cover
Contact Name
NINING ISTIGHOSAH
Contact Email
jkdh.kediri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jkdh.kediri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 23023082     EISSN : 26571978     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan (JKDH) is one of the journals that concerns on health field in Indonesia. it was published since 2012, JKDH receives research papers, scientific articles, and scientific case reports that have never been published in other media and focuses on a variety of health.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN" : 8 Documents clear
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI SMA NEGERI 1 ATAMBUA Berek, Pius A L; Niron, Christine Lusia Athirsa; Riwoerohi, Elfrida Dana F.; Fouk, Maria Fatimah W. A.
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.888 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.110

Abstract

Remaja adalah periode perkembangan selama individu mengalami perubahan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Remaja umumnya akan mengalami perubahan fisik dan psikis. Tingginya angka kejadian kanker payudara mengakibatkan tidak sedikit pula penderita kanker payudara yang berujung pada kematian.Untuk mendeteksi adanya kelainan pada payudara itu dilakukan upaya-upaya tertentu salah satunya melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dengan tujuan untuk mengekspresikan tingkat pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri di SMA Negeri 1 Atambua. Hasil penelitian dari 154 responden dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat pengetahuan remaja putri kelas XII SMAN 1 Atambua tentang pemeriksaan payudara sendiri sebanyak 111 responden (72,1%), dalam hal tahu (know) sebanyak 63 responden (40,9%), dalam hal memahami (comprehension) sebanyak 94 responden (61%) dan tingkat pengetahuan dalam hal mengaplikasikan (Aplication) sebanyak 82 responden (53,3%). Sarannya adalah meningkatkan pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).Untuk petugas kesehatan setempat untuk memberikan penyuluhan terkait dengan kesehatan reproduksi khususnya pemeriksaan payudara sendiri (sadari) dan kanker payudara sehingga remaja putri memiliki sikap positif dalam melakukan Sadari, agar dapat mendeteksi secara dini dalam upaya pencegahan kanker payudara.
Growth GROWTH DESCRIPTION (BB/U, TB/U, BB/TB) CHILDREN AGE 4-5 YEARS (In Endah Kinder Garden Bandar Lor Subdistrict Mojoroto, Kediri City) Wijayanti, Aida Ratna; Komariyah, Siti
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.702 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.114

Abstract

Growth (growth) is a quantitative change, which is increasing the number, size, dimensions at the level of cells, organs, and individuals, one of the important factors that influence child development is nutritional factors. The root of the nutritional problem is the economic, political and social crisis in society, causing food shortages, poverty and high rates of inflation and unemployment. This study aims to determine the growth picture (BB / U, TB / U, BB / TB) of children aged 4-5 years at Kindergarten Endah Bandar Lor, Mojoroto District, Kediri City. The design of this research is descriptive with cross sectional approach. The population of all children aged 4-5 years at Kindergarten Endah Bandar Lor, Mojoroto District, Kediri City. The sampling technique used was Total Sampling, so a sample of 28 children was obtained. The research variable is the growth of children aged 4-5 years. data collection using observation sheets, measuring height and weight. Data processing by editing, coding, scoring, tabulating. Data were analyzed using percentages. This research was conducted on 28 respondents with the results of Height / Age 25 respondents in the normal category, Weight / Age 21 respondents in the category of good nutrition, Weight / Height 20 respondents in the Normal category It is expected that health workers are more active in providing counseling about child development to the community. From the results of this study it can be concluded that the growth of children aged 4-5 years old at TK Endah Bandar Lor is normal. It is expected that health workers will collaborate with the school and parents for monitoring and stimulating children's growth.  
Pemenuhan Kebutuhan Lansia Terhadap Kualitas Hidup Lansia Di Kelurahan Grogol Jakarta Barat Prima, Dwi Ratna; Safirha, Azahra Afni; Nuraini, Siti; Maghfiroh, Nurul
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.237 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.115

Abstract

Abstrak Latar Belakang. Lansia adalah seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih, yang secara fisik terlihat berbeda dengan kelompok umur lainnya. Banyak perubahan dan masalah yang terjadi pada lansia seiring dengan proses penuaan, seperti penurunan fungsi biologis, psikologis, sosial, ataupun ekonomi. Kesejahteraan hidup lansia yang meningkat akan meningkatkan pula kualitas hidup lansia karena proses penuaan, penyakit, dan berbagai perubahan dan penurunan fungsi yang dialami lansia mengurangi kualitas hidup lansia secara progresif. Berdasarkan Data Statistik Indonesia didapatkan jumlah populasi lansia di DKI Jakarta pada tahun 2005 sejumlah 404.010 orang. Di perkotaan sendiri presentase lansia yang bekerja pada tahun 2011 adalah 38,99%. Sebanyak 70% dari lansia di Jakarta masih merupakan kepala rumah tangga dan tulang punggung untuk menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya. Misalnya Posyandu Lansia sebagai wahana pelayanan bagi kaum Lansia, yang dilakukan dari, oleh dan untuk kaum usila yang menitikberatkan pada pelayanan promotif dan preventif, tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif, Namun, kelompok usia lanjut sendiri kurang dapat memanfaatkan Posyandu Lansia. Permasalahan yang ada adalah semakin tua seseorang semakin turun dan berkurang daya tahan fisiknya, dan beberapa jenis penyakit tertentu akan muncul dan menyerang lansia, kondisi psikis dan mental lansia juga akan mengalami gangguan. Dukungan sosial dan dukungan psikologis pada lansia belum teridentifikasi secara optimal. Metode Penelitian. Pada penelitian ini rancangan yang digunakan adalah desktriptif cross sectional dengan jumlah sampel 100 lansia dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan instrument penelitian berdasarkan WHOQOL-BREF Hasil Penelitian. Menunjukan bahwa dari 100 lansia 25 (25%) jenis kelamin laki-laki dan 75 (75%) perempuan. Usia responden paling banyak 66 (66%) antara 60-70 tahun,  11 (11%) responden dengan usia antara 81-90 tahun. Status pernikahan paling banyak 65 responden (65%) berstatus janda/duda dan 2 (2%) responden berstatus cerai.  Tingkat pendidikan yang apaling banyak (62%) responden adalah Sekolah Dasar (SD). Kualitas hidup lansia berdasarkan kesehatan fisik adalah berkualitas, 100 (100%) responden dilihat dari kualitas hidup lansia berdasarkan kesehatan psikologis adalah berkualitas, 100 (100%) responden dilihat dari kualitas hidup lansia  berdasarkan interaksi sosial adalah tidak berkualitas, 100 (100%) responden dilihat dari kualitas hidup lansia  berdasarkan lingkungan adalah berkualitas.   Kata Kunci Lansia, Kualitas hidup, Interaksi sosial
Perbedaan Masa Perkembangan Anak Prasekolah Usia 48-60 Bulan Berdasarkan Jenis Kelamin Dengan Menggunakan Instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) Di TK Dharma Wanita, Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung Herdyana, Erma
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.864 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.116

Abstract

Abstrak:  Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah pada masa balita. Pertumbuhan dasar yang mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak. Masa ini disebut juga periode emas (golden age). Keterlambatan yang dialami anak bisa pada satu atau beberapa ranah perkembangan, atau disebut dengan istilah keterlambatan perkembangan umum atau global development delay bila ditemukan dua atau lebih ranah perkembangan. Menurut Medis 2013, terdapat 5 hingga 10% anak dengan keterlambatan perkembangan dan 1-3% anak dibawah usia 5 tahun dengan keterlambatan perkembangan umum. Penelitian ini menggunakan Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret dan April 2019. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah 18 anak usia 48-60 bulan di TK Dharma Wanita, Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Analisis data menggunakan Independent T-test. Hasil penelitan menunjukkan karakteristik usia anak sebagian besar berusia 54-59 bulan dengan presentasi 61,11%. Didapatkan karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin sebagian besar Perempuan dengan prosentase 61% dan Laki-laki sebesar 39%. Rata-rata perkembangan anak usia 48-60 bulan dengan kriteria Normal, sedangkan  rata-rata masa perkembangan anak dengan jenis kelamin perempuan 99,82% Normal dan 18% dengan kriteria Meragukan, sedangkan rata-masa perkembangan laki-laki yaitu 100% dengan kriteria Normal. Setelah dilakukan uji statistik menggunakan Independent T-Test nilai signifikansi (p) sebesar 0.043<0,05. Ada perbedaan antara masa perkembangan anak dengan jenis kelamin perempuan dan laki-laki.
Minat Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) Menggunakan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Di RW 05Kelurahan Campurejo Kota Kediri Endarwati, Susiani
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.981 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.117

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) sebagai alat kontrasepsi yang efektif mempunyai angka kegagalan rendah yaitu 1-3 kehamilan per 100 wanita, namun tidak semua masyarakat dapat memilih AKDR sebagai alat kontrasepsi karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang AKDR serta penilaian yang keliru bahwa AKDR lebih mahal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui minat wanita pasangan usia subur (PUS) menggunakan AKDR di RW 05Kelurahan Campurejo Kota Kediri. Desain penelitian menggunakan deskriptif. Populasi adalah seluruh wanita PUS di RW 05Kelurahan Campurejo Kota Kediridengan taknik total sampling didapatkan sampel sejumlah 75 responden. Variabel pada penelitian ini adalah minat wanita PUS menggunakan AKDR. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data meliputiediting, coding, scoring, tabulating, dan di analisa dengan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan dari 75 responden yang diteliti didapatkan Minat indikator ketertarikan yaitu 30 responden (40%) memiliki minat sedang, indikator perhatian yaitu 37 responden (49,33%) memiliki minat rendah,indikator motivasi yaitu 30 responden (40%) memiliki minat rendah dan indikator pengetahuan yaitu 25 responden (33,33%) memiliki minat rendah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa minat wanita PUS menggunakan AKDR adalah rendah. AKDR adalah salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang sangat dianjurkan oleh pemerintah, maka dari itu tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat bekerjasama memberikan informasi melalui penyuluhan sehingga diharapkan dapat merubah penilaian yang keliru tentang AKDR dan terlebih meningkatkan minat wanita untuk menngunakannya.
PENGARUH KONSELING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN AKSEPTOR KB IUD POST PLASENTA DI RSUD KOTA MADIUN TAHUN 2019 saidah, halimatus; Sari, Dewi Kartika
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.301 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.119

Abstract

Adanya teknik baru yaitu IUD Post Plasenta maka dapat memberikan harapan dan kesempatan bagi ibu yang tidak ingin hamil lagi namun juga dapat meningkatkan kecemasan dalam penggunaan awal. Beberapa faktor yang mempengaruhi kecemasan adalah: usia, keadaan fisik, sosial budaya, pendidikan dan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah Pengaruh Konseling Terhadap Tingkat Kecemasan Akseptor KB IUD Post Plasenta di RSUD Kota Madiun 2019 Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasi yang diteliti adalah semua akseptor KB IUD Post Plasenta di RSUD Kota Madiun, dengan jumlah 37 orang, pada bulan Maret 2019 dengan teknik accidental sampling diperoleh sampel 37 orang. Instrumen dalam penelitian inimenggunakan kuesioner. Hasil penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan T Test pada tarag signifikasi 0,05. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan Tingkat kecemasan akseptor KB IUD Post Plasenta pada akseptor KB IUD Post Plasenta sebelum diberikan konseling, hampir seluruhnya 30 responden (81,1%) dengan tidak ada kecemasan. Tingkat kecemasan akseptor KB IUD Post Plasenta pada akseptor KB IUD Post Plasenta sesudah diberikan konseling, hampir seluruhnya 33 responden (89,2%) dengan tidak ada kecemasan. Ada Pengaruh Konseling Terhadap Tingkat Kecemasan Akseptor KB IUD Post Plasenta di RSUD Kota Madiun 2019, dengan p value 0,000 < 0,05. Hasil analisis menunjukan Ada Pengaruh Konseling Terhadap Tingkat Kecemasan Akseptor KB IUD Post Plasenta di RSUD Kota Madiun 2019. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan tenaga kesehatan dapat mengetahui pentingnya memberikan pengetahuan pada ibu calon akseptor IUD Post Plasenta, sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya tingkat kecemasan pada akseptor IUD Post Plasenta   Kata Kunci :  Konseling, Tingkat Kecemasan, KB IUD Post Plasenta, Akseptor KB
Perbedaan Produksi Ibu Nifas Pada Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin Oksitosin Dan Sugestif) Dan Metode Marmet Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule Tahun 2019 Yunita, Luh Yunita; Arini Murni, Ni Nengah; suseno, mutiara rachmawati
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.144 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.120

Abstract

In order to achieve success in exclusive breastfeeding care is needed for postpartum care in the first days of post partum to help maximize breast milk production. There are various ways that can be done to help increase milk production by using certain massage techniques, especially in the back area such as the SPEOS Method (Endorphin, Oxytocin and Suggestive Massage Stimulation) and the Marmet Technique. The purpose of this study is knowing the differences in the SPEOS Method (Stimulation of Endorphin, Oxytocin and Suggestive Massage) with the Marmet Technique on the milk production of postpartum mothers in the working area of ??Karang Pule Health Center. This study uses quasi experimental with a post test only design with control group. This research was conducted in April 2019. The study population was all postpartum mothers in the working area of ??Karang Pule Health Center. The research sample was 34 people. Data analysis using Independent T-test. The characteristics of this study which postpartum mothers were mostly aged 20-35 years with 88.2% presentation, the education level of most senior high schools with a presentation of 47.1%, most mothers did not work with presentations at 76.5% and mostly multiparous parity that is equal to 82.4%. After a statistical test using Independent T-Test significance value (p) of 0.043 <0.05 means that there is a difference between the use of the SPEOS method and the Marmet Technique. The Conclusion this study there is a difference between the SPEOS Method and the Marmet Technique of Breast milk Production in the work area of ??Karang Pule Health Center
SIKAP IBU BALITA TERHADAP PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A di Posyandu Mawar Merah darmayanti, rofik -
JURNAL KEBIDANAN Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.352 KB) | DOI: 10.35890/jkdh.v8i1.122

Abstract

Kekurangan Vitamin A mengakibatkan gangguan pada mata, kulit, perkembangan dan bertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sikap ibu balita terhadap pemberian kapsul Vitamin A di posyandu Mawar Merah, Dusun Kamal, Kec. Banyakan, Kab. Kediri. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian semua ibu balita yang ada di posyandu Mawar Merah, Dusun Kamal, dengan teknik total sampling diperoleh sampel sejumlah 72 responden. Variabel tunggal. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Lokasi penelitian di Posyandu Mawar Merah, Dusun Kamal, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Waktu penelitian  24 februari ? 15 juni 2017. Pengolahan data dengan cara editing, coding, scoring, tabulating. Data dianalisis menggunakan Prosentase. Hasil penelitian dari 72 responden menunjukkan menerima sebanyak 63 responden (87,5%) positif dan 9 responden (12,5%) negatif, merespon sebanyak 67 responden (93%) positif dan 5 responden (7%), menghargai sebanyak 70 responden (97%) positif dan 2 responden (3%) negatif, bertanggung jawab sebanyak 68 responden (94%) positif dan 4 responden (6%) negatif.  Kesimpulan dari penelitian ini kategori positif menunjukkan menerima sebanyak 63 responden (87,5%), merespon sebanyak 67 responden (93%), menghargai sebanyak 70 responden (97%), bertanggung jawab sebanyak 68 responden (94%). Dari kesimpulan tersebut diharapkan sikap ibu balita tentang pemberian kapsul Vitamin A dapat di pertahankan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8