cover
Contact Name
arbain
Contact Email
baintigers@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@uwgm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : -
This journal contains a scientific manuscript published by the Institute of Research and Community Service, Widya Gama Mahakam Samarinda University with frequency published 2 times a year.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui PENKES (Pendidikan dan Kesehatan) untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Suwarni, Linda; Selviana, Selviana; Sarwono, Eko; Ruhama, Ufi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 2, No 1 (2018): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.027 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.290

Abstract

Masyarakat di wilayah pemekaran Kalimantan Barat masih berpendidikan minim (bahkan masih ada yang masih buta huruf) dan masalah kesehatan yang selalu ada, diantaranya diare. Faktor yang melatarbelakangi diantaranya belum sadarnya masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan rendahnya cakupan ASI Eksklusif. Selain itu, masih minimnya pendidikan yang ada.Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut maka solusinya adalah melalui Pemberdayaan Masyarakat melalui PenKes (Pendidikan dan Kesehatan) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, antara lain dengan: (a) Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melalui lokakarya mini kesehatan, promosi berbagai upaya kesehatan, dan pelatihan serta praktek pembuatan teknologi air bersih dengan saringan air bertingkat, (b) Peningkatan Pendidikan Masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan kader pendidik “Pondok Pintar”, pelatihan pembuatan kolase, mozaik dan montase dari bahan-bahan sederhana, serta pelatihan metode morance. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan masyarakat selama 2 bulan. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan serta pelatihan.Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan dan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, terbentuknya “pondok pintar’ dan kader pendidik dalam upaya memberantas buta huruf. Diperlukan dukungan yang kontinue dari pemerintahan setempat agar program yang ada dapat berjalan terus.
Budidaya Tanaman Sirsak Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Elidar, Yetti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 1, No 1 (2017): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.18 KB) | DOI: 10.24903/jam.v1i1.238

Abstract

Pohon Sirsak memiliki banyak manfaat dalam kesehatan, mulai dari sebagai sumber nutrisi penting untuk pengobatan berbagai penyakit Buahnya, biji, daun, akar dan bahkan kulit dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Sirsak kaya akan karbohidrat dan vitamin tertentu. Buahnya juga membantu dalam menjaga kadar glukosa yang sehat dalam tubuh kita. Penduduk asli dari tempat-tempat di mana pohon-pohon yang tumbuh menggunakannya untuk meredakan gejala beberapa penyakit, termasuk demam dan radang sendi. Di Karibia, daunnya digunakan untuk menyembuhkan deman dengan cara tidur didaunnya. Karena kualitas obat penenang dan sarat yang relaksasi, pohon sirsak bisa membantu dalam merangsang seseorang yang sulit tidur yaitu orang yang menderita insomnia. Buah sirsak dan bijinya juga membantu dalam mengobati penyakit yang berhubungan dengan lambung, terutama yang disebabkan akibat infeksi parasit. Sirsak ekstrak pohon digunakan untuk meringankan rasa sakit yang terkait dengan penyakit seperti radang sendi dan rematik
Perhitungan Harga Pokok Produksi dalam Menentukan Harga Jual Tas Rajut Palembang Z, Mariskha; Alhadi, Esya; Purwati, Purwati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 3, No 1 (2019): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.808 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.408

Abstract

Menjadi seorang ibu rumah tangga saat ini selain sibuk dengan pekerjaan di dapur namun menjadi seorang ibu rumah tangga dapat ikut serta membantu perekonomian keluarga dengan cara yang berbeda. Ada yang bekerja dalam suatu perusahaan, menjadi pegawai, berwirausaha. Menjadi seorang pengrajin sudah dapat dikatakan berwirausaha apabila sudah dapat mencapai suatu keuntungan sesuai dengan yang diharapkan. Demikian juga dengan mitra yang telah membuat suatu usaha tas rajutan, kemudian mengajak teman-teman untuk ikut bekerja sama membantu menyelesaikan pekerjaan sesuai pesanan itu sudah cukup baik. Namun yang dirasakan mitra sampai saat ini masih belum mendapatkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan dikarenakan dalam menentukan harga jual masih melihat kondisi pemesan. Artinya jika pemesan  dari kelas menengah kebawah atau teman-teman yang sudah dianggap akrab, harga yang diberikan adalah harga modal. Namun jika yang memesan dari kalangan menengah ke atas, harga yang ditetapkan lebih mahal. Penentuan kalangan menengah ke bawah dan kalangan menengah ke atas tersebut adalah berdasarkan penglihatan yaitu dengan melihat kondisi secara kasat mata. Target yang kami harapkan dalam pengabdian kerjasama dosen dan mahasiswa ini adalah mitra dapat menentukan harga jual berdasarkan perhitungan harga pokok produksi sehingga usaha mitra akan menghasilkan keuntungan sesuai dengan biaya dan tenaga yang telah dikeluarkan.  Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah dengan cara melakukan sosialisasi dan membantu menghitung harga pokok produksi dalam menentukan harga jual.
PELATIHAN BUDIDAYA SAYUR ORGANIK DAN TANAMAN HERBAL ORGANIK BERBASIS TEKNIK HIDROPONIK Handayani, Fitri; Sapri, Sapri; Ansyori, Achmad Kadri
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 2, No 2 (2018): Juni
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.891 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i2.370

Abstract

Sayur mengandung banyak serat yang memiliki banyak peranan dalam proses pencernaan. Serat dapat melancarkan perncernaan serta dapat mencegah dan mengurangi resiko timbulnya beberapa penyakit. Tanaman herbal juga merupakan tanaman berkhasiat secara alami, jika diolah dapat bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan manusia. Hidroponik merupakan salah satu sistem pertanian masa depan karena dapat diusahakan diberbagai tempat baik di desa, kota, lahan terbuka atau di atas apartemen sekalipun. Luas tanah yang sempit, kondisi tanah kritis, hama dan penyakit yang tak terkendali, keterbatasan jumlah air irigasi, musim yang tak menentu, dan mutu yang tidak seragam bisa ditanggulangi dengan sistem hidroponik.Pelatihan ini dilaksanakan dengan memberdayakan masyarakat khususnya ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di sekitar Jl. Abdul Wahab Sjahranie gang 10 RT 26, Kelurahan air hitam Kecamatan Samarinda Ulu untuk berpartisipasi aktif. Pelatihan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 27 Desember 2017 pukul 13.00 sampai selasai. Metode pelatihan budidaya ini dengan melakukan penyuluhan kepada peserta tentang bercocok tanam dengan teknik hidroponik dan memberikan demonstrasi serta praktek bercocok tanam dengan teknik hidroponik. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok masyarakat. Setiap kelompok akan diberikan bibit sayuran dan tanaman hebal untuk dibudidayakan dengan teknik hidroponik.Kelompok pertama adalah kelompok yang diberikan bibit bayam merah, kelompok dua diberikan bibit pakcoy dan kelompok tiga diberikan bibit kangkung. Pada hari kedua sampai hari ke lima dilakukan penyiraman bibit dengan larutan nutrisi hidroponik. Hari keenam setiap kelompok melakukan penanaman benih ke tempat yang lebih besar. Setiap kelompok melakukan penyiraman larutan nutrisi hidroponik sampai hari ke tiga puluh. Sayuran dan tanaman herbal yang telah tumbuh menjadi besar maka dilakukan pemanenan.
Budidaya Tanaman Petai di Lahan Pekarangan dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Elidar, Yetti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 1, No 2 (2017): Juni
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.797 KB) | DOI: 10.24903/jam.v1i2.243

Abstract

Petai termasuk salah satu tanaman khas Indonesia yang sangat populer di kalangan masyarakat. Banyak orang yang mengkonsumsi petai sebagai lalapan atau menggunakannya sebagai bahan baku masakan sehari-hari. Budidaya petai dapat dilakukan baik secara monokultur maupunk tumpang sari. Kandungan gizi biji  petai antara lain vitamin A, vitamin C, Kalsium, dan zat besi. Melihat manfaat petai untuk kesehatan serta memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi maka perlu upaya melakukan budidaya tanaman petai sebagai peluang bisnis.
Penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) di UMKM Laundry Balikpapan Mulyani, Yogiana; Gardiarini, Praseptia; Karim, Syahrul
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 3, No 1 (2019): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.65 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.413

Abstract

Usaha laundry merupakan suatu usaha yang saat ini mulai berkembang di Balikpapan. Laundry menjadi kebutuhan bagi warga Balikpapan yang memiliki jadwal padat sehingga tidak punya waktu lebih untuk mencuci. Komunitas Laundry Balikpapan (KLB) merupakan suatu komunitas yang didirikan untuk menjadi wadah bagi pengusaha-pengusaha laundry di Balikpapan. Salah satu permasalahan yang ditemui di KLB adalah kurangnya pemahaman tentang pentingnya memperhatikan keselamatan, keamanan kerja (K3) dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. Pelaksanaan pelatihan meliputi pemberian materi, pengisian kuesioner pre dan post test, serta praktek langsung pelaksanaan K3 di Laundry di Hotel Novotel Balikapan. Peserta berjumlah 22 orang yang merupakan pekerja dan pemilik usaha laundry yang tergabung dalam KLB. Berdasarkan pre-post tes yang diberikan, pengetahuan peserta meningkat dan setelah melaksanakan pelatihan K3 di Unit Laundry Novotel Balikpapan, peserta semakin paham mengenai pelaksanan K3 di tempat usaha mereka masing-masing. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah bahwa setiap pemilik maupun pekerja di tempat usaha laundry harus memahami standar K3 yang harus disediakan di tempat kerja guna menjamin kesehatan dan keselamatan kerja setiap orang yang ada di wilayah tersebut. 
Penyuluhan Hukum Terhadap Akibat Hukum Pencemaran Lingkungan Sungai Karang Mumus di Kelurahan Sungai Dama Mukti, Hudali; Pasaribu, Parlindungan; Linanda, Ayu
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 1, No 1 (2017): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.619 KB) | DOI: 10.24903/jam.v1i1.234

Abstract

AbstrakKeberadaan sungai karang mumus, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda Kalimantan Timur selalu menjadi sorotan publik karena menurunnya kualitas air pencemaran sungai karang mumus yang disebabkan oleh limbah rumah tangga. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap akibat hukum yang ada bila mencemari lingkungan merupakan penyebab utama tidak efektifnya penegakan Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Sampah di masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian dapat terlihat dari bertambahnya wawasan masyarakat terhadap pemahaman akibat hukum pencemaran lingkungan sungai karang mumus yang mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mencegah pencemaran lingkungan  sungai karang mumus, sehingga perlu adanya kegiatan sosialisasi lanjutan setingkat RW di Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda Kalimantan Timur.
Intervensi Edukasi Gizi dan Gaya Hidup terhadap Antropometri dan Faktor Resiko Sindrom Metabolik pada Dewasa Muda dengan Berat Badan Lebih dan Kegemukan Handayani, Dian; Andarini, Sri; Kusumastuty, Inggita; Kurniawati, Adelya Desi; Rusda, Ilzamha Hadijh; Widyanto, Rahma Micho; Wulandar, Eka Nanda; Regina, Wahyu Alfyati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 3, No 1 (2019): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.013 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.404

Abstract

Obesitas adalah peningkatan berat badan akibat asupan yang melampaui kebutuhan fisik dan skeletal yang ditandai dengan penimbunan lemak tubuh yang berlebih. Obesitas dapat meningkatkan resiko kematian. Selain hal tersebut, peningkatan indeks Massa Tubuh (IMT) berkaitan dengan tingginya tekanan darah dan terjadinya peningkatan total kolesterol menjadi salah satu faktor terjadinya resiko jantung koroner dan stroke. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada mahasiswa Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan tujuan memberikan pemahaman kepada mahasiwa terkait manfaat hidup sehat dengan berat badan ideal serta mencetak edukator obesitas pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah edukasi kepada mahasiswa terkait perubahan gaya hidup sehat serta pre dan post test dari intervensi. Hasil dari pengukuran antara parameter sebelum dan sesudah intervensi adalah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap berat badan, IMT dan nilai VO2Max dan tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap parameter % lemak total, % visceral fat, kadar kolesterol dan kadar glukosa darah puasa. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti tingkat kepatuhan, peserta yang sedang sakit, usia dan lain-lain. Hasil kegiatan ini dapat memberi pemahaman kepada mahasiswa bahwa perubahan gaya hidup sehat dapat mempengaruhi berat badan, IMT dan nilai VO2Max dengan intervensi yang dilakukan seperti dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Mahasiswa juga dapat mengetahui dinamika menjadi edukator dalam memberi edukasi kepada masyarakat umum.
Pemanfaatan Buah Kolang Kaling Dari Hasil Perkebunan Sebagai Pangan Fungsional Purwati, Purwati; Nugrahini, Tutik
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 2, No 1 (2018): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.771 KB) | DOI: 10.24903/jam.v2i1.291

Abstract

Untuk meningkatkan pemanfaatan buah kolang kaling agar memiliki nilai ekonomis dan  kandungan karbohidrat pada buah kolang kaling cukup tinggi, maka perlu pemanfaatannya sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Masyarakat masih belum adanya wawasan dan usaha ke arah diversifikasi produk sehingga diperlukan adanya penyuluhan dan pelatihan.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap pemanfaatan buah kolang kaling yaitu: (i) memberikan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan, (ii) memberikan pengetahuan mengenai diversifikasi olahan buah kolang-kaling untuk pangan fungsional, (iii) memberikan pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional. Adapun target kegiatan adalah peningkatan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi olahan buah kolang-kaling, pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional.  Pengetahuan manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi produk buah kolang-kaling telah diberikan sehingga masyarakat memiliki wawasan dan keterampilan mengenai proses pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional dan cara produksi pangan yang baik.
Penyuluhan Pertanian “Pemanfaatan Urine Ternak sebagai Pupuk Cair dan Zat Pengatur Tumbuh” Hamidah, Hamidah; Mahdalena, Mahdalena; Rofiq, Abdul
Jurnal Abdimas Mahakam Vol 1, No 2 (2017): Juni
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1401.481 KB) | DOI: 10.24903/jam.v1i2.239

Abstract

Urin merupakan salah satu produk buangan yang harus dibuang dari dalam tubuh.  Definisi urin adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi.  Ternyata produk buangan dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.. Hasil penelitian tentang penggunaan dan pengaruh pupuk organik cair terhadap sosio ekonomi budidaya tanaman dan produktivitas tanah, menunjukan bahwa penggunaan pupuk organik memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan, produksi tanaman dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan, tanaman pangan (kedelai, padi, jagung dan kentang) maupun tanaman perkebunan (kelapa sawit, karet, kakao,teh dan tebu)  dibandingkan dengan pupuk anorganik. Sebagai salah satu contoh hasil penelitian dan penerapan pupuk organic di Pati, Lampung, Magetan, Banyumas, pupuk organik terbukti dapat menekan kebutuhan pupuk an-organik urea hingga 100 %.

Page 1 of 4 | Total Record : 40