Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863
Bhamada, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun non hasil penelitian di bidang: 1. ilmu-ilmu keperawatan 2. ilmu-ilmu kebidanan 3. ilmu-ilmu kesehatan reproduksi yang belum pernah diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah lain.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 5 No 2 (2014)" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PELAPORAN RUTIN PNEUMONIA BERBASIS WEB PADA PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (P2 ISPA), DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SEMARANG Dolu, Yohanes Oktavianus; Mawarni, Atik; Susanto, Henry Setyawan
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.996 KB)

Abstract

Kegiatan Evaluasi Program Pengendalian Penyakit ISPA di Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang seringkali berjalan kurang baik karena informasi yang berasal dari pelaporan rutin sebagai bahan utama yang diperlukan belum dapat mendukung kegiatan evaluasi. Ada beberapa permasalahan pada sistem informasi pelaporan rutin pneumonia sebelum dikembangkan yaitu petugas kesulitan melakukan perubahan maupun mengakses kembali informasi pneumonia, informasi yang dihasilkan belum lengkap dan belum jelas serta pelaporan tidak tepat waktu. Tujuan penelitian adalah mengembangkan sistem informasi pelaporan rutin pneumonia berbasis web pada Program Pengendalian Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (P2 ISPA) di Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. Desain penelitian adalah pra eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, pengembangan sistem menggunakan metode FAST (Framework for the Application of System Techniques). Subjek penelitian ada dua yaitu pengguna sistem di Dinas Kesehatan dan empat puskesmas percontohan. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan kuesioner tertutup, pengolahan dan analisis data menggunakan analisis isi dan uji statistik Wilcoxon. Penelitian menghasilkan suatu sistem informasi pelaporan rutin pneumonia berbasis web untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada sistem informasi yang lama. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa ada perbedaan kualitas informasi yang signifikan dilihat dari aspek kemudahan (p=0,0001), aspek kelengkapan (p=0,0001), aspek kejelasan (p=0,0001) dan aspek ketepatan waktu (p=0,0001) antara sebelum dan sesudah sistem informasi dikembangkan. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang agar membangun komitmen untuk memanfaatkan sistem informasi pelaporan rutin pneumonia yang dikembangkan secara optimal.
HUBUNGAN PELAKSANAAN PERAN KADER KESEHATAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI DESA GROBOG WETAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGKAH 2014 Fitriani, Yuni; W, Rina Febri; H., Tri Agustina
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.802 KB)

Abstract

Arti penting peran kader kesehatan sangat berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar, yang berarti bahwa semakin baik peran kader kesehatan akan memberikan informasi dan motivasi yang baik juga pada orang tua yang memiliki balita. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kader kesehatan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada ibu balita di desa Grobog Wetan wilayah kerja Puskesmas Pangkah? Rancangan penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan metode sampling adalah purposive sampling. Jenis data yang diolah adalah jenis data primer dan sekunder, sedangkan pengolahan data dengan uji korelasi chi square . Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara pelaksanaan peran kader kesehatan dengan kelengkapan imunisasi dasar Hal ini dibuktikan dari nilai chi square hitung 1,781 lebih kecil dari chi square tabel 5,591. Dari hasil penelitian ini diharapkan dari semua pihak yang terkait terutama bagi tenaga kesehatan dapat bekerjasama lebih baik dengan warga masyarakat setempat dengan mengadakan pelatihan kader dan sebagai upaya untuk penggerak masyarakat, upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi serta peningkatan wawasan bagi kader kesehatan.
KADAR HAEMOGLOBIN RENDAH MENGHAMBAT PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DIWILAYAH KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014. Pujiastuti, Wahyu; Hapsari, Desi Kurnia
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.433 KB)

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) tahun 2013 di Kabupaten Magelang dilaporkan sebanyak 58 kasus dengan kematian yang terjadi pada masa postpartum berjumlah 11 kasus. Dari kasus kematian pada masa postpartum tersebut terdapat 1 kasus yang disebabkan oleh infeksi pada masa postpartum. Oksigenasi yang tidak adekuat (akibat anemia) dan kekurangan nutrisi menjadikan sistem lebih mudah terinfeksi. Agen (mikroorganisme) berperan pada tingkat sel dengan cara merusak atau menghancurkan Integritas membran sel, yang penting untuk keseimbangan ionik, kemampuan sel untuk mentransformasikan energi (respirasi aerob, produksi adenosin trifosfat [ATP]), kemampuan sel untuk mensintesa enzim dan protein lain yang diperlukan, dan kemampuan sel untuk tumbuh dan berkembang biak (integritas genetik). Desain penelitian ini menggunakan rancangan Survey, dengan pendekatan cohort (prospektif). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling yang diambil sampai dengan batas waktu 19 April 2014, dengan memperoleh 34 sampel. Hasil penelitian menunjukkan 19 responden (55,9%) berada dalam kategori anemia, 20 responden (58,8%) mengalami waktu penyembuhan luka perineum normal, nilai p value pada Chi Square sebesar 0,003 (<0,05), nilai x2 hitung sebesar 8,591 (>x2 Tabel 3,841) dan nilai Relative Risk yang menunjukkan angka 4,737 (>1) sehingga “Ada pengaruh kadar hemoglobin ibu postpartum terhadap waktu penyembuhan luka perineum, dan ibu postpartum dengan kadar hemoglobin kategori anemia ringan sekali dan anemia ringan memiliki risiko penyembuhan luka perineum tidak normal sebesar 4,737 kali lipat lebih besar dibandingkan ibu postpartum dengan kadar hemoglobin kategori tidak anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkid, Kabupaten Magelang tahun 2014”.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 48-60 BULAN DI TK MASYITOH V DESA MARGASARI KECAMATAN MARGASARI KABUPATEN TEGAL Anggraeni, Ika Esti; Masturoh, Masturoh; Naharani, Adrestia Rifki; Naharani, Adrestia Rifki
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.407 KB)

Abstract

Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan oleh ibu dan ayah yang merupakan orang terdekat dengan anak, pengganti ibu/ pengasuh anak, anggota keluarga lain dan kelompok masyarakat dilingkungan rumah tangga masing – masing dan dalam kehidupan sehari – hari. Pengetahuan dan peranan ibu sangat bermanfaat bagi proses perkembangan anak secara keseluruhan karena ibu dapat segera mengenali kelebihan proses perkembangan anaknya dan sedini mungkin memberikan stimulasi pada tumbuh kembang anak yang menyeluruh dalam aspek fisik, mental, dan sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 28 siswa TK Masyitoh V Desa Margasari. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Dengan Perkembangan Pada Anak Usia 48 – 60 Bulan Di TK Masyitoh V Desa Margasari Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal dengan hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai X2 hitung = 20,741 dan X2 tabel = 5,591 dan p value hitung = 0,0001, maka X2 hitung > X2 tabel dan p value hitung <  = 0,05.   
ANALISIS FAKTOR RISIKO STATUS KESEHATAN IBU TERHADAP KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI KABUPATEN TEGAL Masturoh, Masturoh; Siswati, Siswati; Fatkhiyah, Natiqotul
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.691 KB)

Abstract

Preeklampsia ialah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan, namun penyebabnya belum diketahui secara pasti. Pada kondisi berat preeklampsia dapat menjadi eklampsia dengan penambahan gejala kejang. Deteksi preeklampsia dalam pelayanan antenatal merupakan salah satu penerapan peran dan fungsi bidan sebagai pelaksana. Untuk itu kompetensi bidan yang meliputi pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan harus dimiliki oleh bidan dalam melaksanakan praktik kebidanan secara aman dan bertanggungjawab pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisa factor risiko status kesehatan ibu hamil terhadap terjadinya pre eklamsi di Kabupaten Tegal. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain Case Control Study. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel minimal yaitu sejumlah 30 sampel. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan Ood Rasio, dengan membendingkan insiden antara kelompok kasus dengan kelompok control. Hasil penelitian menunjukan bahwa ibu hamil dengan usia < 20 tahun dan > 35 tahun mempunyai resiko terjadi pre eklamsi 7,9 kali disbanding ibu hamil dengan usia reproduksi sehat (20-35 tahun), ibu hamil dengan primigravida mempunyai risiko terjadi pre eklamsia 1,6 kali dibandingkan dengan multiparitas, ibu hamil dengan jarak kehamilan < 2 tahun mempunyai risiko terjadi pre eklamsi dibandingkan dengan ibu dengan jarak kelahiran 2 tahun atayat hipertensi atau lebih, ibu hamil yang mengalami hipertensi mempunyai risiko 16,42 kali terjadi pereeklamsi dibandingkan ibu hamil yang tidak mempunyai riwayat hipertensi dan ibu hamil dengan riwayat preeklamsi mempunyai risiko 3,26 kali terjadi preeklamsi dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak ada riwayat preeklamsi.
PERBANDINGAN KENAIKAN KADAR Hb PADA IBU HAMIL YANG DIBERI Fe DENGAN Fe DAN BUAH BIT Suryandari, Artathi Eka; Happinasari, Ossie
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.099 KB)

Abstract

Kekurangan zat besi dalam diet merupakan penyebab anemia yang umum dialami oleh ibu hamil,sehingga harus banyak mengkonsumsi makanan kaya zat besi misalnya bit merah yang kaya zat besidan asam folat. Tujuan penelitian adalah menganalisis perbandingan kadar Hb pada ibu hamil yangdiberi Fe dengan Fe dan buah bit.Metode yang digunakan adalah pre test dan post test control group design dengan responden ibuhamil di wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Selatan. Jumlah sampel 30 orang diambil secaraaksidental. Semua responden dilakukan pemeriksaan kadar Hb dengan easy touch GHb, selanjutnyaresponden kasus diberikan jus buah bit 500ml setiap hari dengan tetap mengkonsumsi Fe, setelahtujuh hari semua responden diperiksa kembali kadar Hb nya. Analisis hasil dilakukan denganmenggunakan Uji Independent t test.Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kenaikan kadar Hb setelah diberikan Fe danFe + buah bit di wilayah kerja puskesmas Purwokerto Selatan dengan nilai ρ = 0,009.
ANALISA PERAN SUAMI TERHADAP PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI RB TAMAN SARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA TAHUN 2013 Marlina, Hastuti; Harnani, Yessi
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.465 KB)

Abstract

Perawatan bayi baru lahir adalah perawatan yang dilakukan pada bayi baru lahir, meliputi perawatan tali pusat, memandikan bayi, dan mengganti popok. Perawatan bayi baru lahir setelah pulang kerumah menjadi tanggung jawab istri, suami dan keluarga lainnya. Peran suami sangat diperlukan, agar perawatan bayi baru lahir lebih optimal sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran suami terhadap perawatan bayi baru lahir di RB Taman Sari Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional yang dilaksanakan pada tanggal 10-25 Juni 2013, dengan jumlah sampel 56 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ( OR (95% CI) = 4,51 (1,46-13,92) dan sikap (OR (95% CI) = 6,52 (1,98 – 21,43)) berhubungan dengan peran suami dalam perawatan bayi baru lahir. Sedangkan variabel jumlah anak dan peran keluarga tidak berhubungan peran suami dalam perawatan bayi baru lahir. Diharapkan bagi RB Taman Sari agar lebih meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan pada suami tentang perawatan bayi baru lahir.

Page 1 of 1 | Total Record : 7