cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN" : 10 Documents clear
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok teknik REBT untuk Mengurangi Perilaku Agresif Pada Siswa Kelas VII Affandi, Rian; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.328 KB)

Abstract

The objective of the research was to decrease students aggressive behavior by using group counseling. It was a quasi experimental in form of one group pretest-posttest, and the data statistically by using the non-parametric Wilcoxon test. The subjects were 5 students of seventh grade of seventh grade of SMP N 2 Kotagajah who had high aggressive behavior. The result of data analysis showed that with = -2,366 < = 0,018, p = 0,018 < 0,05, that mean Ho was rejected and Ha was accepted, and the data analysis showed that there was a significant improvement of aggressive behavior with the score 20,44%. Students aggressive behavior could be decreased by using group counseling services in class at Seventh Grade Of SMP N 2 Kotagajah Central Lampung In Academic Year of 2016/2017Tujuan penelitian adalah mengetahui penurunan perilaku agresif pada siswa menggunakan layanan konseling kelompok teknik REBT. Metode penelitian yang digunakan quasi experimental dengan desain one group pretest-posttest, dianalisis dengan uji Wilcoxon. Subyek penelitian sebanyak 5 orang siswa yang memiliki perilaku agresif tinggi. Hasil analisis statistik menunjukkan = -2,366 < = 0,018, p = 0,018 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat penurunan yang signifikan perilaku agresif siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok teknik REBT setara dengan 20,44%. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku agresif siswa dapat dikurangi melalui layanan konseling kelompok teknik REBT pada siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Kotagajah Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata kunci: perilaku agresif, konseling kelompok, bimbingan dan konseling
Penggunaan IEKAD untuk Membantu Meningkatkan Pemahaman Diri Vocational Mahasiswa Yulia, Anggi; Dahlan, Syarifuddin; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.546 KB)

Abstract

The problems of this research were students have not been able to mention the interest and talent, do not know the type of work to be selected after college.The purpose of this reasearch was to know using IEKAD can help to improve the students vocational understanding in Faculty of Teacher training and Education Unila. The method used whether in this research was pre-experimental designs with techniques of one grup pretest posttest. This research was done gradually and 15 students from different courses. Data collection technique was using questionnaires. From the result of calculation analysis using t-test, it was obtained that t value = 15.971> t table = 2,8 then Ho rejected. The finding suggest that the use IEKAD can help to improve students vocational self understanding.Masalah dalam penelitian ini adalah mahasiswa belum mampu menyebutkan minat dan bakat bidang pekerjaannya ada dimana, belum tahu jenis pekerjaan yang akan dipilih setelah lulus kuliah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penggunaan IEKAD dapat membantu meningkatkan pemahaman diri vocational mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan design one grup pretest posttest. Penelitian ini dilakukan secara bertahap dan melibatkan 15 mahasiswa FKIP Unila dari 15 program study berbeda. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil perhitungan analisis menggunakan uji t-test diperoleh nilai t hitung = 15.971> t tabel = 2,8 maka Ho ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Penggunaan IEKAD dapat membantu meningkatkan pemahaman diri vocational mahasiswa.Kata kunci: bimbingan konseling, pemahaman diri vocational, IEKAD
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Teknik Role Play Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Pada Siswa Apriyanti, Riska; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.081 KB)

Abstract

The problem of this research was the lowness of the student assertive behavior. The objective was research to the increase in assertive behavior in students using role play technique. The research method used quasi experimental with one group pretest posttest design, then analyzed with a using the wilcoxon test. Data was collected with assertive behavior scale. The subject of the study were 7 students. who had assertive behavior was low. The results of statistical analysis showed they Zart = -2,366<Ztab = 0,018, it meant Ho was rejected and Ha accepted and the results of the analysis showed that the assertive behavior of the students there was an increase for 55%. This meant that there was a significant difference between assertive behavior before and after the group group counseling services. The counslusion of this research was that students assertive behavior couldbe in creased by using group counseling services in class X Madrassah Daarul Maarif Natar South LampungMasalah dalam penelitian ini adalah perilaku asertif siswa yang rendah. Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan perilaku asertif pada siswa dengan teknik role play. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan teknik analisis one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data adalah skala perilaku asertif. Subyek penelitian sebanyak 7 orang yang memiliki perilaku asertif rendah. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukkan Zhit = -2,366<Ztab = 0,018, maka Ho ditolak dan Ha diterima Artinya terdapat peningkatan yang signifikan antara perilaku asertif sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok. Kesimpulan penelitian ini adalah perilaku asertif siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling kelompok pada siswa kelas X di Madrasah Daarul Maarif Natar Lampung SelatanKata kunci: konseling kelompok, bimbingan dan konseling dan perilaku asertif
Faktor Kurangnya Minat Siswa Pada Layanan Bimbingan dan Konseling Dewi, Try Widya Gustari; Yusmansyah, Yusmansyah; Sofia, Ari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.792 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out the factors causing the lack of interest of students on guidance and counseling services in SMA Negeri 1 Natar South Lampung 2016/2017 academic year. The method used in this research was descriptive quantitative method. Technique of collecting research data was using questionnaire. This research was conducted to 60 students of class XI IPS in SMA Negeri 1 Natar Lampung Selatan which also being a research subject. It is influenced by seven indicators: Students are afraid to guidance and counseling because they assume as problematic student 0,54 %, Guidance and counseling room is less support 0,49%, Student think Teachers as School Police equal to 0,38%, Students shy to do counseling and student do not know what the Guidance and counseling is 0.35%, Students assume that the Guidance and counseling teacher handles the problem only 0.34% and Students do not use BK if not summoned.sebesar 0.30%.Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya minat siswa pada layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Natar lampung selatan tahun ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan pada penelitian in adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian adalah menggunakan angket. Penelitian ini dilakukan kepada 60 orang siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Natar Lampung Selatan sekaligus menjadi Subjek penelitian. Hal ini dipengaruhi oleh tujuh indikator yaitu: Siswa takut ke BK karena beranggapan sebagai siswa bermasalah sebesar 0,54%, Ruangan BK kurang mendukung sebesar 0,49%, Siswa beranggapan Guru BK sebagai Polisi Sekolah sebesar 0,38%, Siswa malu untuk melakukan konseling dan siswa tidak mengenal apa itu BK sebesar 0,35%, Siswa beranggapan bahwa guru BK menangani yang bermasalah saja sebesar 0,34% dan Siswa tidak memanfaatkan BK jika tidak dipanggil.Kata kunci: bimbingan konseling, minat, siswa
Penggunaan Konseling Client Centered Dalam Meningkatkan Konsep Diri Positif Siswa Lusiana, Emma; Rosra, Muswardi; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.157 KB)

Abstract

The problem of this research was the self concept. The purpose of this research was to find out the use of client centered counseling in improving the students positive self-concept at the class X of SMK Kesehatan YPIB Tumijajar in academic year 2016/2017. This research was a descriptive qualitative research by using a case study. The subjects of this research were three students who have a low self-concept. Questionnaire and interview were used to collected the data. The data were analyzed by using data reduction, data presentation, and data verification. The result showed that the use of Client Centered counseling could be used in improving the students positive self concept. This was evidenced by the change of the three subjects after counseling. It could be concluded that Client Centered counseling could be used to improve the students positive self-concept.Masalah dalam penelitian ini adalah konsep diri. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan konseling client centered dalam meningkatkan konsep diri positif siswa kelas X SMK Kesehatan YPIB Tumijajar tahun pejaran 2016/2017. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian ini tiga siswa yang memiliki konsep diri positif rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode skala dan wawancara. Teknik analisis data, yaitu: reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian konseling client centered dapat digunakan dalam meningkatkan konsep diri positif siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek setelah pelaksanaan konseling. Simpulan penelitian ini adalah konseling client centered dapat digunakan dalam meningkatkan konsep diri positif siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, client centered, konsep diri
Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa Fitria, Restu Dwi; Muswardi, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.363 KB)

Abstract

The purpose of this study was to identify the influence of peers toward students learning motivation. The problem in this study was students low learning motivation. The research method was a description correlation. The samples were as many as 44 students who were determined by simple random sampling technique. The data collecting technique used the peers scale and learning motivation scale. Based on data analysis using simple linear regression analysis, it showed that there a was significant influence of peers toward learning motivation with p = 0,000 ; < 0,05 ; it mean Ho was rejected and Ha was accepted. The coefficient correlation score was = 0,701 and the coefficient of determination score was = 0,492 or 49,2% which could be interpreted that peers contributed as much as 49,2% toward the learning motivation.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Metode penelitian adalah korelasi dengan sudut pandang deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 44 orang siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar. Berdasarkan analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana menunjukkan ada pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar yang signifikan dengan p = 0,000 ; p < 0,05; maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai koefisien korelasi = 0,701 dan nilai koefisien determinasi = 0,492 atau 49,2% dapat ditarfsirkan pergaulan teman sebaya memiliki kontribusi sebesar 49,2% terhadap motivasi belajar.Kata kunci: bimbingan konseling, motivasi belajar, pergaulan teman sebaya
Penggunaan Konseling Client Centered untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Laksari, Khairum; Rosra, Muswardi; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.753 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the used of client centered counseling to improve students learning motivation. The method of this research was descriptive qualitative by using case study. The research subjects as many as 3 students who have low learning motivation. Data collection techniques using interview counseling. The data analysis using coding. The result of research showed that client centered counseling can be improve students learning motivation. This proved by the change of the three subjects after the implementation of the counseling, that was paying attention to the teacher when explaining the lesson, doing his or her own tasks though difficult, daring to ask when not understanding the lesson, and using the free time to learn. The conslusion of this research was client centered counseling can be used to improve students learning motivation in the VIII grade at SMP Negeri 28 Bandar Lampung in academic year 2016/2017.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan konseling client centered untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subyek penelitian sebanyak 3 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara konseling. Analisis data menggunakan koding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subyek setelah pelaksanaan konseling, yaitu memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran, mengerjakan tugas sendiri meskipun sulit, berani bertanya saat tidak memahami pelajaran, dan memanfaatkan waktu luang untuk belajar. Simpulan penelitian ini adalah konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandar Lampung tahun ajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konseling client centered, motivasi belajar
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas XI Safitri, Yulia; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.057 KB)

Abstract

The problem of this research was the lack of interpersonal communication skills. The purpose of this research was to determine the increasing using of group counseling services role playing techniques to Improving Interpersonal Communication in class XI SMAN 8 Bandar Lampung in academic year 2016/2017. This research was a quasi experiment with one-group pretest-posttest design, and then analyzed using Wilcoxon test. The subjects of the study were 6 students who had low interpersonal communication skills. The data collection technique was the scale of interpersonal communication. Statistical analysis showed Zhit = -2,207 < Ztab = 0,027 p = 0,027 < 0,05, then Ho was rejected and Ha accepted and the result of this research showed the increase for 25.50 %. This meant that there was a significant differences between interpersonal communication skills in group after given counseling group services role playing technique.Masalah penelitian ini adalah kemampuan komunikasi interpersonal rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan layanan konseling kelompok teknik role playing untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas XI SMA N 8 Bandar Lampung tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan one group pretest-posttest design. kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal rendah. Hasil analisis statistik menunjukkan Zhit = -2,207 < Ztab = 0,027 p = 0,027 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima dan hasil analisis memperlihatkan peningkatan sebesar 25.50 %. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan komunikasi interpersonal siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelmpok teknik role playing.Kata kunci: konseling kelompok, bermain peran, komunikasi interpersonal
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Dalam Belajar Siswa Ibrahim, Yulianton Ashzar; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.273 KB)

Abstract

The research objective was to determinethe increase instudents learning self confidence using group counseling services. The data collection technique was the scale of learning self-confidence. The subjects ofthe study were 7 students who had low confidence in learning. Statistical analysis showed zhit=-2.371<ztab =1.645, then Ho was rejected and Ha accepted and the result of this research showed increasing 34%.This meant that were significant differences between self-confidencein the learning of students before and after a given group counseling services. Conclusion of this research that self-confidence in students learning could be enhanced using group counseling services in class VIII National JHS 11Bandar Lampung in academic year 2016/2017.Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan rasa percaya diri dalam belajar pada siswa dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Teknik pengumpulan data menggunakan skala percaya diri. Subyek penelitian sebanyak 7orang siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Bandar Lampung yang memiliki rasa percaya diri rendah dalam belajar. Hasil analisis statistik menunjukkan zhit = -2,371<ztab = 1,645, maka Ho ditolak dan Ha diterima dan hasil analisis memperlihatkan peningkatan sebesar 34%. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara rasa percaya diri dalam belajar siswa sebelum dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Kesimpulan penelitian ini adalah rasa percaya diri siswa dalam belajar dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, dan rasa percaya diri dalam belajar.
Penggunaan IEKAD Dalam Layanan Konseling Kelompok untuk Membantu Merencanakan Pilihan Pekerjaan Pada Siswa Apriantie, Berty; Dahlan, Syarifuddin; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.162 KB)

Abstract

The problem of this research was that high school student was not been able to make a plan of their ocupation properly after they were graduated. The purpose of this research was to investigate the effectivennes of using SDCEI in group counseling service in helping students to plan their job choice at XI students of SMA Negeri 6 Bandar Lampung. The method used in this research was pre-experimental design with one group pretest posttest design. The subject of research is 22 student. The calculation result analytical using t-test is obtained the value of t calculation = 26,380 > t table = 2.080 then Ho rejected. That finding suggested that the use of SDCEI is effective in group counseling at XI students of SMA Negeri 6 Bandar Lampung academic year 2016/2017.Masalah dalam penelitian ini adalah siswa SMA belum mampu membuat rencana pilihan pekerjaan setelah tamat sekolah secara mantap. Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui efektifitas penggunaaan IEKAD dalam layanan konseling kelompok untuk membantu merencanakan pilihan pekerjaan pada siswa kelas XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung.. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experi mental design dengan desain one group pretest posttest. Subyek penelitian sebanyak 22 orang siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Hasil perhitungan analisis menggunakan uji t-test di peroleh nilai t hitung = 26,380 > t tabel = 2,080 maka Ho di tolak. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penggunaan IEKAD dalam layanan konseling kelompok efektif dalam membantu siswa merencanakan pilihan.Kata kunci: bimbingan konseling, konseling kelompok, merencanakan pilihan pekerjaan, IEKAD

Page 1 of 1 | Total Record : 10