Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
ISSN : 20895550     EISSN : 26213397
Aims Manutech adalah interdisciplinary journal yang mengajak para peneliti dari kalangan para akademisi maupun praktisi dari industri bergabung bersama dan berdiskusi dalam pengembangan keilmuan maupun penerapan teknologi manufaktur dan aspek-aspek lainnya yang terkait. Scope Lingkup jurnal Manutech adalah pada bidang teknologi manufaktur, mesin otomatis (automation), robotika dan elektronika, namun tidak membatasi pada hal ini saja dan dapat melingkupi bidang: Elektronika; Information and Communication Technology (ICT); Mesin dan manufaktur.
Articles 69 Documents
Alat Pendeteksi Denyut Nadi Berbasis Arduino Yang Diinterfacekan Ke Komputer sulistyo, eko
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.697 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.2

Abstract

Denyut jantung/nadi merupakan faktor penting dalam bidang kesehatan yang berfungsi untukmengetahui kondisi kesehatan pada tubuh seseorang. Metode pengukuran jumlah denyut nadi saat inimasih menggunakan cara manual yaitu dengan menghitung detak denyut jantung/nadi per menit.Untuk mengetahui denyut nadi seseorang perlu melakukan pengukuran di rumah sakit, sehingga tidaksemua orang dapat mengukur denyut nadi mereka sendiri. Solusi dari permasalahan ini adalahpembuatan alat pendeteksi denyut nadi manusia otomatis yang bekerja secara real time dan dapatdihubungkan dengan komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat membantu semua orang atautenaga medis dalam melakukan perhitungan denyut nadi secara digital.Tahapan-tahapan dari penelitianini adalah pulse sensor yang berfungsi untuk mendeteksi denyut nadi manusia dapat diletakkan pada 3tempat pengukuran, yaitu pada jari, telinga dan dahi yang selanjutnya diproses oleh arduino mega 2560sebagai pusat sistem. Data hasil pengukuran yaitu Beat Per Minute (BPM) akan ditampilkan ke LCD danjuga bisa diinterfacekan ke sebuah Database menggunakan Visual Basic 6.0. Dari hasil pengujiandidapatkan hasil rata-rata pengukuran denyut nadi menggunakan alat adalah 77,3 BPM (Beat PerMinute) dan secara manual adalah 76 BPM (Beat Per Minute) dengan keakuratan alat ini mencapai98,32% dan memerlukan waktu 10 detik untuk menampilkan nilai rata-rata BPM (Beat Per Minute).
Rancang Bangun Mekanisme Fess Sebagai Alat Pembanding Pengaruh Geometri Flywheel Terhadap Energi Kinetik Yang Dihasilkan Anggry, Adhe; Dharta, Yuli; Wiguna, Andri; Armada, Armada; Martasari, Ririn
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.157 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.3

Abstract

Saat ini, semakin banyak orang mulai tertarik pada “free-energy”. “Free-energy” yang dimaksudadalah sumber energi yang dapat digunakan secara gratis tanpa harus membayar. Sumber “freeenergy” tersebut adalah matahari, hujan, angin, gelombang, pasang-surut. Sumber lain seperti gravitasi,muatan listrik pada atmosphir dan ionsphir, dan massa. FESS (Flywheel Energy Storage System) adalahsuatu upaya untuk menyimpan energi kinetik yang dihasilkan dari putaran flywheel dimana output dayalistrik dari generator sebagai input untuk motor penggerak. Massa flywheel sangat berpengaruhterhadap besarnya daya yang dihasilkan oleh generator yang dimana flywheel akan berfungsi sebagaiperangkat atau penyalur energi sementara pada generator induksi untuk nantinya mengubah energimekanik menjadi energi listrik dan sebaliknya. Dalam sistem ini desain flywheel menjadi sangat pentinguntuk dapat menyimpan energi kinetik. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mekanismeFESS sebagai alat pembanding pengaruh geometri flywheel terhadap energi kinetik yang dihasilkan.Metode penelitian dilakukan dengan membuat 3 (tiga) desain geometri flywheel yang berbeda,kemudian dianalisis dengan bantuan FESS. Dari hasil percobaan, flywheel 1 dengan tipe ring-webconcave menghasilkan energi kinetik sebesar 312,30 J dan energi spesifik sebesar 31,23 J/kg, padaflywheel 2 yaitu tipe arm-straight diperoleh energi kinetik sebesar 316,73 J dan energi spesifik sebesar31,67 J/kg dan flywheel 3 dengan tipe ring-web-straight diperoleh energi kinetik sebesar 284,997 J danenergi spesifik sebesar 28,49 J/kg. Dari data penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa masingmasing desain geometri flywheel memiliki konstribusi yang berbeda terhadap kinerja penyimpan energi.
Optimasi Multirespon Gaya Tekan Dan Momen Torsi Pada Penggurdian Material Komposit Glass Fiber Reinforce Polymer (Gfrp) yang Ditumpuk Dengan Material Stainless Steel (SS) Menggunakan Metode Algoritma Genetika Sateria, Angga
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 9 No 01 (2017): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.173 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v9i01.10

Abstract

Material komposit Glass fiber reinforced polymer (GFRP) yang direkatkan dengan material baja tahan karat (stainless steel) digunakan pada komponen struktural pesawat terbang. Proses perakitan komponen ini memerlukan sambungan mekanis dengan menggunakan baut dan mur. Proses gurdi biasanya digunakan untuk memproduksi lubang untuk posisi baut dan mur dibagian yang akan direkatkan. Gaya tekan dan momen torsi adalah respon yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja proses gurdi. Karakteristik kualitas dari respon ini "semakin kecil semakin baik". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kombinasi parameter-parameter proses untuk mencapai karakteristik kinerja yang diperlukan dalam proses penggurdian material GFRP-SS. Tiga parameter proses yang dipilh yaitu sudut ujung pahat, kecepatan spindel,dan kecepatan makan digunakan sebagai parameter proses. Sudut ujung pahat memiliki dua level, kecepatan spindel dan kecepatan makan memiliki tiga level. Oleh karena itu, faktorial 2 x 3 x 3 digunakan sebagai design eksperimen. Eksperimen direplikasi sebanyak dua kali. Optimasi dilakukan dengan menggunakan metode algoritma genetika. Gaya tekan dan momentorsi yang minimum dapat diperoleh dengan menggunakan sudut ujung pahat, kecepatan spindel,dan kecepatan makan masing-masing adalah 118o ,2383 rpm, dan 62 mm/menit.
Rancang Bangun Mesin Penghancur Buah Kelapa Sawit Kapasitas 50 Kg/Jam Husman, Husman; Sugiyanto, Sugiyanto; Saputra, Denny; Rosmansyah, Ridho; Zulhelmi, Zulhelmi
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.226 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.15

Abstract

Perusahaan kelapa sawit biasanya terdiri dari perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit.Selain dihasilkan dari perkebunan mereka sendiri, mereka juga membeli kelapa sawit, CPO, dan kernel(inti sawit) dari para petani atau pabrik pengolahan lain. Hasil perkebunan kelapa sawit dari para petanidijual kepada pengepul, kemudian pengepul menjual kelapa sawit ke pabrik pengolahan. Menurut parapengepul harga jual kelapa sawit dari pengepul ke pabrik terbilang murah walaupun kelapa sawittersebut berkualitas baik. Mereka berpikir untuk mengolah sendiri kelapa sawit tersebut, tetapi hargamesin pengolahan kelapa sawit tidak bisa terjangkau oleh mereka. Melalui penelitian ini akan dibuatkanmesin penghancur buah kelapa sawit kapasitas 50 kg/jam, yang diharapkan dapat digunakan oleh parapetani kelapa sawit dalam hal peningkatan nilai jual hasil perkebunan. Metode yang dilakukan untukmenyelesaikan permasalahan ini adalah dimulai dengan penyusunan daftar kebutuhan produk yangdiperlukan, pembuatan dan pemilihan konsep, perancangan komponen, pembuatan detail gambarteknik, pembuatan dan perakitan dan uji fungsi alat. Hasil uji coba mesin penghancur buah kelapa sawitdengan kapasitas 50 kg/jam dapat mencacah buah kelapa sawit dengan berat jenis cacahan0.8245kg/liter.
Pengaruh Jumlah Input Dan Membership Function Fuzzy Logic Control Pada Robot Keseimbangan Beroda Dua Dwisaputra, Indra; Mahmoud, Tareg; Megayanti, Meti; Budiawan, Irvan; R, Pranoto Hidaya
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.468 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.16

Abstract

Pada paper ini model dinamik dari robot keseimbangan beroda dua telah dibuat, dan dua tipe FLCtelah di desain. Metode mamdani digunakan pada kedua FLC. FLC yang pertama menggunakan sudutkemiringan pendulum teta (θ) sebagai input dan memerlukan torsi motor untuk menjaga robot tetapseimbang sebagai ouput. Fuzzy yang lainnya menggunakan dua input, input yang pertama adalah teta(θ) dan input yang kedua adalah perubahan nilai teta (θ) yang mana output adalah torsi motor. Modelplant dan kedua FLC dibangun di Matlab menggunakan simulink. Untuk kasus 1 input menggunakan 5membership function (mf). Sedangkan untuk kasus 2 input menggunakan 5 dan 7 mf. Karakteristik danpengaruh perubahan input dan mf telah disimulasikan di simulink dan dibandingkan. Denganmemperbanyak jumlah input dapat mengurangi spesifikasi motor yang dibutuhkan dalam menjagakeseimbangan robot. Sedangkan dengan memperbanyak jumlah mf maka dapat meningkatkanperforma controller sehingga lebih cepat untuk mencapai settling time.
Analisa Kenyamanan Kendaraan Multiguna Pedesaan Pada Kekasaran Jalan Iso 8608 Pranandita, Nanda
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.837 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.18

Abstract

Sistem suspensi kendaraan merupakan bagian penting untuk meminimalisasi getaran padakendaraan yang diakibatkan ketidakrataan jalan. Klasifikasi permukaan jalan pada penelitian iniberdasarkan klasifikasi kekasaran jalan “Good” menurut ISO 8606. Analisa sistem suspensi pasif padapenelitian ini diharapkan dapat menjelaskan respon frekuensi yang diterima pengendara selamaberkendara. Pemodelan half car dengan 1 DOF pengendara yang digunakan pada penelitian ini,disimulasikan menggunakan software simulasi numerik. Analisa respon frekuensi dilakukan padapergerakan vertikal pengendara. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, percepatan tertinggi sebesar2,375 m/s2 pada frekuensi 3,258 Hz. Nilai ini menunjukkan kondisi “Uncomfortable” berdasarkan tabelISO 2631. Kondisi ini akan menyebabkan pengendara mengalami pusing, oleh karena itu sangatdisarankan pengendara untuk menghindari frekuensi dibawah 7 Hz.
Rancang Bangun Mesin Pencetak Terasi Untuk Memudahkan Proses Penjualan Dengan Berat 110 Dan 250 Gram Napitupulu, Robert; Kurniawan, Zaldy; Aftarini, Erin; Irawan, Firdi; Perdana, Gilang
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.19

Abstract

Terasi merupakan salah satu bahan dasar dalam pengolahan makanan, khususnya di daerahpangkal pinang Provinsi Kep.Bangka Belitung. Terasi yang beredar di pasaran umumnya berbentukbalok-balok besar sehingga membuat para penjual kesulitan untuk mendistribusikannya karenapermintaan pasar menginginkan ukuran terasi yang bervariasi seperti 110 dan 250 gram. Tujuanpenelitian ini adalah, merancang dan membuat mesin pencetak terasi sekaligus dapat memotong terasidengan ukuran terasi yang seragam dengan berat 110 dan 250 gram. Metode yang digunakan dalammenyelesaikan masalah ini adalah mengacu pada metode perancangan: Identifikasi Masalah,mengumpulkan data dengan cara melakukan observasi, wawancara, dan studi pustaka, lalu melakukanpengolahan data, Membuat perancangan, pembuatan mesin/fabrikasi, Assembling, dan terakhir ujicoba dan analisa. Hasil uji coba diperoleh, bentuk terasi yang dicetak berukuran 61x30x45 dengan ratarata berat terasi 110 gram dan untuk hasil terasi yang dicetak berukuran 150x30x45 dengan rata-rataberat terasi 250 gram
Analisa Kinerja Cyclone Combustor Pada Proses Downdraft Gasifier Dengan Media Sekam Padi Untuk Kapasitas 10 Kg/Jam Purnomo, A Wahyu Cahyo; Arianto, F X Eko
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.872 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.20

Abstract

Potensi biomassa di Indonesia sangat melimpah baik dari limbah hewan maupun tumbuhan. Limbah pertanian dan perkebunan yang cukup besar dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Salah satunya adalah sekam padi. Pada eksperimen ini pemanfaatan energi dari sekam padi dilakukan dengan metode gasifikasi menggunakan downdraft gasifier untuk mengubahnya menjadi gas-gas mampu bakar yang selanjutnya akan dibakar pada cyclone combustor. Keuntungan menggunakan metode gasifikasi dibandingkan pembakaran langsung adalah pembakaran lebih bersih, partikulat dan kontaminan dapatdihilangkan sebelum dibakar. Cyclone combustor dapat menghasilkan pencampuran yang baik sehinggacocok digunakan untuk gas dengan nilai kalor rendah. Komposisi syngas yang dihasilkan dari gasifikasisekam padi adalah H2 13,6%, CO 14,9%, CO2 12,9% dan CH4 2,3% [1]. Setelah melewati cyclone separatoruntuk menghilangkan uap air dan kontaminan kemudian masuk ke storage tank yang selanjutnya masukke dalam cyclone combustor untuk dibakar setelah dicampur dengan udara melalui inlet yang berbeda.Kemudian akan divariasikan dengan berbagai AFR untuk mengetahui perubahan temperatur api, letakapi pada combustor dan bentuk apinya. Dari hasil eksperimen pada AFR = 1,58 terletak di dalam combustor pada daerah antara plane 1 dan 2, AFR = 1,13 api terletak di dalam pada plane 2, AFR = 0,69 api terletak di dalam pada plane 3 sedangkan pada AFR = 0,26 tidak terbentuk api di dalam tetapi di luar setelah bercampur dengan udara luar.
Identifikasi Pola Iris Menggunakan Metode Backpropagation Elviralita, Yoan; Hidayat, Asrul
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.149 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.21

Abstract

Dalam beberapa tahun ini, telah banyak penelitian yang berhubungan dengan pengenalan poladilakukan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk pola dan pengendalian sistem. Pemanfaatan jaringansaraf Backpropagation dalam mengindentifikasikan pola sangat berguna untuk mengatasi masalahmasalah yang parameternya tidak diketahui dan sulit untuk ditentukan. Kemudian dilakukan trainingdan testing terhadap data-data pola tersebut. Hasil yang dicapai dari recognition rate menunjukkanjaringan saraf backpropagation , memberikan performa yang baik, yaitu rata-rata sebesar 98 %,Jaringan saraf ini diharapkan dapat dikembangkan oleh peneliti-peneliti yang lain untuk kemajuankeilmuan dalam segala bidang.
Sistem Komunikasi Jarak Jauh Alat Pengukur Kecepatan Dan Arah Angin Berbasis Mikrokontroller Yudhi, Yudhi; Jamalludin, Jamalludin
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.398 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.22

Abstract

Pemantauan kecepatan dan arah angin biasanya dilakukan dari jarak dekat, oleh sebab itu diperlukan pemantauan dari jarak jauh untuk efisiesi waktu. Pembuatan sistem ini dimulai dengan studi pustaka data-data yang berhubungan dengan teknologi yang akan digunakan. Kemudian data-data tadi diolah untuk menentukan desain sistem yang akan dibuat. Pembuatan sistem ini dimulai dengan membuat alat ukur kecepatan angin dan penentu arah angin. Dalam alat ini untuk mencacah putaran kecepatan angin menggunakan sensor optocoupler. Dan hall magnetik sensor yang disusun seperti penunjuk arah angin sebagai sensor penentu arah angin. RTC digunakan sebagai penujuk waktu pengukuran. Mikrokontroler Arduino mega 2560 digunakan untuk mengolah data yang didapat dari sensor dan RTC. Kemudian data datatersebut direkam dengan siklus yang dapat diatur. Setelah pembuatan alat ukur kemudian dilanjutkan dengan membuat sistem transmisi data dan aplikasi interface. Dengan menggunakan GSM shield Sim900a data yang telah direkam dikirim dalam bentuk SMS melalui jaringan GSM. Kemudian data diterima oleh GSM shield server dan dibaca oleh Arduino UNO. Data yang dibaca oleh Arduino UNO kemudian dikirim ke komputer secara serial. Data yang dikirim ke komputer akan diolah oleh aplikasi interface untuk kemudian disimpan dan ditampilkan. Hasil dari sistem ini adalah dapat mengukur dan menyimpan data kecepatan danarah angin dari jarak jauh. Dengan error kecepatan angin sebesar 4.56% dari pengukuran secara manual, dan arah angin menunjukan arah angin yang sebenarnya.