cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN" : 9 Documents clear
Peningkatan Kedisiplinan di Sekolah Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Teknik Percontohan Syarif, Akmal; Dahlan, Syarifuddin; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.299 KB)

Abstract

The problem of the research is the student’s dicipline in the school. The set of the problem of the research is what group counseling exampling technique. The purpose of the research is to know the use of group counseling exampling technique in improving the student’s dicipline in the school. The research using the quasi experiment method with pretest posttest design. The subjects of the research as much 21 students who have diverse the dicipline. The data collecting technique of the research using observation. The data analysis of the research using paired sample t test. The result of the research showing that the group counseling exampling technique can using to improve the student’s dicipline. It’s show from improving the student’s dicipline in the school amounting to 45.28 % and the result of data analysis with using paired sample t-test, obtained tcount > ttable (22.267 > 2.086). So, Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of the research is the group counseling exampling technique can using to improving the student’s dicipline class X SMA Negeri 6 Bandar Lampung in academic year 2017/2018.Masalah penelitian ini adalah kedisiplinan siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok teknik percontohan dalam meningkatan kedisiplinan siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest posttest design. Subjek penelitian sebanyak 21 siswa yang memiliki kedisiplinan beragam. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok teknik percontohan dapat digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di sekolah. Ini ditunjukkan dari peningkatan kedisiplinan siswa di sekolah sebesar 45.28% dan hasil analisis data dengan menggunakan paired sample t-test, diperoleh thitung > ttabel (22.267 > 2.086) maka, Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah konseling kelompok teknik percontohan dapat digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas X SMA Negeri 6 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: disiplin siswa, konseling kelompok, teknik percontohan
Penggunaan Konseling Gestalt Untuk Meningkatkan Self Awareness Siswa Sari, Nisfhi Laila; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.457 KB)

Abstract

The problem in this study is the low level of students' self-awareness. The purpose of this study was to determine the improvement in self-awareness by using gestalt counseling. The method used in this research was descriptive qualitative using case studies. The research subjects consisted of three students. The data collection technique was carried out using counseling interviews. The results showed that gestalt counseling could improve the level of students' self-awareness. It was proven by the behavioral change in the three subjects after being treated with gestalt counseling, namely: being aware of his physical condition, being aware of his abilities, and not being dependent on others. The conclusion of this study gestalt counseling can increase self-awareness of class XI students of Bandar Lampung SMA Negeri 2017/2018 academic year.Masalah dalam penelitian ini adalah self awareness siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan self awareness dengan menggunakan konseling gestalt. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian sebanyak tiga siswa. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling gestalt dapat meningkatkan kesadaran diri siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek setelah pelaksanaan konseling gestaltyaitu: sadar akan keadaan fisiknya, sadar akan kemampuannya, dan tidak bergantung pada orang lain.Simpulan penelitian ini adalah konseling gestalt dapat meningkatkan kesadaran diri siswa kelas XI SMA Negeri 8 Bandar Lampung tahun ajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan dan konseling, kesadaran diri, konseling gestalt
Analisis Perilaku Bullying Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 15 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019 Lestari, Dian Ayu; Yusmansyah, Yusmansyah; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.614 KB)

Abstract

The problem in this research is many students do bullying behavior. This study aims to analyze students bullying behavior in SMA 15 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The method used in this study was Quantitative Descriptive. The technique of collecting data used was the Bullying Behavior Questionnaire and data analysis techniques using Percentage Descriptive Analysis. The sample of this study was 149 students from 740 people who were taken randomly using Simple Random Sampling and Microsoft Office Excel. The results show that 143 students (96%) carried out bullying behavior. The most bullying behavior carried out by the students is verbal bullying, which is done by 139 students (93%). Based on the results of data analysis, almost all students do bullying behavior and the form of bullying behavior that most students do is verbal bullying.Masalah dalam penelitian ini adalah banyak siswa yang melakukan perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perilaku Bullying siswa SMA Negeri 15 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Deskriftif Kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan Angket Perilaku Bullying dan teknik analisis data menggunakan Analisis Deskriptif Persentase. Sampel penelitian ini sebanyak 149 siswa dari 740 orang populasi yang diambil secara acak menggunakan Simple Random Sampling dengan bantuan Microsoft Office Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 143 siswa (96%) melakukan perilaku bullying. Perilaku bullying yang paling banyak dilakukan oleh siswa adalah bullying verbal, yaitu 139 siswa (93%). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hampir keseluruhan siswa melakukan perilaku bullying dan bentuk perilaku bullying yang paling banyak dilakukan siswa yaitu bullying verbal.Kata kunci: bullying elektronik, bullying fisik, bullying relasional, bullying verbal, perilaku bullying
Peningkatan Penerimaan Diri Dengan Layanan Bimbingan Kelompok Fajri, Ratu Zhafira; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.239 KB)

Abstract

The problem of  this research  was the students who had low self-acceptance. This research aimed to find out whether there was an improvement of the students’s self-acceptance through group guidance services of the eleventh grade students in SMAN 3 Kotabumi academic year 2017/2018. The method of this research was pre-experimental class, and the design was one group pretest-posstest design. The subject of this research was 6 students at the eleventh grade who had low, medium, and high self acceptance. The self acceptance scale was used to collect the data. Different test of Wilcoxon was used to analyze the data. The result showed that the probability value was less than 0.05 (0.028<0.05). It could be seen that Ho was rejected and Ha was accepted. It meant that there was a significant improvement of the student’s self-accepted before and after the implementation of group guidance services. It indicated that group guidance services facilitates eleventh grade student’s of SMAN 3 Kotabumi academic year 2017/2018 to improve their self-acceptance.Permasalahan penelitian adalah “Apakah penerimaan diri dapat meningkat melalui layanan bimbingan kelompok”. Tujuan penelitian untuk mengetahui bahwa adanya peningkatan penerimaan diri melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Kotabumi Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian ini adalah metode pre eksperiment dengan desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa SMA yang memiliki penerimaan diri rendah, sedang dan tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penerimaan diri. Hasil analisis data menggunakan uji beda Wilcoxon, diperoleh angka probabilitas kurang dari 0,05 (0,028< 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat peningkatan yang signifikan pada penerimaan diri antara sebelum dengan setelah diberi layanan bimbingan kelompok. Kesimpulannya adalah penerimaan diri dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa SMAN 3 Kotabumi Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, penerimaan diri
Hubungan Status Ekonomi dan Tingkat Pendidikan Orangtua Dengan Motivasi Belajar Siswa Gebrinna, Adelia; Dahlan, Syarifuddin; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.468 KB)

Abstract

The problem of this research is about the lack of the students learning motivation. The aim of this research is to determine the relationship between economic status and level of parental education and student learning motivation of Budaya Senior High School students in 2018/2019. The research method is correlation with the total of 84 students as the sample taken by using a non-probability sampling technique. The data collection techniques are learning motivation questionnaires and interviews. While the data were analyzed by using product moment and partial. The conclusion from the results of the study indicates  first, a positive and not significant relationship between economic status and learning motivation where rcount=0.164 < rtable=0.214. Second, there is a  negative and not significant relationship between the level of parental education and learning motivation which are that  rcount=-0.246 < rtable=0.214. Third, there is a positive and significant relationship between economic status and parental education level with learning motivation which are that rcount=0.251 > rtable=0.214, while Fcount=2.729 and Ftable N = 84 are 3.11.Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status ekonomi dan tingkat pendidikan orangtua dengan motivasi belajar. Penelitian ini dilakukan di SMA Budaya Kemiling tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian ini bersifat korelasional dengan jumlah sampel 84 siswa yang diambil menggunakan teknik non-probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah product moment dan partial. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat hubungan yang positif dan tidak signifikan antara status ekonomi dengan motivasi belajar di mana rhitung=0,164<rtabel=0,214. Kedua, terdapat hubungan yang negatif dan tidak signifikan antara tingkat pendidikan orangtua dengan motivasi belajar di mana rhitung=-0,246<rtabel=0,214. Ketiga, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara status ekonomi dan tingkat pendidikan orangtua dengan motivasi belajar di mana rhitung=0,251 >rtabel=0,214, sedangkan Fhitung=2,729 dan Ftabel N=84 bernilai 3,11.Kata kunci: ekonomi, motivasi belajar, pendidikan orangtua 
Peningkatan Penyesuaian Diri di Sekolah Melalui Layanan Konseling Kelompok pada Siswa Hutami, Astri Nindhy; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.166 KB)

Abstract

The purpose of the study was to determine the improvement of students' self-adjustment abilities using Group Counseling with Client Centred technique for grade VII students of State JHS 1 Central Tulang Bawang academic year of 2018/2019. The study applied experimental method of the Pretest-Posttest One-Group design. The research subjects consisted of 6 students with low self-adjustment abilities. The data collection techniques were done using scale of adjustment and structured observation. The results showed that students' self-adjustment abilities could be improved using Group Counseling Services with client-centred technique. The results of data analysis showed that the pre test and post test t-calc = -2.207 <t table 0.05 = 1.645. The hypothesis of Ha is accepted, meaning that the adjustment ability of grade VII students of State JHS 1 Central Tulang Bawang academic year of 2018/2019 could be improved using the Group Counseling Service with client-centred technique. The conclusion revealed that there is an increase in students' self-adjustment ability before the treatment of Group Counseling Service with client-centred technique and after being given treatment of Group Counseling Service with client-centred technique for grade VII students of State JHS 1 Central Tulang Bawang academic year of 2018/2019. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan penyesuaian diri siswa menggunakan Konseling Kelompok dangan teknik Client Centred pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tulang Bawang Tengah Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode penelitian adalah metode eksperimen desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian sebanyak 6 orang siswa dengan kemampuan penyesuaian diri rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian diri dan observasi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penyesuaian diri siswa dapat ditingkatkan menggunakan Layanan Konseling Kelompok dengan teknik client centred. Terbukti dari hasil analisis data pre test dan post test thitung = -2,207< ttabel0,05 = 1,645. Maka Ha diterima, artinya kemampuan penyesuaian diri siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tulang Bawang Tengah Tahun Pelajaran 2018/2019 dapat ditingkatkan dengan menggunakan Layanan Konseling Kelompok dengan teknik client centred. Kesimpulannyaadalah terdapat peningkatan kemampuan penyesuaian dirisiswa sebelum diberi Layanan Konseling Kelompok dengan teknik client centred dan setelah diberi Layanan Konseling Kelompok dengan teknik client centred pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tulang Bawang Tengah Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata kunci: konseling kelompok, penyesuaian diri, teknik client centred
Penggunaan Konseling Client Centered untuk Meningkatkan Konsep diri Siswa Sakdiah, Nila Nikmatus; Widiastuti, Ratna; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.827 KB)

Abstract

The problem of the research was the low self concept. The purpose of this research was to find out the use of client centered counseling for improving the students self concept at twelfth grade social one of senior high school in academic year 2018/2019. This research was an ekxperiment research with one group pre test and post test design with the data analysis techniques using the Wilcoxon test. The subject of this research was five students who have a low self concept. Data collection techniques used were self concept scales and interviews. The results of the study showed an increase in the students who were given client centered counseling. It can be concluded that the use of client centered counseling can improve self concept in the students at twelfth grade social one of Senior High School Teladan Way Jepara Lampung Timur  in academic year 2018/2019.Permasalahan dalam penelitian ini adalah konsep diri negative siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling client centered untuk meningkatkan konsep diri pada siswa kelas XII IPS 1 Tahun Ajaran 2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen one group design pre test dan post test, dengan teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Subjk penelitian ini sebanyak 5 siswa kelas XII IPS 1. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan konsep diri terhadap siswa yang diberi layanan konseling client centered. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan konseling cliet centered dapat meningkatkan konsep diri pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Teladan WayJepara Lampung Timur Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: konseling client centered, konsep diri siswa, meningkatkan
Analisis Tipe Kepribadian dan Arah Pilihan Jabatan Pada Siswa Sri Wahyuni, Puteri Indah; Dahlan, Syarifuddin; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.684 KB)

Abstract

The reaserch problem in this is the occupation choice of student is not appropriate. This study  aims  to  analyze  personality  types  and  inclination  toward  occupation  choice  in students.  The method  in  this  research  is  quantitative descriptive method.  The research sample was 65 students taken using a total sampling technique. The data collection technique wed are IEKAD and position questionnaire. The results of the study showed that the most dominant type of student personality was the Social personality type, followed by the Entreprising personality type and the Artistic personality type. The occupation choice based on  them  personality type is  45% of  students  choose the appropriate  position  with  his personality type and 55% of students choose occupation that do not match between personality type and occupation choice, means that there are still students who choose the occupation choice that is not appropriate.Masalah dalam penelitian ini adalah arah pilihan jabatan siswa belum tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe kepribadian dan kecenderungan arah pilihan jabatan pada siswa. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 65 siswa, diambil menggunakan teknik sampling total. Teknik pengumpulan data menggunakan IEKAD dan angket plihan jabatan. Hasil dari penelitian diperoleh tipe kepribadian siswa yang dominan adalah tipe kepribadian Sosial, diikuti tipe kepribadian Wirausaha dan tipe kepribadian Artistik. Arah pilihan jabatan siswa berdasarkan tipe kepribadiannya ialah sebesar 45% siswa memilih arah pilihan jabatan yang sesuai dengan tipe kepribadiannya dan 55% siswa memilih arah pilihan jabatan yang belum sesuai antara tipe kepribadian dan pilihan jabatannya artinya masih terdapat siswa yang memilih arah pilihan jabatan yang belum tepat.Kata kunci: bimbingan dan konseling karir, pilihan jabatan, tipe kepribadian 
Hubungan Pola Asuh Orangtua dengan Pemilihan Karir Siswa Kurniawan, Budi Candra; Dahlan, Syarifuddin; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.381 KB)

Abstract

The problem in this study was the maturity the student’s career choices. The purpose of this study was to determine the correlation between the parenting pattern with the student’s career choices. The research method was product moment analysis. The population is 219 students and the research sample as many as 44 students dertermined by simple random sampling technique. Data collection techniques used parenting pattern questionnaire and students career questionnare. The results showed there was a correlation between the parenting pattern with the student’s career choices with the correlation value rxy 0.402 > rtabel 0.297 at the level of significant 0.05 then Ho rejected and Ha accepted. The conclusion of this research is there was a positive and significant correlation between the parenting pattern with the student career choices in SMA Negeri 1 Sukohajo academic year 2018/2019, it means the greater the parenting pattern is the higher maturity student’s career choices, become.Masalah dalam penelitian ini adalah adanya kematangan pilihan karir siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan pemilihan karir siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis product moment. Populasi sebanyak 219 siswa dengan sampel berjumlah 44 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket pola asuh orangtua dan angket pemilihan karir siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pola asuh orangtua dengan pemilihan karir siswa dengan nilai korelasi rxy 0.402 > rtabel 0.297 pada taraf signifikan 0.05 maka Ho ditolak dan  Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2018/2019, artinya semakin tinggi pola asuh orangtua maka semakin matang pemilihan karir siswa.Kata kunci: Bimbingan konseling, pemilihan karir siswa, pola asuh orangtua.

Page 1 of 1 | Total Record : 9