cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang" : 10 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TENTANG PENGELOLAAN SEDIAAN OBAT PSIKOTROPIKA DI APOTEK WILAYAH SEBERANG ILIR KOTA PALEMBANG Mellysa, Mellysa; Simamora, Sarmalina
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Sesuai dengan Permenkes No.3 tahun 2015 tentang tentang Peredaran, Penyiapan, Pemusnahan, dan Pelaporan Narkotika, Psikotropika, dan Prekusor Farmasi dan Peraturan Kepala Badan POM tentang PedomanTeknis Cara Distribusi Obat Yang Baik, maka setiap SDM di apotek wajib mengetahui dan menjalankan aturan terkait psikotropika dengan baik dan benar. Bila pengetahuannya baik, maka diharapkan semua apotek sudah menjalankan peraturan dan perundang-undangan tersebut dengan benar. Dari beberapa kasus dijumpai bahwa masih banyak praktek yang tidak benar terutama dalam pelayanan di apotek Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan pengetahuan dan perilaku SDM di apotek tentang pengelolaan sediaan obat psikotropika yang benar sesuai dengan aturan yang berlaku Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental analitik dengan rancangan cross-sectional. Dilakukan pada beberapa apotek di wilayah Seberang Ilir Palembang, dengan jumlah responden sebanyak 147 orang yang merupakan SDM di Apotek, baik apoteker, TTK maupun tenaga yang lain. Data didapat dari kuisioner yang memuat sejumlah pertanyaan tentang pengetahuan dan praktek pelayanan psikotropika. Lalu diuji dengan kai-kuadrat. Hasil: 124 responden memiliki pengetahuan yang tinggi sisanya rendah. Namun dari jumlah tersebut hanya 103 responden yang memiliki perilaku baik dan sisanya tidak baik. Dari analisis secara kai-kuadrat ternyata tidak ada hubungan yang proporsional antara pengetahuan dengan perilaku SDM apotek tentang pengelolaan obat psikotropika (P-value = 0,290). Kesimpulan: Pengetahuan tentang berbagai peraturan dan perundang-undangan tidak berhubungan langsung dengan perilaku SDM di apotek, karena selain dipengaruhi oleh pengetahuan, perilaku SDM di apotek juga dipengaruhi oleh kebijakan Pemilik Sarana Apotek (PSA), ketersediaan psikotropika dan jenis kegiatan yang pernah dilakukan terkait psikotropika.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN SEDIAAN KRIM ANTI JERAWAT MENGANDUNG ANTIBIOTIK YANG DIRACIK DI APOTEK TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Nizar, Nizar; Sarmadi, Sarmadi; Pitaloka, RF
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Jerawat merupakan penyakit kulit yang umum terjadi, peradangan dapat dipicu oleh bakteri seperti Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus. Sediaan antibiotik topikal seperti neomycin, tetrasiklin, klindamisin, dan kloramfenikol cukup berguna untuk kebanyakan pasien dengan kondisi jerawat ringan hingga parah. Antibiotik topikal dapat berupa salep dan krim yang dapat mengalami perubahan karena dipengaruhi oleh suhu sehingga penyimpanannya harus diperhatikan.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental karena ada perlakuan terhadap sediaan krim antijerawat racikan yang dipengaruhi suhu dan lama penyimpanan terhadap aktivitas antibakteri dengan cara mengukur diameter zona hambat aktivitas antibakteri. Hasil:Berdasarkan hasil pengukuran diameter zona hambat pada sediaan krim antijerawat racikan yang mengandung antibiotik pada penyimpanan hari ke-28 sediaan mengalami penurunan kecuali pada krim A yang mengandung antibiotik klindamisin mengalami kenaikan.Kesimpulan : Adanya pengaruh suhu dan lama penyimpanan sediaan krim antijerawat racikan yang mengandung antibiotik terhadap daya hambat bakteri Staphylococcus aureusdengan adanya penurunan daya hambat sediaan diakhir penyimpanan.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK UMBI BIT (Beta vulgaris L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR LDL TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI SUKROSA Manurung, Monika Septiana; Mangunsong, Sonlimar
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah . Menurut penelitian, umbi bit mengandung zat aktif seperti betalain, flavonoid, tanin dan saponin. Zat-zat tersebut diduga mampu menurunkan kadar LDL kolesterol dalam darah. Penelitian ini ditujukan untuk meneliti apakah umbi bit (Beta vulgaris L.) mampu menurunkan kadar LDL darah tikus putih jantan. Metode : Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang dilakukan pada hewan percobaan tikus putih jantan (Rattus novergicus) sebanyak2 4 ekor yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu: kelompok kontrol normal; kelompok induksi sukrosa); kelompok induksi suspensi simvastatin 0,18 mg/200 grBB); kelompok induksi ekstrak dosis 20 mg/200 grBB; kelompok induksi ekstrak dosis 40 mg/200 grBB; kelompok induksi ekstrak dosis 80 mg/200 grBB. Induksi sukrosa bertujuan untuk meningkatkan kadar LDL dalam darah tikus putih jantan yang dilakukan secara oral. Pengukuran kadar LDL dalam darah tikus putih jantan yang dilakukan dengan mengambil darah tikus menggunakan alat biosystem A-15. Hasil : Hasil uji ANOVA one-way menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok II (kelompok negatif) dengan kelompok I (kontrol normal), kelompok III (kontrol positif), kelompok IV (ekstrak dosis I), kelompok V (ekstrak dosis II), dan kelompok VI (ekstrak dosis III) dengan signifikan p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan : Ekstrak umbi bit (Beta vulgaris L.) mampu menurunkan kadar LDL dalam darah tikus putih jantan selama 21 hari.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 14 PALEMBANG Rotua, Manuntun
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi belajar merupakan titik awal keberhasilan siswa di masa depan dan merupakan pertimbangan kemampuan bersaing siswa untuk melanjutkan sekolah, status gizi dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik dan kemampuan siswa dalam mengikuti proses belajar, faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar, antara lain faktor biologis, psikologis dan keadaan lingkungan siswa (Syafitri 2009). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi, dan kadar hemoglobin dengan prestasi belajar siswa . Jenis penelitian analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi siswa kelas X dan XI, berjumlah 621 siswa. Sampel berjumlah 67 siswa. Data prestasi belajar ditentukan berdasarkan nilai rata-rata dengan mata pelajaran standar nasional, data asupan energi protein diperoleh melalui wawancara recall 3x24 jam, data status gizi diperoleh dengan metode antropometri BMI/U CDC dan kadar hemoglobin diperoleh melalui pemeriksaan metode Cyanmet hemoglobin. Analisis yang digunakan adalah uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan status gizi normal sebanyak 38 siswa (56,7%), Kadar hemoglobin normal sebanyak 38 siswa ( 56.7%), dan Prestasi belajar yang baik sebanyak 38 siswa  (56.7%). Setelah di lakukan uji Chi-square maka  tidak ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 14 Palembang (p value = 0.379> 0.05). Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 14 Palembang (p value = 0.046> 0.05).
GAMBARAN KADAR IODIUM (Sebagai KIO3) DALAM GARAM DAPUR YANG DI JUAL DI PASAR KOTA PALEMBANG TAHUN 2017 Karwiti, Witi; Basa, Itail Husna; Asrori, Asrori; Silvia, Veny
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iodium merupakan salah satu mineral esensial, jika terjadi defisiensi iodium, maka tubuh akan mengalami gangguan kesehatan dan pertumbuhan berupa terjadinya keguguran, cacat bawaan, kretin, atau hipotiroid. Pencegahan defisiensi iodium dapat dilakukan dengan mengkonsumsi garam beriodium. Tetapi, jika konsumsinya berlebih akan menyebabkan toksisitas dan hipertiroid. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kadar iodium (sebagai KIO3) dalam garam dapur yang dijual di Pasar Kota Palembang tahun 2017. Variabel penelitian ini adalah warna, bentuk, kemasan, suhu tempat penyimpanan dan lama penyimpanan. Jenis penelitian deskriptif. Analisa iodium secara kualitatif menggunakan amilum 1%, dan analisa kuantitatif menggunakan metode spektrofotometri. Jumlah sampel yaitu 27 sampel garam dapur bermerek yang dijual di Kota Palembang diambil secara purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kadar iodium terendah14,71 ppm dan tertinggi 98,08 ppm, terdapat 51,85% memenuhi syarat dan 48,15% tidak memenuhi syarat SNI. Berdasarkan warna, terdapat 64,71% putih bersih dan 70% putih keabu-abuan memenuhi syarat. Berdasarkan bentuk, terdapat 50% bentuk halus dan 57,14% berbentuk kasar memenuhi syarat. Berdasarkan kemasan, terdapat 53,85% tertutup memenuhi syarat. Berdasarkan suhu tempat penjualan, terdapat 53,85% suhu <25°C dan 50% suhu 25-60°C memenuhi syarat. Berdasarkan lama penyimpanan ≥6 bulan, terdapat 1,85% memenuhi syarat. Disarankan kepada masyarakat agar membeli garam beriodium yang tercantum label syarat dari SNI (30-80 ppm). Selain itu, masyarakat juga harus menyimpan garam dapur pada tempat tertutup dan sebaiknya mendapatkan asupan iodium 100-150 mikrogram tiap orang per hari.
KADAR HEMOGLOBIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS Garini, Ardiya
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Gagal ginjal merupakan kondisi yang mengakibatkan ginjal kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh dalam keadaan asupan makan normal. Faktor utama penyebab anemia pada gagal ginjal kronik disebabkan berkurangnya sel darah merah akibat turunnya kadar hormon eritropoetin (EPO). Salah satu terapi pada pasien gagal ginjal kronik adalah dengan hemodialisis, tetapi cara ini dapat menimbulkan komplikasi diantaranya anemia yang semakin parah. Tujuan : untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis berdasarkan umur,  jenis kelamin, lama sakit dan lama hemodialisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey deskriftif dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian di RSI Siti Khodijah Palembang dengan jumlah 48 sampel. Hasil : Rata-rata kadar hemoglobin = 8,065 gr/dl. Rata-rata kadar hemoglobin perempuan = 7,794 gr/dl, laki-laki = 8,213 gr/dl Rata-rata kadar hemoglobin remaja = 6,150 gr/dl, dewasa = 7,831 gr/dl, lansia 8,273 gr/dl. Rata-rata kadar hemoglobin dengan lama sakit ≤ 3 bulan = 6,750 gr/dl dan > 3 bulan = 8,122 gr/dl. Rata-rata kadar hemoglobin dengan lama hemodialisis ≤ 12 bulan = 7,600 gr/dl, > 12 bulan = 8,186 gr/dl. Kesimpulan : Kadar hemoglobin yang rendah didapat pada pasien jenis kelamin perempuan, berumur remaja, lama sakit ≤ 3 bulan dan lama hemodialisis ≤ 12 bulan.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA GURU – GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN SUKARAMI PALEMBANG TAHUN 2016 Nurhayati, Nurhayati; Navianti, Diah
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Kemenkes tahun 2015 menunjukkan faktor risiko perilaku penyebab terjadinya penyakit tidak menular (PTM) adalah penduduk kurang aktifitas fisik (26.1 %), Diabetes Mellitus (DM) termasuk dalam penyakit tidak menular. Menurut international diabetic federation faktor risiko terjadinya penyakit Diabetes Melitus adalah riwayat penyakit keluarga, kurang aktifitas fisik, usia diatas 45 tahun, kegemukan, tekanan darah tinggi, gaya hidup dan stres. Dari survei yang dilakukan guru dibeberapa sekolah dasar di Kecamatan Sukarami memiliki risiko ini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah diperolehnya data awal terhadap beberapa guru di SDN di Kecamatan Sukarami masih kurang dalam pengetahuan tentang faktor risiko terjadinya penyakit Diabetes Mellitus tipe 2 dan juga komplikasinya, sehingga ada 39 % guru di SDN 133 yang memiliki kadar gula tinggi. Sedangkan di SDN 132 ada 33 % guru dengan kadar gula yang tinggi. Ditambah dengan tekanan darah yang juga tinggi sebesar 46 % pada guru di SDN 133 Sukarami Palembang. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko terjadinya kejadian penyakit Diabetes Mellitus tipe 2 pada guru di SDN kecamatan Sukarami Palembang tahun 2016. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SD di Kecamatan Sukarami Palembang. Metode pengambilan sampel secara Simple Random sampling. Sampel yang diambil adalah guru – guru di empat SDN yang terpilih secara random sebanyak 125 orang guru . Analisis data yang digunakan adalah uji Chi Square. Data akan diolah dengan bantuan software komputer. Ada hubungan antara Tekanan darah, Umur, IMT, Aktifitas fisik (olahraga) dengan kadar glukosa darah sewaktu pada guru SD Negeri di Kecamatan Sukarami Palembang tahun 2016. Tidak ada hubungan antara Jenis kelamin dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah pada guru-guru SDN di Kecamatan Sukarami Palembang tahun 2016. Disarankan pada guru SD Negeri di Kecamatan Sukarami Palembang agar dapat mempertahankan atau meningkatkan kesehatan tubuh dengan cara berolahraga dengan cukup supaya guru yang memiliki kadar glukosa darah diatas nilai normal tidak mengalami peningkatan.
PENGARUH METODE THINK, PAIR AND SHARE TERHADAP KETERAMPILAN KADER DALAM PENGISIAN KMS BALITA Pratiwi, Intan Gumilang; Restanty, Dian Aby
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sasaran Sustainanable Development goals yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah tahun 2030 adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Untuk mencapai tujuan tersebut maka salah satunya melalui pengembangan wahana peran serta masyarakat melalui pelaksanaan pembangunan masyarakat desa dalam bentuk Posyandu. Posyandu merupakan tempat untuk memberikan pelayanan dasar kesehatan ibu dan anak yang dikelola kader kesehatan. Tugas kader salah satunya  adalah melakukan penimbangan balita dan melakukan pencatatan dalam kartu menuju sehat (KMS).Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode think, pair and share terhadap keterampilan kader dalam pengisian KMS. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian  pre-experimental design menggunakan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Designjumlah sampel 25 kader.Data dianalisis dengan paired t-test. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh metode pembelajaran think, pair and share dalam meningkatkan keterampilan kader mengisi KMS dengan nilai P <0,01.
GAMBARAN KARIES GIGI MOLAR PERTAMA PERMANEN PADA SISWA – SISWI SEKOLAH DASAR NEGERI 13 PALEMBANG TAHUN 2018 Listrianah, Listrianah; Zainur, R.A.; Hisata, Levi Saputri
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Molar pertama permanen merupakan gigi yang sangat rentan karies. Hal ini disebabkan gigi merupakan gigi permanen yang pertama erupsi, disamping itu bentuk anatomis yang mempunyai fit dan fissure yang dalam memudahkan penumpukan sisa makanan dan mikroorganisme yang sukar dibersihkan dengan cara menyikat gigi, sehingga mudah terjadi karies. Maka dari itu, penelitian ini berjudul Gambaran Karies Gigi Molar Pertama Permanen sspada Siswa – Siswi Sekolah Dasar Negeri 13 Palembang Tahun 2018.Tujuan penelitian ini diketahui gambaran karies gigi molar pertama permanen pada Siswa – Siswi Sekolah Dasar Negeri 13 Palembang Tahun 2018.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariate. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Subjek penelitian adalah anak-anak kelas I sampai V SD Negeri 13 Palembang berjumlah 185 anak. Hasil penelitian diketahui jumlah karies gigi molar pertama permanen sebanyak 106 (57%) anak, karies gigi molar pertama permanen berdasarkan usia, 6 tahun sebanyak 1 (4%) anak, pada usia 7 tahun sebanyak 8 (47%) anak, pada usia 8 tahun sebanyak 44 (77%), pada usia 9 tahun sebanyak 31 (69%) anak, pada usia 10 tahun sebanyak 18 (64%) anak, dan usia 11 tahun sebanyak 4 (29%) anak. Sedangkan karies gigi molar pertama permanen berdasarkan jenis kelamin, perempuan sebanyak 61 (61%) anak, laki laki sebanyak 45 ( 53%) anak.
PERBANDINGAN TEKNIK HOMOGENISASI DARAH EDTA DENGAN TEKNIK INVERSI DAN TEKNIK ANGKA DELAPAN TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT Hartina, Hartina; Garini, Ardiya; Tarmizi, M. Ihsan
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahapan pra analitik sangat penting untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat. Spesimen yang tidak dihomogenkan dengan baik dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan jumlah sel dalam darah khususnya darah yang menggunakan antikoagulan EDTA. Menurut Decie and Lewis, homogenisasi dilakukan menggunakan teknik inversi dengan membolak-balikkan tabung 8 sampai 10 kali. Namun teknik inversi ini tidak semuanya dilakukan oleh ATLM, sebagian ATLM menggunakan teknik homogenisasi dengan membentuk angka delapan. Tidak segera mencampur darah dengan antikoagulan atau pencampuran yang kurang adekuat dapat menyebabkan agresi trombosit, bahkan dapat terjadi bekuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan jumlah trombosit pada darah yang dihomogenkan dengan teknik inversi dan teknik angka delapan menggunakan Automatic Hematology Analyzer Sysmex KX-21. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Balai Besar Laboratotium Kesehatan Palembang pada bulan Maret-Juni 2018. Sampel diambil dari pasien yang melakukan pemeriksaan darah lengkap di Balai Besar Laboratorium Kesehatan sebanyak 33 responden. Dari analisis uji statistik parametrik t paired sample test didapat nilai p = 0,001 artinya yang  signifikan pada jumlah trombosit darah EDTA yang dihomogenkan dengan teknik inversi dan teknik angka delapan. Disarankan pada ATLM sebaiknya darah EDTA dihomogenkan dengan teknik inversi agar didapatkan hasil yang akurat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10