Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Articles 9 Documents
Search results for , issue " No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015" : 9 Documents clear
JEJAK MANAJEMEN MODERN Basri, Hasan
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.934 KB)

Abstract

Manajemen ada sejak adanya manusia yang bekerjasama untuk melakukan suatu urusan atau pekerjaan. Praktek-praktek manajemen terus berkembang sejalan dengan kemajuan perdaban manusia. Mulai dari masa Yunani Kuno, Romawi, zaman Islam, dan Kapitalisme Modern.Dari setiap fase perkembangannya, tidak dapat dipungkiri, bahwa perkembangan manajemen di dunia Islam telah memberi warna kepada dunia sampai dewasa ini. Waktu lebih 13 abad merupakan waktu yang panjang jika dibandingkan dengan sistem pemerintahan sebelumnya, baik pada masa Yunani maupun Romawi. Bahkan jika dibandingkan dengan sistem demokrasi yang berasakan sekularisasi dan kapitalisasi yang diterapkan oleh hampir semua Negara dewasa ini yang baru sekitar satu abad, tetapi telah menunjukkan tanda-tanda kehancurannya. Kemampuan bertahan yang cukup lama dengan luas wilayah 2/3 dunia merupakan bukti keunggulan manajemen pemerintahan Islam dari seluruh perdaban yang ada di dunia. Dari hasil kemajuan administrasi dan manajemen yang telah dikembangkan, Negara Islam mampu menghasilkan kemajuan peradaban dan kebudayaan yang melampau zamannya. Kata Kunci: manajemen, manajemen modern.
JEJAK PERKEMBANGAN SISTEM PERS INDONESIA Arnus, sri Hadijah
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.641 KB)

Abstract

Media massa merupakan komponen utama pers, yang merupakan jembatan informasi bagi  pemerintah dan masyarakat. Pers juga dapat menjadi kontrol sosial dalam masyarakat. Pers selalu berpijak pada sistem pers yang dianutnya, sedangkan sistem pers selalu dipengaruhi olehsistem politik di negara dimana pers tersebut berada. Perkembangan politik di Indonesia turut membawa perubahan terhadap pers di negara ini. Diawali pada masa orde baru dimana pers Indonesia menganut sistem pers otoritarian, dimana pers hanya menjadi corong pemerintah. Runtuhnya orde baru menjadi angin segar bagi pers di Indonesia, terjadi banyak reformasi di bidang pers. Era Habibie, Gusdur, dan Megawati merupakan awal dari perkembangan kebebasan pers di Indonesia.Pers yang ideal dicapai pada masa pemerintahan SBY, dimana pemerintah tidak mencampuri pers dalam melakukan kegiatannya, dilain pihak pers juga menjalankan pers yang bertanggung jawab, dimana tetap memegang prinsip kebebasan, tetapi tetap berpedoman pada norma-norma yang berlaku. Iklim pers era SBY yang kritis dan konstruktif, diharapkan dapat terus berlangsung, bahkan lebih maju lagi pada era Jokowi yang baru saja menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara, yang tentunya akan mengukir sejarah baru dalam perkembangan pers di Indonesia. Kata Kunci: media massa, pers.
KEPEMIMPINAN WANITA DALAM URUSAN UMUM (Hadis Abi Bakrah) L., Sulaemang
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah wanita boleh atau tidak untuk menjadi pemimpin dalam urusan umum, berdasarkan hadis Abi Bakra.  Metode yang digunakan penulis adalah metode kualitatif atau pustaka dengan pendekatan historis, sosiologis, dan theologis, dengan langkah-langkah, mengemukakan matan hadis, takhrij sanad hadis, skema sanad, kualitas hadis  yang ditakhrij, biografi sahabat, asbab al-wururd, dan tanggapan ulama ahli hadis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita dalam tulisan ini dapat diketahui bahwa dalam hal kepemimpinan wanita dalam urusan politik, para ulama berpendapat bahwa ada yang membolehkan dan ada yang melarang.Implikasi penelitian ini adalah bahwa wanita boleh menjadi pemimpin dalam urusan umum atau politik. Hadis Abi Bakrah merupakan dasar dalam kegiatan kepemimpinan dalam urusan umum. Kebolehan wanita menjadi pemimpin dalam urusan umum berdasarkan firman Allah swt., Q.S. al-Taubah/9: 36 dilihat dari segi makna ayat tewrsebut. Kata Kunci: Hadis Abi Bakrah, kepemimpinan wanita, urusan umum.
Baik dan Buruk Rahmawati, Rahmawati
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.088 KB)

Abstract

Perbuatan manusia selalu terkait dengan nilai atau norma. Perbuatan itu dapat dinilai baik atau buruk.  Namun demikian, baik buruknya perbuatan itu bukan tergantung dari perbuatan itu sendiri, melainkan suatu penilaian yang sematkan oleh manusia kepada sebuah perbuatan itu. Karena itu, predikat baik buruknya perbuatan sifatnya relatif, tidak mutlak. Hal itu disebabkan adanya perbedaan tolok ukur atau indikator yang digunakan untuk penilaian tersebut.Perbedaan tolok ukur disebabkan oleh adanya perbedaan latar belakang konteks pemikiran yang bersumber dari perbedaan-perbedaan kepercayaan, agama, ideologis, tradisi, budaya, lingkungan, dan lainnya.Dalam Islam, baik buruk tidak ditentukan oleh akal atau pertimbangan lain, tetapi berdasarkan apa yang ditetapkan Allah sebagaimana yang tercantum dalam al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. Umat Islam wajib terikat kepada kedua sumber tersebut dalam memberi penialaian suatu perbuatan dikatan baik atau buruk. Kata Kunci: baik, buruk
DAKWAH DAN PROBLEMATIKANYA DALAM MASYARAKAT MODERN Aminudin, Aminudin
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.041 KB)

Abstract

Dakwah amar ma'ruf nahi munkar secara praktis telah berlangsung sejak adanya interaksi antara Allah dengan hamba-Nya (periode Nabi Adam As), dan akan berakhir bersamaan dengan berakhimya kehidupan di dunia ini. Pada awalnya Allah mengajar Nabi Adam As nama-nama benda, Allah melarang Nabi Adam mendekati pohon dan Allah memerintahkan para malaikat sujud kepada Nabi Adam, semua Malaikat pada sujud kecuali Iblis. Manusia diciptakan oleh Allah sebagai khalifah di bumi. Adapun salah satu rujukan pembahasan ini adalah QS. Ali Imran ayat 110 dan QS. al-Nahl ayat 125.Berdakwah, beramar makruf dan bernahi munkar adalah salah satu fungsi strategis kekhalifahan manusia. Fungsi tersebut berjalan terus-menerus seiring dengan kompleksitas problematka kehidupan manusia dari zaman ke zaman. Dakwah tidak berada dalam sket masyarakat yang statis, tetapi berada dalam sket masyarakat yang dinamis dan tantangan dakwah yang semakin luas dan komplek. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kompetensi muballigh harus secara terus menerus dilakukan secara efektif. Di samping itu, perlu adanya sebuah metode yang efektif untuk menjawab tantangan dakwah yang semakin hari semakin komplit, khususnya dalam masyarakat modern. Kata Kunci: Dakwah, problematika dan masyarakat modern
MODERNISASI ISLAM DI INDIA Samrin, Samrin
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.784 KB)

Abstract

Modernisasi Islam merupakan respon terhadap kelemahan internal yang tak kunjung hilang dan respons terhadap ancaman politik dan religio-kultural eksternal dari kolonialisme Barat. Respon-respon kaum reformis Islam modern pada berbagai wilayah termasuk di India pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, merupakan upaya-upaya mendasar untuk menafsirkan Islam agar sesuai dengan situasi dan kondisi kehidupan Muslim, termasuk reformasi hukum, pendidikan dan sosial, semuanya ditujukan untuk menyelamatkan umat Islam dari spiral kemerosotan serta menunjukkan kesesuaian Islam dengan pemikiran dan nilai-nilai modern.Modernisai atau pembaruan secara gradual disadari tidaklah bisa diatasi dengan sendirian. Ia memerlukan gerakan-gerakan kolektif yang mungkin saja dalam konteks ini adalah gerakan yang berskala nasional. Karena itu, bagaimanapun tetap disadari urgensi membangun kesadaran kolektif yang berbentuk kesadaran politik, sosial, dan budaya. Asumsi ini lebih menyadarkan lagi pada aksioma yang menegaskan bahwa hanya dengan kesadaran kolektiflah maka perubahan dapat berlangsung. Kata Kunci: Modernisasi, Islam
AGAMA DAN KONTRIBUSINYA DALAM MEMECAHKAN PROBLEMA SOSIAL Wahidah, Fatira
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.862 KB)

Abstract

Visi dan misi agama Islam itu adalah untuk keselamatan manusia di dunia dan akhirat, bahkan umat Islam yang dilukiskan dalam al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 110 sebagai khaera ummah umat yang terbaik. Namun pada kenyataannya masih sangat jauh dari gambaran ideal yang diinginkan.Umat Islam tampaknya belum mampu menunjukkan bahwa mereka adalah umat terbaik. Kerahmatan Islam belum mampu diwujudkan oleh umat Islam di tengah umat Islam sendiri, apalagi bagi alam.Dalam bidang sosial, Islam menjadi seolah tidak kelihatan, bahkan pada gilirannya nanti boleh jadi akan sirna ditelan arus sekularisasi.Karena itu, umat Islam perlu membenahi sikap dan pemahaman keislaman mereka, bahwa Islam tidak hanya mengajarkan umatnya untuk memiliki kesalehan individu, tetapi juga kesalehan sosial. Islam tidak hanya dilaksanakan dalam ranah individu, tetapi juga dalam ranah sosial, bahkan semua aspek kehidupan. Pelaksanaan Islam dalam semua aspek kehidupanlah yang akan mewujudkan komunitas muslim sebagai umat terbaik, menjadi rahmat bagi alam. Kata Kunci: agama, problema sosial
UJI KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA MELALUI SASTRA RAKYAT M., Siti Fauziah
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.615 KB)

Abstract

Tradisi bercerita sudah ada pada zaman prasejarah, sejak manusia belum mengenal tradisi menulis (niraksara). Tradisi ini dianggap sebagai media untuk menyampaikan ilmu dan pengetahuan lokal bagi komunitas sosial pemilik cerita itu. Pada konteks global saat ini, tradisi bercerita pun masih menjadi primadona sebagai bahan yang ampuh untuk mendidik dan menghibur. Pada konteks pembelajaran dan evaluasi bahasa lisan dan tulisan, sastra rakyat dapat dijadikan bahan uji kemahiran berbahasa yang aplikatif dan meyenangkan. Sastra rakyat dapat dijadikan wacana lisan dan tulis (reading teks) agar ditafsir dan dipahami dalam ujian kemahiran berbahasa, terutama pada seksi mendengar dan membaca.Tulisan ini mendeskripsikan sastra rakyat sebagai suatu strategi dalam menyajikan wacana yang menyenangkan, mendidik, dan menguji kemahiran berbahasa seseorang. Usaha ini dapat dianggap sebagai upaya dokumentasi dan preservasi khazanah budaya lokal dan kesinambungannya dalam wacana budaya global. Sastra rakyat dapat menjadi alternatif lain dalam menyusun wacana uji kemahiran berbahasa karena di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan dan nilai-nilai budaya masyarakat etnik nusantara. Minimal, sastra rakyat dapat menjadi bahan uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) pada tingkat daerah tempat sastra rakyat itu berasal.    Kata Kunci: Uji kemahiran berbahasa Indonesia, sastra rakya
Dakwah Islam Melalui Ajaran Tasawuf Sukardi, Akhmad
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.954 KB)

Abstract

Dakwah adalah kewajiban bagi setiap muslim yang tujuannya adalah menyeruh manusia ke jalan Tuhannya. Dalam tradisi tasawuf ajarannya menginginkan agar manusia berada sedekat mungkin dengan Tuhan, seperti pada ajaran mahabbah, ma’rifah, fana dan baqa, Ittihad dan hulul serta ajaran wahda wal wujud. Tasawuf mengajak manusia untuk selalu berusaha membersihkan jasmani dan rohani. Proses pembersihan diri manusia dilakukan dengan mengeluarkan semua sifat yang tercelah, dan mengisi sifat yang terpuji. Titik berat dari ajaran tasawuf adalah pada tingkah laku manusia, maka tasawuf disebut juga sebagai ajaran akhlak atau moral dengan meniru sifat-sifat Tuhan.            Dakwah Islam melalui ajaran tasawuf cukup mudah diterima oleh masyarakat karena ajaranya mementingkan pembinaan moral yang penuh dengan kelembutan, kepedulian kepada sesama makhluk serta sesuai dengan kebutuhan jasmani, terutama rohani sehingga menjadi solusi dari problem yang dihadapi manusia dewasa ini. Kata Kunci: Dakwah, ajaran tasawuf

Page 1 of 1 | Total Record : 9