cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN" : 12 Documents clear
Upaya Meningkatkan Percaya Diri Dalam Belajar Melalui Layanan Konseling Kelompok Teknik Gestalt Aliansyah, Sueb; Muswardi, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.736 KB)

Abstract

The problem in this study was the low learning confidence. The problem in this study was "whether the learning confidence in student can be improved by using Gestalt group counseling techniques?". The purpose of this study was to determine the increase in Learning confidence through Gestalt group counseling services services in students of class X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Udik Lesson 2015/2016. This research used Pre-Experimental method with One Group Pretest-Posttest. Research subjects were 8 students with low learning confidence. Data collection techniques used a learning confident. Result by using Wilcoxon test obtained, z count = -2.552 <z table = 1,645, then Ho rejected and Ha accepted. An increase of 76.20%. The conclusion was Gestalt group counseling services can improve the learning confidence in students the class X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Udik in the Academic Year 2015/2016.Masalah dalam penelitian ini adalah rasa percaya diri dalam belajar rendah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah rasa percaya diri dalam belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan konseling kelompok teknik gestalt?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan rasa percaya diri dalam belajar melalui layanan konseling kelompok teknik gestalt pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Udik Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian sebanyak 8 siswa yang memiliki rasa percaya diri rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala percaya diri. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon diperoleh, z hitung = -2.552 < z tabel = 1,645, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Terjadi peningkatan sebesar 76,20%. Kesimpulannya adalah layanan konseling kelompok dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas X SMA Negeri 2 Tulang Bawang Udik Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konseling kelompok, percaya diri
Peningkatkan Penyesuaian Diri Siswa Dengan Menggunakan Bimbingan Kelompok Pada Siswa Kelas VIII Lestari, Indah; Rosra, Muswardi; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.551 KB)

Abstract

The purpose of this study research is to know the improvement of students self-adjusment ability by using group guidance of VIII students of SMP Negeri 2 Jati Agung. This research uses the quasy experimental method with One Group Preetest Posttest Design. The research subject is 6 students. The data collecting technique using the self adjustment scale. The result of data analysis using Wilcoxon test, on a group of experiment where Zcount = -2.207 < Ztable = 1.645, then Ho1 is rejected but Ha1 is accepted. The conclution is there is an increase in the adjustment using the tutoring group d on the VIII grade students of SMPN 2 Jati Agung, academic year of 2016/2017.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatkan penyesuaian diri siswa dengan menggunakan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII smp negeri 2 jati agung.Masalah dalam penelitian ini adalah penyesuaian dirirendah.Penelitian ini menggunakan metodequasy experimental denganOne Group Preetest Posttest Design.Subjek penelitian sebanyak 6 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian diri. Hasil analisis data dengan ujiWilcoxon, dari hasil pretest dan posstest penyesuaian diri siswa menunjukkan bahwa z hitung= -2.207 <z tabel = 1,645, maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima.Kesimpulannya adalah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan penyesuaian diri siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Jati Agung tahun ajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, penyesuaian diri
PENGARUH KOMUNIKASI EFEKTIF GURU BK DENGAN SISWA TERHADAP MINAT MENGIKUTI LAYANAN BK Maharani, Luluk Nandya; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.699 KB)

Abstract

The aim of this research wasdetermine effect of teachers effective communication with students interest joining BK service. Issues of study to knowinfluence of teachers effective communication with students interestjoiningBK service. This research was quantitative. Population was 350 students, 20% of samples were 70 students with simple random sampling technique.Correlation using simple linear regression, correlation value was 0.473 ,determination value was 0.224 or 22,4% interpreted effective communication contributes 22,4% to variable interest of following BK services, theres no significant influence and positive. Research results shows there was an influence between teachers effective communication with students interest joining BK service.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh komunikasi efektif guru BK dengan siswa terhadap minat mengikuti layanan bimbingan dan koseling Permasalahan penelitian apakah ada pengaruh komunikasi efektif guru bimbingan konselingBK dan koseling. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi 350 siswa, sampel 20% sebanyak 70 siswa dengan simple random sampling. Hasil korelasi menggunakan regresi linear sederhana, nilai korelasi 0,473, nilai determinasi 0,224 atau 22,4% ditafsirkan kontribusi komunikasi efektif 22,4% terhadap variabel minat mengikuti layanan bimbingan dan konseling tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Hasil penelitian ada pengaruh komunikasi efektif guru bimbingan konseling dengan siswa terhadap minat dalam mengikuti layanan bimbingan dan koseling.Kata kunci: bimbingan konseling, komunikasi efektif, minat
Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Belajar Menggunakan Konseling Rational Emotive Behavior Therapy Agusdin, Agusdin; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.594 KB)

Abstract

The aims of this study was to know the improvement self confidence of students by using rational emotive behavior therapy. The problem on this research was the low of self confidence students in activities learning. The method used in this research was Quasi experimental with one group pretest-posttest design. The data research analyzed by used non-parametric Wilcoxon test. The subjects of this study were 6 students, who had low self confidence in learning. The stastiscally analyzed showed z output= 2,207 and z table= 1,960. Because z output >z table, then Ho was ignored and Ha was accepted. It meant that there was significant increases between self confidence of students before and after being given counseling rational emotive behavior therapy. The conclusion was that self confidence of students could be increased by counseling rational emotive behavior therapy of students.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan percaya diri siswa dengan menggunakanrational emotive behavior therapy.Masalah pada penelitian ini adalah percaya diri siswa rendah dalam belajar, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi experimental dengan bentukone group pretest-posttest, kemudian data hasil penelitian dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian sebanyak enam orang siswa yang memiliki percaya diri rendah dalam pembelajaran. Hasil analisis statistik menunjukkan z hitung = 2,207 dan z tabel = 1,960. Karena z hitung >z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kepercayaan diri siswa sebelum dan setelah diberikan konselingrational emotive behavior therapy. Kesimpulan, kepercayaan diri siswa dapat ditingkatkan menggunakan konselingrationale motive behavior therapy pada siswa.Kata kunci : bimbingan dan konseling, kepercayaan diri, rational emotive behavior therapy
PENGGUNAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP Septiyani, Dewi; Giyono, Giyono; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.96 KB)

Abstract

The research objective was to determ the increasing in interest to learn by using group counseling services. The method used quasi experiment with one group pretest and posttest design. The data collection technique was the scale of interest in learning. The results showed that is student interest in learning can be enchanced through group counceling services, it is shown form the results of data analysis student interest by using the wilcoxon test, the results of pretest and posttest obtained zhitung< ztabel = -2,807 < Ztabel 0,05 = 1,645. Therefore, Ho is rejected and Ha is accepted the conclusion of this result was interest to learn can be increased by using group guidance service to VIII grade students of SMP Sriwijaya Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan one group pretest and posttest design. Teknik pengumpulan data adalah skala minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok, hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data minat belajar siswa dengan menggunakan uji wilcoxon, Hasil pretest dan posttest yang diperoleh zhitung< ztabel = -2,807 < Ztabel 0,05 = 1,645. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. kesimpulannya minat belajar dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII di SMP Sriwijaya Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata kunci: bimbingan konseling, bimbingan kelompok, minat belajar
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VII Maulina, Rinda; Giyono, Giyono; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.941 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the improvement of students motivation ability in school throught group guidance service. Problem in this research was low learning motivation. The method used in this research was quasi experiment method with one group pretest-posttest,and analyzed with non parametric statistic using wilcoxon test. The subject of the study was 8 students that has low learning motivation. The results of the study showed an increasing in student learning motivation after being given group guidance services. This was indicated from the results of data analysis using wilcoxon test. This was shown from the results of pretestand posttest learning motivation thst is obtained zhitung> ztable (2,521> 1,645). Then the Ho and rejected and HA received. The conclusion of group guidance services can improve the learning motivation of students.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan motivasi belajar siswa di sekolah melalui layanan bimbingan kelompok. Masalah dalam penelitian adalah motivasi belajar rendah. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini metode quasi experimen dengan one group pretest-posttest, dan dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subjek penelitian 8 orang siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan motivasi belajar siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Hal ini ditunjukan dari hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon.Hal ini ditunjukan dari hasil pretest dan posttest motivasi belajar yang diperoleh Zhitung =-2,536 dan Ztabel =1,645. Maka Ho di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan layanan bimbingan kelompok meningkatkan motivasi belajar pada siswa.Kata kunci: motivasi belajar, bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok
PENGUNAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VII Alexander, M Fiqri; Giyono, Giyono; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.441 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students study independence using group guidance service. The research problem was students who have low study independence. The research method was quasi experimental by using one group pretest and posttest design, and the data analysis was using wilcoxon test. The data collection technique was using learning independence scale. The result indicate showed that there is an thereafter on students learning independence as much as 31,806% and Zoutput<Ztable (-2,803<1,645) so Ha was received and Ho rejected. The conclusion of research is students learning independence can be inreased by using group guidance services.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok. Masalah penelitian ini adalah kemandirian belajar siswa yang rendah. Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimental dengan menggunakan one group pretest and postest design, kemudian dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemandirian belajar siswa sebesar 31,806% dan Z output < Z tabel (-2,803<1,645), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan penelitian ini adalah kemandirian belajar siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, kemandirian belajar
Peningkatan Self Control Melalui Konseling Kelompok Teknik Modelling Pada Siswa Kelas VIII Fajarani, Salasa; Rosra, Muswardi; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.502 KB)

Abstract

The aim of this research was to determine the increase of self-control using group counseling modeling techniques in class VIII MTs Pelita Gedong Tataan in academic year 2016/2017. The problem in this research was the studentss self control. This research method is a method of pre-experimental with one group pretest-posttest design. Subjects of this study was six eighth grade students who have low self control. Data collection techniques in this study used the scale of self control. The results obtained in this study indicate that the use of modeling techniques can be group counseling to improve students self-control, is evident from the data analysis using the Wilcoxon test, the price obtained zhitung = -2.214 <ztabel = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan self control menggunakan konseling kelompok teknik modelling pada siswa kelas VIII MTs Pelita Gedong Tataan Tahun Pelajaran 2016/2017. Masalah dalam penelitian ini self control siswa. Metode penelitian ini adalah metode pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini sebanyak 6 siswa kelas VIII yang memiliki self control rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan skala self control. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan konseling kelompok teknik modelling dapat meningkatkan self control siswa, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, diperoleh harga zhitung = -2.214< ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: konseling kelompok, teknik modelling, self control
PENGGUNAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATAKN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII Iman, M. Nurul; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.792 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students study motivaton using group guidance service. The research problem was students who have low study motivation. The research method was quasi experimental by using one group pretest and posttest design. The research subjects were 8 students who have low learning motivation This research was conducted on the students of class VIII SMP Negeri 1 Bandar Sribhawono Lampung Timur. The data collection technique was using learning motivation scale. The data analysis was using wilcoxon test. It showed that students study motivation increased 29,06% and Zoutput<Ztable (-2,446<1,645) so Ha was received, it means that students learning motivation can be inreased by using group guidance services.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok. Masalah penelitian ini adalah siswa memiliki motivasi belajar yang rendah.Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimental dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 8 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Penelitian ini dilaukan pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Bandar Sribhawono Lampung Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 29,06%dan Z output < Z tabel (-2,446<1,645), maka Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar.
Penggunaan Layanan Konseling Kelompok Pendekatan Cognitive Behavior Therapy untuk Mengurangi Perilaku Agresif Pada Siswa Falentina, Eva; Rosra, Muswardi; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 3 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.46 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to decline aggressive in student. The problem in this research was the students high agressive. This study was quasi-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research was 10 students. The researcher collected the data by using observation as the principal techniques. The result showed that group counseling could decline agressive in students, showed from the results of data analysis using the Wilcoxon test, from pretest and posttest obtained zratio = -2.805<ztable = 1.645 so Ho was rejected and Ha was accepted, which meant that group counseling could decline agression in eighth grade students of SMP. Then, based on the results of the calculation of average overall discrease to 48,2%. It also fitted with the observation of student behavior in every day school activities that behaved normally and progressively expanded into better.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk mengurangi perilaku agresif. Masalah dalam penelitian ini adalah perilaku agresif. Penelitian ini bersifat quasi experimental dengan jenis one-group pretest-posttest desaign. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Trimurjo dengan subjek 10 siswa dan populasi kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan obsevasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dapat mengurangi perilaku agresif siswa, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = 2,805 < ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konseling kelompok dapat mengurangi perilaku agresif siswa kelas VIII SMP. Kemudian, berdasarkan hasil perhitungan rata-rata penurunan secara keseluruhan adalah sebesar 48,2%. Penurunan ini juga sesuai dengan hasil observasi perilaku siswa dalam kegiatan sehari-hari yang semakin berperilaku normal dan semakin berkembang menjadi lebih baik.Kata kunci: konseling kelompok, pendekatan cbt, perilaku agresif

Page 1 of 2 | Total Record : 12