cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan)
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377674     EISSN : 2597677X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Bravo's adalah jurnal ilmiah Pendidikan Jasmani dan Kesehatan yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan STKIP PGRI Jombang. Jurnal Bravo's terfokus pada edukasi, manual pembelajaran, dan kegiatan keolahragaan.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
ANALISIS GERAKAN TENDANGAN MAWASHI-GERI CABANG OLAHRAGA KARATE PADA ATLET FORKI KABUPATEN JOMBANG Nenggar, Aditya Harja
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 2, No 4 (2014): Artikel 1 (Desember)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1400.91 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v2i4.267

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan data yang akurat tentang analisis kecepatan, ketepatan tendangan Mawashi-Geri, dengan profil sudut segmen tubuh, serta tahapan gerakannya. Subjek penelitian ini adalah 4 atlet dengan massa badan yang berbeda.`Penelitian ini dilaksanakan menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kuantatif, yaitu mendeskripsikan tahapan-tahapan gerakan tendangan Mawashi-Geri serta menyajikan pengukuran dan perhitungan menggunakan program software Dartfish yang berkaitan dengan pengukuran sudut-sudut segmen tubuh, kecepatan gerakan tendangan Mawashi-Geri secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan. Hasil penelitian dan diskusi serta keputusan Expert Judgment dapat disimpulkan sebagai bahwa kecepatan, ketepatan dan sudut segmen tubuh, tendangan Mawashi-Geri karateka FORKI Kabupaten Jombang yang paling cepat  pada kecepatan rata-rata adalah pada karateka B tendangan yang pertama dengan kecepatan 24m/s, dan untuk tendangan Mawashi-Geri yang paling lambat adalah pada karateka A tendangan kedua dengan kecepatan 13,5m/s. Sedangkan untuk kecepatan tendangan sesaat perkenaan target adalah karateka C tendangan pertama dengan kecepatan 76,2m/s, dan yang paling lambat adalah karateka A tendangan yang keempat dengan kecepatan 45,8m/s. Adapun hasil analisis sudut-sudut segmen tubuh para subjek penelitian pada saat melakukan tendangan Mawashi-Geri adalah sudut bukaan kaki antara 128,20 sampai dengan 142,80. Pada sudut kemiringan tubuh antara 146,00 sampai dengan 158,90. Untuk sudut perputaran kaki tumpuan antara 119,40 sampai dengan 178,90, serta pada sudut perputaran pinggul dan kaki tendangan antara 96,30 sampai dengan 135,60. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa sudut bukaan kaki yang terlalu besar akan memberikan efek sedikit memperlambat laju tendangan Mawashi-Geri. Namun sudut bukaan kaki akan optimal ketika dibantu dengan sudut kemiringan tubuh serta perputaran kaki tumpuan dan perputaran pinggul dan kaki tendangan.
PENGARUH PENGUASAAN TEKNIK MEMEGANG RAKET TERHADAP MINAT BELAJAR BULU TANGKIS PADA SISWA KELAS VI SDN MENTAOS GUDO JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Suprayogi, Irawan Dwi
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 2, No 1 (2014): Artikel 1 (March)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.842 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v2i1.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang pengaruh penguasaan teknik memegang raket terhadap minat belajar bulu tangkis pada siswa kelas VI SDN Mentaos Gudo Jombang tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitaif karena penelitian ini bersifat non ilmiah dan mengadakan perhitungan, dengan menggunakan desain korelasional untuk mengetahui adakah pengaruh penguasaan teknik memegang raket terhadapminat belajar bulu tangkis pada siswa kelas VI SDN Mentaos Gudo Jombang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa  SDN Mentaos Gudo Jombang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan norma dari korelasi regresi linear yang tertera pada program SPSS 16. Tiap peserta didik mengisi angket dan kesempatan untuk melakukan teknik memegang raket, setelah peserta didik melakukan teknik memegang raket maka terkumpul data dan mengadakan perhitungan dengan menggunakan desain korelasional. Berdasarkan data yang telah terkumpul dan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa, Ditemukan F hitung sebesar 2,025 dengan sig. = 0,172. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (ρ = 0) ditolak yang artinya penguasaan teknik memegang raket memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar bulu tangkis. Sedangkan R = 0,318 artinya koefisien korelasinya sebesar 0,318 dan R Square = 0,101 menunjukkan angka koefisien determinasinya (R2). Artinya variansi dalam minat belajar bulu tangkis adalah sebesar 10,1 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penguasaan teknik memegang raket berpengaruh terhadap minat belajar bulu tangkis pada siswa  kelas VI SDN Mentaos Gudo Jombang tahun pelajaran 2013/2014.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SHOOTING BOLABASKET PADA PESERTA DIDIK KELAS X-1 SMK DARUL’ULUM PETERONGAN JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Santoso, Eko Yudi
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 1, No 3 (2013): Artikel 1 (September)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.806 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v1i3.299

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar shooting bolabasket peserta didik melalui penerapan media pembelajaran audio visual.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMK Darul’ulum Peterongan Jombang Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 28 orang yang terdiri atas 28 siswa putra. Teknik pengumpulan dengan observasi dan penilaian hasil belajar shooting bolabasket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai presentase ketuntasan klasikalpeserta didik tuntas yang semula 14,82% naik menjadi 53.,57% di siklus I, sedangkan presentase klasikal peserta didik yang tidak tuntas yang awalnya 85,71% turunmenjadi 46,42% disiklus I. Nilai presentase ketuntasan klasikal siklus I peserta didik tuntas yang semula 53,57% naik menjadi 96,43% di siklus II, sedangkan presentaseklasikal siklus I peserta didik yang tidak tuntas yang awalnya 46,42% turun menjadi 3,57% disiklus II. Dari prosentase ketuntasan klasikal peserta didik yang tuntas dariprasiklus ke siklus I naik sebesar 39,29%, sedangkan dari siklus I ke siklus II naik sebesar 42,86%. Total kenaikan prosentase ketuntasan klasikal dari prasiklus ke siklusII sebesar 82,15%. Sehingga simpulan yang diperoleh adalah melalui penerapan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar shooting bolabasket pada peserta didikkelas X-1 SMK Darul’ulum Peterongan Jombang tahun pelajaran 2013/2014.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI LATIHAN DAN KEMAMPUAN MENENDANG BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PAKUSARI Setiawan, Donny
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.563 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v5i4.635

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1), motivasi latihan dengan kemampuan menendang menggunakan kaki bagian dalam, 2) motivasi latihan dengan kemampuan menendang menggunakan punggung kaki, dan 3) interaksi antara motivasi latihan dengan kemampuan menendang bola dalam permainan sepak bola pada siswa putra kelas VIII SMPN 1 Pakusari. Subjekpenelitian ini adalah siswa putra kelas VIII SMP Negeri 1 Pakusari Tahun 2012yang berjumlah sebanyak 40 orang yang diambil secara acak setiap kelas. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan responden menggunakanproportional random sampling.Sedangkan untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan metode interview, metode angket, metode tes pengukuran, dengan tingkat vaiditas tes 0.950. Dapat disimpulkan: 1) hasil analisa dengan hasil perhitungan SPSS N = 40 dalam tabel = 0.432 dengan TS. 5 %, hasil statistik 0.002>0.312. Berarti “ada hubungan antara motivasi latihan dengankemampuan menendang menggunakan kaki bagian dalam,2) hasil analisa dengan hasil perhitungan spssN = 40 dalam tabel = 0.432 dengan TS. 5 %, hasil statistik0.012>0.05.Berarti “ada hubungan antara motivasi latihan dengankemampuan menendang menggunakan punggung kaki, 3) ada interaksi antara motivasi latihan dengan kemampuan menendang bola dalam permainan sepak bola pada siswa putra kelas VIII SMPN 1 Pakusari, dengan hasil interaksi 0.004 < 0.05.
PENGARUH PELATIHAN LEG PRESS DAN SITTING CALF TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN DAN POWER OTOT TUNGKAI Arisetiawan, Rachlai Eko
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 4, No 4 (2016): Artikel 1
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.366 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v4i4.413

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh peningkatan pelatihan leg press terhadap peningkatan kekuatan dan power otot tungkai, 2) pengaruh peningkatan pelatihan sitting calf terhadap peningkatan kekuatan  dan power otot tungkai, 3) perbedaan pengaruh antara pelatihan leg press dan sitting calf terhadap peningkatan kekuatan dan power otot tungkai. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa putra Ilmu Keolahragaan Unesa angkatan tahun 2013 berusia 18-22 tahun yang berjumlah sebanyak 30 orang yang terbagi menjadi 3 kelompok (latihan leg press, latihan sitting calf, dan kontrol) dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 10 orang. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik komparatif dengan uji Multivariate Analysis of Varians (Manova), sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes pengukuran kekuatan otot tungkai dengan menggunakan alat back and leg dynamometer serta pengukuran power otot tungkai menggunakan alat force palte. Berdasarkan analisis deskriptif, uji t Paired, uji Manova, serta uji post-hoc dengan LSD, maka dapat disimpulkan: (1) Pelatihan leg press memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan strength dan power otot tungkai. Latihan leg prss menghasilkan peningkatan rata-rata strenght otot tungkai sebesar 25,25 kg (22,36%) dan peningkatan power otot tungkai sebesar 17,44 watt (20,69%). (2) Pelatihan sitting calf memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan strength dan power otot tungkai. Latihan sitting calf menghasilkan peningkatan rata-rata strength otot tungkai sebesar 19,70 kg (15,15%) dan peningkatan power otot tungkai sebesar 11,10 watt (14,52%). (3) Latihan leg press secara signifikan memberikan pengaruh yang lebih besar daripada latihan sitting calf  terhadap peningkatan strength  dan power otot tungkai (dengan selisih peningkatan strength sebesar 5,550 kg dan peningkatan power sebesar 6,340 watt).
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN GLUTAMIN TERHADAP PENGURANGAN KELELAHAN OTOT SETELAH LATIHAN EKSENTRIK Rusdiawan, Afif; Taufikkurrachman, Taufikkurrachman
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 6, No 4 (2018): Vol. 6, No. 4 (Desember 2018)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.649 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v6i4.930

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Membuktikan pengaruh pemberian suplemen glutamin terhadap pengurangan kelelahan otot setelah aktivitas eksentrik yang dilihat berdasarkan kekuatan otot dan ROM sendi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PJKR IKIP Budi Utomo yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok, 22 orang coba kelompok kontrol dan 22 orang coba kelompok perlakuan. Desain penelitian ini adalah randomized group pretest and posttest design. Aktivitas eksentrik yang dilakukan adalah aktivitas Drop Jumps pada bangku dengan ketinggian 0.5 meter. Pemberian glutamin dilakukan secara oral setelah aktivitas eksentrik dengan dosis 0,4 gram/Kg BB dalam 450 ml air mineral sebanyak 3 kali pemberian (3 hari). Pengukuran kekuatan otot tungkai menggunakan back and leg dynamometer sedangkan pengukuran ROM menggunakan alat goniometer. Hasil pengukuran didapatkan rerata kekuatan otot tungkai kelompok kontrol 63,7 ± 17,0 kg dan kelompok perlakuan 81,1 ± 17,0 kg pada jam 72. Sedangkan hasil pengukuran ROM didapatkan rerata kelompok kontrol 124,3 ± 3,2 derajat dan kelompok perlakuan 131,7 ± 4,1 derajat pada jam 72. Analisis menunjukkan bahwa pemberian glutamin pada kelompok perlakuan dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai dengan nilai p = 0,000, dan juga dapat meningkatkan ROM sendi lutut dengan nilai p = 0,000 jam ke 72 setelah aktivitas eksentrik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian glutamin sebesar 0,4 gram/kg BB/hari dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai dan ROM sendi lutut pada jam ke 72 setelah aktivitas eksentrik.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI Saputra, Yudi Dwi
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.228 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v5i1.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri terhadap prestasi belajar pendidikan jasmani dan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi atau hubungan. Pengumpulan data menggunakan angket efikasi diri sebagai instrumennya dan digunakan untuk mengukur efikasi diri sedangkan Untuk prestasi belajar pendidikan jasmani dan kesehatan menggunakan indeks prestasi komulatif sementara dari peserta didik. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh koefisien korelasi positif sebesar r = 0,695. Nilai positif pada koefisien korelasi menunjukkan bahwa terjadi hubungan searah antara efikasi diri terhadap prestasi belajar penjaskes, artinya efikasi diri peserta didik tinggi maka tinggi pula tingkat prestasi belajar penjaskesnya atau jika nilai efikasi dirinya rendah maka rendah pula tingkat prestasi belajar penjaskesnya. Selanjutnya, berdasarkan nilai signifikansi 0,326 (p>0,05) menunjukkan dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri terhadap prestasi belajar pendidikan jasmani dan kesehatan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN LARI JARAK PENDEKDENGAN PENDEKATAN PERMAINAN PETANI DAN KANCIL Fudin, Muhammad Soleh
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 4, No 1 (2016): Artikel 1 (March)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.002 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v4i1.235

Abstract

Mengimplikasikan pendekatan permainan yaitu permainan petani dan kancil dalam pembelajaran lari jarak pendek salah satu cara meningkatkan karakter siswa dalam pembelajaran dan mampu meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan dalam 3 siklus masing-masing siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan tes. Analisis data penelitian menggunakan statistik deskriptif dengan software SPSS 21, diperoleh hasil 1) hasil belajar siswa (lari jarak pendek) dari siklus I sampai siklus III meningkat 0,29889 meter/detik; 2) ketuntasan kelas, pada siklus I nilai rata-rata kelas 70 dan ketuntasan kelas 72%, pada siklus II nilai rata-rata kelas 70 dan ketuntasan kelas 84% dan pada siklus III nilai rata-rata 71,67 dan ketuntasan kelas 89%; 3) Karakter siswa dalam pembelajaran secara klasikal mencapai motivasi 90% berarti tingkat motivasi tinggi, kerjasama 81% berarti tingkat kerjasama cukup tinggi, sportifitas 93% berarti tingkat sportifitas tinggi. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pendekatan permainan petani dan kancil dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran lari jarak pendek.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KEBUGARAN JASMANI MENGGUNAKAN SIRKUIT PADA SISWA KELAS XI SEMESTER 2 DI SMK NEGERI SE-KOTA MALANG Rohmawan, Ika Ahmad Arif
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 3, No 2 (2015): Artikel 1 (June)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.903 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v3i2.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kebugaran jasmani menggunakan sirkuit yang layak menurut persepsi guru dan siswa pada kelas XI semester 2 di SMK Negeri se-Kota Malang. Penelitian dilakukan dua tahap, yaitu penelitian awal (analisis kebutuhan) dan pengembangan yang menggunakan rancangan Borg & Garl (1989). Instrumen dalam pengambilan data berupa lembar observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian diproleh sebagai berikut: penelitian awal berupa analisis keterampilan dasar mengajar diperoleh informasi bahwa 3 guru PJOK memperoleh nilai 3 dengan kriteria sedang, 7 guru penjasorkes memperoleh nilai 2 dengan kriteria kurang, dan 2 guru PJOK memperoleh nilai 1 dengan kriteria sangat kurang. Hasil pengembangan diperoleh data bahwa ahli pembelajaran pendidikan jasmani, hasilnya adalah 77,4% (Kriteria Baik), ahli kepelatihan, hasilnya adalah  73,5% (Kriteria Cukup), ahli media, hasilnya adalah  84,8% (Kriteria Baik), guru pendidikan jasmani, hasilnya adalah 77,0% (Kriteria Baik), uji kelompok kecil, hasilnya adalah 77,9% (Kriteria Baik), uji coba (siswa) produk I, hasilnya adalah 76,4% (Kriteria Baik), uji coba (siswa) produk II, hasilnya adalah 77,9% (Kriteria Baik). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kebugaran jasmani menggunakan sirkuit ini layak digunakan sebagai sumber belajar menurut respon guru dan siswa dalam proses pembelajaran untuk siswa kelas XI semester 2 SMK Negeri Se-Kota Malang.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR PENDIDIKAN JASMANI PADA KELAS XI SEMESTER 1 DI SMA NEGERI 7 MALANG Rohmawan, Ika Ahmad Arif
BRAVO'S (Jurnal Prodi Pendidikan Jasmani & Kesehatan) Vol 3, No 1 (2015): Artikel 1 (March)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.602 KB) | DOI: 10.32682/bravos.v3i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar pendidikan jasmani pada kelas XI semester 1 di SMA Negeri 7 Malang. Penelitian dilakukan dua tahap, yaitu penelitian awal (analisis kebutuhan) dan pengembangan yang menggunakan rancangan Borg & Garl (1989). Instrumen dalam pengambailan data berupa lembar observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisa dua guru pendidikan jasmani SMA Negeri 7 Malang, 87,2% menyatakan baik dan klasifikasi persentase antara 80 – 100 % tergolong dalam klasifikasi valid (digunakan). Hasil analisa uji kelompok besar (uji lapangan) terhadap 30 siswa kelas XI SMA Negeri 7 Malang, 79,8% menyatakan menarik dan klasifikasi persentase antara 80 – 100 % tergolong dalam valid (digunakan). Produk pengembangan berupa  buku ajar pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan: 1) produk pertama yang menggunakan gambar subyek penelitian, 2) produk ini telah melalui tinjauan ahli, 3) produk ini dapat digunakan siswa dan guru pendidikan jasmani sebagai sumber belajar.

Page 1 of 15 | Total Record : 144