cover
Contact Name
NINING ISTIGHOSAH
Contact Email
jkdh.kediri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jkdh.kediri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 23023082     EISSN : 26571978     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan (JKDH) is one of the journals that concerns on health field in Indonesia. it was published since 2012, JKDH receives research papers, scientific articles, and scientific case reports that have never been published in other media and focuses on a variety of health.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN" : 7 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG BAHAYA NARKOBA KELAS X SMK PGRI 2 KEDIRI DARMAYANTI, ROFIK; pusparini, liana
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.724 KB)

Abstract

Narkoba adalah obat terlarang (drug) yang jika masuk ke dalam organisme hidup akan membuat perubahan pada fungsi-fungsi organisme tersebut, khususnya dalam fungsi berpikir, perasaan, dan perilaku orang yang memakainya. Zat tersebut seringkali disalahgunakan sehingga menimbulkan ketagihan (adiction), yang pada gilirannya sampai pada ketergantungan (dependence). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang bahaya NARKOBA Kelas X SMK PGRI 2 Kediri. Desain penelitian ini menggunakan analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh remaja Kelas X di SMK PGRI 2 Kediri yaitu 407 siswa. Setelah itu diambil sampel menggunakan tekhnik Simple Random Sampling diperoleh sampel 201 responden. Variabel yang digunakan adalah variabelin independen yaitu pengetahuan dan variabel dependen adalah sikap remaja kelas X tentang bahaya NARKOBA. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan baik adalah 178 responden (88,6%), pengetahuan cukup adalah 18 responden (9%) dan pengetahuan kurang 5 Responden (2,4%). Sedangkan Sikap remaja tentang bahaya narkoba seluruhnya dalam kategori positif adalah 201 responden (100%).. Dari ujianalisis Chi Kuadrat didapatkan hasil  hitung sebesar 0,0 dengan tingkat signifikan (α) 0,05 sedangkan tabel 7,378 jadi dapat disimpulkan  tabel > dari hitung sehingga H0 diterima artinya Tidak Ada Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Tentang Bahaya Narkoba. Berdasarkan Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan tentang bahaya narkoba sebagian besar responden mengetahui bahaya narkoba dan mempunyai sikap positif terhadap bahaya narkoba.     Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Bahaya Narkoba
HUBUNGAN PENGETAHUAN MULTIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG TANDA – TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI BPM NY. ERWIN ( Desa Titik Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri ) KOMARIYAH, SITI
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.975 KB)

Abstract

     Selama kehamilan dan perkembangan kehamilan dari bulan ke bulan diperlukan kemampuan seorang ibu hamil untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada fisik dan mentalnya. Semakin bertambah usia kehamilan, akan mengakibatkan bentuk tubuh ibu berubah yang semula langsing menjadi tidak langsing lagi. Hal itu tidak perlu dikhawatirkan karena perubahan tersebut adalah suatu keadaan yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan primigravida dalam menghadapi perubahan fisiologi selama kehamilan.      Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua primigravida di BPS Ny. Anik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden dan diambil secara Total Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang berskala HARS dan dianalisa dengan menggunakan editing, coding, scoring, tabulating.      Hasil penelitian terhadap 22 responden didapatkan yang tidak ada kecemasan sebanyak 0 responden (0%), kecemasan ringan sebanyak 22 responden (100%), kecemasan sedang sebanyak 0 responden (0%), dan kecemasan berat sebanyak 0 responden (0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua responden mengalami kecemasan ringan yaitu 22 responden (100%). Oleh karena itu hendaknya bidan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan responden khususnya primigravida sehingga responden tidak akan mengalami kecemasan dalam menghadapi kehamilannya.  
The relationship between the speed of early initiation of breastfeeding mothers with post partum pain scale on stage four -, YUNARSIH
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.836 KB)

Abstract

The earlyinitiation of breastfeeding mothers  after the delivery happens is possible believed that can decrease the pain of delivery because it is one of distraction acts which can change the mother’s focus on the pain of delivery into another stimulus.The purpose of the study is to find the correlation between the speed of breastfeeding and the decrease of pain occurrence on the mother and also give and attention the fourth stage of the labor.The method used in the study is an analytical observation (longitudinal prospective). While the population of study is some mothers who experience a vaginal birth inDahlia I Room at RSU USD Gambiran Kediri.The number of the sample is 29 mothers using a random sampling technique. The independent variable is the speed of first breast feeding and the dependent variable is the decrease of pain occurrence on the fourth stage. The datum are analyzed by ( SPSS ) T analyzed on two random sample and match to the meaningful degree of α< 0,05.The result of the study shows that there is a correlation between the speed of first breastfeeding with the decrease of  pain occurrence on the mother .Therefore the conclusion of the study is that there is a correlation between the speed of the first breastfeeding and the decrease of pain occurrence of the mother , so that the researcher hope that the person on duty for the delivery process to encourage the first breastfeeding procedure to the mother and also to enlarge the knowledge of health education of the expecting mother about the essential effect of first breast feeding application.    
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD DENGAN FLUOR ALBUS PADA IBU USIA 25-44 TAHUN ( Di Puskesmas Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ) SETYOWATI, APIN; wulansari, dewanitya
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.954 KB)

Abstract

Keputihan atau flour albus adalah semua pengeluaran cairan alat genetalia yang bukan darah. Keputihan bukan penyakit tersendiri, tetapi merupakan manifestasi gejala dari hampir semua penyakit kandungan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan penggunaan alat kontrasepsi IUD dengan flour albus pada ibu usia 25-44 tahun di Puskesmas Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Desain penelitian yang digunakan adalah kolerasi dengan pendekatan crossectional. Tempat penelitian di Puskesmas Bacem Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.  Populasinya adalah semua akaseptor IUD sejumlah 102 orang. Tehnik sampling yang digunakan yaitu Purposive Samplingdiperoleh 30 responden. Variabel penelitian ini adalah variabelindependen  yaitu penggunaan alat kontrasepsi IUD dan variabel dependent yaitu flour albus dan pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil penelitian ini diolah dengan cara editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data dengan menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian didapatkan  responden yang menggunakan 28 responden (94%), tidak menggunakan 2 responden (6%)  dari 30 responden.Penggunaan IUD yang dilihat dari  buku peserta. Mengalami flour albus normal 26 responden (86,67%), Abnormal 4 responden (13,33%). Setelah dianalisa didapatkan hasil signifikasi =0.507 dengan tingkat kemaknaan 0,5 sehingga H0 ditolak berarti ada hubungan penggunaan alat kontrasepsi IUD dengan flour albus pada ibu usia 25-44 tahun. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dari penggunaan IUD kebanyakan mengalami flour albus normal. Maka dari itu, disarankan akseptor yang mengalami flour albus normal harus tetap menjaga kebersihan daerah kemaluan dan tetap melakukan kontrol IUD.    
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PENYIMPANGAN MENTAL EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH USIA 4-5 TAHUN (Di TK Kartika Jaya Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar) Sudjud, Soemarmi; endarwati, susiani
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.634 KB)

Abstract

Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya mendukung perkembangan emosional anak. Namun permasalahan sering kali muncul, manakala orang tua sering kurang tanggap.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan penyimpangan mental emosional anak pra sekolah usia 4-5 tahun di TK Kartika Jaya. Desain penelitian ini adalah metode analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang mempunyai anak pra sekolah usia 4-5 tahun di TK Kartika Jaya sejumlah 32 orang dengan menggunakan total sampling. Variabel penelitian ini adalah variable independen pola asuh orang tua dan variable dependen adalah perkembangan emosional anak pra sekolah 4-5 tahun. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editting, coding, scoring dan tabulating. Analisa data dengan chi square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden menerapkan pola asuh authoritative yaitu sebanyak 29 responden (91%). Dan perkembangan emosional yang sesuai yaitu 22 anak (69%), perkembangan emosional yang meragukan 6 anak (19%) dan perkembangan emosional yang mengalami penyimpangan sebanyak 4 anak (12%). Dari perhitungan statistic menggunakan uji statistic chi square menunjukkan hasil χ2 hitung 10,421 dengan α 0,05. Oleh karena itu χ2 hitung lebih besar dari χ2α  (10,421 > 5,991) maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya pola asuh orang tua berhubungan dengan penyimpangan mental emosional anak pra sekolah usia 4-5 tahun di TK Kartika JayaKecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Pola asuh yang diterapkan orang tua sangat erat hubungannya dengan penyimpangan emosional.    
PERBEDAAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (DDTK) PRA DAN PASCA PENYULUHAN DI POSYANDU (Desa Putukrejo Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk) herdyana, erma; novitasari, zerin
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.853 KB)

Abstract

Deteksi Dini Tumbuh Kembang anak adalah upaya penjaringan untuk mengetahui adanya penyimpangan tumbuh kembang bayi dan balita serta untuk mengoreksi adanya faktor resiko. Keberadaan kader sering dikaitkan dengan kelancaran pelayanan kesehatan. Keberadaan kader secara sukarela, ikhlas, mau dan sanggup melaksanakan kegiatan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan pengetahuan kader posyandu tentang DDTK pra dan pasca penyuluhan di posyandu.           Penelitian ini menggunakan One Group Pre-Post Design dengan penelitian pra-pasca test dalam satu kelompok. Populasi penelitian adalah semua kader posyandu sejumlah 12 responden dengan teknik pengambilan sampling jenuh, sehingga seluruh responden dijadikan sampel. Varibel yang digunakan yaitu variabel independen (penyuluhan kader tentang deteksi dini tumbuh kembang) dan dependen (pengetahuan kader tentang deteksi dini tumbuh kembang). Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan dan editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisa dengan uji Wilcoxon.           Hasil penelitian menunjukkan bahwa pra penyuluhan hanya 2 (16,7%) dari 12 responden yang memiliki pengetahuan baik tentang DDTK, sedangkan pasca penyuluhan jumlah responden yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik sejumlah 11 responden (91,7%) dari 12 responden. Sedangkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon, diperoleh hasil nilai Z sebesar -2.983 dengan tingkat signifikan (σ) sebesar 0,000 (σ≤0,05).           Kesimpulan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan kader posyandu tentang DDTK pra dan pasca penyuluhan di Posyandu. Dengan demikian diharapkan kader lebih termotivasi untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang DDTK melalui tenaga kesehatan, media massa atau sumber-sumber lain.   Kata Kunci : , DDTK, Kader Posyandu, Penyuluhan
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH ( BBLR ) DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI khulafa'ur R, Lely; Amnah, Ridhatul
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.836 KB)

Abstract

Gizi adalah makanan dan zat gizi dalam makanan yang berguna bagi kesehatan.BBLRialah bayi baru lahir yang berat badannya saat lahir kurang dari 2500 gram.Faktor dari BBLR salah satunya ialah status gizi ibu. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan status gizi ibu hamil dengan bayi berat badan lahir rendah diRSUD Gambiran Kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan  Retospektif Study. Populasi penelitian ini adalah data rekam medis semua yang melahirkan dengan BBLR di RSUD Gambiran Kota Kediri bulanJanuari – Marettahun 2015 dengan jumlah 31 responden.Dengan teknik puposive sampling didapatkan 25 responden.Variabel dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel independen dan dependen.Variabel independen yaitu status gizi ibu hamil dan variabel dependennya bayi berat badan lahir rendah. Pengumpulan data menggunakan Buku Rekam Medik yang dilakukan pada 17 mei 2015.Pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, tabulating.Dengan analisa data Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden, mayoritas responden mempunyai status gizi normal yaitu 10 responden (40%), sedangkan kejadian bayi lahir dengan berat badan lahir rendah, sebagian besar masuk dalam kategori BBLR (1500-2500 gram) dengan jumlah 23 bayi (92%). Hasil uji statistika dengan korelasi Spearman Rank, Kesimpulannya p = - 0,186 < 0,396, maka H1 ditolak dan Ho diterima. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan status gizi ibu dengan BBLR.Maka dibutuhkan peran tenaga kesehatan untuk melakukan penyuluhan dan pemantauan ANC untuk menekan kejadian BBLR.  

Page 1 of 1 | Total Record : 7