cover
Contact Name
Dwi Atmoko
Contact Email
jitkbhamada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : -
Bhamada, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun non hasil penelitian di bidang: 1. ilmu-ilmu keperawatan 2. ilmu-ilmu kebidanan 3. ilmu-ilmu kesehatan reproduksi yang belum pernah diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah lain.
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 6 No 2 (2015)" : 11 Documents clear
HUBUNGAN SIKAP TENTANG PENUNDAAN KEHAMILAN USIA MUDA DENGAN PERILAKU PENUNDAAN KEHAMILAN USIA MUDA Damailia, Herlina Tri; Harmawati, Istiqomah Novita
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.279 KB)

Abstract

Pernikahan usia dini merupakan masalah kesehatan reproduksi karena semakin muda umur menikah semakin panjang rentang waktu bereproduksi. Masih kurangnya pengetahuan seks, kehidupan rumah tangga, dan adanya istiadat malu kawin tua menyebabkan meningkatnya perkawinan dan kehamilan remaja. Kehamilan dan menjadi orang tua diusia remaja menyebabkan risiko medis dan psikososial, baik terhadap ibu maupun bayinya. Mengatasi hal ini dapat dibuat perencanaan keluarga untuk wanita berusia <20 tahun yaitu menunda kehamilan dengan pemilihan kontrasepsi rasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sikap tentang penundaan kehamilan usia muda dengan perilaku penundaan kehamilan usia muda pada wanita usia subur pelaku pernikahan dini di wilayah kerja Puskesmas Sawangan 1 Kabupaten Magelang tahun 2014. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode survei analitik serta pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sawangan 1 Kabupaten Magelang yang menikah usia dini baik yang pernah hamil maupun belum berjumlah 164 orang. Pengambilan sampel dengan Purposive Sample yaitu 41 orang. Data dianalisis menggunakan uji statistik Contingency Coeffissien didapatkan nilai Appro.Sig (p value) sebesar 0,007 maka p<0,05 sehingga Ha diterima. Kesimpulannya ada hubungan sikap tentang penundaan kehamilan usia muda dengan perilaku penundaan kehamilan usia muda pada wanita usia subur pelaku pernikahan dini di wilayah kerja Puskesmas Sawangan 1 Kabupaten Magelang tahun 2014. Saran yang diberikan yaitu melakukan pendekatan masyarakat dengan memberikan informasi mengenai pentingnya menikah diusia yang tepat sesuai program pemerintah mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan dan menunda kehamilan sebelum usia 20 tahun mengingat berbagai risikonya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN PRAKTIK PAPSMEAR DI YONIF 407 TEGAL Setyatama, Ike Putri; Berkah Pamuji, Siti Erniyati; Hadiningsih, Tri Agustina
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.1 KB)

Abstract

Kanker Leher Rahim (kanker serviks) merupakan sebuah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim/serviks. Kanker serviks ini sering muncul pada perempuan usia 35-55 tahun. Tingginya tingkat kematian akibat kanker terutama di Indonesia antara lain disebabkan karena terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya kanker, faktor-faktor resiko terkena kanker, cara penanggulangannya secara benar serta membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Batalyon TNI AD 407 melibatkan Persit (Persatuan Istri Prajurit) Kartika Chandra Kirana. Hasil survei awal yang dilakukan peneliti pada Persit Kartika Chandra Kirana Batalyon TNI AD 407 Tegal, banyak  yang belum mengetahui tentang kanker serviks, berada di lingkungan perokok aktif, dan banyak yang mengalami keputihan, serta berada diusia yang rentan terkena kanker serviks, dimana hal-hal tersebut merupakan faktor risiko terjadinya kanker serviks. Jenis penelitian survey pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 40. Analisis data secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden berdasarkan umur responden paling banyak berusia antara 20-35 tahun yaitu 87,5%. Pendidikan terakhir responden yang paling banyak adalah tamat  SMA/Sederajat 75%. Paritas responden sebagian besar adalah primipara 52,5%. Sebagian besar pengetahuan responden tentang kanker servik dikategorikan baik. Pelaksanaan papsmear oleh ibu-ibu Persatuan Istri Tentara Batalyon Infanteri Angkatan Darat 407 Tegal menunjukkan bahwa sebagian besar ibu-ibu Persit telah melakukan papsmear. Hasil analisis bivariat dengan Chi Square, terdapat hubungan antara pengetahuan dengan praktik pelaksanaan papsmear.
PENGARUH PEMBERIAN THERAPI SEFT (Spiritual Emosional Freedom Tehnik) TERHADAP PENURUNAN NYERI POST OPERASI SEKSIO SESARIA di RSUD MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO Ma’rifah, Atun Raudotul; Handayani, Rahmaya Nova; Dewi, Pramesti
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.327 KB)

Abstract

Ibu post operasi seksio sesaria sering mengalami nyeri karena adanya trauma pembedahan, nyeri bisa dikurangi dengan  manajemen nyeri baik farmakologik maupun non farmakologik, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi SEFT (Spiritual Emosional Freedom Tehnik) terhadap penurunan nyeri post Operasi Seksio Sesaria.  penelitian menggunakan Quasi Eksperiment Designdengan rancangan non randomized pre-posttest with control group. Populasi pada penelitian ini  pasien post sectio caesarea, sampel 30 responden terbagi menjadi 2 kelompok, 15 responden diberikan therapi SEFT, dan 15 responden menjadi kelompok kontrol. Analisa data  menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitianmenunjukan pada kelompok kontrol nilai korelasi sebesar 0,431 dengan nilai R-square sebesar 18,6%. Sedangkan pada kelompok eksperiment SEFT nilai korelasi sebesar 0,874 dengan nilai R-square sebesar 76 % , Sehingga dapat disimpulkan Therapi SEFT  mempunyai nilai efektifitas lebih baik dalam menurunkan nyeri post operasi seksio sesaria. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada perawat agar dapat membantu memenuhi kebutuhan ibu akan rasa nyaman dalam pengontrolan nyeri post operasi seksio sesaria. Hasil luaran ini akan akan dipublikasikan di jurnal nasional dan penelitian ini juga akan digunakan sebagai bahan buku ajar pada mata kuliah Keperawatan Maternitas.
PERAN KADER KESEHATAN TERHADAP PELAKSANAAN IMUNISASI DASAR PADA BALITA DI DESA GROBOG WETAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGKAH 2014 Hadiningsih, Tri Agustina
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.739 KB)

Abstract

Kader kesehatan mempunyai peran penting dalam mengudang dan menggerakkan masyarakat untuk datang ke posyandu. Terutama bagi ibu – ibu yang memiliki Balita. Kader kesehatan dapat memberikan motivasi kepada ibu – ibu yang memiliki Balita untuk memeriksakan Balitanya ke posyandu dan membantu tenaga kesehatan untuk memastikan Balita mendapatkan imunisasi dasar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kader kesehatan terhadap pelaksanaan imunisasi dasar pada ibu balita di desa Grobog Wetan wilayah kerja Puskesmas Pangkah? Desain penelitian yang digunakan adalah  deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh ibu yang memiliki  bayi yang berusia 11 - 12 bulan dan jumlah responden sebanyak 10 orang kader kesehatan. Sebagai informan triangulasi adalah kader sebanyak 3 orang. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data primer melalui wawancara mendalam dan data sekunder melalui telaah dokumen, data dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menyatakan bahwa peran kader di desa Grobog Wetan dalam melakukan tindak lanjut terhadap sasaran imunisasi yang tidak datang pada saat posyandu  dan memobilisasi masyarakat dengan menggunakan metode dan pesan yang tepat masih kurang. Peran kader di desa Grobog Wetan dalam memotivasi kelompok sasaran agar berkunjung ke posyandu saat hari buka sudah baik. Peran kader dalam memberikan pendidikan kesehatan lanjutan kepada orang tua mengenai imunisasi masih kurang. Peran kader dalam melakukan kunjungan tatap muka pada tokoh masyarakat, menghadiri pertemuan rutin kelompok masyarakat sebagai upaya membangun dukungan masyarakat untuk pelayanan imunisasi serta membangun kerjasama dengan tenaga kesehatan sudah baik. Dari hasil penelitian ini diharapkan dari semua pihak yang terkait terutama bagi tenaga kesehatan dapat bekerjasama lebih baik dengan warga masyarakat setempat dengan mengadakan pelatihan kader dan sebagai upaya untuk penggerak masyarakat, upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi serta peningkatan wawasan bagi kader kesehatan.
HUBUNGAN DUKUNGAN EMOSIONAL KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ULANG PASIEN STROKE DI POLIKLINIK SARAF RSUD DOKTER SOESELO KABUPATEN TEGAL Sulami, Sri; Prastiani, Dwi Budi; Kastining, Kastining
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.569 KB)

Abstract

Dukungan emosional adalah dukungan yang diberikan oleh keluarga terhadap lansia dengan memberikan perasaan nyaman, merasa dicintai, bantuan dalam bentuk semangat, empati, rasa percaya, perhatian sehingga lansia merasa berharga dan diperhatikan oleh keluarga. Dukungan emosional merupakan dukungan yang paling tepat buat lansia untuk meningkatkan derajat kesehatan secara optimal dengan cara memotivasi lansia untuk melakukan kontrol secara rutin, khususnya lansia dengan stroke. Desain Penelitian ini  adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional  pada 51 lansia dan keluarga dengan tehnik purposive sampling.  Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner dukungan emosional dan lembar cheklist  tingkat kepatuhan. Hasil menunjukkan ada hubungan yang signifikan dukungan emosional keluarga dengan kepatuhan kunjungan ulang pasien stroke dengan p value ≤ 0,05. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya pendidikan kesehatan kepada keluarga lansia untuk lebih memberikan perhatian, kasih sayang, dan motivasi untuk melakukan pemeliharaan kesehata kepada lansia yang mempunyai masalah sehingga lansia dapat mempunyai kualitas hidup yang  lebih baik.
HUBUNGAN ANTARA USIA IBU DENGAN INVOLUSI UTERI PADA IBU POSTPARTUM Berkah Pamuji, Siti Erniyati; Kartana, Tri Jaka
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.839 KB)

Abstract

Proses involusi uterus adalah kembalinya uterus kedalam keadaan sebelum hamil setelah melahirkan. Proses ini di mulai segera setelah plasenta keluar akibat kontraksi otot-otot polos uterus. Salah satu komponen involusi adalah penurunan fundus uteri. Kecepatan involusi uteri dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain usia ibu, jumlah anak yang dilahirkan (paritas), menyusui eksklusif dan mobilisasi dini. Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Tegal pada tahun 2014 sebesar 190,97/ 100.000 kelahiran hidup (51 kematian ibu maternal dari 26.705 kelahiran hidup), kematian ibu pada saat persalinan sejumlah 26 (50,9%) dari 51 kematian ibu maternal, disusul kemudian pada waktu hamil sebesar 13 (25,49%) dari 51 kematian ibu maternal dan pada waktu nifas sebesar 12 (23,52%) dari 51 kematian ibu maternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Usia Ibu dengan Involusi Uteri pada Ibu Postpartum di BPS Wilayah Puskesmas Slawi Kabupaten Tegal. Jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 27. Analisis data bivariat dengan chi square, didapatkan hasil bahwa usia ibu postpartum < 20 tahun seluruhnya mengalami proses involusi uteri yang cepat, ibu postpartum yang dalam usia reproduksi sehat (20-35 tahun) involusinya sebagian besar berjalan dengan cepat, sedangkan ibu postpartum usia >35 tahun involusinya sebagian besar berjalan dengan lambat. Hasil perhitungan statistik menggunakan uji chi square  diperoleh kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara usia ibu dengan involusi uteri pada ibu postpartum di Bidan Praktek Swasta Puskesmas Slawi ( p value 0,381 > α = 0,05).
PENGALAMAN MENYUSUI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MENJALANI LONG DISTANCE MARIAGE DI KECAMATAN TEGAL BARAT KOTA TEGAL hidayah, seventina nurul
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.87 KB)

Abstract

ABSTRAK   Selama pemberian ASI banyak alasan yang disampaikan ibu untuk tidak menyusui bayinya diantaranya ibu yang menjalani long distance marriage dikarenakan suami bekerja, membuat ibu merasa berjuang sendiri dan akhirnya menyerah dan beralih menggunakan susu formula. ASI sangat penting untuk untuk mempengaruhi tumbuh kembang bayi termasuk perkembangan mental emosional melalui kelekatan yang terbentuk lewat menyusui. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang pengalaman menyusui ibu yang menjalani long distance marriage. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan 3 orang ibu menyusui yang berada di wilayah Kecamatan Tegal Barat. Hasil wawancara pada informan didapatkan informasi tentang berbagai perasaan, persepsi, pemahaman dan pengetahuan ibu tentang menyusui, motivasi menyusui, bagaimana praktik menyusui secara eksklusif, hambatan-hambatan yang ditemukan dan dukungan yang diharapkan selama ibu menjalani long distance marriage. Dengan informasi ini dapat dijadikan acuan bagi peneliti di dalam memberikan konseling menyusui bagi ibu yang menjalani long distance marriage  mulai dari antenatal sampai postnatal. Bagi pemerintah dapat digunakan sebagai bahan evaluasi keberhasilan program menyusui sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan pemberian ASI secara eksklusif pada bayi untuk mencapai pertumbuhan perkembangan dan kesehatan optimal di Wilayah Kecamatan Tegal Barat   Kata Kunci  : Pengalaman menyusui, ASI Eksklusif, Ibu Menjalani Long Distance Marriage  
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI UNIT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA Anjarsari, Ela Tri; Widyantoro, Wisnu; Irawan, Deni
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.345 KB)

Abstract

Kebanyakan lansia mengalami penurunan pada tahap III dan IV non REM, dimana lansia lebih banyak terbangun di malam hari daripada tidur dimalam hari dan lebih banyak tidur di siang hari. Begitu juga lansia yang ada di unit pelayanan sosial lanjut usia Purbo Yuwono lebih dari 50 lansia mengalami penurunan kualitas tidur. Kecemasan menyebabkan kesulitan memulai tidur, masuk tidur memerlukan waktu 60 menit, timbulnya mimpi yang menakutkan dan mengalami kesukaran bangun pagi hari, dan bangun dipagi hari merasa kurang segar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia. Jenis penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia yang dirawat di Unit Pelayanan Lanjut Usia Purbo Yuwono Brebes berjumlah 80 lansia. Teknik sampel adalah purposive sampling berjumlah 40 lansia. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pada lansia di Unit Pelayanan Sosial Lanjut Usia Purbo Yuwono Brebes sebagian besar adalah sedang dan ringan masing-masing 40%, kualitas tidur pada lansia buruk (67,5%). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia di Unit Pelayanan Sosial Lanjut Usia Purbo Yuwono Brebes (x2 hitung 16,353 dan p value 0,0001 < α 0,05).
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN STIKES BHAMADA SLAWI Hastuti, Desi Tri; Prastiani, Dwi Budi; ., Khodijah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.177 KB)

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang paling penting. Terdapat beberapa faktor yangmempengaruhi kualitas tidur mahasiswa, salah satunya yaitu gaya hidup. Mahasiswa dalammenyelesaikan tugas dan untuk membantu proses pembelajaran, membutuhkan teknologi informasikomunikasi yang canggih khususnya smartphone. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubunganintensitas penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi SarjanaKeperawatan STIKes Bhamada Slawi. Penelitian ini menggunakan desain deskripsi korelasi denganpendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 176 mahasiswa yang diambil deganteknik proporsional random sampling. Berdasarkan hasil analisis korelasi dengan kendall taudiperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,327 dan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), artinyaada hubungan positif yang cukup signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dengan kualitastidur mahasiswa. Mahasiswa diharapkan lebih menyadari tingkat intensitas penggunaan smartphonesetiap harinya terutama waktu sebelum tidur sehingga tidak mengganggu kualitas tidurnya.  
EFEKTIFITAS LATIHAN ACTIVITY DAILY LIVING DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN GANGGUAN TULANG BELAKANG DI RSUD PROF DR DR MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Hapsari, Woro; ., Khodijah; Akhyari, Taskurun
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.832 KB)

Abstract

Spinal disorder is an injury or disorder of the cervical, and lumbar vertebral traumatic fall from a height, traffic accidents, sports accidents tumor and infection causing neurological deficits, the occurrence of paraplegia caused by the loss of a complete sensory and motor, bowel and bladder disorders, dysfunction sexual, autonomic desrefleksia problems arising from the disorder is immobility, weakness, and the inability of the result is the inability to care for themselves, the individual is not able to do the need to maintain and improve the well-being according to the concept of Dorothea Orem self care. Daily Living Activity exercises that include bowel, bladder training, grooming, feeding, personal hygine can improve self-care and as a basis for the ful fillment of self-care. His study uses an experimental design approach prepre-testand post test without control. Samples accidental sampling independent variables: exercise Activity Daily Livingdependent variable independence and anxiety. Paired t-test results o fthe independence of the value of .001 (p<0.05), the results Paired t-test anxiety with a value of .015 (p<0,05). Conclusions significant difference value independence and anxiety before and after exercise Activity Daily Living, exercise daily living activity can increase independence and decrease anxiety in patients with spinal disorders

Page 1 of 2 | Total Record : 11