Jurnal Riset Komunikasi
ISSN : 26150875     EISSN : 26150948
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Print ISSN 2615-0875 | Online ISSN 2615-0948 is a scientific journal published by Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Riau Region. JURKOM focuses on communication issues in general including communication science, journalism, Public Relations, communication management, development communication, new media, strategic communication, broadcasting, and etc.
Articles 16 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018" : 16 Documents clear
PERGESERAN PERAN DAN FUNGSI RADIO SUARA SURABAYA DARI RADIO INFORMASI MENJADI RADIO PENGADUAN Sampoerno, Sampoerno; Herwandito, Seto; Sari, Dewi Kartika
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.499 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pergeseran fungsi Radio Suara Surabaya. Penelitian ini juga memaparkan alasan pergerseran tersebut bisa terjadi. Dalam meneliti pergeseran fungsi radio Surabaya dari fungsinya yang semula dan mengapa pergeseran tersebut terjadi, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pada tahap awal penelitian ini, peneliti mengidentifikasi fungsi awal pendirian radio Suara Surabaya yakni sebagai radio informasi. Selanjutnya peneliti memaparkan pergeseran fungsi radio Suara Surabaya menjadi fungsi pengaduan. Terakhir peneliti mengidentifikasi alasan pergeseran fungsi radio tersebut. Pada tahapan untuk menjaga kredibilitas data penelitian, peneliti melakukan triangulasi data dengan melakukan studi literatur tentang radio dan manajemen radio.
MALAPRAKTIK DALAM TINDAK TUTUR KESEHATAN: KAJIAN PERSPEKTIF KOMUNIKASI ANTARA DOKTER DENGAN PASIEN Sufa, Siska Armawati; Widiarto, Didik Sugeng
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.406 KB)

Abstract

Health communication has been defined as referring to any type of human communication whose content is concerned with health (Roger, 1996). This study describe about health communication, especially communication between physicians and hospitals as medical providers with their patients, and examines descriptively about how the communication between the doctors of RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun to the families of victims, Zacky as a patient. This research uses qualitative approach with the findings of data from interviews. The results conclude that the alleged malpractice case in Zacky's as a victim at RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, is a manifestation of paternalistic model is the most dominant in past time used in health communication between physicians and patients that positioning is dominated by physicians, in this case who put the Zacky family as a passive object who submit all health and safety affairs to medical team. By contrast, the most useful model for healing a patient that the physician should adhere to is the Shared Model, which puts patients as subjects with socio-cultural background, values, hopes, feelings, desires, worries, and also crave for happiness and even save their lives from medical treatment. By using Shared Treatment Decision Making between the physicians and the patients regarding the medical action to be taken, accordingly the story about malpractice would not exist in the history of medicine in Indonesia would.
KOMUNIKASI ORGANISASI KEHUMASAN POLRES PASURUAN Fatikh, M. Alfin; Panuju, Redi
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.279 KB)

Abstract

Di era reformasi dan era digitalisasi sekarang ini masyarakat semakin bebas mengupload apa saja di sosial medianya, kasus Begal yang marak di daerah Kabupaten Pasuruan Jawa Timur membuat masyarakatnya resah, ketika ada pelaku Begal tertangkap oleh masyarakat di amuk massa kemudian di rekam lalu di upload dan masyarakat yang menjadi korban menceritakannya di sosial medianya, hingga timbul opini dari masyarakat Pasuruan “City of Begal”. Kunci utama keberhasilan humas adalah komunikasi dan opini positif yang di terima oleh masyarakat melalui komunikasinya di media online, opini positif itu akan mengubah opini masyarakat yang beranggapan Pasuruan “City of Begal”.  Hasil penelitian ini menunjukkan komunikasi Polres Pasuruan dalam membangun opini positif lebih dominan pada penyampaian informasi kepada Kapolres dan memberikan informasi-informasi keberhasilan tim saber begal untuk membangun isu dan opini positif di masyarakat, Namun komunikasi di media online terhadap masyarakat belum dilakukan, Penerapan konsep pelayanan di media online merupakan bentuk komitmen Polri dalam membangun opini kepada masyarakat. Kualitas komunikasi humas dengan masyarakat di media online perlu ditingkatkan, mengingat masyarakat sekarang lebih banyak membicarakan isu-isu yang terjadi di media online.
PEMBENTUKAN POSITIONING DENGAN VIDEO BACA #TWEETJAHAT PASANGAN ANIES-SANDI SEBAGAI STRATEGI POLITICAL MARKETING MELALUI SOSIAL MEDIA Susanto, Tri; Muhamad, Reka Prakarsa Nur; Syamsuri, Satria Ali
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.37 KB)

Abstract

Political Marketing adalah salah satu kegiatan dalam proses pemilihan Yang digunakan sebagai proses dalam memperkenalkan kandidat kepada masyarakat dengan metode marketing. Pasangan anies –sandi menggunakan political marketing dalam pembentukan positioning yaitu Tindakan untuk menancapkan citra tertentu kedalam benak para pemilih agar tawaran produk politik dari kandidiat pemilihan yang memiliki posisi khas, yang mencari jendela di dalam otak pemilih (Nursal:2004) melalui video baca #tweetjahat di media sosial. Strategi #tweetjahat ini mendapat respon positif dari masyarakat yaitu menanggapi tweet yang tidak baik dan menjatuhkan kedalam hal yang humoris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi komunikasi kampanye melalui media sosial Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan strategi studi kasus yang mengambil aktivitas kampanye di media sosial Akun @aniesbaswedan dan @sandiuno di Instagram. Temuan penelitian memberikan gambaran Strategi Komunikasi politik dengan pendekatan marketing melalui media sosial dalam pembentukan positioning yang baik pada calon pemimpin dalam Kampanye Pemilihan gubernur DKI Jakarta dengan membaca  #tweetjahat membentuk positioning Anies –sandi sebagai pasangan pemimpin yang humoris, sabar dan ramah.
KOMODIFIKASI KONFLIK DALAM TAYANGAN TELEVISI Nurfikria, Ikrima; Tawulo, Megawati Asrul
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.832 KB)

Abstract

Tulisan ini menganalisis proses komodifikasi konflik yang terjadi pada tayangan televisi di Indonesia. Komodifikasi konflik dalam tayangan televisi menjadi objek yang akan dianalisis menggunakan perspektif ekonomi politik media. Berdasarkan hasil analisis, terlihat jelas bahwa program acara Pagi-Pagi Pasti Happy melakukan komodifikasi konflik dalam tayangannya. Artinya, konflik secara sengaja dijadikan komoditas untuk menarik perhatian audiens. Hal apapun dapat diubah menjadi komoditas yang layak tonton alias mengalami komodifikasi dan dikomersialisasikan. Salah satunya adalah komoditi konflik. Konflik mendapatkan tempat ‘spesial’ di televisi dan dijadikan sebagai komoditas yang dilebih-lebihkan atau dimanipulasi, bahkan ditambah rekayasa tertentu agar alur ceritanya menjadi lebih dramatis sehingga dapat menyita perhatian publik. Tujuannya tidak lain tidak bukan untuk mendapatkan rating yang tinggi dari penonton televisi. Rating yang tinggi artinya ketertarikan yang tinggi pula dari para calon pemasang iklan yang akan mengalirkan pundi-pundi rupiah ke kantong rumah produksi dan juga televisi.
ANALISIS KIM DALAM MEWUJUDKAN INFORMASI PUBLIK DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN ANGGANA KUKAR Hairunnisa, Hairunnisa; Noor, Muhammad
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.78 KB)

Abstract

The purpose of the study was to describe, and to analyze the Community Information Group in Achieving Public Information in Sidomulyo Village, Anggana, Kutai Kartanegara. Data collection was done by Snowball Sampling method by determining Key Informant using purposive sampling method toward respondent in Sidomulyo Village. Primary data obtained from direct interviews with respondents based on interview guidelines, while secondary data obtained from the book. The results showed that in the absorption of community aspirations and information distribution by KIM is still running well However, there are weaknesses in human resources in internal KIM members busy each - each with a profession so that the performance of KIM less than the maximum. The Community Information Group (KIM) to accommodate the aspirations is already running but does not increase significantly. The form of application in the dissemination of information through blogs, Websites, and Social Media. This is good only to improve communication between the village apparatus and the Kutai Kartanegara Regional Government. The role of coach is expected by KIM Sidomulyo Village because for facilities and services if it can be fulfilled by village apparatus.
EFEKTIVITAS SOSIALISASI PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN PADA MASYARAKAT DI DESA SUNGAI BULUH KECAMATAN BUNUT KABUPATEN PELALAWAN RIAU Nurdin, Nurdin; Badri, Muhammad; Sukartik, Dewi
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.867 KB)

Abstract

Sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Desa Sungai Buluh Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan dinilai belum efektif. Hal ini terbukti bahwa masyarakat di Desa Sungai Buluh belum memahami secara detail tentang aturan membakar hutan dan lahan. Masyarakat hanya paham kalau membakar hutan dan lahan bisa masuk penjara. Penelitian tentang efektivitas sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan sosialisasi yang dilakukan pemerintah, swasta dan LSM terhadap pemahaman, motivasi dan tindakan masyarakat dalam proses pencegahan Karhutla di Desa Sungai Buluh Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan. Kajian ini menggunakan pendekatan positivisme dan konstruktivisme, dikuatkan dengan teori sosialisasi.Teknik pengumpulan data menggunakan angket, FGD, dan wawancara. Hasil penelitian menemukan sosialisasi  yang dilaksanakan pemerintah, swasta dan LSM kepada masyarakat di Desa Sungai Buluh Kecamatan Bunut belum berjalan dengan efektif. Namun, kegiatan sosialisasi mempengaruhi pengetahuan dan tindakan masyarakat secara signifikan pada kegiatan pencegahan Karhutla, akan tetapi kegiatan sosialisasi tidak mempengaruhi motivasi masyarakat secara signifikan. Hal ini disebabkan kegiatan sosialisasi hanya dihadiri perwakilan aparatur desa tidak langsung kepada masyarakat secara keseluruhan.
FENOMENOLOGI SOSIAL LGBT DALAM PARADIGMA AGAMA Saleh, Gunawan; Arif, Muhammad
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.501 KB)

Abstract

The LGBT movement began in Western societies. The forerunner to the birth of this movement was the formation of the Gay Liberation Front (GLF) in London in 1970. The movement was inspired by previous liberation movement in the United States in 1969 which took place at the Stonewall. LGBT campaign focuses on the efforts of awareness to the lesbian, gay, bisexual, and transgender people and the general public that their behavior is not an aberration so they deserve the sexual rights as everyone else. Theological issues during this indeed become an important point in the debate over homosexuality and LGBT in General. This research aims to know the LGBT within the paradigm of religion and social impact through social phenomenology study with a qualitative approach. This approach is considered able to reveal in depth. From the results of this research, it can be concluded that all religions (Islam, Christianity, Hinduism, and Buddhism) looked at LGBT is sexual behavior which is deviant and unacceptable by all existing religions, especially in Indonesia. It is also a social impact with an LGBT sexual behavior as a distorted structure will impact the community. Then it will also be damaging to the process of regeneration and descent so that the impact on the quality of human resources in the future.
KOMUNIKASI DIGITAL PADA PERUBAHAN BUDAYA MASYARAKAT E-COMMERCE DALAM PENDEKATAN JEAN BAUDRILLARD Ridwan, Harnina; Masrul, Masrul; Juhaepa, Juhaepa
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.441 KB)

Abstract

Penggunaan internet telah mengalami perkembangan yang luar biasa di bidang  bisnis terutama pada perusahaan skala besar. Pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang kompetitif  tersebut. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan menggunakan electronic commerce  (e-commerce)  untuk memasarkan berbagai macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Kehadiran e-commerce sendiri telah menggeser budaya masyarakat dalam bertransaksi. Dimana perubahan terjadi ketika yang biasanya masyarakat membutuhkan waktu dan mengharuskan untuk bertransaksi secara konvensional, namun kehadiran e-commerce itu sendiri memberikan ruang pada masyarakat sehingga mampu berbelanja secara online. Hal ini tentunya telah mengubah pola komunikasi masyarakat dalam melakukan transaksi. Yang tidak lagi harus pada komunikasi secara face to face (tatap muka) dalam melakukan transaksi namun bisa teraktualisasikan hanya dengan cara komunikasi dalam virtual. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui perubahan sosial pada budaya e-commerce dan dampak dari budaya e-commerce terhadap perilaku konsumtif masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Dengan mengumpulkan berbagai teori, dan data yang terkait, kemudian menganalisis dan menyimpulkannya sehingga penulis dapat menjelaskan perubahan sosial terhadap perilaku konsumtif masyarakat melalui  budaya e-commerce. Hasil analisis kami menunjukkan bahwa pergeseran masyarakat pada budaya transaksi online merupakan salah satu pengaruh signifikan karena adanya fasilitas e-commerce. Pergeseran masyarakat pada budaya transaksi online merupakan salah satu pengaruh sinifikan karena adanya fasilitas e-commerce. Kehadiran e-commerce, mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap suatu barang yang di konsumsi. Pembelian suatu produk bukan lagi untuk memenuhi kebutuhan, melainkan karena keinginan, dimana use value (nilai guna) berubah menjadi exchange value (nilai tukar). Didukung oleh perkembangan teknologi informasi, jaringan komunikasi pada dunia virtual kian memfasilitasi dengan adanya e-commerce ini masyarakat bertransaksi secara online tidak lagi harus secara konvensional. Berdasarkan realitas tersebut, dilihat dari perspektif Jean Baudrillard masyarakat lebih digiring pada simulasi-simulasi yang dibentuk oleh media dalam hal ini e-commerce sebagai media alternatif untuk kemudian konsumsilah yang menjadi inti ekonomi. Bukan pada produksi. Manusia lebih memilih untuk mengkonsumsi tanda daripada melihat kegunaan objek itu sendiri.
KOMUNIKASI STRATEGIK DALAM PENYELESAIAN KONFLIK AGRARIA DI INDONESIA Fahrimal, Yuhdi; Safpuriyadi, Safpuriyadi
Jurnal Riset Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.005 KB)

Abstract

Agrarian conflict between indigenous communities and oil palm plantation companies in Indonesia continues to occur. The expansion of oil palm plantations, claims to land claims, and the overlapping of palm oil plantation permit policy are the cause of the increasing number of agrarian conflicts. This study aims to analyze the communication strategy in the settlement of agrarian conflict in Cot Mee Village, Nagan Raya District. Agrarian conflict between the people of Cot Mee Village and PT. Fajar Baizury & Brothers has been going on for a long time. This conflict is based on land use actions by palm oil plantation corporation claimed by the community as customary land. The settlement efforts are still partial and have not found a common ground. The failure of local government as a mediator is caused by the dilemma position of local government because it is related to local tax revenue from palm oli plantation corporation. In the effort to solve agrarian conflict in Cot Mee Village, Communication Strategic perspective (Silvio Wasibord, 2014) can be used through five stages of strategy formulation; (1) problem definition; (2) goal selection; (3) strategy junctures; (4) tactics; and (5) people's motivations for change.

Page 1 of 2 | Total Record : 16