cover
Contact Name
NINING ISTIGHOSAH
Contact Email
jkdh.kediri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jkdh.kediri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 23023082     EISSN : 26571978     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan (JKDH) is one of the journals that concerns on health field in Indonesia. it was published since 2012, JKDH receives research papers, scientific articles, and scientific case reports that have never been published in other media and focuses on a variety of health.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN" : 10 Documents clear
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Kelas VIIA dan B Tentang Personal Hygiene di SMPN 2 Mojo Kabupaten Kediri Rosidah, Lely Khulafa'ur
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.421 KB)

Abstract

Kebanyakan remaja putri kurang memahami dan memperhatikan tentang personal hygiene dalam kehidupan sehari-hari.Perawatan personal hygiene yang salah dapat memicu berkembangnya kuman dan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran pengetahuan  Remaja Putri Kelas VIIA dan B tentang  personal hygienedi SMPN 2 Mojo Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri kelas VII A dan B dengan menggunakan teknik total sampling didapatkan sampel sejumlah 37 responden. Variabel Tunggal yaitu pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, kemudian data diolah melalui editing, coding, scoring, tabulating lalu analisis data dengan Persentase. Hasil penelitian dari 37 responden didapatkan pengetahuan cukup sejumlah 21 responden (56%).Pengetahuan tentang Pengertian personal hygienesejumlah 33 responden (89,2%) dengan kriteria baik, Pengetahuan tentangTujuan personal hygiene dengan kriteria cukup berjumlah 17 responden (49,9%), Pengetahuan tentangFaktor yang mempengaruhi personal hygiene dengan kriteria cukup berjumlah 20 responden (54,1%), Pengetahuan tentangPrinsip personal hygiene berjumlah 19 responden (51,4%) dengan kriteria cukup, Pengetahuan tentang dampak yang timbul pada masalah personal hygiene dengan kriteria cukup berjumlah 17 responden (45,9%) Masih banyak remaja putri berpengetahuan cukup sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan tentang personal hygiene dari pihak sekolah guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri akan pentingnya personal hygiene, diharapkan dengan pengetahuan yang cukup remaja putri mampu melakukan personal hygiene.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN PPIA (PENCEGAHAN PENULARAN IBU KE ANAK) (Di Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri) Darmayanti, Rofik
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.908 KB)

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang jenis sel darah putih yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh lemah kemudian berkembang menjadi penyakit yang bernama AIDS. Yang mengancam jiwa tanpa terkecuali ibu hamil. PPIA merupakan program pencegahan penularan Ibu ke Anak. Kurangnya pengetahuan menyebabkan rendahnya minat ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan PPIA. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan PPIA. Desain penelitian menggunakan Diskriptif pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 20-24 maret 2018. Populasi yang diteliti adalah semua ibu hamil di Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Teknik sampling menggunakan total sampling dan didapatkan 36 responden. Variabel penelitian adalah pengetahuan tentang pemeriksaan PPIA. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data (editing, coding, scoring, tabulating) Hasil penelitian dari 36 responden, 25 responden (69,4%) berpengetahuan kurang, 6 responden (16,6%) berpengetahuan cukup, 5 Responden berpengetahuan baik(13,8) Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan petugas kesehatan meningkatkan pengetahuan responden melalui penyuluhan agar responden memahami dan menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ibu hamil dengan kesadaran bisa melakukan pemeriksaan PPIA.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DI DESA MOJO KECAMATAN MOJO KABUPATEN KEDIRI Endarwati, Susiani
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.992 KB)

Abstract

Perawatan payudara selama kehamilan adalah salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan dalam pemberian ASI, kenapa ASI eksklusif sangat penting karena pada usia tersebut sesungguhnya bayi belum mampu untuk mencerna makanan selain ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara di Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan metode cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil di Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Dengan teknik total sampling didapatkan sampel sebanyak 36 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu pengetahuan ibu hamil tentang perawatan payudara. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang bersifat tertutup. Pengolahan data meliputi editing, coding, scoring, tabulating kemudian data dianalisa dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan dari 36 responden yang diteliti, didapatkan 23 responden (63,9%) memiliki pengetahuan baik tentang perawatan payudara di Desa mojo kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Berdasarkan penelitian menunjukkan pengetahuan ibu tetang perawatan payudara adalah baik. Maka diharapkan ibu hamil mau meningkatkan pengetahuannya tentang perawatan payudara selama kehamilan karena melihat pentingnya dan sangat bermanfaat untuk ibu dan bayinya serta bersedia untuk melakukan perawatan payudara dirumah. Tenaga kesehatan dan lintas sektor lebih meningkatkan penyuluhan tentang pentingnya perawatan payudara
SIKAP IBU HAMIL DALAM PEMENUHAN GIZI SEIMBANG DI BPM NY. LELY KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG Puspitasari, Betristasia
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.465 KB)

Abstract

Kenaikan berat badan pada wanita ketika hamil merupakan hal wajar. Namun berat badan yang melebihi indeks massa tubuh selama hamil akan meningkatkan beberapa risiko yang tidak baik untuk kesehatan ibu dan bayi. Seorang calon ibu hendaknya menjaga berat badan ideal ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui sikap ibu hamil dalam pemenuhan gizi seimbang di BPM Ny. Lely Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan Croos  Sectional. Variabel penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu sikap ibu hamil dalam pemenuhan gizi seimbang. Populasi penelitian semua ibu hamil yang periksa di BPM Ny. Lely Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dengan sampel 27 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup. Data yang diperoleh diolah dengan editing, coding, scoring, tabulating, kemudian diprosentasikan. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden 19 (70,37%) bersikap positif dan sisanya bersikap negatif sebanyak 8 responden ( 29,63 %). Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa sebagian besar Ibu hamil mempunyai sikap positif dalam pemenuhan gizi seimbang tetapi masih ada sebagian yang memiliki sikap negatif oleh karena itu, kerjasama tenaga kesehatan dengan ibu hamil sangat penting dalam peningkatan sikap positif ibu hamil tentang gizi seimbang selama hamil. Petugas kesehatan sebaiknya memberikan penyuluhan tentang pentingnya gizi selama kehamilan guna mendukung kehamilan yang sehat dan aman
PENGARUH WAKTU PEMBERIAN SUPLEMEN FERRO SULFAT TERHADAP KADAR SERUM FERRITINPADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) BUNTING Jayanti, Yunda Dwi
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.235 KB)

Abstract

Kehamilan merupakan keadaan dimana kebutuhan zat besi dalam tubuh mengalami peningkatan. Persoalan apakah suplemen zat besi perlu diberikan atau tidak masih menjadi perdebatan. Suplemen zat besi dan peningkatan cadangan zat besi dalam darah dikaitkan dengan komplikasi pada ibu hamil karena terjadi peningkatan oksidatif stres selama kehamilan. serum ferritin merupakan parameter untuk mengetahui status besi dalam tubuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh waktu pemberian suplemen ferro sulfat terhadap kadar serum ferritin pada tikus putih bunting.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan jenis penelitian adalah Randomized Post Test Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus bunting yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok kontrol, yaitu kelompok tikus bunting yang tidak diberi perlakuan apapun dan kelompok perlakuan 1, 2 dan 3, yaitu kelompok tikus bunting yang diberi ferro sulfat dosis 300 mg/hari mulai hari ke 1, 8 dan 15 kehamilan. Analisis data yang digunakan adalah ANOVA. Hasil penelitian didapatakn rerata kadar serum ferritin menunjukkan perbedaan bermakna baik pada kelompok kontrol dan juga kelompok perlakuan mulai pada awal, pertengahan dan akhir kehamilan(masing-masing 38.314±6.756a ng/mL, 85.290±9.040b ng/mL, 66.586±1.353c ng/mL, 56.002±5.229d ng/ml). Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa semakin awal pemberian suplemen ferro sulfat dapat meningkatkan kadar serum ferritin
Hubungan Aktivitas Fisik Ibu Saat Hamil Dengan Kejadian Seksio Sesarea Di Kediri Rahmawati, Dian
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.048 KB)

Abstract

Aktivitas fisik saat hamil berpengaruh terhadap lamanya persalinan yang dapat mengakibatkan penyulit persalinan sehingga seksio sesarea perlu dilakukan jika persalinan normal tidak dapat dilakukan. Seksio sesarea memiliki risiko kematian maternal 4 kali  lebih tinggi dibanding dengan persalinan normal. Di Kediri, angka kejadian seksio sesarea semakin meningkat, yaitu 8.5% pada tahun 2012 menjadi 15.3% pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik saat hamil dengan kejadian seksio sesarea di Kediri. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin dengan seksio sesarea di Kediri. Dengan tehnik Fixed Disease Sampling didapatkan sampel 50 ibu bersalin dengan seksio sesarea sebagai kelompok kasus dan 50 ibu bersalin normal sebagai kelompok kontrol. Alat ukur menggunakan kuesioner terpakai Baecke untuk mengukur variabel aktivitas fisik saat hamil dan diagnosis dokter dalam catatan rekam medik pasien. Analisis data dengan Chi Square (X2). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dengan kekuatan sedang tetapi secara statistik tidak signifikan antara aktivitas fisik saat hamil dengan persalinan seksio sesarea . Aktivitas fisik yang kurang saat hamil meningkatkan kemungkinan seksio sesarea 1,63 kali daripada aktivitas yang baik saat hamil (OR=1.63; CI 95% = 0.736-3.589, p=0.229).  
Perbedaan Produktivitas Kerja Ibu Menopause yang tinggal di wilayah Pedesaan Sebelum dan Setelah diberikan Konseling Menopause Istighosah, Nining
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.41 KB)

Abstract

Wanita menopause yang masih bekerja dengan keluhan menopause sedang sampai berat dilaporkan sering kurang produktif di tempat kerja dan mengalami penurunan produktivitas sampai dengan penurunan kepuasan hasil kerja dibandingkan wanita yang tidak mengalami gejala menopause atau wanita dengan keluhan menopause ringan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas kerja ibu menopause yang tinggal di wilayah pedesaan sebelum dan setelah diberikan konseling menopause oleh bidan. Metode penelitian ini adalah  pre dan post test design. Subjek penelitian ini adalah wanita menopause yang masih bekerja berjumlah 23 orang dan memenuhi kriteria inklusi. Produktivitas kerja wanita menopause sebelum dan setelah konseling di ukur menggunakan kuesioner Work Productivity and Activity Impairment Questionnaire ( WPAI ) yang meliputi : absenteisme, presenteisme, penurunan kerja secara menyeluruh dan penurunan aktivitas sehari – hari. Perbedaan produktivitas kerja sebelum dan setelah konseling dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon. Median produktivitas kerja wanita menopause yang tinggal di wilayah pedesaan sebelum dan setelah diberikan konseling menopause oleh bidan adalah : ( 37,5% vs 38,1% dengan nilai p<0,01. Indikator produktivitas pada aspek absenteisme dan penurunan aktivitas sehari – hari lebih besar terpengaruh setelah pemberian konseling menopause oleh bidan yaitu 66,7 % vs 66,6%. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian konseling dengan produktivitas kerja ibu menopause.
Gambaran Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Rumah Sakit Di Kediri Agustin, Lia
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.119 KB)

Abstract

Asfiksia meningkatkan angka kesakitan pada bayi di negara berkembang dengan insidens 100–250/1.000 kelahiran hidup dibandingkan dengan di negara maju dengan insiden 5–10 /1.000 kelahiran hidup (Lawn et al, 2009). Angka kematian bayi terutama pada masa neonatal masih cukup tinggi dan menjadi masalah kesehatan baik secara global, regional, maupun di Indonesia.. Tujuan penelitian ini adalah mengambarkan kejadian asfiksia neonatorum di Kediri Desain pada penelitian ini adalah diskriptif. Populasi penelitian ini adalah 120 neonatus yang lahir pada bulan Maret – April 2016. Teknik sampling menggunakan total sampling. Variabel penelitian ini yaitu kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit Kediri. Pengumpulan data dengan melihat data rekam medik bayi yang lahir pada bulan Maret – April 2016. Selanjutnya data di kumpulkan melalui teknik pengolahan data meliputi editing, coding, skoring dan tabulating Hasil pada penelitian ini adalah kejadian asfiksia dari 120 responden 60 responden atau 50 % responden mengalami asfiksia. Simpulan bahwa masih ada cukup banyak bayi yang lahir dengan kejadian asfiksia, oleh karena itu pentingnya pendidikan kesehatan bagi ibu hamil mengenai pemantauan secara rutin dan teratur ke tenaga kesehatan guna meminimalkan komplikasi atau faktor pencetus asfiksia.
Pengetahuan Persiapan Laktasi bagi Primigravida di Wilayah Puskesmas Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri Wijayanti, Aida Ratna; Komariyah, Siti
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.951 KB)

Abstract

Persiapan Laktasi sangat diperlukan oleh ibu selama Antenatal Care terutama bagi Primigravida. Jika selama antenatal care tidak dipersiapkan dengan baik kemungkinan akan banyak timbul masalah mulai dari pengeluaran ASI yang tidak lancer sampai proses menyusui yang kurang tepat. Hal ini kemungkinan dikarenakan faktor ketidaktahuan ibu tentang proses laktasi terutama bebrapa posisi menyusui yang benar.  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan Persiapan laktasi bagi Primigravida di Wilayah Puskesmas Tiron Kecamatan Banyakan Kota  Kediri. Desain Penelitian ini adalah deskriptif, pendekatan cross sectional. Populasinya semua ibu primigravida, dengan teknik total sampling didapatkan sampel sejumlah 30 responden. Variabel dalam penelitian ini merupakan variable tunggal yaitu pengetahuan persiapan Laktasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang sudah di uji validitas dan realiabilitas. Pengolahan data meliputi coding, Editing, scoring, tabulating. Dianalisa dengan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden didapatkan 14 responden (46,7%) berpengetahuan baik, 15 responden (50%) berpengetahuan cukup, dan 1 responden (3,3%) berpengetahuan kurang. Hasil penelitian mayoritas ibu primigravida memiliki pengetahuan yang cukup tentang persipan laktasi. Diharapkan ibu  primigravida melalui kelas ibu hamil selama proses Antenatal Care akan lebih mengerti tentang persiapan laktasi dan dapat memberikan ASI Secara Ekslusif sampai usia 6 bulan. Dukungan dari Tenaga Kesehatan dan Lingkungan juga akan memberikan stimulus tersendiri terhadap ibu untuk mempersiapkan laktasi dengan baik selama kehamilan
PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA TENTANG HIV/ AIDS DI RT 01 RW 01 DUSUN PUCUNG LOR KECAMATAN NGANTRU KABUPATEN TULUNGAGUNG Sari, Aprilia Nurtika
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.73 KB)

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus)/ AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah utama di Indonesia. Namun demikian, dalam kehidupan sehari-hari, topik mengenai HIV/ AIDS masih menjadi tabu untuk dibicarakan. Padahal, ketidaktahuan merupakan awal dari bahaya yang dapat mengancam jiwa karena HIV/AIDS merupakan penyakit yang menular. Siapapun dapat tertular HIV/AIDS jika tidak melindungi diri dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan ibu rumah tangga tentang HIV/AIDS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah ibu rumah tangga sejumlah 50 orang yang didapatkan dengan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2018 di RT 01 RW 01 Dusun Pucung Lor Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu rumah tangga tentang HIV/AIDS termasuk kategori cukup, yaitu 23 responden (46%), dan 27 responden (54%) termasuk kategori kurang. Berdasarkan karakteristik responden, sebagian besar adalah ibu rumah tangga yang berusia lebih dari 35 tahun sebanyak 30 (60%) responden, dan tingkat pendidikan SMP sebanyak 26 (52%) responden. Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar ibu rumah tangga memiliki pengetahuan yang kurang tentang HIV/AIDS. Petugas kesehatan perlu memaksimalkan upaya dalam memberikan penyuluhan - penyuluhan kesehatan khususnya mengenai HIV/AIDS kepada ibu rumah tangga. Sehingga mereka mempunyai pengetahuan yang baik dan mampu mencegah penularan HIV/AIDS.

Page 1 of 1 | Total Record : 10