cover
Contact Name
Aulia Novemy Dhita
Contact Email
aulianovemydhita@unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aulianovemydhita@unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 19788673     EISSN : 26569620     DOI : -
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, (P-ISSN: 1978-8673 dan E-ISSN: 2656-9620) merupakan jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas Sriwijaya yang mempublikasikan hasil penelitian Pendidikan Sejarah, Kajian Ilmu Sejarah dan Ilmu Sosial Budaya dalam Pendidikan Sejarah. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali setahun (Februari dan Agustus).
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2016)" : 8 Documents clear
PERANAN MUHAMMAD AL-FATIH DALAM PENAKLUKAN KONSTANTINOPEL TAHUN 1453 MASEHI 20, Sarkowi
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berjudul “Peranan Muhammad Al-Fatih dalam Penaklukan Konstantinopel Tahun 1453 Masehi” ini adalah sebuah hasil penelitian dengan menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif atas sumber-sumber yang relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan berbagai fakta sejarah seputar peranan Muhammad Al-Fatih dalam Penaklukan Konstantinopel. Konstantinopel merupakan pusat pemerintahan Romawi Timur yang sangat strategis bagi dunia, namun lebih dari itu dalam pandangan Muhammad Al-Fatih penaklukan atas Konstantinopel juga terinspirasi oleh janji ajaran Islam, sehingga Al-Fatih mempelajari semua penyebab kegagalan penaklukan yang dilakukan para pemimpin Islam maupun sultan-sultan Utsmani sebelumnya untuk keberhasilan penaklukan atas Konstantinopel. Al-Fatih melakukan persiapan dan menjalankan peranannya sebagai penakluk yang ulung, baik secara militer maupun diplomatik telah mengunci faktor-faktor yang dapat menggagalkan usaha penaklukan atas Konstantinopel. Walhasil  tahun 1453 Muhammad Al-Fatih berhasil menaklukkan Konstantinopel yang berabad-abad sebelumnya tidak pernah berhasil ditundukkan.Kata Kunci: Muhammad Al-Fatih, Penaklukan, Konstantinopel
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO DOKUMENTER TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XII DI SMA YKPP PENDOPO Nurjanah, Rina; Sair, Alian
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Media Pembelajaran Video Dokumenter Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XII di SMA YKPP Pendopo”. Terdapat tiga permasalahan dalam penelitian ini yaitu, apakah ada hubungan antara media pembelajaran video dokumenter dengan Motivasi, apakah ada hubungan antara media pembelajaran video dokumenter dengan Hasil Belajar Siswa, dan apakah ada hubungan antara media pembelajaran video dokumenter dengan motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini secara keseluruhan yakni untuk mengetahui pengaruh dari  penerapan media pembelajaran video dokumenter terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XII Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Menengah Atas YKPP Pendopo. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas yaitu kelas XII Ilmu Pengetahuan Alam 1 sebagai kelas eksperimen yang menerapkan media pembelajaran video dokumenter dan kelas XII Ilmu Pengetahuan Alam 2 sebagai kelas kontrol menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas data, uji homogenitas data, dan uji linieritas yaitu uji korelasi ganda dengan taraf signifikan (α = 0.05). Berdasarkan hasil analisis data dari ketiga permasalahan di peroleh terdapat hubungan yang signifikan antara ketiga variabel penelitian. Kata kunci : Media pembelajaran video dokumenter, motivasi, dan hasil belajar.
PEMANFAATAN MEDIA VISUALISASI INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT ZAMAN KERAJAAN SRIWIJAYA DI SMA NEGERI 5 SURAKARTA Susilo, Agus
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran yang dimanfaatkan adalah media pembelajaran sejarah visualisasi yang telah ada tentang interaksi sosial masyarakat zaman Kerajaan Sriwijaya. Dimana media visualisasi ini akan dipakai dalam penelitian pada siswa di SMA Negeri 5 Surakarta. Jenis penelitian kualitatif ini adalah mengangkat masalah pemanfaatan media pembelajaran dengan memanfaatkan media visualisasi yang berisi materi Kerajaan Sriwijaya untuk diterapkan di SMA Negeri 5 Surakarta. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta mengumpulkan video pembelajaran terkait Kerajaan Sriwijaya untuk dimanfaatkan sebagai pembelajaran visualisasi. Media Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 5 Surakarta, yaitu dalam proses pembelajaran sejarah di SMA Negeri 5 Surakarta, peran seorang guru sangat minim dan terbatas dalam menggunakan atau memanfaatkan sebuah media pembelajaran untuk membantu dan mempermudahkan dalam penyampaian materi pelajaran. Kebutuhan siswa akan media yang berbeda, membuat pembelajaran sejarah di SMA Negeri 5 Surakarta harus bervariasi. Siswa menginginkan pembelajaran yang tidak membosankan hanya berpatok pada satu model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Media visualisasi yang diterapkan terbukti mampu membuat siswa lebih paham dan mampu menelaah materi pembelajaran sejarah. Kata Kunci: Pembelajaran, Media Visualisasi
TINJAUAN SEJARAH TERHADAP PENETAPAN PULAU-PULAU DI INDONESIA Hasa, Yunani
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah yang terletak antara dua samudra (Hindia dan Pasifik) dan dua benua (Australia dan Asia) yang kini bernama “Indonesia” sebagai pengganti sebutan “Nusantara” karena nama Indonesia secara de facto dan de jure lahir pada tanggal 17 Agustus 1945. Namun Nusantara merupakan salah satu dari banyak sebutan yang disandangnya. Bangsa China menyebut istilah “Nan-hai”, yang artinya Kepulauan Laut Selatan, karena China berada di belahan Utara. Bangsa India menyebut dengan sebutan “Dwipantara”, yang terdiri atas kata “dwipa” yang berarti pulau dan antara yang berarti tebaran pulau yang berdampingan berada di luar atau seberang wilayah India. Sementara itu, Arab menyebutnya dengan istilah “Jaza’ir al Jawi”. Lain lagi dengan bangsa Jepang, menyebutnya dengan nama “To-Indo” yang berarti Hindia Timur. Indonesia merupakan negara kepulauan yang wilayahnya membentang dari Sabang sampai Merauke dengan penduduk yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama, bahasa, dan budaya, serta mempunyai posisi yang sangat strategis antara dua benua dan keberadaanya amat vital bagi jalur internasional. Indonesia memiliki potensi/kandungan sumber daya alam yang jumlahnya sangat besar, baik di darat, laut maupun udara, yang memiliki puluh ribuan pulau. Kata Kunci :  Tinjauan Sejarah, Pulau-Pulau di Indonesia.
KONFLIK POSO (KAJIAN HISTORIS TAHUN 1998-2001) Alganih, Igneus
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan utama yang menjadi keresahan peneliti, yaitu mengapa terjadi konflik berkepanjangan antara penduduk agama Islam dengan Kristen di Poso? Permasalahan tersebut dikembangkan menjadi empat pertanyaan rumusan masalah yaitu (1) Apa yang menjadi penyebab akar masalah terjadinya konflik di Poso? (2) Bagaimana dinamika terjadinya konflik di Poso tahun 1998-2001? (3) Bagaimana peranan pemerintah dan tokoh masyarakat dalam penyelesaian konflik di Poso? (4) Bagaimana dampak konflik terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Poso? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Konflik Poso terjadi bersamaan dengan jatuhnya pemerintahan Presiden Soeharto di tahun 1998 yang menyebabkan terjadinya perubahan pola pemerintahan dari sentralisasi menjadi desentralisasi kekuasaan. Konflik Poso ini berdampak sangat merugikan ditatanan bidang, politik, ekonomi dan sosial budaya serta meninggalkan beban trauma psikologis terutama pada anak-anak dan perempuan yang mengalami trauma kekerasaan atau pelecehan ketika kerusuhan terjadi. Konflik yang terjadi di Poso mengingatkan bahwa semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sesungguhnya masih suatu cita-cita yang harus diperjuangkan untuk menjaga persatuan nasional.   Kata kunci: Konflik, Desentralisasi, Kekuasaan.
KOTA MAKSUM: DALAM LINTAS SEJARAH 1905-1946 Fakhri Hutauruk, Ahmad; Adelina, Dwi Rizky
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Maksum memiliki daya tarik tersendiri untuk dibahas dan dikaji. Kampung yang kini berstatus kelurahan di Kota Medan, ternyata dahulu merupakan bagian wilayah pemerintahan kesultanan Deli. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses terbentuknya Kota Maksum. Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Lapangan (Field Research)  yang dikombinasikan dengan Studi Pustaka (Library Research). Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah Kota Maksum merupakan kawasan ibukota kesultanan Deli yang pindah dari Labuhan karena sebab-sebab tertentu, yakni letak geografis Labuhan yang berada didataran rendah sehingga rawan terkena banjir dan alasan ekonomi sekaligus politik dimana medan menawarkan peluang kemakmuran lewat kemajuan perkebunan dengan dipindahkannya pusat kantor perkebunan yang dibuka oleh Nienhuys dan ibukota Keresidenan Sumatera Timur. Kata Kunci: Kota Maksum
PERKEMBANGAN MUHAMMADIYAH DI KECAMATAN KOTA SEKAYU KABUPATEN MUSI BANYUASIN 15, Fatma; Alfabri, Rasyid
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan syari’at Islam di Indonesia melahirkan berbagai organisasi dan aliran untuk memahami hakikat kebenaran Islam. Kegiatan untuk mengembangkan ajaran Islam sesuai tuntunan al-Quran dan as-Sunnah dan meningkatkan kesadaran rakyat dalam beragama, maka organisasi Muhammdiyah  memulai basis kegiatan-kegiatannya melalui lembaga pendidikan formal yakni sekolah. Hal ini dilakukan sebagai siasat untuk menanggulangi perbedaan pemikiran dalam faham keagamaan dan kebodohan umat Islam yang diakibatkan penjajahan Belanda yang menyebabkan umat Islam tertinggal di berbagai bidang kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial dan ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah berdiri, perkembangan, kontribusi dan pengaruh Muhammadiyah terhadap kehidupan masyarakat di Kecamatan Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah berdirinya Muhammadiyah di Kecamatan Kota Sekayu pada tahun 1926 bersamaan dengan berdirinya Sekolah Dasar Muhammadiyah dan mengalami perkembangan setelah Indonesia merdeka tahun 1945, hal ini dapat dilihat dari perkembangan secara vertikal yaitu berdirinya 10 cabang dan 60 ranting Muhammadiyah di Kabupaten Musi Banyuasin. Selanjutnya perkembangan secara horizontal dapat dilihat dari berbagai bidang amal usaha yaitu berdirinya 9 buah SD, 7 buah SMP, 3 buah SMA dan 1 buah SMK, serta 55 buah rumah ibadah Muhammadiyah di Kabupaten Musi Banyuasin. Kontribusi Muhammadiyah bagi kehidupan masyarakat Kota Sekayu yang paling menonjol adalah bidang pendidikan sedangkan pengaruhnya adalah menimbulkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat Islam sesuai al-Quran dan as-Sunnah. Selanjutnya para tokoh Muhammadiyah berhasil melaksanakan sholat Id di lapangan dan terbentuknya kepanitiaan kurban.   Kata kunci : Perkembangan, Organisasi Muhammadiyah
MENGGALI NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT KOTA LUBUKLINGGAU MELALUI CERITA RAKYAT “BUJANG KURAP” 17, Ravico; Upita Sari, Mei
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia yang memiliki beragam budaya, sastra dan bahasa, menjadikan indonesia sebagai negara yang memiliki identitas kebangsaan yang jelas. Semboyan “Behnika Tunggal Ika” telah mempersatukan rakyat ini. Setiap daerah memiliki cerita rakyat yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Cerita Bujang Kurap merupakan cerita rakyat Kota Lubuklinggau yang sudah dikenal masyarakat. Cerita ini pernah di filmkan dan dibukukan. Cerita rakyat Bujang Kurap mengandung beberapa nilai budaya diantaranya (1) nilai hedonisme (2) nilai kultural (3) nilai etika, moral dan budaya (4) nilai praktis. Kata Kunci: Nilai dan Kearifan lokal

Page 1 of 1 | Total Record : 8