cover
Contact Name
Syarif Rizalia
Contact Email
syarif.rizal.albar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
syarif.rizal.albar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X     DOI : -
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Articles 9 Documents
Search results for , issue " No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017" : 9 Documents clear
PRAKTEK NEGOSIASI IDENTITAS KULTURAL PADA PELAKU PERNIKAHAN ANTAR BANGSA PRATIWI, FATMA DIAN
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.897 KB)

Abstract

Fokus dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana pasangan dari berbagai bangsa dan budaya membentuk identitas dalam pernikahan mereka. Pasangannya berasal dari Indonesia (Jawa) dan Jepang. Menggunakan metode Qualitaive Deskriptif, Identitas dalam penelitian ini dilihat dalam konteks identitas budaya. Kemudian dianalisis melalui proses Negosiasi Identitas yang berhubungan dengan Kompetensi Budaya yaitu Pengetahuan Identitas, Perhatian, dan Keterampilan Negosiasi terutama mengenai nilai budaya dalam  kehidupan, kebenaran kerja dan etos kerja, hubungan antara manusia dan alam , persepsi tentang waktu, dan hubungan antar manusia. Hasilnya menunjukkan, bahwa pasangan dengan budaya dan bangsa yang berbeda, Jawa dan Jepang, membentuk identitas pernikahan mereka sebagai identitas Jawa-Jepang. Kata Kunci:  Negosiasi Identitas, Kompetensi Budaya, Pasangan dengan   berbagai bangsa dan budaya, Jawa, Jepang
BERBICARA SEBAGAI SUATU KETERAMPILAN BERBAHASA M., SITI FAUZIAH
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.922 KB)

Abstract

Berbicara merupakan kegiatan berbahasa lisan yang dilakukan oleh manusia. Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan pikiran, gagasan dan perasaan. Kegiatan berbicara pun merupakan suatu bentuk perilaku manusia yang memanfaatkan  faktor-faktor fisik, psikologis, semantik, dan lingkungan sedemikian ekstensif secara luas sehingga dapat dikatakan sebagai alat manusia yang paling penting bagi kontrol sosial. Sebagai sarana komunikasi, berbicara tidak hanya menyampaikan gagasan pembicara kepada pendengar, tetapi lebih jauh dari pembicara pun dilakukan dengan tujuan-tujuan yang beraneka ragam, sesuai dengan yang dibutuhkan seorang pembicara untuk melakukan pembicaraan. Menentukan tujuan berbicara berarti kegiatan berbicara harus ditempatkan sebagai sarana penyampaian sesuatu kepada orang lain, diantaranya tujuan sosial, ekspresif, ritual dan instrumental. Kaitan berbicara dengan keterampilan berbahasa dapat dilihat dalam penggunaan aspek-aspek kebahasaan dalam berbicara, diantaranya: berbicara merupakan ekspresi diri, berbicara merupakan kemampuan mental motorik, berbicara merupakan proses simbolik, berbicara terjadi dalam konteks ruang dan waktu, berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang produktif, berbicara dengan tujuan meyakinkan pendengar, berbicara dengan tujuan mempengaruhi pendengar, berbicara dengan tujuan memperjelas wawasan pendengar, berbicara dengan tujuan memberi gambaran tentang suatu objek, berbicara dengan tujuan menyampaikan pesan tersirat. Kata Kunci: Berbicara, Keterampilan, Berbahasa 
POLA KOMUNIKASI PASANGAN SUAMI ISTRI BEDA BUDAYA DI MAKASSAR HADAWIAH, HADAWIAH
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.35 KB)

Abstract

Komunikasi pasangan suami istri beda budaya di Makassar menjadi sebuah fenomena yang sangat menarik untuk diteliti karena Makassar merupakan salah satu kota tiga terbesar di Indonesia yang memiliki perbedaaan budaya  yang sangat tinggi dan memiliki dinamika yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengetahui bagaimana komunikasi antarbudaya yang terjadi dalam pasangan suami istri di Makassar dan bagaimana komunikasi antarbudaya dalam memaknai simbol-simbol budaya dari pasangan suami istri yang berbeda budaya di Makassar. Jenis penelitan yang tepat adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dari penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai latar belakang budaya di Makassar dan difokuskan yang memiliki latar belakang keluarga beda, lingkungan yang berbeda. Dengan tehnik wawancara secara mendalam (indepth interview) dan observasi langsung dilakukan dalam memperoleh data penelitian. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis selain itu peneliti juga menggunakan tehnik interaktif, tehnik ini digunakan agar data informasi yang telah dikumpulkan dapat selalu diperbandingkan sehingga diperoleh data dan informasi yang akurat. Peneliti akan melakukan aktivitas yang berkelanjutan dalam tahapan-tahapan pengumpulan data hingga mencapai hasil yang maksimal Kata kunci : Pola Komunikasi, pasangan suami istri, beda budaya.
PENGARUH KOMPETENSI INDIVIDU (INDIVIDUAL COMPETENCE) TERHADAP LITERASI MEDIA INTERNET DI KALANGAN SISWA SMA IT WAHDAH ISLAMIYAH ZELFIAH, ZELFIAH
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.069 KB)

Abstract

Perkebangan media massa yang sangat pesat memberikan pengaruh bagi konsumen media, baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. Siswa sebagai agen pembelajar perlu dipersiapkan dengan kemampuan literasi media agar mampu menggunakan media dengan cerdas dan efektif. Penelitian ini dimaksudkan untuk  mengetahui pengaruh kompetensi individu (individual competence yang mencakup technical skill,critical understanding dan communicative abbilities) terhadap literasi media internet di Sekolah Islam terpadu Wahdah Islamiyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor Communicative Abilities mempunyai pengaruh signifikan pada tingkat menengah terhadap kemampuan  literasi  media  ( internet ) di kalangan siswa demikian dengan factor  technical skills  yang menunjukkan adanya adapun variable Critical understanding menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terkait kemampuan menganalisa informasi berada pada tingkat menengah. Demikian pula terkait kemampuan membandingkan website untuk meninjau ulang informasi.  Dalam penelitian ini menemukan  fenomena menarik di lingkungan Siswa SMA IT  Wahdah Islamiyah Makassar , bahwa siswa sudah tidak mengakses situs atau website  yang berbau pornografi atau yang mengandung music- musik baik secara  sengaja. Fenomena  tentunya  tidak biasa mengingat mereka adalah para remaja yang secara usia sangat mudah untuk mendapatkan pengaruh lingkungan. Hal ini tentunya bukan tanpa sengaja juga karena pihak sekolah  mengimplementasikan program internet sehat di sekolah seperti   yang   digagas pemerintah dan komunitas yang peduli terhadap  dampak  negatif dari internet.  Hal ini juga selaras  pada tujuan  umum dari sekolah Islam terpadu  yang harus selaras dengan misi penyelenggara pendidikan agama  islam Kata Kunci : Literasi Media, Individual Competence
PERSPEKTIF INDUSTRI BUDAYA DALAM FILM RELIGI (KAJIAN TERHADAP FILM RELIGI INDONESIA PASCA TAHUN 2008) JULIANA, JULIANA
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.799 KB)

Abstract

Film adalah salah satu produk budaya diantara sekian banyak produk budaya yang ada dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di dunia ini. Film menjadi salah satu kajian dalam berbagai bidang penelitian karena sebagai hasil karya budaya, film tak lepas dari muatan kepentingan serta propaganda. Tulisan ini mengkaji tentang film religi pasca tahun 2008 sampai tahun 2016 yang bertujuan untuk mengidentifikasi sembilan korpus film dengan menggunakan empat strategi industri budaya dalam perspektif Adorno dan Horkheimer. Kajian terhadap film tersebut menunjukkan penggunaan empat strategi industri budaya dalam film religi Indonesia oleh produser dan sutradara untuk menghasilkan film yang mendatangkan keuntungan besar semata. Nilai-nilai religi cenderung hanya tampil sebagai simbol saja, dalam busana, properti dan percakapan. Agama telah menjadi salah satu komoditas. Kata kunci: film religi, industri budaya, komodifikasi. 
DAKWAH DAN PENGUATAN KELUARGA AMINUDIN, AMINUDIN
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.367 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan informasi tentang  “Dakwah dan Penguatan Keluarga” Dakwah adalah kegiatan mentranformasikan ajaran Islam ke dalam kehidupan individu, keluarga dan masyarakat, dalam arti membawa pola pikir, pola sikap dan pola perilaku yang berimitasi, tersugesti, teridentifikasi dan bersimpati kepada hal-hal yang lebih Islami. Dari aspek-aspek tersebut akan terbangun kredibilitas dan daya tarik yang empatik dan simpatik. Dakwah bertujuan untuk mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia dan di akhirat yang di ridhoi Allah SWT. Setiap keluarga selalu memimpikan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Untuk mewujudkan impian tersebut tidak serta merta akan terbangun begitu saja tanpa melakukan berbagai upaya. Upaya yang dimaksud diantaranya adalah melakukan pembinaan atau penguatan dalam sebuah keluarga khususnya dalam hal pembinaan agama yang baik. Jika dalam sebuah keluarga tidak ditanamkan pembinaan agama kepada keluarganya sejak dini dengan baik dan maksimal, maka kemungkinan-kemungkinan untuk terjebak melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam akan terbuka lebar. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kepala keluarga untuk senantiasa memperhatikan pembinaanan dalam keluarganya agar kelak mendapatkan keselamatan dan kebahagian duni akhirat. Hal ini pula yang menjadi khas atau ciri orang yang beriman yakni bertanggung jawab terhadap keselamatan keluarga. Salah satu firman Allah yang relevan dengan pembahasan ini terdapat dalam Q.S At-Tahrim/66:6 Kata kunci: Dakwah dan Keluarga
IMPLIKASI INTERNET SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM MEMBANGUN CITRA AKTOR POLITIK DALIMUNTHE, MAULANA ANDINATA
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.735 KB)

Abstract

Internet dengan berbagai tawaran aplikatif yang menyertainya diyakini mampu memberikan ruang eksplorasi bagi penggunanya (user) dalam berbagai kepentingan yang ada, tidak terkecuali para aktor politik. Ruang elektronik ini menjadi semacam “kendaraan” bagi para aktor politik di manapun mereka berada dalam menjangkau publik. Perkembangan internet yang semakin hari semakin pesat juga mendorong publik menggunakan dan memanfaatkan internet sebagai media utama dalam mempelajari serta memahami berbagai informasi yang mereka perlukan, seperti informasi politik. Tidak hanya melalui jejaring sosal online, publik juga dapat mengakses informasi politik terkini melalui portal berita online. Internet menjadi ruang interaktif yang efektif guna membangun citra para aktor politik, di tengah krisis ruang yang mendera media cetak konvensional saat ini. Internet melalui fitur strategisnya mampu mereduksi jarak, ruang dan waktu.Kata Kunci: Internet, Media Interaktif, aktor politik 
KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN DAKWAH IAIN KENDARI AMRI, AMRI
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.853 KB)

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang kemampuan membaca Al-Qur’an  pada mahasiswa program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kendari khususnya mahasiswa angkatan III. Penulis akan memaparkan kemampuan mahasiswa dalam mengetaui makhraj huruf hijāiyyah (tempat keluar huruf hijāiyyah), sehingga tidak salah dalam membaca Al-Qur’an. Selain makhraj huruf hijāiyyah yang harus diketahui oleh setiap muslim, maka madd, nūn mati atau tanwīn ( ـً , ـٍ , ـٌ ), mīm mati, qalqalah, lafẓuljalālah, rā’dan sebagainya yang berkaitan dengan bacaan Al-Qur’an. Berdasarkan hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kendari yang memiliki kemampuan mengucapkan ayat-ayat Al-Qur’an secara benar berdasarkan dengan kaedah ilmu tajwid, seperti: kaedah makhraj huruf hijāiyyah, madd, nūn mati dan tanwīn, mīm mati, qalqalah, lafẓuljalālah dan rā’. Responden merupakan penghafal Al-Qur’an Akan tetapi, walaupun mereka dapat mengucapkan ayat-ayat Al-Qur’an secara benar sesuai dengan kaedah ilmu tajwid yang disebutkan di atas, namun mereka  tidak dapat menjelaskan tentang makhraj masing-masing huruf hijāiyyah baik yang ada padanannya dengan huruf bahasa Indonesia maupun yang tidak ada padanannya dengan huruf bahasa Indonesia.   Kata Kunci: Al-Quran, Program tudi ilmu al-qur’an dan tafsir 
BAYT AL-MUQADDAS: PERSPEKTIF SEJARAH DAN SIYASAH IKHSAN, MUH.
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.82 KB)

Abstract

Jerusalem  atau Yerushaláyim (Yahudi-Hebrew) , dikenal juga sebagai al-Quds atau Baitul Maqdis (Arab-al-Sharif],  adalah The Holy Sanctuary yang merupakan kota tua penuh dengan cerita sejarah kontroversi dari sejak zaman purba hingga kini yang melibatkan 3 agama samawi besar di dunia yaitu: Yahudi, Nasrani dan Islam. Kontroversi ini berpusat pada satu titik di dalam kota Jerusalem yaitu: Kubah As Sakra atau Dome of Rock di dalam kawasan Masjidil Aqsa, yang mana di dalamnya terdapat batu besar.Dalam membicarakan kota Jerusalem atau Baitul Maqdis, tentu tak terlepas dari Masjidil Aqsa yang terdapat di dalamnya. Dalam keyakinan umat Islam, di Masjidil Aqsa inilah Rasulullah SAW melakukan Mi’raj ke Sidratul Muntaha. Menurut agama Nasrani, Jacob (Nabi Yakub) pernah tidur di batu besar, yang kini berada dalam Dome of Rock tersebut, dan bermimpi melihat tangga menuju langit. Agama Nasrani pun meyakini bahwa di batu itulah tempat Abraham (Nabi Ibrahim) mengurbankan anaknya yaitu Ishak—berbeda dengan yang kita yakini anak yang diqurbankan adalah Ismail dan tempatnya di Makah. Sementara menurut orang-orang Yahudi meyakini bahwa Luh-luh Nabi Musa—kitab Taurat yang asli—yang  dulu pernah hilang, berada tepat di bawah Dome of Rock. Bahkan, orang-orang Yahudi meyakini bahwa Jerusalem adalah tanah yang dijanjikan Tuhan untuk mereka yang dinyatakan melalui Nabi Musa, sehingga mereka meyakini bahwa mereka punya hak penuh atas tanah Jerusalem tersebut. Sementara bangsa Arab Palestina meyakini bahwa mereka adalah penduduk asli dari tanah ini sebelum Bani Israil (orang Yahudi) datang ke tanah ini. Hal inilah yang menjadikan pergolakan antara bangsa Arab Palestina dan bangsa Yahudi Israel hingga sekarang. Kata kunci: bayt al-maqdis, yahudi, islam, kota suci. 

Page 1 of 1 | Total Record : 9