi kilang kopi yang baik merupakan salah satu hal yang penting dalam perancangan pabrik yang memproduksi hasil pertanian. Kilang kopi ikut menentukan jumlah ketersediaan produksi kopi, mutu kopi dan rasa khas kopi yang dikonsumsikan masyarakat, tingkat harga, pendapatan petani dan konsumen serta turut menentukan ketersediaan lapangan kerja di pedesaan. Kecamatan Atu Lintang merupakan kecamatan dengan areal tanam kopi terluas dan penghasil kopi terbanyak di setiap tahunnya, tetapi hanya memiliki 1 (satu) kilang kopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi dan jumlah yang sesuai ditempatkan kilang kopi sebagai usaha perimbangan antara produksi dan pengolahan kopi di Kecamatan Atu Lintang. Dalam hal ini terdapat ketidakseimbangan antara produksi kopi dengan kilang sebagai tempat pengolahan kopi. Dengan demikian perlu dilakukan perencanaan lokasi dan penetapan jumlah kilang kopi yang sesuai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pusat Grafiti (Gird), yaitu menentukan lokasi kilang kopi berdasarkan letak geografis dan sumber bahan baku kopi yang mampu meminimalkan jarak dan biaya menuju kilang kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi yang sesuai untuk pendirian kilang kopi terletak di desa Atu Lintang. Dapat disimpulkan bahwa penambahan jumlah kilang di Kecamatan Atu Lintang hanya berjumlah satu unit yaitu di Desa Atu Lintang.
PEMBUATAN GAS KLORIN (Cl ) DAN NATRIUM HIDROKSIDA (Naoh) DARI HASIL PEMURNIAN GARAM JANGKA ACEH: Artikel Review Ridwan, Ridwan; Zaini, Halim
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v5i1.59

Abstract

Garam Jangka mengandung NaCl, CaCl2, MgCl2, CaSO4, MgSO4, Na2SO4, H2O, debu, tanah, dan pasir halus dengan kadar NaCl kurang dari 78%, tergolong garam kualitas rendah. Garam ini dapat ditingkatkan kadar NaClnya hingga 92% -100% melalui pemurnian bertahap secara fisika, kimia, serta dengan  resin  penukar  ion,  menghasilkan  garam  kualitas  tinggi.  Salah  satu  keuntungan  garam berkualitas tinggi adalah dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan gas  klorin dan natrium hidroksida melalui proses elektrolisis. Hasilnya dapat  digunakan pada berbagai industri sebagai bahan pengolahan air bersih, pembuatan sabun, plastik, industri kertas, dan industri kimia lainnya.Kata kunci: Gas klorin, natrium hidroksida, garam, pemurnian, elektrolisis.
PEMANFAATAN KULIT TANDUK KOPI ARABIKA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KARBON AKTIF Raudah, Raudah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v12i2.190

Abstract

Salah satu sumber biomassa yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan karbon aktif adalah limbah kulit tanduk kopi arabika. Kulit tanduk kopi biasanya menjadi limbah dan dibakar diladang pertanian dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Penelitian bertujuan menghasilkan karbon aktif dari kulit tanduk kopi sesuai dengan SNI 06-370-1995 dan SII 0258-79 serta mengukur kemampuannya dalam menyerap HCN. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan pada suhu karbonisasi 300oC selama 2 jam. Kemudian menggunakan aktivator asam klorida 0,1 N dengan variasi waktu aktivasi 1 jam, 3 jam, 5 jam, dan 7 jam. Kemudian diuji kadar abu, kadar air, daya serap terhadap iodium, pengujian kadar yang hilang pada suhu 950oC dan uji daya serap karbon aktif terhadap sianida artifisial. Hasil penelitian menunjukkan pada waktu aktivasi 3 jam dihasilkan kadar abu 1,68%, kadar air 3,7%, daya serap iodium 791,4 mg/g, bagian yang hilang pada pemanasan 950oc adalah 14,5% dan efisiensi penyerapan sianida sebesar 84,3%.Kata kunci: Karbon aktif, kulit tanduk kopi, sianida.
Kinetika Fotodegradasi Limbah Industri Pulp dan Kertas dengan proses foto-fenton Saifuddin, Saifuddin
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v1i1.20

Abstract

Lignin merupakan komponen air buangan dari proses pemutihan industri pulp dankertas. Pembuatan pulp dan kertas dengan menggunakan proses Kraft akan menghasilkanlimbah dengan komponennya lignin yang terikat dalam bentuk lignosulfonat, yangmenyebabkan kualitas air limbah industri pulp dan kertas berwarna gelap dan sulitterdegradasi. Proses foto-fenton merupakan kombinasi reaksi reagent fenton dan sinarultra violet akan menghasilkan radikal hidroksi (OH*) yang dapat mengoksidasi senyawaorganic menjadi senyawa yang sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh lamanya radiasi ultra violet terhadap reagent fenton atau yang dikenal sebagaiproses foto fenton untuk menurunkan konsentrasi warna dan COD pada air buanganindustri pulp dan kertas. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah untuk mengetahuiparameter kinetika degradasi warna dan COD dalam limbah industri pulp dan kertas.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh efisiensi penyisihan warna setelah fotodegradasiadalah 56,19% dengan H2O2/FeCl3 adalah 1:1, Sedangkan untuk efisien penyisihan CODsetelah fotodegradasi sebesar 84,9% dengan H2O2/FeCl3 adalah 3.1. Parameter kinetikadihitung dengan metode aljabar trial and error. Dari hasil tersebut diperoleh penyisihanwarna cenderung mengikuti “Pseudo second order” dengan konstanta kecepatan reaksireaksi 8x10-4 mg/l.menit-1 sedangkan penyisihan COD cenderung mengikuti “Pseeudo firstorder” dengan konstanta kecepatan reaksi sebesar 37,4x10-3 menit –1.  Kata kunci :fotodegradasi, foto fenton, lignin sulfonat, parameter kinetika dan COD
VARIASI KONSENTRASI ION Ni2+ TERHADAP DISPERSI Si3N4 PADA LAPISAN NANOKOMPOSIT Ni-SILIKON NITRIT Ridwan, Ridwan
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.566 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i1.149

Abstract

Pelapisan nanokomposit Ni/Si3N4 pada substrat Cu telah dilakukan dengan proses elektroplating pada berbagai konsentrasi ion Ni2+ pada 0,26; 0,56; 0,86; 1,16; dan 1,46 M. Nano silicon nitrit dicampur pada larutan sebagai dispersed phase. Pengaruh konsentrasi ion Ni2+ dalam larutan plating dikaji terhadap dispersi partikel pada lapisan nanokomposit Nikel-Silikon Nitrit. Untuk mengetahui struktur, sifat-sifat fisik dan kimia dari bahan sintesis, beberapa prosedur karakterisasi telah dilakukan. Dari hasil analisis komposisi lapisan nanokomposit menggunakan energy dispersive X-ray analysis (EDX), diperoleh penurunan konsentrasi ion Ni2+ pada elektrolit menyebabkan peningkatan kandungan Si pada lapisan nanokomposit Ni/S3N4 dari 0,62 at.% menjadi 3,01 at.%. Sedangkan dari Scanning Electron Microscopy (SEM) surface morphologies lapisan nanokomposit Ni/Si3N4 terlihat struktur dari lapisan nano komposit compact (padat) dan ukuran butir semakin kecil dengan penurunan konsentrasi ion Ni2+. Secara umum dispersi dari partikel penguat Si pada lapisan nanokomposit Ni/Si3N4 merata pada permukaan lapisan. semakin kecil konsentrasi ion Ni2+ dalam larutan plating semakin tinggi efisiensinya.Kata kunci: Elektroplating, Nanokristal, Nanokomposit, Ni, Si3N4
PEMBUATAN KOMPOSIT KAYU PLASTIK DARI SERBUK KAYU KELAPA SAWIT DENGAN POLIVINIL KLORIDA KOMERSIL Zaimahwati, Zaimahwati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v7i1.98

Abstract

Pembuatan Komposit Kayu Plastik dari Limbah Kayu Kelapa Sawit (KKS) dan Polivinil Klorida (PVC) untuk mengurangi pembebanan lingkungan dan menghasilkan produk baru sebagai kayu plastik untuk bahan pertukangan pengganti kayu.PVC dilarutkan dengan tetrahidrofuran (THF) dimodifikasi dengan asam akrilat dan benzoil peroksida dicampur dengan serbuk kayu Kelapa Sawit kemudian dicetak pada skala laboratorium. Dari hasil penelitian diperoleh modulus patah 698.88 Kg/cm2 dan modulus elastisitas 1948.83 Kg/cm2.Keywords: Komposit, PVC, asam akrilat, kayu plastik
ALTERNATIF PEMILIHAN JENIS BAHAN BAKU BIODIESEL DENGAN METODE ANALITIC NETWORK PROCESS (ANP) Yunirwan, Teuku; Sastra, Hasan Yudie; Syahrial, Syahrial
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3374.386 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v16i2.1010

Abstract

Biodisel dianggap energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui secara terus-menerus, karena bersumber dari tumbuhan  dan minyak mikroorganisme oleaginous, seperti ; minyak biji Pohon Jarak Pagar (Jatropa Curcas), Ganggang (Algae), Khamir/Ragi (Yeast). Penelitian ini bertujuan untuk memilih sumber bahan baku biodiesel yang paling optimal dan bernilai ekonomis untuk dikembangkan. Metode pengambilan keputusan yang digunakan adalah Analitic Network Process (ANP), dengan enam kriteria untuk memilih bahan baku biodiesel yaitu kualitas dan ketersediaan bahan baku, karakteristik  lahan produksi, proses produksi, lingkungan hidup, faktor ekonomi dan pasar, dan faktor pemerintah. Hasil akhir menunjukkan bahwa bahan baku biodiesel dari minyak tanaman jarak pagar (Jatropa Curcas) merupakan sumber bahan baku yang paling potensi untuk dikembangkan dibandingkan dengan dua sumber bahan baku biodiesel lainnya yaitu Ganggang (Algae) dan Khamir/Ragi (Yeast).
PENGGUNAAN IE KULOH SIRA SEBAGAI BAHAN PENGGUMPAL DAN PENGENDAP SUSU KEDELAI Salmyah, Salmyah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v4i2.70

Abstract

Ie kuloh sira merupakan larutan yang diperoleh dari limbah industri garam rakyat. Ie kuloh sira dapat dipakai sebagai bahan penggumpal dalam proses pembuatan tahu. Penambahan 50 ml Ie kuloh sira di dalam 50 liter susu kedelai dapat menghasilkan tahu dengan rasa yang enak dan aroma yang sedap karena di dalam ie kuloh sira masih tersisa garam NaCl yang tidak habis mengkristal. Kelebihan volume ie kuloh sira akan menyebabkan rasa tahu menjadi pahit dan warna menjadi coklat. Waktu pengendapan yang baik adalah 25 menit dengan kadar protein 32,9% dan rendemen 10.292,5 gram.Kata kunci: Ie kuloh sira, penggumpal protein, tahu.
EVALUASI KINERJA DAN PREDIKSI PERGANTIAN KATALIS AMMONIA CONVERTER (61-105-D) PADA PABRIK AMMONIA-2 PT. PIM Abdullah, Abdulllah; Satriananda, Satriananda; Helmi, Helmi
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.023 KB) | DOI: 10.30811/jstr.v11i1.203

Abstract

Ammonia Converter adalah reaktor pembentukan ammonia dengan bantuan katalis Promoted Iron. Reaktor ini beroperasi pada temperatur 350-500 ˚C dan tekanan 125-135 Kg/cm2G dengan kontrol konversi ammonia antara >12-17,7%. Kinerja Ammonia Converter akan terganggu jika kondisi bahan baku dan pengoperasian pabrik tidak optimal. Ammonia Converter Pabrik Ammonia-2 PT. Pupuk Iskandar Muda telah dioperasikan selama 7 tahun, sehingga kemungkinan terjadi penurunan kinerja, untuk itu diperlukan evaluasi terhadap kinerja Ammonia Converter dan mengkaji hasil konversi ammonia pada kondisi aktual dibandingkan dengan kondisi disain serta memprediksi waktu pergantian katalisnya. Hasil konversi ammonia aktual yang diperoleh rata-rata 16,22%, paling tinggi 17,27% dan terendah 15,72%. Hasil prediksi terhadap waktu pergantian katalis, diperoleh life times katalis 2,81 tahun lagi terhitung mulai tanggal 1 Nopember 2012 atau harus diganti pada pertengahan tahun 2015.Kata kunci : ammonia, ammonia converter, katalis

Page 1 of 17 | Total Record : 170


Filter by Year

2003 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 2 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 2 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 2 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 2 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi More Issue