Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863
Bhamada, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun non hasil penelitian di bidang: 1. ilmu-ilmu keperawatan 2. ilmu-ilmu kebidanan 3. ilmu-ilmu kesehatan reproduksi yang belum pernah diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah lain.
Articles 17 Documents
Search results for , issue " Vol 7 No 1 (2016)" : 17 Documents clear
ASERTIVITAS REMAJA AWAL DI KOTA SEMARANG SEBAGAI PREVENSI PERILAKU SEKSUAL BERISIKO Najib, Najib
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.78 KB)

Abstract

Permasalahan remaja cukup komplek khususnya dalam hal kesehatan reproduksi, masih banyak remaja yang belum mampu bersikap tegas saat harus berhadapan dengan perilaku seksual berisiko, dan masih adanya sikap pro dan kontra tentang pendidikan seksualitas bagi remaja. Laporan KPAI menyebutkan bahwa berdasar survei pada tahun 2009 sebanyak 32% remaja Indonesia telah melakukan hubungan seksual. Angka ini cukup mengejutkan karena telah terjadi hubungan layaknya suami istri di kalangan remaja tanpa menikah terlebih dahulu. Data lain dikemukakan bahwa sekitar 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks pranikah. 20% dari 94.270 perempuan yang mengalami hamil berusia dikelompok remaja dan 21% diantaranya pernah melakukan aborsi. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menggali dan mengumpulkan data dan informasi tentang asertivitas remaja awal di Kota Semarang sebagai prevensi perilaku seksual berisiko. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi dengan populasi adalah siswa SMP berusia 15-17 tahun sebanyak 347 orang dan tinggal di kota Semarang. Pengumpulan data menggunakaan skala asertivitas yang di modifikasi dari Rathus Assertive Scale. Asertivitas remaja awal di kota semarang termasuk dalam kategori sedang. Terdapat 336 siswa yang memiliki asertivitas dalam kategori rata-rata. Pada siswa laki-laki ada 109 orang dan 127 orang perempuan yang memiliki tingkat asertivitas sedang atau rata-rata, 92 orang memiliki tingkat asertivitas agak rendah, 16 orang memiliki tingkat asertivitas cukup tinggi, 3 orang memiliki tingkat asertivitas rendah dan tidak seorangpun memiliki tingkat asertivitas yang tinggi. Tidak ada perbedaan antara asertivitas laki-laki dan perempuan dan tidak ada perbedaan asertivitas antara anak tunggal, anak pertama dan anak yang memiliki saudara kandung lebih dari dua orang.
STUDI KOMPARATIF : PERAWATAN KATETER INDWELLING DENGAN 10% POVIDONE IODINE DAN 0,9 % NORMAL SALINE TERHADAP BAKTERIURIA DI RUANG ICU RSUD DR. SOESELO SLAWI Hidayati, Sri
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.719 KB)

Abstract

Perawatan kateter indwelling merupakan pembersihan daerah perineal dan kateter urine. Tindakan tersebut mencegah infeksi dan mempertahankan kelancaran aliran urine pada sistem drainase urine. Pembentukan sekresi atau krusta pada tempat insersi kateter indwelling merupakan sumber iritan dan potensial menyebabkan infeksi sehingga dalam perawatan kateter dilakukan dengan rutin dan harus memperhatikan prinsip aseptik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perawatan kateter indwelling yang paling efektif terhadap penurunan kejadian bakteriuria antara 10% Providone Iodine dan 0,9% Normal saline.Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest one group. Responden penelitian ini sebanyak 14 responden. Analisis bivariat dan univariat menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan kateter indwelling menggunakan 10% Providone Iodine jauh lebih efektif jika di bandingkan menggunakan 0,9% Normal Saline (r= 0,910; p-value= 0,001). Peneliti selanjutnya juga bisa meneliti perawatan kateter indwelling menngunakan cairan yang lain seperti menggunakan air sabun atau meneliti terkait gambaran perawatan kateter indwelling.
PERBEDAAN PENDAMPINGAN SUAMI DAN METODE TAPPING TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN DAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN NORMAL Munjiati, Munjiati; Indrati DS, Dina; Prasetyo, Herry
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.601 KB)

Abstract

Background: husband mentoring and methods tapping in the intra-partum period can be used as an alternative methods during delivery Purpose: the study aimed to determine the effect husband mentoring and methods tapping the intra-partum period to decrease the level of anxiety and pain intensity in normal labor. Method: the research method was quasi experiment with non equivalent control group pre test and post test. The population was mothers with normal deliveries in the maternity hospital in the field of Community Health Center Baturaden Banyumas. The sample size was 30 women. Data collection was done before and after assisting with the tapping method, using observation sheet measurement of anxiety and pain intensity scale. Results: the findings showed that there are significant differences in mean anxiety and pain in the first stage of intrapartum before and after the intervention period in the intervention group, with a very strong correlation values are 0.853 and 0.764. The average value of the significance of anxiety level in the intervention group was 0.000 < 0.05 and the average value of the significance of reduction in pain intensity was 0.001 < 0.05. Meanwhile, the control group, the level of significance 0.005 < 0.05 for an average of anxiety before and after counseling, but not to a category average of childbirth pain first stage is 0.635 <0.05. Conclusion: tapping method assistance is very meaningful to reduce pain and anxiety in the mother gave birth to the first stage of intrapartum
HUBUNGAN FUNGSI MANAJERIAL PENGAWASAN (CONTROLLING) KEPALA RUANG DENGAN PEMBUATAN RENCANA HARIAN PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL Tino Saputro, Oky Windarto; Widyantoro, Wisnu; Irawan, Deni
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.614 KB)

Abstract

Kepala ruang merupakan manajer tingkat pertama yang bertugas memimpin dan mengawasi staf yang terlibat dalam organisasi. Kepala ruang di rumah sakit sangat berperan penting dalam pengawasan pembuatan rencana harian perawat pelaksana agar patuh dalam pembuatan rencana harian dan melakukan pendokumentasian pembuatan rencana harian tersebut. Rencana harian perawat pelaksana adalah tindakan keperawatan untuk sejumlah pasien yang dirawat pada shift dinasnya. Rencana harian dibuat sebelum operan dilakukan dan dilengkapi pada saat operan. Kegiatan tersebut meliputi operan, pre conference dan post conference, mendokumentasikan asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fungsi manajerial pengawasan (controlling) kepala ruang dengan pembuatan rencana harian di ruang rawat inap RSUD dr. Soeselo Slawi. Desain penelitian ini yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode crossectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana yang melakukan pembuatan rencana harian sebanyak 32 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 15 Juni 2015 sampai 22 Juni 2015. Hasil dari data tersebut setelah dilakukan uji chi square dengan menggunakan program komputer pada tingkat kesalahan 5% (ρ – 0,05) di peroleh ρ value = 0.018 sehingga ρ value < ρ yaitu (0.018< 0.05) yang berarti Ha diterima dan artinya ada hubungan fungsi manajerial pengawasan (controlling) kepala ruang dengan pembuatan rencana harian perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD dr. Soeselo Slawi
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUANG BOUGENVIL RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Purwati, Purwati; Ma’rifah, Atun Raudotul; Maryati, Susio
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.762 KB)

Abstract

       Kanker payudara merupakan penyakit keganasan yang paling banyak menyerang wanita dan dapat menimbulkan reaksi kecemasan. Kecemasan dapat menyebabkan gangguan tidur karena pada kondisi cemas akan meningkatkan norepinephrin dalam darah melalui sistem saraf simpatis yang dapat menyebabkan kurangnya waktu tidur tahap IV NREM dan REM. Jumlah kunjungan pasien kanker payudara di RSUD  Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dari bulan November 2013-November 2014 tercatat sebanyak 7.572 kunjungan dan jumlah rawat inap sebanyak 1.310 pasien.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien kanker payudara di ruang Bougenvil RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2015. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini  seluruh pasien wanita dengan kanker payudara di ruang Bougenvil RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Pengambilan  sampel menggunakan teknik Accidental sampling dengan jumlah responden 40 responden. Data diambil dengan memeberikan lembar kuisioner HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety) untuk mengukur tingkat kecemasan dan PSQI (Pittsbrugh Sleep Quality Index) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil uji statistik dengan Uji Spearman Rank (rho) didapatkan nilai p value 0,008 (p value< α) dan korelasi (rho) sebesar 0,412. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien kanker payudara
ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RUANG INSTALASI REHABILITASI MEDIK RSUD ARIFIN ACHMAD PROPINSI RIAU TAHUN 2015 Marlina, Hastuti; Hamzah, Sucy Nurkadrina
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.665 KB)

Abstract

Stroke iskemik terjadi bila pembuluh darah yang memasok darah ke otak tersumbat. Pasien yang terkena stroke membutuhkan kemandirian melakukan aktivitas sehari-hari (activity daily living) dalam mempertahankan hidup, kesehatan dan kesejahteraannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan activity daily living pada pasien stroke iskemik. Di Ruang Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau, penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2015. Jenis penelitian adalah analitik kuantitatif, dengan tekhnik pengambilan sampel menggunakan total populasi yaitu 74 orang pasien yang mengalami stroke iskemik. Data diperoleh dari Rekam Medik dan dikumpulkan langsung oleh peneliti dengan tekhnik observasi. Hasil penelitian didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan activity daily living (ADL) secara berturut-turut sebagai berikut; kondisi fisik      (p value 0,012) dan nilai POR 5,217 (CI 95%: 1,531-17,782), stress (p value 0.020) dan nilai POR 3,402 (CI 95%: 1,310-8,840), dukungan keluarga (p value 0.019) dan nilai POR 3,601 (CI 95%: 1,333-9,728), nilai kekuatan otot (p value 0,016) dan nilai POR 5,720 (CI 95%: 1,470-22,257), usia (p value 0,018) dan nilai POR 4,048 (CI 95%: 1,368-11,978), jenis kelamin (p value 0,002) dan nilai POR 5,063 (CI 95%: 1,855-13,821), pekerjaan (p value 0,019) dan nilai POR 6,926  (CI 95%: 1,414-33,932). Diharapkan kepada keluarga agar turut serta membantu pasien dalam melakukan terapi dan kepada petugas kesehatan agar mengoptimalkan pelayanan yang diberikan untuk kesembuhan pasien.
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN BIDAN DESA DALAM MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN HB PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN SEMARANG Nirmasari, Chichik; Mawarni, Atik
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.654 KB)

Abstract

Pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) pada ibu hamil merupakan salah satu pelayanan Antenatal. Sesuai  Standar Pelayanan Kebidanan, pemeriksaan kadar Hb dilakukan minimal dua kali selama kehamilan pada trimester 1 dan trimester 3. Pada tahun 2011,  di Kabupaten Semarang hanya 46% ibu hamil yang mendapatkan pemeriksaan  Hb, demikian juga  pemeriksaan  Hb belum dilakukan oleh semua bidan desa.  Tujuan penelitian  adalah mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi  kepatuhan bidan desa dalam melaksanakan pemeriksaan Hb pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah  observasional dengan pendekatan waktu  cross sectional. Populasi adalah semua bidan desa sebanyak 312 orang yang ada di Kabupaten Semarang, sampel sebanyak 76 dipilih secara clustered random sampling.  Analisis dilakukan dengan uji Chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata umur bidan desa  36 tahun, rerata masa kerja  15 tahun,  44,7%  berpendidikan D1, 65,8%  mempunyai tingkat pengetahuan rendah, 56,6% mempunyai motivasi tinggi, 50%  mempunyai sikap mendukung, 61,8%  mempunyai persepsi supervise baik dan 75%  menyatakan  sarana lengkap, sedangkan bidan yang patuh dalam melaksanakan pemeriksaan Hb hanya 36,8%. Variabel bebas yang berpengaruh terhadap kepatuhan bidan desa adalah  pengetahuan (p=0,06; Exp (B)=10,5), motivasi (p=0,004; Exp (B)=31,7) dan  sikap (p=0,004; Exp (B)=16,9).   Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar  melakukan kegiatan dalam rangka memperbaiki kepatuhan pemeriksaan Hb ibu hamil oleh bidan desa melalui  peningkatan pengetahuan , pembentukan sikap dan motivasi.
HUBUNGAN PARTISIPASI SUAMI DALAM PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) PADA IBU DI DESA KALISAPU KABUPATEN TEGAL Muryani, Susi; Dewi, Rizki Cintya; Rachmasari, Aldila
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.276 KB)

Abstract

Partisipasi suami dalam penggunaan alat kontrasepsi mempunyai peranan yang dapat meningkatkan motivasi istri dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Pelaksanaan program KB seperti tercantum dalam Rencana Pembangunan jangka Panjang tahun 2015 adalah penggunaan MKJP seperti IUD, implant, dan sterilisasi. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seharusnya menjadi pilihan yang tepat untuk ibu yang menggunakan alat kontrasepsi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan partisipasi suami dalam penggunaan alat kontrasepsi dengan penggunaan MKJP pada ibu di Desa Kalisapu Kabupaten Tegal.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 55 responden yaitu ibu pengguna KB aktif di Desa Kalisapu dengan teknik simple random sampling.  Hasil penelitian didapatkan suami berpartisipasi sebesar 51%, penggunaan MKJP 51%. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan partisipasi suami dalam penggunaan alat kontrasepsi dengan penggunaan MKJP pada ibu di Desa Kalisapu Kabupaten Tegal dengan hasil p value 0,139> 0,05. Diharapkan menjadi bahan masukan untuk BKKBN serta perawat untuk melibatkan suami dalam memberikan promosi kontrasepsi/ pendidikan kesehatan pada ibu.
ASERTIVITAS REMAJA AWAL DI KOTA SEMARANG SEBAGAI PREVENSI PERILAKU SEKSUAL BERISIKO Najib, Najib
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.893 KB)

Abstract

Permasalahan remaja cukup komplek khususnya dalam hal kesehatan reproduksi, masih banyak remaja yang belum mampu bersikap tegas saat harus berhadapan dengan perilaku seksual berisiko, dan masih adanya sikap pro dan kontra tentang pendidikan seksualitas bagi remaja. Laporan KPAI menyebutkan bahwa berdasar survei pada tahun 2009 sebanyak 32% remaja Indonesia telah melakukan hubungan seksual. Angka ini cukup mengejutkan karena telah terjadi hubungan layaknya suami istri di kalangan remaja tanpa menikah terlebih dahulu. Data lain dikemukakan bahwa sekitar 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks pranikah. 20% dari 94.270 perempuan yang mengalami hamil berusia dikelompok remaja dan 21% diantaranya pernah melakukan aborsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali dan mengumpulkan data dan informasi tentang asertivitas remaja awal di Kota Semarang sebagai prevensi perilaku seksual berisiko. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi dengan populasi adalah siswa SMP berusia 15-17 tahun sebanyak 347 orang dan tinggal di kota Semarang. Pengumpulan data menggunakaan skala asertivitas yang di modifikasi dari Rathus Assertive Scale. Asertivitas remaja awal di kota semarang termasuk dalam kategori sedang. Terdapat 336 siswa yang memiliki asertivitas dalam kategori rata-rata. Pada siswa laki-laki ada 109 orang dan 127 orang perempuan yang memiliki tingkat asertivitas sedang atau rata-rata, 92 orang memiliki tingkat asertivitas agak rendah, 16 orang memiliki tingkat asertivitas cukup tinggi, 3 orang memiliki tingkat asertivitas rendah dan tidak seorangpun memiliki tingkat asertivitas yang tinggi. Tidak ada perbedaan antara asertivitas laki-laki dan perempuan dan tidak ada perbedaan asertivitas antara anak tunggal, anak pertama dan anak yang memiliki saudara kandung lebih dari dua orang.
STUDI KOMPARATIF : PERAWATAN KATETER INDWELLING DENGAN 10% POVIDONE IODINE DAN 0,9 % NORMAL SALINE TERHADAP BAKTERIURIA DI RUANG ICU RSUD DR. SOESELO SLAWI Hidayati, Sri; Muryani, Susi; Putra, Ramadhan
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.704 KB)

Abstract

Perawatan kateter indwelling merupakan pembersihan daerah perineal dan kateter urine. Tindakan tersebut mencegah infeksi dan mempertahankan kelancaran aliran urine pada sistem drainase urine. Pembentukan sekresi atau krusta pada tempat insersi kateter indwelling merupakan sumber iritan dan potensial menyebabkan infeksi sehingga dalam perawatan kateter dilakukan dengan rutin dan harus memperhatikan prinsip aseptik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perawatan kateter indwelling yang paling efektif terhadap penurunan kejadian bakteriuria antara 10% Providone Iodine dan 0,9% Normal saline.Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretestposttest one group. Responden penelitian ini sebanyak 14 responden. Analisis bivariat dan univariat menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan kateter indwelling menggunakan 10% Providone Iodine jauh lebih efektif jika di bandingkan menggunakan 0,9% Normal Saline (r= 0,910; p-value= 0,001). Peneliti selanjutnya juga bisa meneliti perawatan kateter indwelling menngunakan cairan yang lain seperti menggunakan air sabun atau meneliti terkait gambaran perawatan kateter indwelling.

Page 1 of 2 | Total Record : 17