cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN" : 12 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Interaksi Sosial Dengan Teman Sebaya Melalui Bimbingan Kelompok Pada Siswa Shinta D, Maria Lusia Dewi; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.877 KB)

Abstract

The purpose of this research is to increase the ability of peer social interaction through group guidance on the students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. The problem in this study was student low ability of social interaction to peers. The research method is quasi method of experimental One-group design pretest-posttest design. Subjects were 10 students. Data collection techniques use social interaction scale. The data analysis used is Wilcoxon test. The result showed increased interaction with peers 31,66%, from result of analysis of post-test data obtained zcount = -2,803 and ztable 0, 05 = 1,645. zcount<ztable. Ha accepted and Ho rejected. This shows that the ability of social interaction with peers can be improved by using group counseling services on students of class VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatan kemampuan interaksi sosial teman sebaya melalui bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. Masalah dalam penilitan ini adalah rendahnya kemampuan interaksi sosial terhadap teman sebaya. Metode penelitian adalah metode quasi eksperimen desain One-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala interaksi sosial. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkanpeningkatan interaksi terhadap teman sebaya 31,66%, dari hasil analisis data post-test diperoleh zhitung = -2,803dan ztabel  0,05 = 1,645. zhitung <ztabel. Ha diterima dan Ho ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial denganteman sebaya dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMP Xaverius 4 Bandar Lampung Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, kemampuan interaksi sosial
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Putri, Astrid Diah Amili; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.478 KB)

Abstract

The problem in this research was the low of students’ learing motivation. The purpose of this study was to improve the students’ motivation of grade VII students in Xaverius Junior High School 4 Bandar Lampung. The method used in this research was quasi experimental design. There are 8 students as the subject of this research from class VII C who had low learning motivation. Data collection technique used the scale of motivation to learn. Data analysis used Wilcoxon test. The result of this reaserch indicated that there was an increase in learning motivation by using group counseling services. This could be seen from the result of pretest and posttest obtained Zcount = -2.226 and Ztable = 1.645. Then, Zcount: -2.226 ≤ Ztable: 1.645 from the hypotesis, Ho was rejected while Ha was accepted. the conclusion in this study was by using group counseling services.Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan layanan konseling kelompok kelas VII di SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siswa dari kelas VII C yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pe-ngumpulan data dengan menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil yang diperoleh Zhitung=-2,226 dan Ztabel= 1,645, maka Zhitung: -2,226 ≤ Ztabel: 1,645 Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Motivasi Belajar Siswa dapat ditingkatkan dengan Menggunakan Layanan Konseling Kelompok.Kata kunci: motivasi belajar, konseling kelompok, siswa
Penggunaan Konseling Behavioristik Teknik Operant Conditioning Untuk Membentuk Sikap dan Kebiasaan Belajar Yang Baik Safitri, Noer; Yusmansyah, Yusmansyah; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.074 KB)

Abstract

The purpose of this study is to find out the attitudes and habits of good student learning can be formed by using behavioristic counseling techniques of operant conditioning.  This research method is experimental research with design type one group pre test and post test design. Research subjects were 4 students who had bad attitudes and study habits. Data collection techniques used in this research was the questionnaire PSKB. The results showed that good student attitudes and habits can be formed by using behaviouristic counseling techniques operant conditioning. Conclusion in this research is good student attitude and study habits can be formed by using behavioristic counseling technique of operant conditioning in class X student of SMA Negeri 2 Kotabumi of academic year 2017/2018.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap dan kebiasaan belajar siswa yang baik dapat dibentuk dengan menggunakan konseling behavioristik teknik operant conditioning. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis one group pre test and post test design. Subjek penelitian sebanyak 4 siswa yang memiliki sikap dan kebiasaan belajar buruk. Teknik pengumpulan data menggunakan angket PSKB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan kebiasaan belajar siswa yang baik dapat dibentuk dengan menggunakan konseling behavioritik teknik operant conditioning. Simpulan dalam penelitian ini adalah sikap dan kebiasaan belajar siswa yang baik dapat dibentuk dengan menggunakan konseling behavioristik teknik operant conditioning pada siswa kelas  X SMA Negeri 2 Kotabumi Tahun Ajaran 2017/2018.Kata kunci:  sikap dan kebiasaan belajar, konseling behavioristik, teknik operant conditioning
Analisis Soft Skill Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan Pendidikan IPS Riyanita, Visia; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.476 KB)

Abstract

The problem in this research was final-year student’s employability soft skill of social education major. This study aims to provide a descriptive description of final-year student’s employability soft skill of social education major, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung. The research method used in this research was descriptive quantitative. The research samples were taken from 20% of the population which is 192 students, it was using simple random sampling technique. Data collection techniques used in this research was employability scale. The result showed that 76% final-year students in social education major, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung have medium level of employability. The result showed that final-year students in social education major, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung have medium level of employability soft skills, consists of possitive self concept, self control, social skill, communication skill, dan high order thinking skill. The lowest of employability skills on final-year students majoring in social science education is self control. The highest of employability skills on final-year students majoring in social science education is possitive self concept.Pendidikan IPS Permasalahan  dalam  penelitian  ini  adalah  soft  skill  kesiapan  kerja  pada  mahasiswa  tingkat akhir Jurusan IPS. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran deskriptif mengenai soft  skill  kesiapan  kerja  pada  mahasiswa  tingkat  akhir  Jurusan  IPS  FKIP  Universitas Lampung.  Metode  penelitian  yang  digunakan  pada  penelitian  ini  bersifat  deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian  diambil dari 20% dari populasi yaitu  sebanyak 192 mahasiswa, sampel diambil dengan menggunakan teknik  simple random sampling. Teknik pengumpulan data  menggunakan  skala  kesiapan  kerja.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  76% mahasiswa tingkat akhir jurusan pendidikan IPS FKIP Universitas Lampung memiliki tingkat kesiapan kerja yang sedang. Mahasiswa tingkat akhir Jurusan IPS FKIP Universitas Lampung memiliki tingkat soft skill kesiapan kerja yang sedang, yang terdiri dari possitive self concept, self control, social skill, communication skill, dan high order thinking skill. Soft skill kesiapan kerja  pada mahasiswa tingkat akhir jurusan pendidikan  IPS  yang rendah  yaitu  self control. Soft  skill  kesiapan  kerja  pada  mahasiswa  tingkat  akhir  jurusan  pendidikan  IPS  yang  tinggi yaitu possitive self concept.Kata kunci: bimbingan konseling, kesiapan kerja, soft skills, ips
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Permainan untuk Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi Siswa Utomo, Evriyen Tri; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.268 KB)

Abstract

The research problem was to investigate whether game technique of group guidance could be used to improve the students’ emotion regulation ability. This research aimed to find out the use of game technique of group guidance to improve the students’ emotion regulation ability at Class X MIA of SMA Muhammadiyah 1 Way Jepara Lampung Timur Academic Year 2017/2018. Quasi experimental class was used in this research, and the design of this research was time series design. The subject of this research ware eight students who had lack of emotion regulation ability. The data were obtained by using emotion regulation scale. The Wilcoxon Matched Pairs Test was used in this research to calculate the data. The result showed that z-value = -2.527 < z-table = 1.645, it meant that Ho was rejected and Ha was accepted. It couls be concluded that game technique of group guidance could be used to improve the students’ ability  in emotion regulation.Permasalahan penelitian adalah Apakah layanan bimbingan kelompok teknik permainan dapat dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui layanan bimbingan kelompok teknik permainan dapat dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi siswa pada kelas X MIA SMA Muhammadiyah 1Way Jepara Lampung Timur tahun pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  quasi eksperiment dengan time series design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siswa yang memiliki kemampuan regulasi emosi rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala regulasi emosi. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan dengan menggunakan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh zhitung= -2,527<ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah layanan bimbingan kelompok teknik permainan dapat dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada siswa.Kata kunci: bimbingan konseling, regulasi emosi, teknik permainan
Peningkatan Sikap Terhadap Purpose In Life Menggunakan Bimbingan Kelompok Teknik Simulasi Games Seprida, Jelita Eka; Sari, Shinta Maya; Pratama, Moch Johan
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.766 KB)

Abstract

The problem of this research is attitude towards purpose in life. The problem is “whether the group guidance for game simulation techniques can improve students positive attitude towards purpose in life. The objective of the research is to improve students positive attitudes towards psychological well-being, especially the dimension of purpose in life in class XI students of SMA Negeri 9 Bandar Lampung . The quasi eksperimen design untreated control group design with dependent pre-test and posttest was used in this method. The subject of the research were 10 experimental group and 10 control group. Data collection techniques use a purpose in life scale. The results showed that attitudes towards the purpose in life of students in schools could be improved through group guidance techniques for games simulation techniques, this was shown by the Mann Whitney test results. The results obtained showed value (Sig.) 0,000 < 0,05 the Ho was rejected by Ha accepted. The conclusion is that the attitude of students of students towards purpose in life can be increased using group simulation techniques for game simulation techniques in class XI of SMA Negeri 9 Bandar Lampung Academic Year 2017/2018.Masalah penelitian ini adalah sikap terhadap purpose in life. Permasalahannya adalah “apakah layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games dapat meningkatkan sikap positif terhadap purpose in life pada siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap terhadap kesejahteraan psikologis khususnya pada dimensi purpose in life pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen desain untreated control group design with dependent pre-test and posttest. Subjek penelitian yaitu  kelompok eksperimen 10 orang dan kelompok kontrol sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap tujuan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap tujuan hidup siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games, hal ini ditunjukkan hasil uji Mann Whitney. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai (Sig.) 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulannya adalah sikap positif terhadap purpose in life dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi games pada siswa kelas XI di SMAN 9 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok teknik simulasi games, tujuan hidup
Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII Fatmala, Lisa; Yusmansyah, Yusmansyah; Andrianto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.048 KB)

Abstract

The problem of this research was students’ learning achievement. This research was aimed to find out the relationship between self confident and students’ learning achievement. This research was a quantitative research. The population of this research was 240 students and the sample were 48 students and those were taken by using simple random sampling. Data collecting technique used were self confident scale and the documentation of students’ report score. The data analysis used was correlation product moment. The result showed that there is a positive and significant relationship between self confident and students’ learning achievement with r-value =0.743 > r-table=0.284 with the signification 0.05 so H0 is rejected and Ha is accepted. In conclusion, there is a positive and significant relationship between self confident and students’ learning achievement.Permasalahan dalam penelitian ini adalah Prestasi Belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 240 siswa dan sampel penelitian berjumlah 48 siswa diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kepercayaann diri  dan Dokumentasi Nilai raport siswa. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar dengan nilai korelasi rhitung=0.743 > rtabel=0.284 pada taraf signifikasi 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa.Kata kunci: bimbingan konseling, kepercayaan diri, prestasi belajar
Hubungan Antara Self Control Dengan Perilaku Agresif Pada Siswa Kelas XI IPS Ramadani, Vetriana Kusuma; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.958 KB)

Abstract

The problem in this study was students’ aggressive behavior  . This study aimed to determine the relationship between self-control and aggressive behavior of  XI grade students of SMA Negeri 6 Metro in academic year 2018/2019. Research method used in this study was quantitative research . The populationsof this research were 250 students and the samples were 64 students taken by simple purposive sampling technique. The data were collected from self-control scale and aggressive behavior scale. The data were analyzed using Product Moment Correlation. The results showed that there was a negative and significant relationship between self-control and aggressive behavior with a correlation coefficient of r count = -0,696 > r table = -0.246 and significance level of 0.05; therefore, Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this study was there was a negative meant significant relationship between self-control and students' aggressive behavior which means the higher self-control, the lower the aggressive behavior.Permasalahan dalam penelitian ini adalah perilaku agresif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self control dengan perilaku agresif pada siswa kelas XI SMA Negeri 6 Metro tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 250 siswa dan sampel penelitian berjumlah 64 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self control dan skala perilaku agresif. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara self control dengan perilaku agresif dengan nilai korelasi rhitung= -0,696  > rtabel=-0,246  taraf signifikasi 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif dan signifikan antara self control dengan perilaku agresivitas siswa. Artinya semakin  tinggi self control yang dimiliki siswa maka akan semakin rendah perilaku agresif yang dilakukan.Kata kunci: agresivitas, bimbingan dan konseling, self control
Penggunaan Konseling Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Fidyah, Fitri; Rosra, Muswardi; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.347 KB)

Abstract

The research issue was the lowness of students assertive behavior. The research problem was whether the group counseling with sociodrama technique can improve the students' assertive behavior at the tenth grade of SMAN 11 Bandar Lampung in academic year 2017/2018”. The aims of the study was to find out whether there was an improvement of students' assertive behavior before and after the students were taught through group counseling with sociodrama technique. One group pre-test and post-test was used as the design of the research. The subject of the research was 6 students of the tenth grade who had low and medium assertive behavior. The Likert scale of students' assertive behavior was employed to collect the data. The data were analyzed by using Wilcoxon’s test.Masalah dalam penelitian ini adalah perilaku asertif siswa rendah. Permasalahan penelitian adalah “Apakah konseling kelompok teknik sosiodrama dapat meningkatkan perilaku asertif siswa kelas X SMA Negeri 11 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018”. Tujuannya penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok teknik sosiodrama dalam meningkatkan perilaku asertif pada siswa kelas X SMA Negeri 11 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018. One Group Pretest-Posttest digunakan sebagai design penelitian. Subjek penelitian ini sebanyak 6 orang siswa yang memiliki perilaku asertif rendah dan sedang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala perilaku asertif. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Kata kunci: konseling kelompok, teknik sosiodrama, perilaku asertif
Pengurangan Intensi Bullying Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Afiani, Syari Dwi; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.306 KB)

Abstract

The problem of this research was the high frequency of bullying intention on students. The aim of this research was to find out whether bullying intention on students could be decrease through group counseling service. The subjects of the research were six students grade eight of SMPN 4 Bandar Lampung who have high frequency of bullying intention. The data was analyzed with non-paramatrix statistic using Wilcoxon test. The result showed that bullying intention decreases significantly after the application of group counseling service. It was shown from the result of the pretest and posttest that Z quantification = -2,539 and Z table =  1,645. In order that Z quantification ≤ Z table, therefore Ho was rejected and Ha accepted it mean there was a significant difference between bullying intention before and after the application of group counseling service. In conclusion, bullying intention on students can be decreased through group counseling service.Masalah dalam penelitian ini adalah intensi bullying siswa tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah intensi bullying siswa dapat dikurangi melalui layanan konseling kelompok. Subyek penelitian ini enam orang siswa kelas VIII SMPN 4 Bandar Lampung yang memiliki intensi bullying tinggi.   Dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji wilcoxon. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa intensi bullying mengalami pengurangan signifikan setelah pemberian layanan konseling kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -2,539 dan Z tabel = 1,645 Karena Z hitung ≤ Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara intensi bullying siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok. Kesimpulan, intensi bullying siswa dapat dikurangi melalui layanan konseling kelompok.Kata kunci: bimbingan dan konseling, intensi bullying,  layanan konseling kelompok

Page 1 of 2 | Total Record : 12