cover
Contact Name
Dwi Atmoko
Contact Email
jitkbhamada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : -
Core Subject : Health,
Bhamada, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun non hasil penelitian di bidang: 1. ilmu-ilmu keperawatan 2. ilmu-ilmu kebidanan 3. ilmu-ilmu kesehatan reproduksi yang belum pernah diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah lain.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 9 No 1 (2018)" : 11 Documents clear
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DENGAN METODE DEMONSTRASI DAN BOOKLET PADA SISWA KELAS VI SDN KALISAPU 04 SLAWI Nur Itsna, Ita; Hapsari, Woro; Indrastuti, Arriani
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.804 KB)

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari-jemari menggunakan air dan sabun untuk menjadi bersih dan juga merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit. Anak sekolah merupakan kelompok umur yang mudah menerima inovasi baru dan punya keinginan kuat untuk menyampaikan pengetahuan dan informasi yang diterimanya kepada orang lain. Sekolah sebagai salah satu sasaran PHBS di tatanan institusi pendidikan perlu mendapatkan perhatian, mengingat usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Pemilihan metode dan media yang tepat merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penentuan strategi pembelajaran dalam pemberian pendidikan kesehatan khususnya pada anak sekolah. Penelitian kuantitatif ini berdesain Two Group Pretest-Posttest Without Control Design, menggunakan total sampling dengan melibatkan semua siswa kelas VI sebanyak 39 siswa (Kelompok 1 = 20 siswa dan Kelompok 2 = 19 siswa). Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi pelaksanaan CTPS berstandar dari WHO (2009) serta dianalisis dengan Paired t-test dan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) antara sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi dan media booklet (p value = 0,057).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PRAKTIK KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR PADA SISWA SMK SEMESTA BUMIAYU Dwi Pramono, Tangguh; Tyas Subekti, Agung; Atmoko, Dwi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.992 KB)

Abstract

Meningkatnya volume kendaraan di jalan raya menjadikan risiko kecelakaan juga semakin tinggi. kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain karakteristik kendaraan, lingkungan, dan manusia. Untuk faktor sumber daya manusia, kecelakaan disebabkan oleh perilaku tidak aman (unsafe action) para pengendara motor yaitu perilaku atau kebiasaan tidak aman ketika sedang berkendara dari seseorang yang menimbulkan bahaya terhadap dirinya maupun orang lain. perilaku tidak aman (unsafe action) para pengendara motor disebabkan karena rendahnya disiplin berlalu lintas serta kurangnya kesadaran akan keselamatan berkendara. salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk mencegah kejadian kecelakaan adalah dengan menerapkan Safety Riding atau Keselamatan berkendara. Berdasarkan permasalahan yang telah disampaikan maka penelitian ini memfokuskan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap mengenai keselamatan berkendara dengan praktik keselamatan berkendara pada Siswa SMK Semesta Bumiayu, Kabupaten Brebes. Hasil penelitian menunjukan Pengetahuan responden mengenai keselamatan berkendara sepeda motor dengan kategori baik sebesar 58,82%, Sikap responden mengenai keselamatan berkendara sepeda motor dengan kategori baik sebesar 57,65 %, Praktik responden mengenai keselamatan berkendara sepeda motor dengan kategori baik sebesar 55,29 % Selain itu terdapat hubungan yang kuat antara pengetahuan dengan praktik keselamatan berkendara sepeda motor dengan nilai rho sebesar 0,747, dan terdapat hubungan yang kuat antara sikap dengan praktik keselamatan berkendara sepeda motor dengan nilai rho sebesar 0,731
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PAP SMEAR PADA WANITA ANGGOTA GABUNGAN ORGANISASI WANITA (GOW) KABUPATEN TEGAL Fauziyah, Anny; Khasanah, Dwi Uswatun; Purwaningsih, Tinah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.425 KB)

Abstract

Pap Smear merupakan salah satu cara deteksi dini kanker serviks yang efektif menurunkan angka kanker serviks stadium lanjut. Upaya deteksi dini dengan Pap Smear memungkinkan angka kesembuhan penyakit kanker menjadi meningkat, namun faktanya cakupan deteksi dini kanker serviks masih rendah. Beberapa faktor mempengaruhi minat wanita dalam melakukan pemeriksaan Pap Smear. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat Pap Smear pada Wanita Anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tegal. Penelitian ini merupakan penelitian observational dengan pendekatan cross sectional. Jumlah subjek penelitian sebanyak 52 orang. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner. Data kemudian dianalisa menggunakan analisis univariat, bivariat dengan Mann Whitney dan chi square serta analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara umur (p value 0.001), dukungan suami (p value 0.000) dan faktor motivasi (p value 0.039) terhadap minat melakukan Pap Smear. Sedangkan faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan minat melakukan Pap Smear adalah tingkat pendidikan (p value 0.395), pekerjaan (p value 0.050) dan tingkat pengetahuan (p value 0.685). Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor yang paling berkontribusi adalah dukungan suami (p value0,002, OR 0,010, 95% CI 0,001– 0,182). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan suami merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap minat untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear pada Wanita GOW Kabupaten Tegal.
KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK RETARDASI MENTAL USIA SEKOLAH DI SLBN SEMARANG Susanto, Herry; Irmawati, Tri
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.518 KB)

Abstract

Anak retardasi mental memiliki keterbatasan sosialisasi dikarenakan tingkat kecerdasannya rendah, sehingga cukup sulit untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan sosialisasi anak retardasi mental usia sekolah di SLB N Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 39 orang tua dan anaknya dan dengan teknik total sampling. Data diolah menggunakan uji deskriptif. Hasil: Responden (anak) yang memiliki kemampuan sosialisasi yang baik yaitu sebanyak 51,3%. Simpulan: Sebagian dari total anak retardasi mental usia sekolah memiliki kemampuan sosialisasi yang baik.
KESEHATAN REPRODUKSI PADA KOMUNITAS ANAK PUNK KOTA PEKANBARU Marlina, Hastuti; Kursani, Elmia; Hayana, Hayana
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.523 KB)

Abstract

Kata Punk berasal dari bahasa Inggris yang lahir di London pada pertengahan tahun 1970. Punk adalah singkatan dari “Public United Not Kingdom”. Secara kasat mata penampilan anak PUNK sangat bertentangan dengan nilai sosial pada umumnya serta saat ini banyak anak PUNK yang telah melakukan seks pranikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam tentang kesehatan reproduksi pada komunitas anak PUNK Kota Pekanbaru. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan metode wawancara dan observasional. Pengambilan sampel dengan teknik snowball. Jumlah sampel 6 orang yang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Rentang usia 11-19 tahun. Hasil penelitian diketahui bahwa pengetahuan informan tentang konsep kesehatan reproduksi masih rendah, cara informan menjaga/merawat organ reproduksi belum sesuai ketentuan, sebagian besar informan tidak mengetahui mengenai hak-hak reproduksi dan anak PUNK hampir kehilangan semua hak reproduksi mereka, 2 laki-laki dan 2 perempuan dari informan telah melakukan seks pranikah, 1 informan laki-laki dan 1 informan perempuan pernah terkena Penyakit Menular Seksual. Diharapkan bagi pihak terkait khususnya dinas sosial agar dapat meningkatkan konseling kesehatan reproduksi terhadap anak PUNK.
PENGARUH POLA HIDUP TERHADAP KENAIKAN ASAM URAT Prasetyaningrum, Erna; Amalia, Yustine
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.378 KB)

Abstract

Konsumsi makanan yang tidak tidak sehat akan menyebabkan terjadinya peningkatan asam urat. Asam urat merupakan kristal hasil dari metabolisme zat purin (bentuk turunan dari nucleoprotein). Purin terdapat dalam tubuh, yang berasal dari hewan atau tumbuhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh asupan makanan atau kebiasaan warga Posyandu dahlia mijen kota Semarang terhadap kenaikan kadar asam urat. Jenis penelitian yaitu korelasi dengan pendekatan cross sectional dan data yang didapat diolah secara deskripstif analitik. Didapat hasil dari 49 responden 22 responden terdeteksi memiliki asam urat yang tinggi, 13 responden berjenis kelamin wanita dan 9 responden berjenis kelamin laki-laki, responden yang paling banyak mengalami kenaikan asam urat pada usia 31-40 tahun sebanyak 31.82%, dan kebiasaan konsumsi yang paling banyak meningkatkan asam urat responden adalah gorengan,yaitu sebanyak 58.33%.
PERAN SUAMI DALAM PENENTUAN ISTRI MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI IUD Najib, Najib
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.83 KB)

Abstract

Persoalan kependudukan masih tetap menjadi persoalan bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia. Persoalan pokok dalam bidang kependudukan yang dirasakan antara lain jumlah penduduk yang sangat besar dengan laju pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi, sebaran penduduk yang kurang merata, usia muda, dan kualitas penduduk yang masih di bawah standart. Berkaitan dengan hal tersebut di atas, maka diantara pilihan untuk mengatasi persoalan kependudukan di Indonesia dengan cara melaksanakan program Keluarga Berencana (KB) melalui pemakaian alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran suami dalam penggunaan alat kontrasepsi IUD di kecamatan Banyuurip kabupaten Purworejo. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasinya seluruh akseptor KB yang menggunakan IUD sejumlah 1.003 orang, besar sampel diperoleh dari rumus Isaac dan Michael yaitu sebanyak 78 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memperoleh dukungan dari keluarga dalam penggunaan alat kontrasepsi KB IUD sebanyak 84,6%. Dukungan keluarga dalam hal ini adalah berasal dari suami dengan latar belakang pendidikan yang lulus SMP 46,1%, lulus SLTA 30,8% dan lulus SD 23,1%. Selain faktor pendidikan, usia juga menjadi faktor penyebab pemilihan alat kontrasepsi IUD, usia 20-35 tahun ada 61,5%, yang berusia kurang dari 20 tahun 23,1% dan yang berusia lebih dari 35 tahun 15,4%. Kesimpulan, terdapat korelasi dukungan suami dalam memilih metode kontrasepsi IUD.
MUSIK SUARA ALAM TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN KRITIS Wijayanti, Kurnia; Johan, Andrew; Rochana, Nana
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.583 KB)

Abstract

Tidur menjadi salah satu masalah yang sangat dirasakan oleh pasien kritis selama dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU). Pemberian terapi komplementer seperti terapi musik suara alam pada dapat memberikan manfaat yaitu meningkatkan relaksasi, memperbaiki kondisi fisik, psikis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian musik suara alam terhadap peningkatan kualitas tidur pasien kritis di ICU. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment non equivalent dengan pre-post test control group design. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan randomized allocation. Total responden berjumlah 38 orang. Musik suara alam yang digunakan adalah suara burung dengan kombinasi yang diberikan 2x30 menit. Alat ukur kualitas tidur menggunakan Richard Champbell Sleep Questionnare (RCSQ). Analisa data menggunakan uji normalitas dengan Shapiro Wilk, uji Wilcoxon, dan Mann Whitney. Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada kualitas tidur antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian musik suara alam dapat meningkatkan kualitas tidur pada pasien kritis.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADAHOME INDUSTRI SEPATU A DI KABUPATEN TEGAL Sukmandari, Erna Agustin; Rakhmadi, Triyono
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.355 KB)

Abstract

Industri tekstil, kulit, alas kaki dan aneka merupakan salah satu kelompok industri andalan dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional 2015-2035. Identifikasi bahaya dan penilaian risiko merupakan langkah awal yang bisa dilakukan dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja tentu saja bisa terjadi pada semua bagian dalam suatu industri, baik bagian produksi maupun bagian non produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahaya dan tingkat risiko bagian non produksi pada home industry sepatu X di Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan objek penelitian berupa pekerja, alat kerja, tempat kerja, dan sistem kerja di bagian non produksi industri sepatu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Analisa data dilakukan dengan metode HIRA. Hasil penelitian menunjukkan bahaya pada bagian non produksi di home industry sepatu X sebagian besar berada pada tingkat risiko medium (tingkat bahaya sedang), dan hanya beberapa saja yang termasuk pada tingkat risiko high (tingkat bahaya serius) dan urgent (tingkat bahaya sangat tinggi). Penelitian lanjutan perlu dilakukan pada home industry yang lainnya sebagai pembanding untuk mengetahui tingkat risiko pada bagian non produksi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PRAKTIK PELAKSANAAN SDIDTK (STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG)DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUMIJAWA KABUPATEN TEGAL Setyatama, Ike Putri; Laela, Nur
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.776 KB)

Abstract

Berdasarkan data bahwa 0,4 juta (16%) balita Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus maupun motorik kasar, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Upaya pemerintah Indonesia untuk mengetahui tumbuh kembang balita secara optimal maka diadakanlah program SDIDTK. Salah satu pelaksana program SDIDTK adalah seorang bidan. Selain pengetahuan, sikap bidan mempunyai pengaruh terhadap pelaksanaan SDIDTK .Berdasarkan data SDIDTK dari dinas kesehatan provinsi Jawa Tengah, bahwa persentase anak balita pada tahun 2014 yang mendapatkan pelayanan SDIDTK sebesar 86,9%. Cakupan ini meningkat dibandingkan cakupan tahun 2013 (83,07%). Di Puskesmas Bumijawa dari yang awalnya 96,4% di tahun 2015 menjadi 75,0% di tahun 2016. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap bidan dengan pelaksanaan program SDIDTK. Subjek dan Metode: Jenis penelitian yaitu analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah 30 bidan pelaksana SDIDTK, tempat penelitian di Puskesmas Bumijawa kabupaten Tegal. Hasil: Sebagian besar pengetahuan-sikap bidan terhadap program SDIDTK dikategorikan baik (70%). Pelaksanaan SDIDTK oleh bidan yang bekerja di wilayah puskesmas Bumijawa sebagian sudah melakukan program SDIDTK dengan baik (53,33%). Berdasarkan perhitungan Kendal-Tau dengan p<0,010 dan diperoleh hasil nilai p sebesar 0,002 sehingga menunjukkan hasil pengujian statistik signifikan (Ho ditolak) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara pengetahuan sikap dengan praktik pelaksanaan SDIDK. Kesimpulan: Hasil analisis bivariat dengan menggunakan Kendal-Tau, menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan sikap dengan praktik pelaksanaan SDIDTK. Diperlukan upaya peningkatan pengetahuan tentang SDIDTK khususnya bagi bidan, dapat melalui pendidikan formal dan non formal, serta penyediaan sarana prasarana untuk melaksanakan program SDIDTK.

Page 1 of 2 | Total Record : 11