cover
Contact Name
Agus Kichi Hermansyah
Contact Email
aguskichi@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
musjpe@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
Musamus Journal of Primary Education
Published by Universitas Musamus
ISSN : 26227819     EISSN : 26227800     DOI : -
Core Subject : Education,
The aims of MusJPE is to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original researce articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deals with a contemporary issue in primary education.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
PENGARUH IKLIM SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA GURU SEKOLAH DASAR DI DISTRIK MINDIPTANA, PAPUA Werang, Basilius Redan; Irianto, Okto
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 1 (October, 2018)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v1i1.867

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh iklim organisasi terhadap motivasi dan kepuasan kerja guru sekolah dasar (SD) di distrik Mindiptana, Papua. Untuk mencapai tujuan tersebut saya menerapkan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey. Dua rumusan masalah yang menuntun pelaksanaan penelitian ini adalah: (a)  apakah iklim sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan  terhadap motivasi kerja guru SD di distrik Mindiptana, Papua? dan (b) apakah iklim sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru SD di distrik Mindiptana, Papua? Tiga angket kuantitatif disebarkan kepada 63 guru yang sudah ditetapkan sebagai responden. Jumlah responden diambil secara purposif dari seluruh jumlah guru SD di distrik Mindiptana yang berjumlah 78 orang. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana dengan bantuan software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 16 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa iklim sekolah secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi dan kepuasan kerja guru SD di distrik Mindiptana, Papua. Hasil penelitian ini menjadi catatan serius bagi kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan pada level pemerintah daerah untuk meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja guru melalui berbagai upaya perbaikan iklim sekolah dasar di distrik Mindiptana, Papua. Kata Kunci: iklim sekolah, motivasi kerja, kepuasan kerja, guru, sekolah dasar
METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MENULIS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KESEHATAN Betaubun, Since Lince; Hermansyah, Agus Kichi; Sumarsono, Adi; Purwanty, Ratna; Tembang, Yonarlianto
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 1 (October, 2018)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.436 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i1.843

Abstract

Abstrak: Banyaknya referensi hasil penelitian dapat dijadikan tolak ukur dan pengambilan alternatif baru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini didasarkan bukan mencari alasan permasalahan dalam proses pembelajran tetapi memberikan salah satu solusi sebagai alternatif metode pembelajaran khususnya untuk meningkatkan kreativitas menulis dan hasil belajar siswa pada materi kesehatan mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Tujuan spesifik dalam penelitian ini adalah meningkatkan kreativitas menulis dan hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar kelas IV SD Negeri 2, kabupaten Merauke yang berjumlah 34 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan.Hasil penelitian ini adalah penggunaan metode Mind Mapping pada awalnya siswa masih enggan dan bingung dalam mengikutinya, akan tetapi selanjutnya siswa merasa senang dengan mengeluarkan imajinasi dalam bentuk gambar Mind Mapping. Berdasarkan data kuantitatif sebagai data yang memperkuat fakta lapangan, melalui observasi pada siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan berdasarkan acuan KKM Sekolah. Pada siklus I nilai di atas KKM sebesar 46% dan Nilai di bawah KKM sebesar 54 %. Sedangkan peningkatan pada siklus II nilai di bawah KKM 17% dan nilai di atas KKM 83%. Siklus dalam penelitian ini dihentikan dikarenakan sudah tercapainya peningkatan sesuai dengan indikator ketuntasan. Kesimpulan dari penelitian Metode Mind Mapping dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa karena siswa dapat melihat, mencontoh, mempraktekkan serta dapat memahami sendiri dari materi yang dijelaskan oleh guru. Metode Mind Mapping sesuai digunakan dalam pembelajaran siswa Sekolah Dasar karena melibatkan gambar yang berwarna-warni, serta melatih siswa dalam meningkatkan kreativitasnya. Hasil belajar siswa menjadi meningkat karena daya kognitif siswa diasah dan dituliskan kembali dalam bentuk peta pikiran yang terstruktrur. Hal ini membuktikan bahwa sesuai dengan masanya siswa belajar akan bersifat menetap jika sambil melakukannya.Kata Kunci: Metode Mind Mapping, Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN FINGER PUPPET KHAS PAPUA SEBAGAI MEDIA BERCERITA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK SE DISTRIK MERAUKE Hasanah, Nurlayli; Harmawati, Diah
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 1 (October, 2018)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.389 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i1.873

Abstract

AbstrakBerdasarkan permasalahan yang terjadi pada anak Taman Kanak-Kanak Se-Distrik Merauke, yaitu rendahnya kemampuan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengembangkan sebuah media bercerita untuk mengembangkan kemampuan bahasa pada anak Taman Kanak-Kanak kelompok B Se-Distrik Merauke.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development, yaitu suatu metode penelitian untuk mengembangkan atau menghasilkan suatu produk pembelajaran dengan langkah-langkah: (1) menentukan potensi dan masalah, (2) megumpulkan informasi, (3) mendesain produk, (4) validasi desain, (5) perbaikan desain, (6) uji coba produk skala kecil, (7) revisi produk, (8) uji coba produk skala besar, (9) revisi produk, (10) produksi masal. Penelitian ini di lakukan terhadap 7 Taman Kanak-Kanak Se-Distrik Merauke, dengan total subjek penelitian sebanyak 228 anak. Spesifikasi produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah sebuah media yang dihasilkan berupa Finger puppet khas Papua untuk media bercerita dan cerita-cerita anak yang dihasilkan selama penelitian yang dituangkan dalam sebuah buku panduan. Penjelasan langkah-langkah penggunaan dibuat buku panduan media Finger puppet Khas Papua. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis kualitatif berupa penilaian, kritik, serta saran yang dikemukakan oleh ahli pendidikan usia dini, sedangkan teknik analisis kuantitatif dalam penelitian ini berupa analisis terhadap nilai jawaban pertanyaan yang diberikan oleh anak Taman Kanak-Kanak.Kata Kunci: Finger puppet, media, bercerita, kemampuan bahasa, Taman Kanak-kanak.  
IMPLEMENTASI PENGENALAN BUDAYA SUKU JAWA DALAM MATA PELAJARAN MULOK SISWA SD INPRES SEMANGGA IV MERAUKE Khotimah, Il; Hermansyah, Agus Kichi; Sunarni, Sunarni
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 1 (October, 2018)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.43 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i1.882

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengenalan budaya suku Jawa dalam mata pelajaran mulok. Aspek yang diteliti meliputi bentuk pelaksanaan pembelajaran dan faktor yang berpengaruh dalam implementasi pengenalan budaya suku Jawa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan Metode Studi Kasus. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas III, IV,V, dan beberapa peserta didik tahun ajaran 2018/2019 SD Inpres Semangga IV Merauke. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pengenalan budaya suku Jawa dalam mata pelajaran mulok siswa dikembangkan dalam bentuk: (1) penyesuaian kurikulum dan materi pendidikan; (2) pengajaran melalui program pendidikan, yang dimaksudkan termasuk dalam pelajaran di kelas yang meliputi pelajaran bahasa Jawa, aksara Jawa (tulisan), seni musik dan filosofi hidup orang Jawa; dan (3) pengkondisian sarana dan lingkungan. Faktor pendukung adalah (1) latar belakang sekolah, (2) penyedian fasilitas, dan tenaga pendidik, (3) dukungan komite dan orang tua peserta didik dalam hal material maupun non material, (4) managemen sekolah yang baik, dan (5) mayoritas peserta didik berasal dari masyarakat Jawa. Faktor penghambat adalah (1) belum adanya pendidik yang ahli untuk pelajaran aksara Jawa, (2) minat peserta didik yang sering berubah-ubah, dan (3) kurang maksimalnya pemanfaatan media belajar.Kata Kunci: Mata Pelajaran Mulok, Budaya Suku Jawa.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA SISWA KELOMPOK A TK SANTA MARIA FATIMA MERAUKE MELALUI MEDIA GAMBAR BERSERI Samkakai, Kristina B; Santo, Zem; Harmawati, Diah
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 1 (October, 2018)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.397 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i1.888

Abstract

AbstrakKemampuan Bercerita pada Anak Usia dini dapat dikembangkan melalui Media Gambar Berseri. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan Kemampuan Bercerita adalah menggunakan Media Gambar Berseri. Penelitian dilakukan pada anak kelompok A TK Santa Maria Fatima Merauke. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Pada setiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Subyek penelitian berjumlah 18 anak terdiri dari 10 anak Laki-laki dan 8 anak Perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan praktek langsung dan dokumentasi. Analisis data deskritif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pada setiap pertemuan mengalami peningkatan Kemampuan Bercerita Siswa menggunakan Media Gambar Berseri yakni pada siklus I mencapai 3 anak (17%), pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 15 anak (83%) dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH).Kata Kunci: Meningkatkan, Kemampuan Bercerita , Media Gambar Berseri.  
METODE BELAJAR AKTIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS V SD Yunarni, Yunarni; Harsiwi, Nova Estu
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 1 (October, 2018)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.253 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i1.997

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan data bahwa lima dari delapan siswa di kelas Vtergolong siswa yang memiliki daya serap dan motivasi yang rendah dalam belajar sehingga prestasibelajarnya juga rendah, khususnya pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VSDN Bulukidul Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo pada tahun pelajaran 2017/2018 yangberjumlah delapan orang siswa. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, setiap siklusterdiri dari tahapan 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan, dan 4) Refleksi.Masing-masing siklus selama 2 jam pelajaran. Berdasarkan pembahasan serta analisis yang telahdilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode belajar aktif model pengajaranterarah memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai denganpeningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (62,5%), siklus II (75,00%),siklus III (87,50%). Penerapan metode belajar aktif model pengajaran terarah mempunyai pengaruhpositif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawabansiswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengn metode belajar aktif modelpengajaran terarah sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.
Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bangun Datar di Kelas III Sekolah Dasa Rahayu, Dewi Puji
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 2 (April, 2019)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.398 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1464

Abstract

Abstrak: Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil BelajarMateri Bangun Datar di kelas III Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikanpenggunaan model pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar materi bangun datar dikelas III sekolah dasar, (2) meningkatkan hasil belajar materi bangun datar di kelas III sekolah dasardengan model pembelajaran kontekstual.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklusdengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalahsiswa kelas III SD Negeri 2 Panjer yang berjumlah 39 siswa terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 17 siswaperempuan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa, guru, dan observer. Validitasdata menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Analisis datamenggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikansimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan model pembelajaran kontekstualdilaksanakan dengan langkah-langkah: (a) kontruktivisme, (b) menemukan (inquiry), (c) bertanya(questioning), (d) masyarakat belajar (learning community), (e) pemodelan (modelling), (f) refleksi, (g)penilaian sebenarnya (penilaian autentik). Peningkatan ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosesbelajar dan hasil belajar materi bangun datar yang ditentukan yaitu 70. Proses belajar siswa meningkatdari 55% menjadi 80%. Hasil belajar siswa meningkat dari 45 menjadi 65 dan 77. Persentase ketuntasansiswa juga meningkat dari 10% menjadi 57% dan 85%.Simpulan penelitian ini adalah pengggunaan model pembelajaran Kontekstual yang dilaksanakansesuai skenario dapat meningkatkan hasil belajar materi bangun datar pada siswa kelas III SD Negeri 2Panjer.Kata Kunci: Model Pembelajaran Kontekstual, Hasil Belajar.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Lieung, Karlina Wong
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 2 (April, 2019)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.768 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1465

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan modeldiscovery learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Jenispenelitian adalah eksperimen semu dengan pola equivalent control group design. Subjekpenelitian adalah siswa SD Lab UPI Kampus Cibiru kelas IV-E (kontrol/26 siswa) dan kelasIV-G (eksperimen/26 siswa). Pengumpulan data menggunakan teknik pretes-posttest.Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial parametrik dengan programSPSS for windows 23. Hasil pretest berpikir kritis memperoleh thitung (0,099)< ttabel (1,677),menunjukkan tidak adanya perbedaan berpikir kritis siswa. Hasil posttest berpikir kritismemperoleh thitung (2,591)> ttabel (1,677), menunjukkan ada perbedaan berpikir kritis siswa.Keterampilan berpikir kritis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa model discovery learning berpengaruhpositif terhadap keterampilan berpikir kritis secara signifikan.Kata Kunci: model discovery learning, keterampilan berpikir kritis.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui Pembelajaran Saintifik dengan Menggunaan Media Gambar Foto di Kelas V Sekolah Dasar Negeri Boameze Bay, Rudolfus Ruma
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 2 (April, 2019)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.902 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1466

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuanuntuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran saintifik denganmenggunakan media gambar foto pada siswa kelas V SDN Boameze, Kecamatan Soa,Kabupaten Ngada. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus pembelajaran. Setiap siklusterdiri atas satu kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Boameze yangberjumlah 23 siswa pada semester 2 tahun pelajaran 2017/2018, dan objek penelitian adalahaktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan denganmenggunakan media gambar foto materi pokok contoh-contoh organisasi di lingkungan sekolahdan masyarakat, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasilpengamatan dan analisis data pada setiap siklusnya. Peningkatan aktivitas siswa dapat dilihat daripeningkatan persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 75,36% menjadi 82,09% padasiklus II dan 87,83% pada siklus III. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat daripeningkatan ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 60,87% menjadi 78,26% pada siklusII dan 95,65% pada siklus III.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PendidikanKewarganegaraan dengan menggunakan media gambar foto dengan materi contoh-contohorganisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajarsiswa kelas V SDN Boameze, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada.Kata Kunci: aktivitas siswa, hasil belajar, media gambar.
Pengaruh Motivasi dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Guru SD di Distrik Mindiptana, Papua Werang, Basilius Redan; Irianto, Okto; Asmaningrum, Henie Poerwandar
Musamus Journal of Primary Education MusJPE Vol 1 No 2 (April, 2019)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.603 KB) | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1467

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengaruh motivasi dansemangat kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar (SD) di distrik Mindiptana, Papua. Untukmencapai tujuan tersebut, kami menerapkan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancanganpenelitian survey. Dua rumusan masalah yang menuntun pelaksanaan penelitian ini adalah: (a)apakah motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru SD di distrikMindiptana, Papua? dan (b) apakah semangat kerja berpengaruh secara positif dan signifikanterhadap kinerja guru SD di distrik Mindiptana, Papua? Tiga angket kuantitatif disebarkan kepada63 guru yang sudah ditetapkan sebagai responden. Responden diambil secara purposif dari seluruhguru SD di distrik Mindiptana yang berjumlah 78 orang. Data penelitian dianalisis secarakuantitatif menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana dengan bantuan softwareStatistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 16 for windows. Hasil analisis datamenunjukkan bahwa motivasi dan semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadapkinerja guru SD di distrik Mindiptana, Papua. Hasil penelitian ini menjadi catatan serius bagikepala sekolah dan kepala dinas pendidikan pada level pemerintah daerah untuk meningkatkankinerja guru melalui berbagai upaya pemberian motivasi dan semangat kepada para guru sekolahdasar di distrik Mindiptana, Papua.Kata Kunci: motivasi kerja, semangat kerja, kinerja, guru, sekolah dasar.

Page 1 of 2 | Total Record : 13