Jurnal Riset Komunikasi
ISSN : 26150875     EISSN : 26150948
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Print ISSN 2615-0875 | Online ISSN 2615-0948 is a scientific journal published by Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Riau Region. JURKOM focuses on communication issues in general including communication science, journalism, Public Relations, communication management, development communication, new media, strategic communication, broadcasting, and etc.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019" : 7 Documents clear
INTERAKTIVITAS RADIO SUARA SURABAYA: PENGGUNAAN, FUNGSI, DAN MODEL INTERAKTIVITAS Astuti, Budhi Widi; Aritonang, Bonardo Marulitua
Jurnal Riset Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.256 KB)

Abstract

Radio Suara Surabaya (SS FM) is a private broadcasting institution capable of carrying out its role as a public radio. The uniqueness of its role begins with the switch of the SS FM function which originally dominated the content with entertainment into information content. This change in the dominance of content results in a two-way broadcast format, where there is interactivity in it. This study aims to find out about the interactivity that exists between SS FM and its listeners, including the media used, the forms of interactivity, and the factors of interactivity. Computer-Mediated Communication is one of the media theories used as a knife for analysis. Through qualitative research methods, it was found that in interactivity with the listeners, SS FM has standard rules that must be adhered to together. While the elements contained in it are participation, control and activity. In addition, the interactivity media used are telephone, online media and social media. Then the form of interactivity that occurs is interactivity of content and personal interactivity. While three factors cause listeners to interact actively with SS FM, namely the need for information, the need for self-actualization, and the need for self-existence.
PENGARUH ACARA FESTIVAL SENI TERHADAP CITRA SEKOLAH DI SMA NEGERI 06 PEKANBARU Idawati, Idawati
Jurnal Riset Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.971 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana pengaruh acara festival seni terhadap siswa, (2) untuk mengetahui bagaimana pandangan siswa terhadap citra sekolah, (3) untuk mengetahui bagaimana acara festival seni terhadap citra sekolah. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analisis kuantitatif data hasil pengukurannya merupakan data kualitatif yang diangkakan atau diskor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa  SMA Negeri 06 mulai dari kelas X s/d kelas XII berjumlah 1201 orang.  Dalam penelitian ini tekhnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling, sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus  Slovin. Jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 orang siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: kuesioner, wawacara, dokumentasi, studi pustaka. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan skala pengukuran adalah skala likert (liket scale) yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi, seseorang tentang suatu kejadian atau gejala sosial. Teknik analisa data dalam penelitian ini yaitu: menggunakan teknik analisis data regresi sederhana. Hasil penelitian ini yaitu (1) Bentuk pelaksanaan kegiatan festival seni di SMAN6 sangat tersusun dan terencana dengan baik, sehingga hal ini menyebabkan SMAN6 dalam melaksanakan kegiatan selalu berhasil dan mendapat sambutan positif bagi peminatnya, (2) Citra SMAN6 dimata siswa cukup baik dan sangat sangat positif ditandai dari rekapitulasi jawaban responden yang menjawab sangat setuju tentang kegiatan positif yang dilaksanakan oleh SMAN6 melalui kegiatan festival seni, (3) Pengaruh acara festival seni terhadp citra SMAN6 sangat berpengaruh signifikan hal ini dibuktikan dari hasil regresi linier sederhana.
PERILAKU KOMUNIKASI DAN MAKNA SAMAWA PADA PASANGAN MENIKAH MELALUI TA’ARUF Hapsa, Kholistiani Puspadina; Wahyudin, Uud; Zein, Duddy
Jurnal Riset Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.484 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif, pengalaman dan perilaku komunikasi, serta makna sakinah, mawaddah, warahmah pada pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat hal yang menjadi motif seseorang menikah melalui ta’aruf. (1) Pengaruh lingkungan sekitar, (2) tidak ingin terkena dampak buruk berpacaran, (3) ingin memperoleh kebaikan, (4) ingin mendapatkan keberkahan pernikahan. Sebelum menikah, komunikasi antara laki-laki dan perempuan yang berta’aruf didampingi oleh mediator. Setelah menikah, komunikasi dilakukan untuk menghidupkan suasana dalam rumah tangga serta untuk mengatasi konflik. Sakinah dimaknai sebagai ketenangan yang muncul dari rasa saling percaya, saling mengingatkan, saat berkumpul dengan keluarga dan kondisi dimana keimanan meningkat. Mawaddah diartikan sebagai bentuk pembuktian, usaha memberikan yang terbaik, perasaan yang hanya diberikan untuk Allah, pengorbanan, serta kebersamaan. Sedangkan warahmah dimaknai sebagai upaya menjauhkan keluarga dari neraka, bentuk perhatian, rasa nyaman, serta mau menerima apa adanya.
INDEPENDENSI MEDIA: PRO-KONTRA OBJEKTIVITAS DAN NETRALITAS PEMBERITAAN MEDIA Musfialdy, Musfialdy
Jurnal Riset Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.827 KB)

Abstract

Sejak dahulu sampai sekarang media massa selalu menjadi sorotan masyarakat, terutama adanya peristiwa-peristiwa tertentu. Idealismenya berita yang di bangun oleh suatu media, adalah perwujudan dari realitas yang ada pada peristiwa tersebut. Kenyataannya berita tidak hanya menampilkan realitas yang ada. Isi media yang disampaikan kepada khalayak tidak datang dari ”ruang hampa” yang netral, bebas kepentingan, dan disalurkan oleh medium yang bebas distorsi. Berita merupakan hasil pengaruh kebijakan internal organisasi media dan pengaruh eksternal media itu sendiri. Sering kali media senantiasa memilih isu, informasi atau bentuk konten yang lain berdasar standar para pengelolanya. Hal inilah yang menjadikan pemberitaan yang ditampilkan terkadang dianggap berat sebelah dan merugikan sebagian kalangan. Tujuan tulisan ini menganalisa independensi media terutama objektivitas dan netralitas pemberitaan media. Hasil penelitian ini menunjukkan sebuah berita sebagai isi media adalah hasil konstruksi realitas.  Media massa mempunyai peluang yang sangat besar untuk mempengaruhi makna dan gambaran yang dihasilkan dari realitas yang dikonstruksinya. Sebuah berita  merupakan sebuah konstruksi realitas ditambah ideologi dan kepentingan media itu sendiri. Seharusnya berita dalam media massa diarahkan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan khalayaknya, bukan hanya sekadar untuk membebaskan media massa dan pemiliknya dari kewajiban harapan dan tuntutan masyarakat.
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA PADA KOMUNITAS PERCA (STUDI FENOMENOLOGI) Rosalyn, Maria Eva; Kuncoroyakti, Yohanes Arie
Jurnal Riset Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.02 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat komunikasi antar budaya yang terjadi dalam pasangan yang tergabung dalam komunitas PerCa Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek.  Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan fenomenologi komunikasi sebagai dasar penelitian. Komunitas PerCa merupakan komunitas yang beranggotakan pasangan dengan kewarganegaan yang berbeda. Perbedaan budaya yang ada dalam komunitas pasangan suami istri bukan menjadi hal terpenting dalam komunikasi melainkan sikap untuk saling memahami dan menerima. Kemampuan inilah yang seringkali dilakukan oleh pasangan dan menjadikan kebiasaan. Penelitian ini juga melihat bahwa komunikasi budaya yang terjadi diantara pasangan tersebut menimbulkan sebuah komunikasi transaksional, Selain itu muncul juga sebuah budaya baru yang dihasilkan. Budaya baru tersebut terbentuk karena budaya dari salah satu pasangan menjadi lebih dominan, hal tersebut tidak mempengaruhi relasi yang terjadi diantara mereka.
IDENTITAS PEREMPUAN AHMADIYAH DI RUANG PUBLIK Asrita, Stara
Jurnal Riset Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.72 KB)

Abstract

Identitas merupakan nilai yang dimiliki seseorang agar orang lain dapat mengenali individu tersebut. Seseorang membentuk identitas agar dapat berinteraksi dengan individu atau kelompok lain dalam masyarakat. Tidak mudah untuk mengungkapkan identitas kelompok agama minoritas seperti Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) khususnya perempuan yang ingin mengaktualisasikan diri di ruang publik. Peneliti ingin bertujuan mengetahui cara perempuan Ahmadiyah dalam mengungkapkan identitas diri sebagai kelompok minoritas karena tidak semua perempuan Ahmadiyah dapat menjelaskan identitas diri mereka dalam lingkungan pekerjaan, masyarakat dan sosial pasca konflik di Parung, Bogor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Pengelolaan Identitas. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil penelitian bahwa perempuan-perempuan Ahmadiyah berusaha mengungkap dirinya melalui identitas material dan non material agar lebih dikenali masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk menjalin hubungan yang lebih baik dan menghindari konflik.
KOMODIFIKASI WACANA SENSITIF GENDER FIRZA HUSEIN DI MEDIAINDONESIA.COM Rajagukguk, Prayogi Haro; Yesicha, Chelsy
Jurnal Riset Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.764 KB)

Abstract

The coverage of sensational conversations in the context of pornography between Rizieq Shihab and Firza Husein became interesting to be exploited by the media with a tendency to focus on female actors rather than male actors. On the other side, the media is also careful to package the news according to their interests. The researcher chose Mediaindonesia.com as an object of study that helped publish the news stories about pornography Firza Husein throughout 2017. The purpose of this study was to find out MediaIndonesia.com positioned women in the news discourse and the commodification process formed in the discourse. This research uses qualitative research methods using Sara Mills discourse analysis. Data collection techniques used are documentation, observation and interviews. The subjects involved in this study were MediaIndonesia.com. The unit of analysis of the data taken is 5 news by using pusposif based on google analytics. The results of the study show Firza Husein to be the object to be discussed and the Police become the narrator, then Rizieq Shihab is shown as a victim of slander. Commodification of content seen is news raised from a legal point of view, workers who are involved in totality in digging information, then audiences are harassed to advertisers with invitation adverts and government adverts categories that are displayed in the form of special news columns.

Page 1 of 1 | Total Record : 7