cover
Contact Name
NINING ISTIGHOSAH
Contact Email
jkdh.kediri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jkdh.kediri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 23023082     EISSN : 26571978     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan (JKDH) is one of the journals that concerns on health field in Indonesia. it was published since 2012, JKDH receives research papers, scientific articles, and scientific case reports that have never been published in other media and focuses on a variety of health.
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Kelas VIIA dan B Tentang Personal Hygiene di SMPN 2 Mojo Kabupaten Kediri Rosidah, Lely Khulafa'ur
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.421 KB)

Abstract

Kebanyakan remaja putri kurang memahami dan memperhatikan tentang personal hygiene dalam kehidupan sehari-hari.Perawatan personal hygiene yang salah dapat memicu berkembangnya kuman dan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran pengetahuan  Remaja Putri Kelas VIIA dan B tentang  personal hygienedi SMPN 2 Mojo Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri kelas VII A dan B dengan menggunakan teknik total sampling didapatkan sampel sejumlah 37 responden. Variabel Tunggal yaitu pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, kemudian data diolah melalui editing, coding, scoring, tabulating lalu analisis data dengan Persentase. Hasil penelitian dari 37 responden didapatkan pengetahuan cukup sejumlah 21 responden (56%).Pengetahuan tentang Pengertian personal hygienesejumlah 33 responden (89,2%) dengan kriteria baik, Pengetahuan tentangTujuan personal hygiene dengan kriteria cukup berjumlah 17 responden (49,9%), Pengetahuan tentangFaktor yang mempengaruhi personal hygiene dengan kriteria cukup berjumlah 20 responden (54,1%), Pengetahuan tentangPrinsip personal hygiene berjumlah 19 responden (51,4%) dengan kriteria cukup, Pengetahuan tentang dampak yang timbul pada masalah personal hygiene dengan kriteria cukup berjumlah 17 responden (45,9%) Masih banyak remaja putri berpengetahuan cukup sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan tentang personal hygiene dari pihak sekolah guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri akan pentingnya personal hygiene, diharapkan dengan pengetahuan yang cukup remaja putri mampu melakukan personal hygiene.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN PPIA (PENCEGAHAN PENULARAN IBU KE ANAK) (Di Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri) Darmayanti, Rofik
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.908 KB)

Abstract

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang jenis sel darah putih yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh lemah kemudian berkembang menjadi penyakit yang bernama AIDS. Yang mengancam jiwa tanpa terkecuali ibu hamil. PPIA merupakan program pencegahan penularan Ibu ke Anak. Kurangnya pengetahuan menyebabkan rendahnya minat ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan PPIA. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan PPIA. Desain penelitian menggunakan Diskriptif pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 20-24 maret 2018. Populasi yang diteliti adalah semua ibu hamil di Desa Mojo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Teknik sampling menggunakan total sampling dan didapatkan 36 responden. Variabel penelitian adalah pengetahuan tentang pemeriksaan PPIA. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data (editing, coding, scoring, tabulating) Hasil penelitian dari 36 responden, 25 responden (69,4%) berpengetahuan kurang, 6 responden (16,6%) berpengetahuan cukup, 5 Responden berpengetahuan baik(13,8) Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan petugas kesehatan meningkatkan pengetahuan responden melalui penyuluhan agar responden memahami dan menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ibu hamil dengan kesadaran bisa melakukan pemeriksaan PPIA.
TINGKAT PENGETAHUAN (C1, C2, C3) IBU TENTANG GIZI PADA BALITA DI POSYANDU KENANGASARI (Dusun Selatan Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri) KOMARIYAH, SITI; febrianika, widya
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.816 KB)

Abstract

Kurangnya pengetahuan gizi dan kesehatan orang tua, khususnya ibu merupakan salah satu penyebab terjadinya kekurangan gizi pada balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan (C1,C2,C3) Ibu Tentang Gizi Pada Balita di Posyandu Kenangasari Dusun Selatan Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Variabel yang digunakan adalah variabel tunggal. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita berjumlah 40 responden. Tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling. Sampel yang digunakan adalah semua ibu yang mempunyai balita di posyandu kenangasari. Pengumpulan data dengan kuesioner, hasilnya diolah dengan editing, coding, scoring, tabulating, dianalisa kemudian diprosentasekan. Penelitian dilakukan pada tanggal 8-9 Juli 2013 di posyandu kenangasari. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat Pengetahuan (C1,C2,C3) Ibu tentang Gizi pada Balita di Posyandu Kenangasari Dusun Selatan Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri dari 40 responden  yaitu sebanyak 21 responden (52,5%) berpengetahuan cukup,  12 responden (30%) berpengetahuan baik, dan7 responden (17,5%) berpengetahuan kurang. Dari hasil penelitian yang telah diperoleh, dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar ibu yaitu sebanyak 21 responden (52,5%) berpengetahuan cukup. Sehingga masih perlu ditingkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengaplikasiannya tentang gizi pada balita dengan diberikannya informasi melalui penyuluhan oleh tenaga kesehatan.  
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA ASUH PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NURUL IKHSAN PUSPITASARI, BETRISTASIA; HIKMAH, ARIFATUL
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.29 KB)

Abstract

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang secara pendidikan memerlukan layanan yang spesifik yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Keluarga adalah lingkungan terdekat dan utama dalam kehidupan anak berkebutuhan khusus. kemampuan hidup anak berkebutuhan khusus akan sangat ditentukan oleh peran serta dan dukungan penuh dari keluarga, sebab keluarga adalah pihak yang mengenal dan memahami berbagai aspek dalam diri seseorang dengan jauh lebih baik dari pada orang-orang yang lain. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang pola asuh pada anak berkebutuhan khusus. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasinya adalah semua ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SLB Nurul Ikhsan Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Teknik Sampling yang digunakan adalah total sampling, dengan jumlah 32 responden. Variabel yaitu pengetahuan ibu tentang pola asuh pada anak berkebutuhan khusus. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Data yang terkumpul diolah melalui editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan  baik sebanyak 11 responden (34,4%), pengetahuan cukup 12 responden (37,5%) dan pengetahuan kurang 9 responden (28,1%). Karena masih kurangnya pengetahuan ibu tentang pola asuh diharapkan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri lebih giat lagi untuk meningkatkan penyuluhan bagi ibu mengenai pola asuh pada anak berkebutuhan khusus serta ibu lebih aktif dalam mencari informasi dari berbagai sumber misalnya media massa maupun media elektronik.    
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DIBERI PENYULUHAN DAN SETELAH DIBERI PENYULUHAN TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK USIA 0-3 TAHUN (Di Posyandu 5 Kelurahan Srengat Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar) DARMAYANTI, ROFIK; pangestuti, fitria
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.675 KB)

Abstract

     Stimulasi perkembangan yang dilakukan oleh ibu maupun keluarga sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan seorang anak. Kurangnya pemberian stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang bahkan gangguan yang menetap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan pengetahuan ibu sebelum diberi penyuluhan dan setelah diberi penyuluhan tentang stimulasi perkembangan anak usia 0-3 tahun.      Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan menggunakan pre test-post test. Populasinya adalah semua ibu yang mempunyai anak usia 0-3 tahun yang rutin membawa anaknya ke Posyandu di Posyandu 5 Kelurahan Srengat Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar sabanyak 23 responden. Keseluruhan populasi digunakan sebagai sampel dengan teknik total sampling. Variabel yang digunakan adalah Independent Variable  yaitu penyuluhan tentang stimulasi perkembangan anak usia 0-3 tahun dan Dependent Variable yaitu pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberi penyuluhan tentang stimulasi perkembangan anak usia 0-3 tahun. Pengumpulan data diperoleh  menggunakan kuesioner, pengolahan data melalui editing, coding, scoring dan tabulating. Untuk menguji adanya perbedaan dilakukan analisa uji Wilcoxon Match Pair Test.      Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu sebelum diberi penyuluhan tertinggi dengan kriteria pengetahuan kurang, sebanyak 13 responden (56,52%). Dan pengetahuan ibu setelah diberi penyuluhan tertinggi dengan kriteria pengetahuan baik sebanyak 15 responden (65,22%). Dari uji Wilcoxon didapatkan hasil ada perbedaan pengetahuan ibu sebelum diberi penyuluhan dan setelah diberi penyuluhan tentang stimulasi perkembangan anak usia 0-3 tahun (σ≤0,05).      Berdasarkan penelitian tersebut, dapat diketahui ada perbedaan pengetahuan ibu sebelum diberi penyuluhan dan setelah diberi penyuluhan tentang stimulasi perkembangan anak usia 0-3 tahun. Sehingga diharapkan ibu lebih aktif mencari informasi untuk menambah pengetahuan dan mendeteksi dini terjadinya keterlambatan perkembangan. Kata kunci :   , Ibu, Penyuluhan, Stimulasi, Perkembangan, Anak
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PREVENTION OF MOTHER TO CHILD HIV TRANSMISSION ( PMTCT ) DI DESA BANDUNG KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK KHULAFA'UR R, LELY; FITRI, RISKIANA
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.373 KB)

Abstract

PMTCT yaitu upaya untuk mencegah infeksi HIV pada perempuan, serta mencegah penularan HIV dari ibu hamil ke bayi. Program PMTCT sekarang memberikan layanan dalam 4 pilar. Implementasi yang dapat dilakukan oleh perawat maternitas adalah sesuai dengan 4 peran yakni memberikan pelayanan secara langsung, konseling, promosi kesehatan dan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang PMTCT. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif, peneliti melakukan penelitian pada tanggal 11 Mei 2014 di Desa Bandung Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu hamil di Desa Bandung Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Populasi berjumlah 42 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan melakukan pendekatan cross sectional sehingga diperoleh 30 respoden. Variabel penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu gambaran pengetahuan ibu hamil tentang PMTCT . Pengambilan data menggunakan kuesioner diolah dengan editing, coding, scoring, tabulating, dan hasilnya dianalisis dengan prosentase. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan ibu hamil tentang PMTCT yaitu sebanyak 17 responden (56,66%) berpengetahuan cukup, 6 responden (20 %) berpengetahuan kurang. Hasil analisis menggunakan Distribusi Normal telah didapatkan bahwa penelitian ini terdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengetahuan ibu hamil temtang PMTCT cukup. Setelah penelitian ini diharapkan pada ibu hamil agar lebih aktif dalam mencari informasi untuk menambah wawasan. Begitu juga dengan tenaga kesehatan hendaknya memberikan penyuluhan yang lebih terhadap ibu hamil agar lebih mengerti tentang PMTCT. , ibu hamil, PMTCT
PERBEDAAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI USIA 17 – 19 TAHUN TENTANG IMUNISASI HUMAN PAPILOMA VIRUS ( HPV ) DI AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI HERDYANA, ERMA; latrifida, Richana
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.909 KB)

Abstract

Imunisasi HPV adalah pencegahan primer untuk kanker serviks, bekerja meningkatkan kemampuan sistem imun untuk mengenali dan menghancurkan virus ketika masuk kedalam tubuh sebelum terjadi infeksi. Banyak remaja tidak memiliki pengetahuan yang akurat tentang kesehatan reproduksi, dimana kanker serviks yang sering menyerang kesehatan reproduksi wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan remaja putri tentang imunisasi HPV sebelum dan sesudah diberi penyuluhan. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik komparatif dan rancangan penelitian pra-eksperimental dengan penelitian pra-pasca test. Populasi penelitian adalah 113 remaja putri usia 17-19 tahun. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Dalam penelitian ini variabel independennya adalah penyuluhan, dan variabel dependennya adalah pengetahuan remaja putri usia 17-19 tahun tentang imunisasi HPV. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, tabulating. Data diperoleh dari kuesioner yang diolah dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberi penyuluhan tidak ada responden (0%) yang memiliki pengetahuan yang baik tentang imunisasi HPV, sedangkan sesudah diberi penyuluhan jumlah responden dengan pengetahuan baik meningkat menjadi 94 responden (83,19%). Sedangkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon, diperoleh hasil nilai Z sebesar -9.195 dengan tingkat signifikansi (σ) sebesar 0,000 (σ ≤ 0,05). Dari hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan remaja putri usia 17-19 tahun tentang imunisasi HPV sebelum dan sesudah diberi penyuluhan. Dengan demikian diharapkan remaja putri lebih termotivasi untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang imunisasi HPV melalui tenaga kesehatan, media massa atau sumber-sumber lain serta dapat mengaplikasikan pengtahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan, Remaja putri, Imunisasi HPV, Penyuluhan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB AKTIF TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN DI DESA DOKO KECAMATAN NGASEM KABUPATEN KEDIRI ENDARWATI, SUSIANI; sulistyadini, eka
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.377 KB)

Abstract

Kontrasepsi dibutuhkan untuk membatasi jumlah penduduk. Masyarakat banyak yang sudah mengetahui mengenai keluarga berencana, namun hanya beberapa orang saja yang tertarik untuk menggunakan kontasepsi implan. Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kontrasepsi implan dan dalam menyikapi kontrasepsi implan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap akseptor KB aktif tentang kontrasepsi implan di BPM Ny. Agustin Desa Doko, Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Jenis rancangan penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB aktif. Tehnik pengambilan sampel dengan accidental sampling didapatkan sampel 30 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 7-15 Mei 2015. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner, data diolah dengan editing, coding, scoring, tabulating dan dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan pengetahuan baik adalah 18 responden (60%), dan pengetahuan kurang 12 responden (40%). Sedangkan sikap akseptor KB aktif tentang kontrasepsi implan dalam kategori positif adalah 17 responden (56, 7%). Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square, diperoleh hasil chi square = 0,016 < 0,05 maka H0 ditolak. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Ada Hubungan Pengetahuan dan Sikap Akseptor KB Aktif tentang kontrasepsi implan. Dengan demikian diharapkan akseptor KB lebih termotivasi untuk menambah informasi dan pengetahuan tentang kontrasepsi implan melalui tenaga kesehatan, media massa, dan kader serta dapat mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.  
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG BAHAYA NARKOBA KELAS X SMK PGRI 2 KEDIRI DARMAYANTI, ROFIK; pusparini, liana
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.724 KB)

Abstract

Narkoba adalah obat terlarang (drug) yang jika masuk ke dalam organisme hidup akan membuat perubahan pada fungsi-fungsi organisme tersebut, khususnya dalam fungsi berpikir, perasaan, dan perilaku orang yang memakainya. Zat tersebut seringkali disalahgunakan sehingga menimbulkan ketagihan (adiction), yang pada gilirannya sampai pada ketergantungan (dependence). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang bahaya NARKOBA Kelas X SMK PGRI 2 Kediri. Desain penelitian ini menggunakan analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah seluruh remaja Kelas X di SMK PGRI 2 Kediri yaitu 407 siswa. Setelah itu diambil sampel menggunakan tekhnik Simple Random Sampling diperoleh sampel 201 responden. Variabel yang digunakan adalah variabelin independen yaitu pengetahuan dan variabel dependen adalah sikap remaja kelas X tentang bahaya NARKOBA. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan baik adalah 178 responden (88,6%), pengetahuan cukup adalah 18 responden (9%) dan pengetahuan kurang 5 Responden (2,4%). Sedangkan Sikap remaja tentang bahaya narkoba seluruhnya dalam kategori positif adalah 201 responden (100%).. Dari ujianalisis Chi Kuadrat didapatkan hasil  hitung sebesar 0,0 dengan tingkat signifikan (α) 0,05 sedangkan tabel 7,378 jadi dapat disimpulkan  tabel > dari hitung sehingga H0 diterima artinya Tidak Ada Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Tentang Bahaya Narkoba. Berdasarkan Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan tentang bahaya narkoba sebagian besar responden mengetahui bahaya narkoba dan mempunyai sikap positif terhadap bahaya narkoba.     Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Bahaya Narkoba
HUBUNGAN PENGETAHUAN MULTIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG TANDA – TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI BPM NY. ERWIN ( Desa Titik Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri ) KOMARIYAH, SITI
JURNAL KEBIDANAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.975 KB)

Abstract

     Selama kehamilan dan perkembangan kehamilan dari bulan ke bulan diperlukan kemampuan seorang ibu hamil untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada fisik dan mentalnya. Semakin bertambah usia kehamilan, akan mengakibatkan bentuk tubuh ibu berubah yang semula langsing menjadi tidak langsing lagi. Hal itu tidak perlu dikhawatirkan karena perubahan tersebut adalah suatu keadaan yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan primigravida dalam menghadapi perubahan fisiologi selama kehamilan.      Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua primigravida di BPS Ny. Anik. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden dan diambil secara Total Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang berskala HARS dan dianalisa dengan menggunakan editing, coding, scoring, tabulating.      Hasil penelitian terhadap 22 responden didapatkan yang tidak ada kecemasan sebanyak 0 responden (0%), kecemasan ringan sebanyak 22 responden (100%), kecemasan sedang sebanyak 0 responden (0%), dan kecemasan berat sebanyak 0 responden (0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua responden mengalami kecemasan ringan yaitu 22 responden (100%). Oleh karena itu hendaknya bidan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan responden khususnya primigravida sehingga responden tidak akan mengalami kecemasan dalam menghadapi kehamilannya.