cover
Contact Name
Rifa Rahmi
Contact Email
rhyfmy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rhyfmy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences)
ISSN : 23382147     EISSN : 26546485     DOI : -
Core Subject : Health,
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) STIKes Al-Insyirah Pekanbaru teregistrasi dengan nomor ISSN: 2338-2147. Jurnal ini memuat artikel kesehatan terutama lingkup kesehatan masyarakat (Promosi Kesehatan, Kesehatan Keselamatan Kerja, Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Reproduksi, dan lain-lain). Al-Tamimi Kesmas merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh STIKes Al-Insyirah Pekanbaru yang dipublikasi pada bulan Maret dan September setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
PERILAKU LANSIA DALAM PENGOBATAN RHEUMATOID ARTHRITIS (REMATIK) DI KELURAHAN PANGKALAN KASAI KECAMATAN SEBERIDA KABUPATEN INDRAGIRI HULU TAHUN 2017 Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 7 No 2 (2018): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rheumatoid  Arthritis  (Rematik)  adalah  penyakit  sendi  degeneratif.  Salah  satu  golongan penyakit rematik yang sering menyertai usia lanjut. Perilaku pengobatan merupakan upaya yang ditempuh untuk memperoleh pengobatan guna menyembuhkan penyakit yang  sedang diderita. Penellitian ini bertujuan sejauh mana perilaku lansia dalam pengobatan Rheumatoid Arthritis (rematik) dikelurahan pangkalan kasai kecamatan seberida kabupaten Indragiri Hulu tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam pada subjek  penelitian  yaitu  Informan  utama  10  orang,  informan  pendukung  10  orang,  dan informan kunci 2 orang . Terdapat 5 variabel yaitu pengetahuan, sikap, budaya (adat-istiadat), akses pelayanan kesehatan dan dukungan keluarga. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perilaku lansia masih belum baik, dikarenakan pengetahuan yang informan miliki  masih kurang hal tersebut dikarenakan sikap informan yang acuh terhadap pelayanan kesehatan sehingga  mengarah  ke  pencarian  pengobatan  sendiri  dengan  menggunakan  jamu-jamuan yang   berdasarkan pengaruh budaya yang dimiliki lansia yang masih dipergunakan dalam pengobatan secara turun-temurun. Sehingga keluarga mendukung lansia untuk melakukan pengobatan sendiri karna pengobatan yang dilakukan lebih aman.
DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU TAHUN 2017 Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 7 No 2 (2018): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu jenis penyakit pembunuh nomor satu di dunia saat ini. Usia merupakan salah satu faktor risiko hipertensi. Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHg. Data WHO (World Health Organization) pada tahun 2012 jumlah kasus hipertensi ada 839 juta kasus. Dimana kasus ini diperkirakan akan semakin tinggi pada tahun 2025 dengan jumlah 1,15 milyar kasus atau sekitar 29,2% dari total penduduk dunia dengan sasaran kasus hipertensi pada usia dewas Jumlah penderita hipertensi di Puskesmas Harapa Raya Tahun 2015 sebanyak 644 kasus dan mengalami peningkatan kasus yang cukup signifikan pada tahun 2016 sebannyak 1.312 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan kejadian hipertensi pada Pasienyag berkunjung ke Puskesmas Harapa Raya. Jenis penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif analitik observasional. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Analisa data dilakukan secara Univariat dan Bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien usia dewasa yang berkunjung ke Puskesmas Harapan Raya. Sampel penelitian sebanyak 91 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian hipertensi yaitu variabel jenis kelamin (p-value = 0,008), riwayat keturunan (p-value = 0,013) dan aktifitas fisik (p-value = 0,000) sedangkan variabel yang tidak menunjukkan hubungan bermakan yaitu obesitas (p-value=0,249).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA MAKAN SIAP SAJI (FAST FOOD) PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT STIKes HANGTUAH PEKANBARU Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 5 No 2 (2016): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan siap saji (fast food) adalah makanan yang tersedia dalam waktu cepat dan siap disantap, jenis makanan yang dikemas, mudah disajikan, praktis seperti fried chiken, hamburger atau pizza dan berupa lauk pauk dalam kemasan mie instan, ikan sarden kaleng, nugget, atau juga corn flakes sebagai makanan untuk sarapan. Mengkonsumsi makanan siap saji (fast food)  bila dikonsumsi secara sering dalam jumlah yang banyak tidak baik untuk jangka panjang dapat  memicu timbulnya berbagai penyakit, seperti diabetes dan jantung koroner, hipertensi. Efek tersebut tidak dapat dirasakan dalam jangka pendek melainkan dalam jangka yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pola makan siap saji (fast food) pada mahasiswa Prodi IKM STIKes Hang Tuah Pekanbaru tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 678  mahasiswa, Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Prodi IKM semester II, IV, dan VI yang berjumlah 153. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square yang menggunakan alat ukur berupa kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memilki pola makan siap saji 91 (59,5%), dan terdapat  hubungan signitifikan antara pengetahuan gizi dengan pola makan siap saji (P value 0,000, nilai POR= 4,340), Sikap (P value 0,011, nilai POR =2,475),  uang saku (P value 0,025, nilai POR= 2,651 ) Saran dalam penelitian ini adalah bagi mahasiswa STIKes Hang Tuah Pekanbaru mengikuti seminar kesehatan dan meningkatkan pengetahuan kesehatan dengan menerima informasi kesehatan untuk memperhatikan dalam mengkonsumsi makanan siap saji (fast food).
PENDEKATAN EPIDEMIOLOGI MENGATASI MASALAH SUPERBAKTERI MELALUI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT Birwin, Alib; Lapau, Buchari
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 7 No 2 (2018): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Superbakteri adalah bakteri resisten terhadap semua antibiotik. Perawatannya memerlukan biaya mahal namun menimbulkan banyak kematian. Makalah ini bertujuan untukmenunjukkan informasibagaimana menggunakanpendekatan epidemiologi dalam rangka pencegahan dan pengobatan bakteri resisten dan Superbakteri melalui puskesmas danrumah sakit. Metode yang digunakan adalah tinjauan kepustakaan yang relevan. Epidemiologi mempunyai 2 strategi yaitu surveilens dan penelitian epidemiologi.Untuk mencapaitujuan itu antara lain dijelaskan riwayat alamiah penyakit yang terdiri atas masa prepatogenesis, dan masa patogenesis. Dalam masa prepatogenesis dilakukan pencegahan primer yang menyangkutSimpul 1 termasuk bakteri dan Simpul 2 yaitu lingkungan yang menularkan bakteri itu. Dalam masa patogenesis dilakukan pencegahan sekunder yang menyangkutSimpul 3 yaitu faktor-faktor di dalam dan/atau luar tubuh manusia yang menimbulkan penyakit disebabkan bakteri. Surveilens epidemiologimemberikan informasi untuk mencapai salah satu tujuannya yaitu kewaspadaan diniuntuk pencegahan kejadian penyakit dan kegagalan pengobatan sehingga tidak terjadi bakteri resisten dan Superbakteri. Diperlukan pencapaian tujuan surveilens tentang pemantauan dan penilaian keberhasilan programpencegahanpenyakit yang disebabkan bakteri. Peneliti Amerika Serikat sudah   menemukan antibiotik dari buaya dan kadal untuk membunuh Superbakteri. Peneliti Indonesia diharapkan melakukan penelitian laboratoris medis terhadap buaya di pulau Komodo untuk menemukan antibiotik yang  membunuh Superbakteri, dilanjutkan dengan epidemiologi eksperimental untuk mengetahui efikasi pengobatan dengan menggunakan antibiotik tesebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI POLIKLINIK ONKOLOGI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 5 No 2 (2016): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian pada wanita di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara di Poliklinik Onkologi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau tahun 2015. Jenis penelitian kuantitatif ini merupakan studi analitik observasional dengan desain kasus kontrol (case control). Kasus yaitu sebagian pasien yang didiagnosa kanker payudara dan kontrol yaitu sebagian pasien yang didiagnosa bukan kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia (p=0,002 ; OR=2,83), riwayat keluarga (p=0,009 ; OR=2,55), usia menarche (p=0,028 ; OR=2,12), dan penggunaan kontrasepsi hormonal dalam waktu lama (p=0,008 ; OR= 2,65) berhubungan dengan kejadian kanker payudara. Usia melahirkan anak pertama (p=0,664 ; OR=1,33) dan obesitas (p=0,279 ; OR=0,47) tidak memiliki hubungan yang  bermakna dengan kejadian kanker payudara.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KENAKALAN REMAJA DI SMA SE KECAMATAN BUKIT RAYA PEKANBARU Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 5 No 2 (2016): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan tindakan menyimpang yang dilakukan oleh remaja yang dapat merugikan diri sendiri atau pun masyarakat, seperti kebut-kebutaan dijalan, mencoret tembok umum, membolos sekolah, dan ugal-ugalan dijalan raya. Berdasarkan data yang diperoleh dari Lembaga Permasyarakatan Kota Pekanbaru tahun 2015 terdapat 47 orang narapidana yang diantaranya adalah remaja. Dari 47 orang narapidana yang ada, terdapat remaja yang bertempat tinggal di Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi kelas X dan XI SMA N 14, SMA YLPI, SMA PGRI dan SMA Widya Graha yaitu sebanyak 882 orang. Sampel dalam penelitin ini sebanyak 153 orang dan teknik pengambilan sampel adalah Stratifed Random Sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan pengolahan data menggunakan komputerisai. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara keluarga dengan kenakalan remaja (P value  0.011, POR=2,489, CI=1,275-4,861), media masa (P value  0.033, POR=2,162, CI=1,116-4,187), teman sebaya (P value  0.004, POR=2,852, CI=1,436-5,663)
FAKTOR EKSTERNAL YANG BERHUBUNGAN DENGANSAFETY DRIVING PADA PENGEMUDI ANGKUTAN KOTA/OPLET PO. BAYU PUTRA DI KOTA PEKANBARU Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 5 No 2 (2016): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia transportasi berkembang dengan pesat baik dari segi kualitas maupun kuantitas, Perkembangan ini ternyata tidak sepenuhnya berdampak positif namun juga menimbulkan masalah tersendiri seperti kemacetan karena peningkatan jumlah kendaraan tidak diiringi dengan penambahan ruas jalan, terlebih lagi di jam-jam sibuk berangkat dan pulang dari bekerja, kondisi ini diperparah lagi oleh perilaku pengendara kendaraan baik mobil maupun sepeda motor yang tidak mematuhi peraturan, ditambah lagi dengan burukmya kondisi kendaraan serta rusaknya infrastruktur berupa jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku pengendara, kondisi kendaraan dan kondisi jalan terhadap safety driving pada pengemudi angkot/oplet PO Bayu Putra di Kota Pekanbaru. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yaitu data yang dikumpulkan hanya pada saat setelah melakukan penelitian. Adapun sampel yang digunakan adalah pengemudi angkot/oplet PO Bayu Putra di Kota Pekanbaru yang berjumlah 101. Hasil dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku pengendara, kondisi kendaraan dan kondisi jalan terhadap safety driving pada pengemudi angkot/oplet PO Bayu Putra di Kota Pekanbaru. Perilaku pengendara diperoleh nilai ρ value 0.039 yang berarti nilai ρ value < α (0,05), kondisi kendaraan diperoleh nilai ρ value 0.004 yang berarti nilai ρ value < α (0,05)  dan kondisi jalan diperoleh nilai ρ value 0.016 yang berarti nilai ρ value < α (0,05) Ho ditolak artinya ada hubungan yang signifikan secara statistik.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN PEKANBARU Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 5 No 2 (2016): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita gangguan jiwa di dunia menurut WHO tahun 2007, menyebutkan 1 dari 4 orang di dunia akan terkena gangguan jiwa pada satu tahap dalam kehidupanya. Perawat merupakan salah satu tenaga kesehatan yang merawat pasien dengan gangguan kesehatan jiwa. Perawat jiwa cenderung atau berisiko mengalami stres dalam merawat pasien dengan resiko perilaku kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Tingkat Stres Perawat Dalam Merawat Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Di Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif analitik. Populasi seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru, dengan sampel sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Pengumpulan data yang dilakukan secara Primer yaitu dengan menanyakan langsung kepada responden. Analisa data yang dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian univariat yang telah di lakukan didapatkan bahwa Tingkat pengetahuan mayoritas adalah cukup sebanyak 30 orang (55,6%). Tingkat pendidikan mayoritas adalah DIII sebanyak 31 orang (57,4%). Tingkat stres yang di alami oleh responden adalah menengah berjumlah 28 orang (51,9%) dan analisa bivariat didapatkan ada hubungan pengetahuan dengan tingkat stres didapatkan nilai pearson chi-square 31,821 dan Pvalue 0,000 dengan tariff signifikan 0,05 dan ada hubungan pendidikan perawat dengan tingkat stres, didapatkan nilai pearson chi-square 14,887 dan Pvalue 0,021 dengan tariff signifikan 0,05.
KESIAPSIAGAAN PUSKESMAS GARUDA KECAMATAN MARPOYAN DAMAI PEKANBARU DALAM PENANGGULANGAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 5 No 2 (2016): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue. Penyakit ini sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan penularannya adalah melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Transmisi penyakit dipengaruhi oleh kondisi musim hujan yang dapat menyuburkan serta memperbanyak perindukan nyamuk aedes aegypti. Data di Dinas Kesehatan kota Pekanbaru tahun 2013 menunjukkan bahwa Kecamatan Marpoyan Damai terdapat peningkatan kasus DBD dari tahun sebelumnya dan terdapat satu kematian akibat DBD. Puskesmas Garuda memberikan sumbangan terbesar pada peningkatan kasus DBD di kecamatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan Puskesmas dalam penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode penelitian dengan deskriptif studi kasus dengan analisis data kualitatif yang dilaksanakan pada bulan April-Juni 2014 di wilayah kerja Puskesmas Garuda Kecamatan Marpoyan Damai. Jumlah subjek penelitian sebanyak 5 informan utama dan 2 informan pendukung. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, pengamatan serta penelusuran dokumen. Alat ukur yang digunakan adalah pedoman wawancara dan checklist. Analisis data dengan triangulasi data dan manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih adanya keterlambatan kesiapsiagaan Puskesmas dalam penanggulangan DBD, terlambatnya pelaporan kasus, belum maksimalnya penyelidikan epidemiologi kasus DBD di lapangan,  belum terkoordinasi tenaga kesehatan dan pihak pendukung di luar sektor kesehatan serta terbatasnya ketersediaan anggaran operasional penanggulangan di tingkat kecamatan. Diharapkan Puskesmas meningkatkan kemitraan lintas sektor menjalankan kegiatan Pokjanal DBD yang merupakan forum koordinasi lintas program dan sektoral untuk kesiapsiagaan menghadapi adanya kasus DBD, memperbaiki system dalam alur pelaporan kasus DBD sehingga tidak ada keterlambatan puskesmas menerima formulir KDRS dan S.nol.
HUBUNGAN PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT. PLN (PERSERO) PEKANBARU Al-Insyirah, LPPM
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 5 No 2 (2016): Al Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sc
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program K3 adalah suatu sistem yang dirancang untuk menjamin keselamatan yang baik pada semua personel di tempat kerja, selain itu dapat juga menumbuhkan persepsi karyawan bahwa dengan adanya pelaksanaan program K3 dapat memberikan kondisi kerja yang lebih sehat dan lebih aman serta menjadi lebih mengerti dan bertanggung jawab atas kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi karyawan terhadap program K3 di PT. PLN (persero) Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional dimana variabel independen dan variabel dependennya diteliti dalam waktu yang bersamaan pada bulan september tahun 2015 yang menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi Square. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh karyawan di PT. PLN (persero) sektor pembangkit pekanbaru yang terpilih sebagai subjek penelitian sebanyak 50 orang. Hasil penelitian adalah persepsi karyawan terhadap program K3 di PT. PLN (persero) sektor pembangkit pekanbaru yaitu dengan Pvalue < 0,05.

Page 1 of 4 | Total Record : 33