cover
Contact Name
Syarif Rizalia
Contact Email
syarif.rizal.albar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
syarif.rizal.albar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X     DOI : -
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015" : 9 Documents clear
PEMAKAIAN BAHASA DAERAH DALAM SITUASI KONTAK BAHASA M., Siti Fauziah
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

 Teknologi informasi yang semakin sarat dengan tuntutan dan tantangan globalisasi mengharuskan untuk berkomunikasi satu sama lain, baik itu dengan anggota masyarakatnya ataupun dengan anggota masyarakat lain, padahal secara umum diketahui bahwa bahasa yang digunakan antar masyarakat yang satu dengan yang lain berbeda, sehingga peristiwa inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya kontak bahasa. Kontak bahasa merupakan peristiwa dimana terjadi penggunaan lebih dari satu bahasa dalam waktu dan tempat yang bersamaan.Kontak bahasa dapat terjadi antara lain melalui: (1) pindahnya sebuah kelompok ke tempat kelompok lain, (2) melalui hubungan budaya yang erat dan (3) melalui pendidikan.Peristiwa-peristiwa kebahasaan yang mungkin terjadi akibat adanya kontak bahasa adalah peristiwa bilingualisme, diglosia, alih kode, campur kode, interferensi, integrasi, konvergensi dan pergeseran bahasa.Akibat dari kontak bahasa memunculkan peristiwa lingua franca yang di dalamnya terdapat bahasa pidgin dan kreol. Selain itu, akibat kontak bahasa juga terjadi bilingualisme, diglosia, interferensi, konvergensi, integrasi, dan pergeseran bahasa. Kata Kunci: Bahasa Daerah, Kontak Bahasa
SIKAP PARA PENGEKOR HAWA NAFSU DAN KELOMPOK SESAT TERHADAP ASSUNNAH SEBAGAI HUJJAH L., Sulaemang
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang “Sikap para pengekor hawa nafsu dan kelompok sesat terhadap Assunnah sebagai hujjah”. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui kelompok sesat terhadap Assunnah sebagai hujjah. Untuk mengetahui sejarah ingkar Sunnah, untuk mengetahui dalil-dalil kehujjahan Sunnah, untuk mengetahui alasan ingkar Sunnah. Upaya para musuh Islam untuk memerangi as-Sunnah terkonsentrasi pada beberapa hal berikut ini; (1) penolakan as-Sunnah dengan rasionalitas (akal) mereka; (2) Mencela para perawi hadis berlandaskan nafsu belaka; (3) Membuat hadis falsu atas nama Rasulullah saw., dan menisbatkannya kepada as-Sunnah. Hadis-hadis terkadang menentang assunnah atau menyalahi akal sehat dan realita yang sudah pasti (aksioma). Itu dimaksudkan mencela hadis dan perawinya, sementara keduanya terbebas dari celaan tersebut. Kesimpulan perkataan penganut pendapat ini adalah bahwa al-Qur’an sendiri sudah cukup sebagai representasi ajaran Islam itu sendiri, dan tidak butuh terhadap as-Sunnah, hanya saja sebagian mereka mengecualikan sunnah aplikatif (amaliah) seperti perincian tuntutan shalat, zakat, dan sebagainya. Kata Kunci: Kelompok sesat terhadap Assunnah.
EFEKTIVITAS DAKWAH, TINJAUAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI Aminudin, Aminudin
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

Komunikasi dan dakwah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan atau satu sama lain saling terkait.  Keduanya merupakan disiplin ilmu yang berdiri sendiri, namun dalam praktik serta aplikasinya selalu terpadu antara satu dengan lainnya serta saling menunjang. Kenyataan menunjukkan bahwa banyak pesan dakwah tidak sampai kepada sasaran, karena da’i (komunikator) tidak mampu berkomunikasi secara efektif. Hal ini disebabkan karena ketidakmampuan menuangkan pesannya dalam bahasa yang baik dan benar. Seolah-olah dakwah yang disajikan kering, gersang dan hambar. Bahasanya tidak bergaya, mad’u (komunikan) tidak memahami apa yang disampaikannya, minat dan interest mad’u hilang dan komunikasi tidak terjalin.Persoalan komunikasi yang menjadi perhatian dalam hubungan antar manusia terutama dalam kaitannya dengan aktivitas dakwah adalah bagaimana komunikasi yang dilakukan dapat berlangsung secara efektif (berguna) terhadap mad’u. Komunikasi efektif mempunyai nuansa dan varian sesuai dengan kepentingan dan tujuannya. Walaupun pada prinsipnya tujuannya sama, yakni bagaimana pesan komunikasi yang disampaikan dapat diserap, dihayati, dan direspon oleh komunikan secara positif. Kata Kunci: Efektivitas dakwah, komunikasi.
STUDI PENAFSIRAN SAYID QUTUB TENTANG NASAKH DALAM TAFSIR FĪ ZILĀL AL-QUR’ĀN Has, Muh. Hasdin
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

Sayid Qutub adalah seorang ulama kontemporer yang kaya ilmu dan pengalaman hidupnya, membuat dirinya tetap di bawah naungan al-Qur’an. Itulah sebabnya karya tafsir yang ditulisnya, diberinya judul Fī Zilāl al-Qur’ān.Tafsir Fī Zilāl al-Qur’ān menggunakan metode tahlīliy yang menjelaskan kandungan al-Qur’an dari berbagai aspeknya secara runtut sebagaimana yang tersusun dalam mushaf. Sumber penafsirannya adalah dalil-dalil ma’śūr dan ra’yu dengan menganalisis ayat berdasarkan cara tashwīr, tajsīm, juga mengungkap kisah, dan ayat-ayat tersebut yang diuraikannya dengan menggunakan sastra yang indah.Menurut Sayid Qutub, nasakh dalam Al-Qur’an bukan sebagai penghapus, tetapi nasakh adalah identik dengan teori al-munāsabah, yakni keterkaitan siyāq al-āyah yang turun sebelumnya dengan ayat yang datang sesudahnya, sebagai penyempurna kandungan hukum dalam upaya memperkuat akidah umat. Jadi, esensi teori nasakh adalah mendatangkan hukum yang lebih baik (na’ti bikhairin minhā). Kata Kunci: Nasakh, fī zilāl al-Qur’ān
DAKWAH PADA MASYARAKAT PEDESAAN (Suatu Tinjauan Sosiologis) Sukardi, Akhmad
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

Rakyat Indonesia sebagian besar bertempat tinggal di pedesaan mayoritas penduduknya beragama Islam. Ditinjau dari segi demografi desa merupakan man power yang perlu digali dan dimobilisasi untuk pembangunan. Dalam surat al-A’raf ayat 96 diisyaratkan dilaksanakannya pembangunan masyarakat desa, yaitu “Apabila warga desa itu beriman dan bertaqwa, maka (pasti) Kami bukakan kepada mereka berkah dari langit dan bumi”.Masyarakat pedesaan secara umum mempunyai karakteristik yang positif yaitu ketaatan baik pada tradisi maupun agama, gotong royong, kontrol sosial yang sangat kuat (kepedulian), hubungan sesama anggota masyarakat sangat intim, bahasanya sangat sederhana dan mudah dipahami. Berdasarkan karakteristik tersebut, maka dakwah dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat pedesaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan bahasa, struktur, dan kultur yang relevan dengan masyarakat pedesaan. Kata Kunci: dakwah, masyarakat pedesaan.
DAKWAH TERUMBU KARANG Membumikan Karakter Ekologis Melalui Penguatan Kapasitas Kelembagaan pada Masyarakat Pesisir Kepulauan Tukang Besi Nurdin, Nurdin
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

 Isu lingkungan kaitannya dengan dakwah yang menjadi fundamental ideas dari program pemberdayaan ini berangkat dari asumsi, bahwa selama ini aktivitas dakwah di satu sisi dan kegiatan pelestarian lingkungan pada sisi lain, belum berjalan berkelindang. Padahal jika  disatupadukan, diyakini akan memberi efek positif yang besar, utamanya di tengah kegalauan umat manusia terhadap masa depan lingkungan. Dalam konteks Kepulauan Tukang Besi (Wakatobi) yang 97% wilayahnya adalah laut, pembumian nalar ekologis dalam tata pikir masyarakat  menjadi penting dengan tiga alasan; 1) tuntutan pelestarian lingkungan adalah amanah Tuhan terhadap makhluknya, 2) tuntutan bagi masyarakat Wakatobi terkait dengan masa depan lahan pencarian mereka, 3) Wakatobi merupakan pusat segitiga terumbu karang dunia atau coral triangle world.Studi ini menjelaskan tentang para da’i yang berkarakter dan berwawasan ekologis melalui penguatan kapasistas kelembagaan. Dengan participatory action research (PAR), studi ini menghasilkan rancangan sistem dan manajemen tata kelola lembaga dakwah dan Da’i Terumbu Karang sehingga terwujud masyarakat yang bernalar ekologis, dapat menjaga kelestarian lingkungan Wakatobi sebagai bendahara biodiversitas dunia yang utama. Kata Kunci: dakwah, karakter ekologis, penguatan kapasitas kelembagaan.
MANAJEMEN DAKWAH NABI SAW DI MADINAH BASRI, HASAN
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

Keberhasilan dakwah amat ditentukan oleh kepemimpinan (qiyadah) dakwah. Rasulullah saw. sebagai pemimpin dan manajer dakwah telah meletakkan visi dakwah sesuai ketentuan wahyu yakni menyeru kepada Islam dan membangun kehidupan Islam. Rasul saw. telah sukses mengantarkan Islam menjadi sebuah peradaban yang memimpin dunia dan bertahan belasan abad, menguasai dan menebarkan kebaikan kepada kaum muslimin dan non muslim. Awal peradaban Islam bermula setelah berdirinya kekuasaan Islam di Madinah. Strategi dakwah yang sangat menonjol di Madinah adalah dari segi respon terhadap objek dakwah, dimana aktivitas dakwah dilakukan melalui penerapan Islam secara praktis dalam negeri dan luar negeri.Dalam negeri, Islam dijadikan sebagai satu-satunya sstem hidup yang mengatur seluruh warga Negara. Selain perkara aqidah, ibadah, makanan (math’umat), pakaian (malbusat) dan pernikahan (munakahat) yang dilaksanakan menurut agama masing-masing, aturan-aturan yang berlaku adalah syariat Islam yang meliputi system sosial dan budaya, ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, keamanan dan militer, serta sanksi (uqubat). Begitu juga terkait dengan hubungan luar negeri, politik dakwah dan jihad menjadi inti hubungan dengan Negara lain. Kata Kunci: strategi dakwah, hijrah.
PERAN AKHLAK TASAWUF DALAM MASYARAKAT MODERN Rahmawati, Rahmawati
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

Ilmu akhlak bertujuan memberikan pedoman dan penerangan kepada manusia dalam mengetahui  perbuatan yang baik dan berusaha melakukanyan dan perbuatan yang buruk bagamana berusaha untuk menghindarinya.Akhlak tasawuf merupakan solusi dalam mengatasi  krisis dan problematika masyarakat modern dewasa ini. Dengan pendekatan akhlak tasawuf membuka jalan: pertama, bagi masyarakat dalam melepaskan dahaga dan memperoleh kesegaran spiritual dalam mencari Tuhan. Kedua, agar masyarakat dapat melepaskan diri dari kebingungan dan kegelisahan yang mereka rasakan sebagai akibat dari kurangnya nilai-nilai spiritual yang mereka rasakan. Ketiga, dengan akhlak taswuf, masyarakat mampu mereduksi sifat materialialistik dan hedonistik dengan menerapkan konsep zuhud. Keempat, masyarakat dapat terhindar dari frustasi dalam menghadapi problematika dan tekanan hidup akibat globalisasi yang terjadi pada masyarakat modern. Kata Kunci: akhlak tasawuf, masyarakat modern.
COMPUTER MEDIATED COMMUNICATION (CMC),POLA BARU BERKOMUNIKASI Arnus, Sri Hadijah
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.832 KB)

Abstract

Computer Mediated Communication (CMC) muncul seiring perkembangan teknologi komunikasi dan internet yang sangat pesat. Cakupan dari CMC itu sendiri termasuk sistem obrolan (chatting), world wide web (www), sistem tekstual, grafis, fotografi, audio, dan video hyperlink, berbagi video seperti Youtube dan sistem jejaring sosial dan sistem pencarian pertemanan seperti facebook dan lain sebagainya.Pola CMC menimbulkan pergeseran pola komunikasi dalam masyarakat, dari pola komunikasi yang dahulu dilakukan secara tatap muka (face to face), kini dapat dilakukan melalui media jejaring sosial. Pergeseran serupa juga terjadi pada komunikasi massa dimana media massa tradisional seperti televisi dan surat kabar, mulai ditinggalkan seiring dengan perkembangan media sosial dan situs berita online, dimana masyarakat dapat memperoleh berita teraktual dengan cepat, mudah, dan dapat diakses kapan dan dimana saja. Pola CMC tentu membawa dampak positif dan negatif pada masyarakat baik sosial, ekonomi, maupun dampak psikologis. Mengatasi dampak negatif dari pola CMC berpulang kepada individu penggunanya untuk lebih bijak dalam penggunaan pola CMC tersebut. Kata Kunci: Computer Mediated Communication (CMC), Komunikasi

Page 1 of 1 | Total Record : 9