cover
Contact Name
Dwi Atmoko
Contact Email
jitkbhamada@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : -
Bhamada, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun non hasil penelitian di bidang: 1. ilmu-ilmu keperawatan 2. ilmu-ilmu kebidanan 3. ilmu-ilmu kesehatan reproduksi yang belum pernah diterbitkan di jurnal-jurnal ilmiah lain.
Articles 3 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2014)" : 3 Documents clear
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FORMAT PENGKAJIAN BERDASARKAN MASALAH PADA IBU POSTPARTUM PERVAGINAM DI RUANG NUSA INDAH RSUD Dr. SOESELO SLAWI KABUPATEN TEGAL Itsna, Ita Nur; Oktiawati, Anisa; Widodo, Yessy Paramita
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 4 No 1 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.575 KB)

Abstract

Ibu dalam masa postpartum akan mengalami perubahan fisik dan psikologis.Perubahan ini normal terjadi, namun seringkali menyebabkan timbulnya beberapa masalahpenyesuaian. Masalah tersebut antara lain : nyeri perineum, afterpain, gangguan eliminasiurin dan fekal, postpartum blues, dan lainnya. Pengkajian yang teliti memungkinkan perawatmencatat hasil pengkajian yang normal dan mengenali serta melaporkan dengan segerasetiap komplikasi. Kemampuan perawat untuk menentukan masalah keperawatan melaluipengkajian yang terfokus dan komprehensif sangat penting dalam proses asuhankeperawatan karena akan mempengaruhi ketepatan intervensi yang perlu dilakukan perawat.Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas penggunaan format pengkajian berdasarkanmasalah pada ibu postpartum pervaginam. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptifdengan rancangan Cross Sectional. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakanteknik Purposive Sampling, yaitu perawat dan bidan yang bertugas di Ruang Nusa Indahsebanyak 17 orang yang terdiri dari 5 perawat dan 12 bidan. Perawat dan bidan dimintauntuk menggunakan format pengkajian tersebut, lalu mereka mengisi kuesioner untukmengetahui efektivitas format pengkajian. Data-data dianalisis dengan perhitungan meanserta prosentase (%). Hasil penelitian menunjukan sebanyak 17 orang responden (100 %)menyatakan cara pengisian, bentuk dan isi format pengkajian tersebut efektif karenamemudahkan mereka dalam melakukan pengkajian dan penentuan masalah keperawatan.Waktu yang diperlukan perawat dan bidan untuk pengkajian dan menentukan masalahkeperawatan adalah 30 menit. Seluruh responden (100%) menyatakan bahwa penggunaanformat pengkajian berdasarkan masalah pada ibu postpartum pervaginam adalah efektifdan mereka membutuhkan waktu 30 menit untuk melakukan pengkajian dan penentuanmasalah keperawatan. RSUD Dr Soeselo Slawi disarankan menggunakan format pengkajianberdasarkan masalah bagi pasien di ruang kebidanan
PERBEDAAN PRAKTEK PIJAT BAYI SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PIJAT BAYI DI DESA DUKUHSALAM DAN KALISAPU KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN 2013 ., Siswati; Rejeki, Sri Tanjung; Esti Anggraeni, Ika
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 4 No 1 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.578 KB)

Abstract

Pijat bayi adalah mengurut bagian tubuh untuk melemaskan otot sehingga peredaran darah lancar yang dilakukan pada seluruh permukaan tubuh bayi.Rumusan masalahnya adalah ÔÇťAdakah perbedaan praktek pijat bayi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi pada ibu bayi di Desa Dukuhsalam dan Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Tahun 2013.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan praktek pijat bayi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi pada ibu bayi di Desa Dukuhsalam dan Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Tahun 2013.Penelitian ini adalah penelitian pre eksperimental dengan menggunakan one group pre test dan post test design, Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan metode insidental sampling dengan jumlah sampel 30 ibu yang memiliki bayi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan cheklist.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan ibu bayi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan tentang pijat bayi. Perbedaan tingkat pengetahuan ibu bayi sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan dibuktikan dari hasil analisis menggunakan uji bertingkat bertanda wilcoxon dengan program SPSS didapatkan nilai Asym. Sig sebesar 0, 0001 (p value < 0,05).
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT INSOMNIA PADA LANJUT USIA DI DESA KALISAPU KABUPATEN TEGAL TAHUN 2012 Widyantoro, Wisnu
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 4 No 1 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.969 KB)

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling umum terjadi pada individu dewasa, yaitu ketidakmampuan mendapatkan keadekuatan tidur berdasarkan kualitas maupun kuantitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tekhnik relaksasi progresif terhadap penurunan tingkat insomnia pada lanjut usia di Desa Kalisapu Kabupaten Tegal. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang dimaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian yaitu perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa serta menggali pengaruh apa saja yang menyebabkan lanjut usia mengalami insomnia. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara mendalam (in depht interview) yang dilakukan oleh peneliti sendiri kepada 4 (empat) informan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara lebih bebas dan leluasa, tanpa terikat oleh suatu susunan pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. Sedangkan untuk menggali data penyebab sulit tidur melalui Diskusi Kelompok Terfokus (DKT) atau Focus Group Discussion (FGD). Berdasarkan hasil wawancara dengan informan memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang pengertian lanjut usia, informan juga tidak mengerti dengan tingkatan insomnia, informan juga tidak bisa mendeskripsikan pengertian dari teknik relaksasi progresif. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat insomnia sesudah tehnik relaksasi progresif secara signifikan. Hal ini terbukti dengan adanya penurunan skala / tingkat insomnia pada lanjut usia. Kesimpulan setelah diberikan intervensi tehnik relaksasi progresif terjadi penurunan jumlah lanjut usia pada tingkat insomnia sedang menjadi ringan, tingkat insomnia ringan menjadi tidak ada keluhan insomnia.

Page 1 of 1 | Total Record : 3