cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN" : 12 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA Aldi, Irfan Prima; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.945 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the correlation between students self concept with the result of students achievement. The problem in this research was a result of students achievement. The method of this research was a quantitative. The population of this research as many 69 students. The sample of this research as many 24 students. The data collecting technique used measuring scale of students self concept. Meanwhile, the data analysis used correlation product moment pearson. Base on calculation result of correlation product moment at significant standard 0,05 known sig (2-tailed) p= 0,421 showed that r ratio > r table (0.421 > 0.388), so Ha was accepted. It mean there was a positive and significant correlation between concept of students self with the result of students achievement at the eleventh grade students of senior high school Swadhipa Bumisari Natar Lampung Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar siswa di sekolah. Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 69 siswa dan sampel penelitian sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri. Sedangkan teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian data korelasi product moment pada tarap 0.05 didapat Sig (2-tailed) p= 0.421 menunjukkan bahwa r-hitung > r-tabel ( 0.421> 0.388) maka Ha diterima artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar siswa kelas XI SMA Swadhipa Bumisari Natar Lampung Selatan. Kata kunci : bimbingan dan konseling, konsep diri siswa, hasil belajar siswa
PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK PENINGKATAN PERILAKU ASERTIF SISWA Sari, Novita Wella; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.858 KB)

Abstract

The aims of this research was to increase of students’ assertive attitude  at school through sociodrama. The problem in this research was the low students’ assertive attitude at school. This research was quasy-experimental research with equivalent time series. Subject in this research were 10 students. Technique the data of this research was observation sheet of students’ assertive attitude. The result showed that student’s assertive attitude could be increased by sociodrama. The assertive attitude had increased (gain score) of N-gain = 0,9 (high category) and Hypothesis testing using wilcoxon matched pairs test showed Zoutput < Ztable (-0,2803<8). Therefore Ha was accepted. It meant the students’ assertive attitude could be increased by sociodrama. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan perilaku asertif siswa melalui sosiodrama. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perilaku asertif siswa disekolah. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan desain equivalent time series. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi kemunculan perilaku asertif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku asertif siswa dapat ditingkatkan melalui sosiodrama. Perilaku asertif siswa mengalami peningkatan (gain score) N-gain = 0,9 (kategori tinggi) dan uji hipotesis menggunakan wilcoxon matched pairs test menunjukkan Zhitung < Ztabel (-2,803 < 8). Dengan demikian Ha diterima. Artinya perilaku asertif siswa dapat ditingkatkan menggunakan sosiodrama. Kata kunci : bimbingan dan konseling, perilaku asertif, sosiodrama
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI PADA SISWA KELAS XI SMK Roza, Emilia; Rosra, Muswardi; Zulkifli, Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.399 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to improve self concept in students. This study was pre-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research were 9 students. Data collection technique used scale. The data analysis using the Wilcoxon test, from pretest and posttest it was obtained that zratio = -2.666 < ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted, which means that the student’s self concept could be increased through group counseling service. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri pada siswa. Penelitian ini bersifat pre eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = –2,666< ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konsep diri dapat ditingkatkan melalui layanan konseling kelompok pada siswa. Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, konsep diri 
PENGGUNAAN TEKHNIK ASSERTIVE TRAINING DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA SISWA KELAS VII Turina, Turina; Giyono, Giyono; Rahmayanthi, Ranni
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.035 KB)

Abstract

The aim of this study was to know whether assertive training tehcnique could increase the students confidence  in grade VII SMP N 29 Bandar Lampung. This study of was a quasi eksperimental research, with kind of one group pretest-posttest design. It was stastiscally analyzed by using non-parametric Wilcoxon test. The subjects of this study were 7 students  from  class VII who had low confidence. The researcher collected the data by using confidence questionnare. The results in research showed that the assertive training technique could increase the confidence of students, it was proved by  the result of data analysis of pretest and posttest obtained that  z table 0,05= 2 and z output= -2,371. Because z output ≤  z table, then Ha was received, it meant that there were significant increase between the confidence before and after assertive training technique. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah assertive training dapat meningkatkan rasa percaya diri pada siswa kelas VII SMP N 29 Bandar Lampung. Penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan jenis desain one group pretest-posttest. Penelitian ini dianalisis dengan statistik non-parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian ini tujuh orang siswa kelas VII yang memiliki rasa percaya diri rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket rasa percaya diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekhnik assertive training dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa, terbukti dari hasil analisis data pretest dan posttest diperoleh Z hitung = -2,371 dan Z table 0,05 = 2. Karena Z hitung ≤ Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan rasa percaya diri yang signifikan antara sebelum dan setelah diberikan assertive training. Kata kunci : tekhnik assertive training,  percaya diri, bimbingan dan konseling.
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN COPING ADAPTIF PADA SISWA KELAS VIII SMP Pratiwi, Erliani; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.603 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to improve adaptive coping on students. This study was pre-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research were 10 students. The researcher collected the data by using adaptive coping scale as the principal techniques and adaptive coping observation as supporters. The result showed that group counseling  can improve adaptive coping in students, provide the results of data analysis by using the Wilcoxon test, pretest and posttest results obtained zratio = -2.807 < ztable =1.645 then Ho was rejected and Ha was accepted, which meant that group counseling can improve adaptive coping in eighth grade students of SMP. Then, based on the results of the overall average calculation of the increasing amounted to 43,99% that shown by the student behavior which was increasingly behave adaptively and progressively expanded into better. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk meningkatkan coping adaptif pada siswa. Penelitian ini bersifat pre- eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala coping adaptif sebagai teknik pokok dan observasi coping adaptif sebagai pendukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif pada siswa, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = –2,807<ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif pada siswa kelas VIII SMP. Kemudian, berdasarkan hasil perhitungan rata-rata peningkatan secara keseluruhan adalah sebesar 43,99% yang ditunjukkan dengan perilaku siswa yang semakin berperilaku adaptif dan semakin berkembang menjadi lebih baik. Kata kunci : bimbingan dan konseling, coping adaptif, konseling kelompok.
PENGGUNAAN IEKAD DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MEMBANTU SISWA MEMAHAMI RENCANA PILIHAN KARIR Hartadi, Citra Passa; Dahlan, Syarifuddin; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.88 KB)

Abstract

The purpose of this research was to help students in understanding the plan of his career by using IEKAD in the group guidance. The problem in this research was that there were a lot of students who had difficulty in understanding the plan of career choices. The design used was a non randomized pre test –post test control group. The subjects of research for the experimental and control group class of IPA as much as 31 students and for the experimental and control group class of IPS as much as 29 students. Data collection was using the scale of career choices understanding. The results of the research data with test-t on the experimental group in IPA class suggested that t calculate > t table (12,77 > 2.00) and in IPS class showed that t calculate >t table (8,13 > 2.00) so that Ha was accepted which meant that the understanding of career choices plan can be improved by using IEKADTujuan dalam penelitian ini adalah untuk membantu siswa memahami rencana karirnya dengan menggunakan IEKAD dalam bimbingan kelompok. Masalah dalam penelitian ini adalah banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami rencana pilihan karir. Desain yang digunakan adalah non randomized pre test-post test kontrol group. Subjek penelitian untuk kelas IPA kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol sebanyak 31 siswa. Hal yang sama untuk kelas IPS kelompok eksperimen maupun kontrol sebanyak 29 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan skala pemahaman pilihan karir. Hasil penelitian data dengan uji-t pada kelompok eksperimen di kelas IPA menunjukkan bahwa t hitung > t tabel ( 12,77 > 2,00 ) dan untuk kelas IPS menunjukkan bahwa t hitung > t tabel (8,13 > 2,00) maka Ha diterima artinya pemahaman rencana pilihan karir dapat ditingkatkan dengan menggunakan IEKAD.Kata kunci : IEKAD, bimbingan kelompok, pilihan karir.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Nurhakim, Ikhwan; Rosra, Muswardi; Latif, Syaifuddin
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.495 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of student’s study motivaton using group guidance service. The research problem was students who have low study motivation. The research method was pre-experimental by using one group pretest and posttest design. The research subjects were 8 students who have low learning motivation. The data collection technique was using learning motivation scale. The data analysis was using wilcoxon test. It showed that student’s study motivation increased 60,06% and Zoutput<Ztable (-2,524<1,645) so Ha was received, it means that student’s learning motivation can be increased by using group guidance services. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok. Masalah penelitian ini adalah siswa memiliki motivasi belajar yang rendah. Metode penelitian ini adalah metode pre- eksperimental dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 8 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 60,06% dan Z output < Z tabel (-2,524<1,645), maka Ha diterima, artinya bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar.
MENINGKATKAN PERCAYA DIRI DALAM BELAJAR MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA SMA Adji, Fatwa Mustika; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.618 KB)

Abstract

The objective of this research was to find out the increase of the student’s self-confident in learning through group guidance service. The problem in this research was the students’ self-confident in learning. This study is quasi-experimental research, with non equivalent control group design. The subject in this research were 24 students. Data collection technique used  observation. The result showed the students’ self-confident in learning increased, using the wilcoxon test, the result of probability experiment group 0,002<sig. 0,05. Therefore Ha1 was accepted, it mean that the student’s self-confident in learning could be increased through group guidance service. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan percaya diri dalam belajar pada siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Masalah dalam penelitian ini percaya diri dalam belajar siswa. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan jenis nonequievalent control group design. Subjek penelitian sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percaya diri dalam belajar pada kelompok eksperimen meningkat, hal ini terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, nilai probabilitas pada kelompok eksperimen menunjukkan 0,002 < sig.0,05. Sehingga Ha1 diterima, maka percaya diri dalam belajar pada siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok. Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, percaya diri dalam belajar
PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING PADA SISWA Sari, Yuli Novita; Yusmansyah, Yusmansyah; Zulkifli, Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.828 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the increase in interpersonal communication by assertive training techniques. Research method was using quasi experiment by pretest-posttest control group design, it was analyzed by using independent test sample t-test. The subject of research was 24 students of class VIII who had low interpersonal communication which consisting of experiment group and control group. Data collection technique used observation. Result of the research showed there was an increase in students interpersonal communication, based on the result of the data analysis, the gain score of 2 research groups were obtained t value=16.23 and t table 0.05 with df22=2.074 because t value<t table, then H0 were rejected and Ha accepted, it means that there is a significant increase in interpersonal communication after giving assertive training. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal dengan teknik assertive training. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Subyek penelitian 24 siswa kelas VIII yang memiliki komunikasi interpersonal rendah yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan komunikasi interpersonal siswa, berdasarkan hasil analisis data gain score 2 kelompok penelitian diperoleh t hitung = 16,23 dan t tabel 0,05 dengan df 22= 2,074 Karena t hitung > t tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat terdapat peningkatan signifikan komunikasi interpersonal setelah pemberian assertive training. Kata kunci : assertive training, bimbingan konseling,  komunikasi interpersonal
PENINGKATAN KONSEP DIRI POSITIF DENGAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Nurhalimah, Nurhalimah; Yusmansyah, Yusmansyah; Mayasari, Shinta
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.51 KB)

Abstract

The aim of this study was to determine the increasing of positive self-concept of students with group counseling services. The problem of this research was the low positive self-concept of students. The method used was Quasi experimental one group pretest-posttest method, stastiscally analyzed by the non-parametric Wilcoxon test. The subjects were ten students who have  low positive self-concept. The results showed that students positive self-concept can be enhanced with counseling services group, it was proved from the results of the data analysis of  pretest and posttest which obtained z output = -2.803 z table = 1.645. Because z output < z table, then Ho was ignored and Ha was accepted. It means that there was significant increases between positive self-concept of students before and after being given group counseling services. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan konsep diri positif siswa dengan layanan konseling kelompok. Masalah penelitian ini adalah konsep diri positif siswa yang rendah Metode yang digunakan adalah metode Quasi eksperimen one group pretest-posttest, dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji Wilcoxon. Subyek penelitian ini sepuluh orang siswa yang memiliki konsep diri positif yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri positif siswa dapat ditingkatkan dengan layanan konseling kelompok, terbukti dari hasil analisis data pretest dan posttest diperoleh z hitung = -2,803 dan z tabel = 1,645. Karena z hitung < z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat peningkatan yang signifikan antara konsep diri positif siswa sebelum dan setelah diberikan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konseling kelompok, konsep diri positif

Page 1 of 2 | Total Record : 12