Media Manajemen Pendidikan
ISSN : 2622772X     EISSN : 26223694
Media Manajemen Pendidikan merupakan wadah publikasi ilmiah dalam bidang kependidikan dan manajemen pendidikan yang berasal dari hasil penelitian ataupun kajian teori. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam satu volume (tiap tahun) yaitu Februari, Juni, dan Oktober oleh Program Studi Manajemen Pendidikan, Direktorat Pascasarjana Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Media Manajemen Pendidikan menerbitkan naskah-naskah ilmiah dalam cakupan bidang Kependidikan dan Manajemen Pendidikan yang memuat penelitian inovatif, pengembangan, dan best practice dalam manajemen pendidikan.
Articles 59 Documents
Implementasi Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara dalam Manajemen Pembelajaran Praktik Marce, Tin Dels; Purbonuswanto, Welius
Media Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.388 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3712

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan: 1) implementasi Ing ngarsa sung tuladha dalam manajemen pembelajaran praktik, 2) implementasi Ing madya mangun karsa dalam manajemen pembelajaran praktik, 3) implementasi Tut wuri handayani dalam manajemen pembelajaran praktik, 4) manajemen pembelajaran praktik, 5) faktor yang mendukung dan menghambat manajemen pembelajaran praktik, 6) efektifitas pembelajaran praktik. Penelitian ini deskriptif kualitatif. Lokasi: LKP Fennyke  Yogyakarta. Sumber data: lapangan. Subjek: instruktur. Teknik pengumpulan data:wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data: deskriptif kualitatif, keabsahan data: triangulasi.Hasil penelitian: instruktur LKP Fennyke  telah mengimplementasikan: 1) Ing ngarsa sung tuladha dalam manajemen pembelajaran praktik, 2) Ing madya mangun karsa dalam manajemen pembelajaran praktik, 3) Tut wuri handayani dalam manajemen pembelajaran praktik, 4) manajemen pembelajaran praktik, 5) faktor mendukung dan menghambat manajemen pembelajaran, 6) efektifitas pembelajaran praktik telah terlaksana dengan baik. Kata kunci: kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, manajemen  pembelajaran praktik 
Kinerja Guru Ditinjau dari Kontribusi Supervisi Kepala Sekolah, Motivasi Kerja dan Budaya Mutu Wantinem, Wantinem
Media Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.19 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v1i2.3257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang kontribusi supervisi kepala sekolah, motivasi kerja dan budaya kualitas, bersama-sama dan parsial terhadap kinerja guru di semua SMP di Kecamatan Wates. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian korelatif. Populasi penelitian adalah semua guru di SMP Wates berjumlah 147 guru. Populasi penelitian adalah untuk semua guru di SMP di Wates. Mereka 147 guru untuk menjadi sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linieritas, dan uji multikolinearitas, analisis regresi, analisis korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan kontribusi dari supervisi kepala sekolah, motivasi kerja, dan budaya kualitas akord bersama-sama dan sebagian sebagai perhatian dengan kinerja guru untuk semua SMP di Wates.Kata kunci: kinerja guru, supervisi kepala sekolah, motivasi kerja, budaya kualitas
Analisis Kualitas Layanan Nonakademik dan Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Mahasiswa Program Pascasarjana Murtiningsih, Sri
Media Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.126 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v1i2.3109

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui dan menjelaskan persepsi mahasiswa berupa harapan (ekspektasi) terhadap pelayanan nonakademik dan kenyataan pelayanan nonakademik; (2) untuk membuktikan dan menjelaskan adanya perbedaan persepsi mahasiswa antara harapan layanan nonakademik dengan kenyataan layanan ; dan (3) untuk membuktikan dan menjelaskan adanya pengaruh kualitas layanan nonakademik (tangibles, reliability, assurance, responsivennes, dan emphaty) terhadap kepuasan mahasiswa. Teknik pengumpulan datanya melalui kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji t, dan regresi berganda, serta analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini adalah (1) Persepsi mahasiswa terhadap layanan nonakademik tergolong tinggi (4,08) dan persepsi terhadap kenyataan layanan nonakademik baik (3,71). (2) Terdapat perbedaan persepsi mahasiswa antara harapan (ekspektasi) layanan nonakademik dengan kenyataan layanan nonakademik pada mahasiswa Pascasarjana UST Yogyakarta; (3) Terdapat pengaruh kualitas layanan nonakademik ( dimensi tangibles, reliability, responsivennes, assurance, dan emphaty ) terhadap kepuasan mahasiswa. Sumbangan pengaruh dari kualitas layanan tersebut sebesar 56,20 %, sedangkan sebesar 43,80% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Kata Kunci: Nonakademik, Kualitas Layanan , Kepuasan Mahasiswa
Manajemen Pembelajaran Life Skill dalam Mewujudkan Kompetensi Peserta Didik Paket C Pramesti, Swesti Intan; Mulyoto, Mulyoto
Media Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.257 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3478

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan; (1) manajemen pembelajaran life skill, (2) faktor pendukung dan kendala pembelajaran life skill, dan (3) dampak pembelajaran life skill dalam mewujudkan kompetensi peserta didik Paket C. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan (1) Manajemen pembelajaran life skill di SKB Kota Yogyakarta sudah baik dengan menerapkan fungsi manajemen pembelajaran. (2) Faktor pendukung pembelajaran adalah terpenuhinya sarana prasarana, SDM, dan bahan ajar, serta ketercukupan anggaran dari APBD. Sedangkan kendala dalam pembelajaran yaitu kurangnya motivasi peserta didik sehingga tingkat kehadiran peserta didik kurang. (3) Dampak pembelajaran life skill adalah peserta didik memiliki kompetensi secara akademik dan vokasional.Kata kunci: manajemen pembelajaran, life skill, Paket C
Pendidikan Non Formal Berbasis Masyarakat di “Sekolah Masyarakat Ibu Sejahtera” Kelurahan Tahunan Kota Yogyakarta Widodo, Heru Nur
Media Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.563 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v1i1.2892

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perencanaan, 2) implementasi, 3) skema evaluasi dengan skema pemberdayaan dan fasilitasi, 4) peran pemerintah daerah, 5) peran "sekolah masyarakat sejahtera" pada pengembangan sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik melalui rancangan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen non formal adalah cara yang sistematis, dimulai dengan: 1) perencanaan program dengan melihat kondisi masyarakat, 2) pelaksanaan kegiatan dalam bentuk program pendidikan non formal yang outputnya adalah pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan, sudah dikemas secara sistematis dengan model / skema pemberdayaan dan pendampingan berdasarkan potensi daerah pemberdayaan program kapitalisasi yaitu "lompatan Ny. Sejahtera", 3) evaluasi kegiatan kontinu yang mengandung; a) melaporkan penjualan, b) pembagian hasil bisnis, c) tambahan materi lainnya, 4) kerjasama dengan pihak lain secara teknis masih dalam pengelolaan bisnis, 5) dengan bekerja dan memiliki penghasilan sendiri, anggota merasa lebih percaya diri untuk memainkan peran dalam komunitas dan mengambil keputusan dalam keluarga.Kata kunci: pendidikan berbasis masyarakat, pemberdayaan, transformasi kehidupan sosial ekonomi masyarakat
Kontribusi Kedisiplinan Literasi, Motivasi, dan Kecerdasan Emosional terhadap Penumbuhkembangan Budi Pekerti Peserta Didik Suparjinah, Suparjinah
Media Manajemen Pendidikan Vol 1, No 3 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.105 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3926

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui kontribusi kedisiplinan literasi, motivasi, dan kecerdasan emosional terhadap penumbuhkembangan budi pekerti peserta didik SD di Kecamatan Galur Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini: kedisiplinan literasi, motivasi, kecerdasan emosional dan penumbuhkembangan budi pekerti. Penelitian ini dilaksanakan pada SD di Kecamatan Galur. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V se Kecamatan Galur tahun pelajaran 2017/2018, yang berjumlah sebanyak 475 siswa yang tersebar pada 27 SD. Berdasarkan rumus Issac & Michael maka sampel penelitian ini berjumlah 212 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode proportional random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi linear berganda. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan: terdapat pengaruh positif dan signifikan kedisiplinan literasi, motivasi, dan kecerdasan emosional terhadap penumbuhkembangan budi pekerti peserta didik kelas V SD di Kecamatan Galur tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: kedisiplinan literasi, motivasi, kecerdasan emosional, penumbuh-kembangan budi pekerti
Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran Geguritan Siswa SMP Purwanti, Purwanti; Supriyoko, Supriyoko; Purbonuswanto, Welius
Media Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.404 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v1i2.3261

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis implementasi Kurikulum 2013 dalam pembelajaran geguritan, mendeskripsikan manajemen kelas dan tanggapan guru Bahasa Jawa dalam Implementasi Kurikulum 2013, mendeskripsikan teknik guru dalam meningkatkan prestasi siswa baik akademik maupun non akademik dalam bidang Bahasa Jawa, serta mengetahui upaya guru dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dalam Implementasi Kurikulum 2013 tingkat SMP di SMP Negeri 1 Mlati Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan observasinon partisipan, wawancara mendalam, studi dokumentasi dan gabungan ketiganya. Penentuan informan sebagai sumber data dilakukan secara purposive. Subyek penelitian terdiri atas sumber primer yaitu Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Pengawas Manajerial, Guru bahasa Jawa, Komite Sekolah, Siswa, dan Orang tua wali murid,sedang sumber sekunder berupa informasi yang relevan dengan judul penelitian. Analisis data meliputi proses reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi data yaitu dengan verifikasi data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.Hasil penelitian menunjukkan implementasiKurikulum 2013 dalam pembelajaran geguritan, telah berjalan dengan baik ini terbukti dari hasil observasi penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mencapai 90,63%dengan predikat amat baik. Hasil observasi pelaksanaan pembelajaran rata-rata empat kelas mencapai 90,28% dengan predikat amat baik. Jumlah ketuntasan belajar nilai pengetahuan adalah 99,22%, ketuntasan nilai keterampilan 100%, penilaian sikap dari 4 kelas paralel menunjukkan 3 siswa memiliki nilai sikap kurang baik sehingga memerlukan pendampingan dan pembinaan secara intensif. Teknik guru untuk meningkatkan prestasi yaitu meluangkan waktu membimbing dan melatih peserta didik, meregenerasi peserta didik yang akan diikutkan lomba, bekerja sama dengan komite sekolah, membentuk panitia atau TIM kecil lomba, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mendapatkan pengalaman seluas-luasnya. Upaya guru dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dengan berusaha memperluas pengetahuan melalui berbagai sumber.Kata Kunci: implementasi, Kurikulum 2013, pembelajaran geguritan, siswa SMP
Manajemen Pembelajaran Inklusi Dalam Mewujudkan Mutu Pendidikan Natalia, Kristiana; Mundilarno, Mundilarno
Media Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.581 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v2i1.3556

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat manajemen pembelajaran iklusi terkait upaya sekolah meningkatkan mutunya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas, dan koordinator inklusi. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Validasi data menggunakan triangulasi data dan sumber. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan guru memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk melakukan beberapa langkah kegiatan yang meliputi: pembuatan silabus, RPP, PPI, dan program kerja guru pendamping khusus yang berisi agenda kegiatan siswa berkebutuhan khusus selama satu tahun. Menyajikan materi secara sistematis dan jelas, menciptakan iklim belajar demokratis dan partisipatif, menjaga kewibawaan guru di dalam kelas, dan penggunaan metode mengajar yang bervariasi. Faktor pendukungnya yaitu peran kepala sekolah merupakan pemimpin yang memiliki tanggung jawab besar dalam melaksanakan pendidikan dan lingkungan sekolah yang nyaman. Faktor penghambat adalah kompetensi guru yang masih kurang dalam kualifikasi akademik dan kurangnya variasi metode mengajar di dalam kelas.Kata Kunci: manajemen, pembelajaran inklusi, mutu pendidikan.
Kontribusi Kepemimpinan Transformasional, Iklim Organisasi Sekolah, dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Guru Wardoyo, Trisno
Media Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.991 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v1i2.3250

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi kepemimpinan transformasional, iklim organisasi sekolah, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru di sekolah dasar di Kecamatan Sentolo, Provinsi Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta secara parsial atau simultan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah kepemimpinan transformasional, iklim organisasi sekolah, motivasi berprestasi dan kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru sekolah dasar di Kecamatan Sentolo, Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berjumlah 332 guru. Berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% maka total sampel penelitian adalah 77 guru. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Kepemimpinan transformasional, iklim organisasi sekolah, dan motivasi berprestasi berkontribusi positif terhadap kinerja guru dengan sumbangan efektif sebesar 59,7%. (2) Kepemimpinan transformasional berkontribusi positif terhadap kinerja guru dengan kontribusi efektif 18,6%. (3) Iklim organisasi sekolah berkontribusi positif terhadap kinerja guru dengan sumbangan efektif sebesar 18,6%. (4) Motivasi berprestasi berkontribusi positif terhadap kinerja guru dengan sumbangan efektif sebesar 18,6%.Kata kunci: kepemimpinan transformasional, iklim organisasi sekolah, motivasi berprestasi, kinerja guru
Pengaruh Pendidikan dan Latihan, Motivasi Kerja dan Masa Kerja Terhadap Profesionalisme Guru SMKN di Wonosobo Wardoyo, Sidik; Supriyoko, Supriyoko
Media Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.417 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v1i1.2882

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman pelatihan dan pendidikan program, motivasi kerja dan masa kerja terhadap profesionalisme guru SMK negeri di Kabupaten Wonosobo tahun 2015. Pengaruh ditemukan secara simultan atau parsial setiap variabel. Ada tiga variabel bebas dan satu variabel yang dibundel. Ini adalah penelitian korelatif yaitu untuk mencari hubungan antara variabel yang ditampilkan dan angka koefisien korelasi. Data yang diambil dari populasi adalah guru SMK negeri di Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data adalah instrumen angket. Teknik analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan tiga prediktor. Uji hipotesis secara simultan menggunakan uji simultan dengan Uji F atau Uji ANOVA dilanjutkan dengan uji hipotesis secara individual dengan uji parsial dengan uji F. Data diuji dengan menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Ada pengaruh positif dan signifikansi pelatihan dan pengalaman program pendidikan, motivasi kerja dan masa kerja secara simultan terhadap profesionalisme guru SMK negeri di Kabupaten Wonosobo sehingga faktor pohon memiliki pengaruh yang kuat. menuju profesionalisme guru. (2) Ada pengaruh positif dan signifikansi pelatihan dan pengalaman program pendidikan secara parsial terhadap profesionalisme guru SMK negeri di Kabupaten Wonosobo (3) Ada pengaruh positif dan signifikansi motivasi kerja terhadap komitmen kerja guru SMK negeri di Wonosobo. kabupaten. (4) Ada pengaruh positif dan signifikansi masa kerja secara parsial terhadap profesionalisme guru guru SMK negeri di Kabupaten Wonosobo.Kata Kunci: pengaruh pengalaman program pendidikan dan pelatihan, motivasi kerja dan masa kerja terhadap profesionalisme guru.