cover
Contact Name
Syarief Fajaruddin
Contact Email
syarief.rieffa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ari.setiawan@ustjogja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 23383372     EISSN : 26559269     DOI : -
Core Subject : Education,
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan publishes high-quality manuscripts of evaluation, assessment, and measurement in varied instructional settings, including economics, mathematics, physics, vocation, engineering, and linguistics with their own particular phenomena, and significant studies that address issues of current education concern. The journal seeks high-quality research on how evaluation, measurement, and assessment can improve educational outcomes; research on how different disciplines can inform theoretical, practical, and political perspectives at the local, provincial, regional and international levels, with an effect on elementary, secondary and tertiary education stages.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017)" : 13 Documents clear
Implementasi model pembelajaran cooperative learning type jigsaw dalam rangka peningkatan motivasi dan prestasi pelajaran matematika pada siswa kelas VII MTsN Yogyakarta tahun pelajaran 2015/2016 Huda, Sirojul; Haryanto, Samsi; Chaerun, Chaerun
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1689.833 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3298

Abstract

Model Pembelajaran Cooperative learning Tipe Jigsawdi kelas VIIMTsN Yogyakarta I Mlati Sleman tahun pelajaran 2015/2016SD bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika materi bangun datar segi empat. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan oleh peneliti sebagai guru kelas dan guru matematika kelas 9 sebagai observer. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus., subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII semester II MTsN Yogyakarta I Mlati Sleman tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 33 siswa. Teknik analisis data digunakan analisis perbandingan,. Dari prosentase dideskripsikan kearah kecenderungan tindakan guru dan reaksi serta hasil belajar siswa.Prestasi belajar sebelum tindakan kelas rata-rata 69,58 ketuntasan individual sebanyak 22siswa(66,7%).Setelah tindakan kelas pada siklusI nilai rata-rata 73,75 dengan ketuntasan individual28siswa (84,84%), siklus II nilai rata-rata mencapai 77,33 dengan ketuntasan individual 33siswa (100%).Pada akhir PTK motivasi belajar siswa dalam kriteria tinggi (84,48). Hasil penelitian membuktikan penggunaan Model Pembelajaran Cooperative learning Tipe Jigsawmeningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika materi bangun datar segi empatsiswa kelas VII semester II MTsN Yogyakarta I Mlati Sleman tahun pelajaran 2015/2016 dan dapat dijadikan prediktor yang baik. Oleh karena itu dalam pembelajaran matematika dapat diterapkan Model Pembelajaran Cooperative learning Tipe Jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan prestasi materi bangun datar segi empat. Implementation of cooperative learning type jigsaw learning model in the framework of increasing motivations of achievement of math statements students of class VII MTsN Yogyakarta its lesson 2015/2016 AbstractLearning Model Cooperative Learning Type Jigsawdi class VII MTsN Yogyakarta I Mlati Sleman 2015/2016 SD lesson year aims to improve motivation and achievement of learning mathematics material wake rectangular flat. Classroom Action Research is done by the researcher as a classroom teacher and grade 9 mathematics teacher as an observer. The research was conducted in two cycles, the subjects of this study were the second grade students of second semester of MTsN Yogyakarta I Mlati Sleman 2015/2016 academic year amounted to 33 students. Data analysis techniques used comparative analysis. From the percentage is described towards the tendency of teacher action and reactions and student learning outcomes.Prestasi learning before the class action an average of 69.58 individual completeness as much as 22 students (66.7% ).After class action on the cycleI average score of 73.75 with mastery Individual students (84.84%), cycle II average score reached 77.33 with individual completeness 33 students (100%) At the end of TOD the students' learning motivation in high criterion (84,48) The research results proved the use of Learning Model Cooperative Learning Type Jigsawmend the motivation and achievement of learning mathematics of building the rectangular building of class VII second semester of MTsN Yogyakarta I Mlati Sleman of academic year 2015/2016 and can be a good predictor. Therefore, in the learning of mathematics can be applied Learning Model Cooperative learning Type Jigsaw to improve motivation and achievement of building of rectangular flat.
Pola pembinaan prestasi ekstrakurikuler bidang research peserta didik SMA (Studi kasus SMA Negeri 3 Yogyakarta) Putri, Devy Estu Anna; Supriyoko, Supriyoko
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1687.242 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: a) Menemukan bakat penelitian siswa, b) mengetahui persiapan Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta, c) mengetahui pelaksanaan Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta, d) belajar tentang manfaat dan dampak prestasi program bagi siswa dan sekolah.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  kualitatif  yang  menggunakan  studi  kasus  sebagai pendekatan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Responden penelitian ini adalah kepala sekolah SMA Negeri 3 Yogyakarta, wakil kepala bidang kemahasiswaan, guru penasehat penelitian, siswa berprestasi, dan orang tua siswa. Data penelitian divalidasi dengan metode observasi teliti dan data triangulasi. Penelitian ini menggunakan a) reduksi data, b) penyajian data, c) penarikan kesimpulan sebagai alat untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) bakat penelitian siswa ditunjukkan oleh jumlah siswa yang mengikuti Kegiatan ekstrakurikuler, b) pencapaian Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian Siswa Sekolah Menengah Atas (Studi Kasus di SMA Negeri 3 Yogyakarta) dibuktikan dengan pencapaian medali dan sertifikat, c) SMA Negeri 3 Yogyakarta menerapkan empat langkah dalam pelaksanaannya. Desain Pengembangan Kinerja Ekstrakurikuler di Divisi Penelitian Siswa Sekolah Menengah Atas. Pertama, program ekstrakurikuler merekrut anggota baru setiap tahunnya. Tim ekstrakurikuler menggunakan formulir pendaftaran untuk melakukan rekrutmen. Pelatihan KIRPAD (Kelompok Ilmiah Remaja Padmanaba) diadakan setiap hari Rabu dan semakin intensif saat hari kompetisi semakin dekat. Proposal OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) yang diajukan oleh siswa dievaluasi dan dinilai. Pelatihan terdiri dari pelatihan reguler di sekolah dan pelatihan intensif untuk kompetisi mulai dari regional hingga internasional, d) manfaatnya adalah 1) siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual sehingga pengalaman belajar menjadi lebih luar biasa, 2) siswa belajar untuk mengetahui fakta, konsep, dan prosedur mereka sendiri. Efek akibat hambatan  tersebut  adalah  1)  kesulitan  siswa  untuk  mengatur  waktu  belajar  sambil  melakukan penelitian dan 2) fasilitas laboratorium sekolah yang tidak memadai.
Pengembangan instrumen pengukuran kedisiplinan belajar siswa di SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta Waruwu, Lestari; Supriyoko, Supriyoko
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1692.313 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui instrumen pengukuran pembelajaran siswa untuk dilakukan oleh guru. (2) mengetahui semua indikator dalam mengukur pembelajaran siswa di SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta. (3) mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran pembelajaran siswa kedisplinan. (4) mengetahui kecenderungan kedisplinan pembelajaran siswa di SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Reseach and Development). Setelah instrumen disusun dilanjutkan dengan instrumen pengembangan  dalam  beberapa  tahap.  Tahap  pertama  adalah  model  awal,  dilakukan  dengan  uji validitas konstruk secara teoritis dengan pertimbangan ahli dan validitas empiris dengan faktor nalisis, maka diikuti dengan uji reliabilitas, dan pengukuran terakhir kedisplinan belajar siswa dengan akhir istrumen. Penelitian ini adalah (1) memperoleh hasil pengukuran instrumen produk akhir belajar siswa di SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta. (2) Hasil penelitian ini menghasilan indikator sebagai berikut: keataan peraturan di sekolah, pengamatan kegiatan belajar di sekolah, ketaatan belajar di rumah. (3) instrumen pengukuran kedisplinan untuk belajar bagi siswa telah memenuhi persyaratan validitas, validitas konstruk dan reliabilitas, dan menghasilkan 44 butir survei. Dan memiliki nilai kaiser-meyer-olkin (KMO) sebesar 0,862 (0,862> 0,6) dengan probabilitas Uji Bartlents sig 0.000 (0,000 <0,05), dengan reliabilitas 0,834 (0,834> 0,6). (4) hasil pengukuran kedisplinan untuk belajar bagi siswa dengan jumlah titik sekitar 44. Nilai yang diperoleh untuk pembelajaran siswa di SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta 135,12, berada pada selang 121-143, dan dinyatakan dalam kategori tinggi. AbstractThe purpose of this research is (1) to know the instrument of measurement of student learning to be done by teacher. (2) to know all the indicators in measuring student learning in SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta. (3) to know the level of validity and reliability of student discipline measurement learning instrument. (4) to know the trend of student learning discipline in SMP Negeri 2  Kalasan  Sleman  Yogyakarta.  This  research  is  a  research  and  development  (Reseach  and Development). Once the instrument is set up it is continued with the development instrument in several stages. The first stage is the initial model, done with theoretical construct validity test with expert consideration and empirical validity with nalian factor, then followed by reliability test, and final measurement of student learning discipline with end of instrument. This research is (1) obtaining result of instrument measurement of final product of student learning in SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta. (2) The result of this research produces the following indicators: regulation in school, observation of learning activities at school, observance of study at home. (3) disciplinary measurement instruments for learning for students have met the requirements of validity, construct validity and reliability, and resulted in 44 survey items. And have a kaiser-meyer-olkin (KMO) value of 0.862 (0.862> 0.6) with a probability of Bartlents sig 0.000 test (0,000 <0.05), with a reliability of 0.834 (0.834> 0.6). (4) the result of measurement of discipline to study for students with a number of points about 44. The value obtained for student learning in SMP Negeri 2 Kalasan Sleman Yogyakarta 135.12, is in lap 121-143, and stated in high category.
Efektivitas model pembelajaran “rombel” terhadap kompetensi keterampilan vokasional siswa tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Negeri Pembina Yogyakarta Permatasari, Hedwigis Dian
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1675.53 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran rombongan belajar pada keterampilan vokasional siswa tunagrahita di SLB N Pembina Yogyakarta. Hal-hal yang diteliti meliputi: perencanaan, pelaksanaan, hasil pembelajaran serta kendala dan hambatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji kepercayaan data diperoleh dengan trianggulasi data. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif di mana tahapannya meliputi menelaah data, menyusun data kemudian berdasarkan susunan data ditarik kesimpulan.Rombongan belajar di SLB N Pembina Yogyakarta terdiri dari 9 keterampilan vokasional yaitu  Tata Boga, Teknik dan Informatika, Keramik, Pertanian, Tata Busana, Tata Kecantikan, Otomotif, Tekstil serta Perkayuan. Satu kelas rombel keterampilan terdiri dari siswa SMPLB hingga SMALB tunagrahita. 90% materi pembelajaran merupakan materi praktik keterampilan. Kurikulum dibuat mengacu pada tematik vokasional sehingga pembelajaran dilaksanakan bukan lagi berdasarkan satuan pendidikan dalam pelajaran-pelajaran yang terpisah tetapi dilaksanakan berdasarkan tema. Proses pembelajaran dilaksanakan menggunakan pendekatan team teaching di mana proses perencanaan, pembelajaran hingga evaluasi dilaksanakan oleh team guru yaitu oleh kelompok guru keterampilan, cooperative learning dan pembelajaran individual. Meskipun model pembelajaran adalah rombongan belajar namun mempertimbangkan karakteristik  siswa  tunagrahita  maka  sangat  ditekankan  pembelajaran  secara  individual  untuk menggali potensi setiap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran rombongan belajar dapat meningkatkan kompetensi siswa tunagrahita diukur dari keterampilan yang dikuasai. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran rombongan belajar efektif dalam meningkatkan kompetensi keterampilan siswa tunagrahita.
Pengaruh peran orang tua, persepsi siswa pada kompetensi pedagogik guru dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar matematika Supriyantoro, Joko
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1718.817 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3244

Abstract

Tujuan dari penelitian  ini adalah (1) mengetahui  pengaruh  orang tua, persepsi siswa terhadap kompetensi  pedagogis  guru dan disiplin  belajar  siswa  MTs  N Kabupaten  Piyungan;  (2) mengetahui pengaruh  peran  orang  tua  terhadap  prestasi  belajar  siswa  siswa MTs  N Kabupaten  Piyungan;  (3) mengetahui   pengaruh   persepsi guru siswa terhadap prestasi belajar matematika   siswa  MTs  N Kecamatan Piyungan; dan (4) mengetahui  pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar matematika  pada siswa   MTs   N  Kecamatan   Piyungan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan   pendekatan  explanatory  research. Populasi penelitian ini  adalah  seluruh  siswa  MTs Negeri (MTs N) kelas VIII di Kabupaten  Bantul Piyungan berjumlah 133 siswa. Sampel penelitian  ini adalah  96 siswa. Teknik  pengambilan  sampel  yang digunakan  adalah  proportional  stratified  random sampling.bTeknik  pengumpulan  data menggunakan  kuesioner.  Data dianalisis  dengan  menggunakan analisis regresi berganda. Hasil: (1) Ada pengaruh antara orang tua, persepsi siswa tentang kompetensi pedagogis  guru, dan disiplin  belajar pada prestasi  belajar siswa kelas VIII MTs (MTs) di Kabupaten Piyungan Bantul Tahun 2015 / 2016. (2) Ada pengaruh antara peran orang tua dengan prestasi belajar siswa  kelas  VIII  MTs  (MTs)  di Kabupaten  Bantul  Piyungan  Tahun  2015/2016.  (3)  Ada  pengaruh antara  persepsi  siswa terhadap  kompetensi  pedagogis  guru MTs dengan  prestasi  belajar  siswa kelas VIII di Kabupaten  Bantul  Piyungan  Tahun  Akademik  2015/2016.  (4) Ada pengaruh  antara  disiplin belajar  dan  prestasi  belajar  siswa  kelas  VIII  MTs  (MTs)  di  Kabupaten   Bantul  Piyungan  Tahun 2015/2016. Effect of role of parents, student perception in teacher pedagogik competency and learning discipline on learning achievement students math   AbstractThe purpose  of this study were (1) to know the influence  of parents,  students  'perceptions  of teachers'  pedagogical  competence  and discipline  of learning of MTs N students of Piyungan  District; (2) to know the influence of parent role on student achievement  of MTs N student of Piyungan District; (3)  to  know   the  influence   of  student   teacher's   perception   on  student's   mathematics   learning achievement  of MTs  N Sub  Piyungan;  and  (4) to know  the influence  of discipline  on mathematics learning  achievement   in  MTs  N  students  Piyungan   sub-district.   This  research  uses  quantitative research  using  explanatory  research  approach.  The population  of this study  is all students  of MTs Negeri (MTs N) class VIII in Bantul Piyungan  District amounted  to 133 students.  The sample of this research  is 96 students.  The  sampling  technique  used  is proportional  stratified  random  sampling. Data  collection  techniques  using  questionnaires. Data  were  analyzed  by using  multiple  regression analysis. Result: (1) There is influence between parent, student perception  about teacher pedagogical competence,  and learning  discipline  on student  achievement  of class VIII MTs (MTs) in Regency  of Piyungan  Bantul  Year 2015 / 2016. (2) There is influence  between  parent  role with achievement  of students  of  class  VIII  MTs  (MTs)  in  Bantul  Regency  Piyungan  Year  2015/2016.  (3)  There  is  an influence between students' perceptions on the pedagogical competence of MTs teachers with the achievement  of class VIII students in Bantul Piyungan District Academic Year 2015/2016.  (4) There is influence   between  learning   discipline   and  student  achievement   class  VIII  MTs  (MTs)  in  Banty Piyungan District Year 2015/2016.
Efektivitas model pembelajaran problem-learning dengan metode peer tutoring berbantuan geogebra pada dimensi tiga dalam upaya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa Tana, Maria Ernawati Milla; Supriyoko, Supriyoko; Haryanto, Samsi
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1708.3 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalis efektifitas penggunaan model problem based learning dengan metode peer tutoring berbantuan geogebra pada  materi dimensi tiga untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas Kurt Lewin dengan tiga siklus dan pendekatan kualitatif.  Metode peer tutoring berhasil (1) meningkatkan motivasi belajar siswa tercermin dari naiknya presentasi siswa bemotivasi belajar tinggi dari siklus 1 ke siklus 3. (2) meningkatkan prestasi tercermin dari naiknya persentase siswa dengan nilai melampau KKM dari siklus 1 ke siklus 3. (3) memiliki efektivitas tinggi diukur dengan metode evaluasi Kirk Patick.  Dengan demikian, metode Peer tutoring  dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada dimensi tiga. Effectiveness of problem based learning model learning with geogebra helping peer tutoring method on three dimensions in efforts to increase motivation and student learning achievement AbstractThis study aims to analyze the effectiveness of the use of problem-based learning model with geogebra assisted peer-tutoring method on three dimensional material to improve student's learning motivation and achievement. The method used is Kurt Lewin class action research with three cycles and a qualitative approach. The method of peer tutoring succeeds (1) improves students 'learning motivation as reflected in the increase of students' high learning motivation presentation from cycle 1 to cycle 3. (2) improving achievement is reflected from the increase of percentage of students with value beyond KKM from cycle 1 to cycle 3. (3) has a high effectiveness measured by Kirk Patick's evaluation method. Thus, Peer tutoring method can improve student's motivation and achievement in dimension three.
Peningkatan minat dan hasil belajar IPA melalui penggunaan media pembelajaran lectora siswa kelas V SDN Timuran Tahun 2016/2017 Hastini, Wahyu
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1748.27 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3284

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) meningkatkan minat belajar, (2)  meningkatkan hasil belajar, (3) menemukan pola pembelajaran yang efektif pelajaran IPA Siswa Kelas V SDN Timuran Tahun   2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri atas dua siklus, setiap siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi, dengan model Kemis dan Taggart. Pengumpulan data melalui tes, angket, observasi dan wawancara. Datadiperoleh melalui pengamatan, dan tes hasil belajar. Tehnik analisis data deskriptif kualitatif.  Subyek penelitian siswa Kelas V sebanyak 30. Hasil tercapainya  kriteria keberhasilan pada siklus dua nilai ulangan harian IPA rata-rata 87,83 dari pra siklus 73,00 (naik sebesar14,83%). Ketuntasan belajar prasiklus 43,33% dan siklus dua menjadi 86,67% persentase KKM meningkat 43,34%, minat siswa terhadap pembelajaran prasiklus  kategori  rendah 15 siswa(50%), kategori sedang 15(50%) ,kategori tinggi tidak ada(0%). Pencapaian pada siklus kedua dalam katagori sedang 2 siswa(6,67%), kategori tinggi 28 siswa(93,33%).  Hasil uji tanggapan diperoleh pemakaian media pembelajaran lectora 73,67 % sangat setuju, 23,33% setuju, 2,33% tidak setuju, 0,66% sangat tidak setuju. Hasil wawancara menyatakan penggunaan media pembelajaran lectora meningkatkan hasil belajar, memudahkan dan senang dalam mempelajari IPA. Maka dapat disimpulkan penggunaan media pembelajaran lectora dapat meningkatkan minat dan hasil  belajar IPA.INCREASING INTEREST AND LEARNING RESULTS THROUGH THE USE OF LEARNING MEDIA LECTORA STUDENTS CLASS V SDN TIMURAN YEAR 2016/2017The  purpose  of  this  research  are  (1)  Improve  interest  in  science  learning  of  Fifth gradeTimuran Elementary School Academic year 2016/2017, (2) Improve science learning outcomes of Fifth gradeTimuran Elementary School Academic year 2016/2017, (3) Finding patterns of effective learning in teaching scienceof Fifth gradeTimuran Elementary School Academic year 2016/2017. This research is a classroom action research (PTK), which consists of two cycles, each cycle includes four stages: planning, action, observation and reflection. This stage follows the model Kemis and Taggart. The data is collecting by tests, questionnaires, observations and interviews. Data is obtained through observation and test of learning outcomes. Theresearch data analysisis using qualitative descriptive analysis technique. The subjects of this study areFifth grade students of Timuran Elementary. The results showed that the science daily tests values average is gaining up to 14,83%), the students minimum completeness criteria increase up to 43,34%, and the   interest achievement of students towards learning of the second cycle in the moderate category 2 students (6.67%), high category 28 students (93.33%). Test response results of the use ofLectora instructional mediaare 73.67% strongly agree, 23.33% agree, 2.33%disagree,and 0.66% strongly disagree. While the results of the interview stated that the use of Lectora instructional media help improve science learning outcomes, facilitate study  material  and  delighted  in  studying  science.  So  we  can  conclude  that  by  usingLectora instructional media usage can improve science interest and learning outcomes.
Penerapan model PBL dengan video untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika siswa kelas XMIPA 2 SMAN 1 Minggir pada pokok bahasan eksponen dan logaritma tahun 2016/2017 Romdoni, Muhamad; Supriyoko, Supriyoko
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1718.614 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengimplementasikan PBL dengan video untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika Kelas X MIPA 2 di SMAN 1 Minggir pada subte ma Eksponen dan Logaritma, 2) mengetahui kelebihan dan kekurangan pembelajaran PBL dengan video, dan 3) mengetahui efektifitas pelaksanaan PBL dengan video. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (CAR) yang dilakukan di kelas X MIPA 2, SMA Negeri 1 Minggir, Sleman, Yogyakarta pada semester pertama tahun ajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penerapan PBL dengan video dapat meningkatkan minat belajar matematika, ditunjukkan oleh skor rata-rata 78,79%> 75%; dan peningkatan prestasi belajar matematika dari 27,27% pada siklus I menjadi 84,84% pada siklus II, 2) kekuatan penerapan PBL adalah dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar, sedangkan kelemahannya hanya dapat diimplementasikan di antara siswa dengan motivasi tinggi, 3) Penerapan PBL dengan video merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar yang dapat dilihat pada tahap reaksi, tahap proses, tahap perilaku, dan tahap hasil. Dapat disimpulkan, penerapan PBL dengan video dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika kelas X MIPA 2 di SMAN 1 Minggir pada sub tema Eksponen dan Logaritma.  Implementation of the pbl model with videos to increase the interest and achievement of learning mathematics students of XMIPA 2 SMAN 1 Minggir on exponent learning and logaritma year 2016/2017 AbstractThis study aims at: 1) implementing PBL with video to increase the interest and math learning achievement of Grade X MIPA 2 at SMAN 1 Minggir on the sub theme of Exponents and Logarithms, 2) knowing the advantages and disanvantages of learning PBL with video, and 3) knowing the effectiveness of the implementation of PBL with video. This study is a classroom action research (CAR) which is conducted in Grade X MIPA 2, SMA Negeri 1 Minggir, Sleman, Yogyakarta in the first semester of the academic year of 2016/2017. The result of the study shows that: 1) implementing PBL with video can increase the interest in learning mathematics, indicated by an average score of 78.79% > 75%; and increasethe math learning achievementfrom 27.27% in the first cycle into 84.84% in the second cycle, 2) the strength of PBL implementation is that it can increase the interest and learning achievements, while the weakness of it is that it can only be implemented among the high motivated students, 3) implementing PBL with video is an effective way to increase the interest and learning achievements which can be seen at reaction stage, process stage, behavioral stage,and result stage. It can be concluded, implementing PBL with video can increase the interest and math learning achievement of Grade X MIPA 2 at SMAN 1 Minggir on the sub theme of Exponents and Logarithms.
Upaya meningkatkan motivasi, kreativitas, dan prestasi belajar IPA dengan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw Ridwan, Ahmad; Sumadi, Sumadi
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1665.484 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw,  untuk  meningkatkan motivasi, kreativitas  dan  prestasi belajar IPA-Fisika , apa kelebihan dan kelemahannya, serta bagaimana efektivitasnya yang dilaksanakan di kelas VIII A SMP Negeri 1 Ngawen Gunungkidul tahun pelajaran 2014/2015.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw secara tepat dapat meningkatkan motivasi, kreativitas, dan prestasi belajar IPA-Fisika siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Ngawen Gunungkidul tahun pelajaran 2014/2015. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terbukti sangat efektif dalam upaya meningkatkan motivasi, kreativitas dan prestasi belajar siswa. Effort increasing motivation, creativity, And learning learning achievement with implementation learning model of jigsaw type cooperative AbstractThis study aims to find out how to  implement jigsaw  type  cooperative learning model to increase student’s motivation, creativity, and science learning achievement, its strengths and weaknesses, as well as its effectiveness when implemented in VIII A class at SMPN 1 Ngawen Gunungkidul academic year 2014/2015.The results  of the research  showed  that applying jigsaw type   cooperative learning model could increase class VIII A students motivation, kreativity and achievement of Science- Physics learning at SMPN 1 Ngawen Gunungkidul academic year 2014/2015. Jigsaw type cooperative learning model was very effective in improving   students motivation, creativity  and achievement.
Pengembangan instrumen pengukuran nilai kemandirian terkait mata pelajaran matematika (Studi empirik di SMA Negeri 1 Sleman) Mustofa, R. Anang; Supriyoko, Supriyoko
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1665.197 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3297

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan intrumen pengukur nilai kemandirian yang berkaitan dengan matematika untuk sekolah menengah atas kemudian diimplementasikan untuk melihat keefektifannya. Penelitian ini merupakan pengembangan instrumen. Uji Validasi yang dilakukan meliputi: Analisis validasi item dengan korelasi product moment, pertimbangan ahli, analisis teknik FGD dan Delphi, validitas konkuren, analisis validitas konstruk menggunakan analisis faktor. The cronbach alpha digunakan untuk uji realibility. Pada pengujian saya menggunakan 36 butir valensi dan 36 butir faktual yang digunakan. Pada percobaan I. Setelah menguji validitasnya, ada 17 item valensi yang jatuh rata-rata sementara tidak ada yang faktual Item yang gagal direvisi ke tahap II percobaan berikutnya. Uji coba fase II ini menggunakan butir pertama uji valid dan yang telah direvisi. Setelah dianalisis, ada 15 item valensi yang gagal dan 4 butir faktual yang gagal. Kriteria validasi bersamaan dipenuhi dengan hasil koefisien korelasi r xy = 0,755 dan 0,000 sig. Ada 12 valensi yang valid dan 9 faktual yang valid. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan sebagai berikut, (1) Telah disusun seperangkat instrumen pengukuran independen yang berhubungan dengan matematika untuk siswa kelas X dengan tiga indikator, yaitu tidak ada kecurangan dalam melakukan 6 item tes formatif (2 item untuk valensi dan 4 item untuk faktual), tidak ada plagiating dalam mengumpulkan 4 item portofolio (semua instrumen adalah valensi) dan menerima hasil pengukuran kemandirian dengan menggunakan 10 poin (6 item valensi dan 4 butir faktual). (2) diperoleh indikator, cetak biru dan instrumen pengukuran kemandirian yang valid (3) diperoleh instrumen pengukuran kemandirian dan semua uji validitas yang diuji. (4) Terbukti tingkat Kemandirian peserta didik tinggi. Hal ini menimbulkan isu ilmiah baru yang menarik untuk diselidiki lebih lanjut. Development of responsible values installation measurement of mathematical eye lesson (Empirical study in SMA Negeri 1 Sleman) AbstractThe purpose of this study was to develop an instrument of self-reliance of math-related values for high school and then implemented to see its effectiveness. This research is an instrument development. Validation test conducted include: Analysis of item validation with product moment correlation, expert consideration, FGD and Delphi technique analysis, concurrency validity, construct validity analysis using factor analysis. The cronbach alpha is used for test realibility. In my test I used 36 grains of valence and 36 factual points used. In experiment I. After testing its validity, there are 17 items of valence that fall on average while there is no factual Item that fails to be revised to stage II of the next experiment. This phase II trial uses the first item of valid and revised test. Once analyzed, there are 15 failed valence items and 4 failed factual items. The concurrent validation criteria are satisfied with the results of the correlation coefficient r xy = 0.755 and 0.000 sig. There are 12 valid valid and valid 9 valid. From this research, it can be summed up as follows, (1) has been arranged set of instruments independent measurements related to mathematics for students of class X with three indicators, ie no cheating in the conduct of 6 items formative tests (2 items to the valence and 4 items for factual ), there is no plagiating in collecting 4 portfolio items (all instruments are valence) and receiving self-assessment results using 10 points (6 valence items and 4 factual items). (2) obtained indicator, blueprint and valid measurement instrument of independence (3) obtained instrument of independence measurement and all validity test tested. (4) Proven level of Independence of high learners. This raises an exciting new scientific issue for further investigation.

Page 1 of 2 | Total Record : 13