JURNAL SAINTIS
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 14107783     EISSN : 25807110
Saintis is devoted to research on civil engineering related fields including geotechnics, transports, structures, water resources and others related with civil engineering topics.
Articles 77 Documents
Analisis Pola Pergerakan Penduduk dalam Mengkonsumsi Fasilitas Sosial di Kawasan Pinggiran Kota (Studi Kasus: Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar) Putra, Welky Afriza; Masrizal, Masrizal; Astuti, Puji
JURNAL SAINTIS Vol 16 No 2 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.207 KB)

Abstract

[ID] Lahan terbangun di kota semakin melebar melampaui batas administrasi kota karena semakin pesatnya pertumbuhan penduduk. Kota Pekanbaru juga  mengalami hal yang sama sehingga daerah-daerah yang bukan termasuk wilayah administrasi Kota Pekanbaru pun ikut terkena imbasnya. Sebagian besar kawasan tersebut dijadikan tempat bergerak permukiman termasuk di daerah kecamatan Siak Hulu, sehingga kebutuhan akan aktifitas sosial masyarakat diduga tidak dapat terpenuhi secara optimal. Untuk mengidentifikasi pola pergerakan dalam mengkonsumsi fasilitas sosial di kawasan pinggiran Kota Pekanbaru diadakan penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk menggali informasi dan pendapat dari responden di lokasi penelitian tentang alasan-alasan responden di suatu daerah permukiman yang terdapat di perbatasan dan pinggiran.Untuk analisis faktor pemilihan lokasi pemukiman digunakan metode pendekatan deduktif. Pendapat dominan dari responden merupakan cerminan lokasi yang paling ideal dan mengindikasikan bagaimana pola pergerakan mengkonsumsi yang dilakukan oleh masyarakat di permukiman pinggiran untuk kegiatan yang menggunakan fasilitas sosial. Sampel penduduk diperoleh dari rumah tangga yang ada di wilayah penelitian yaitu rumah tangga Desa Tanah Merah, Desa Pandau Jaya dan Desa Kubang Jaya. Desa-desa tersebut akan diobservasi dengan penyebaran kuesioner dengan teknik purposive random sampling yang artinya sample diambil secara acak untuk suatu tujuan. Tingkat keterkaitan (ketergantungan) antara kawasan pinggiran dengan kawasan pusat Kota Pekanbaru dalam mengkonsumsi fasilitas sosial yang berskala lebih kecil atau dalam lingkup desa, secara umum menunjukan proporsi yang relatif tinggi, hal ini ditunjukan dari besarnya persentase penduduk yang mengkonsumsi fasilitas pendidikan SMU, Perguruan Tinggi (PT)/ Akademi, fasilitas tersier dan sekunder, fasilitas rekreasi/liburan, yang persentasenya rata-rata lebih dari 30 %. Terdapat gejala bahwa penduduk kawasan pinggiran tidak selalu mengkonsumsi fasilitas sosial terdekat. [EN] With existence of farm the need for, make farm is woke up in city growing intemperate melebar city administration, with growing fast its townee growth Pekanbaru then area that is not entered Administrasi region Pekanbaru city even also follows hit its glimpse because can be a large part of areas are referred made setlement place and aktivity social for society, entered in area district Siak Hulu. His Research is research qualitative descriptive that is bent on to dig information and opinion from responder in research location about responder reasons in a setlement area that existed in border and Suburban. factor analysis of settlement location choice are used deductive approach method, that is research that base theories that already exist and conducted verification. Dominant Opinion from responder is location reflection the most ideal and indication how pattern of consumption movement that conducted by society in setlement suburban in area of social. Intake sampel is conducted unutuk getting the picture of population situation that actually. Sampel resident is obtained/got from home doorstep that exist in research region that is household countryside Raddle, countryside Pandau Jaya and countryside Kubang Jaya. Referred will diobservasi with spreading quesioner with technique random purposive sampling with the meaning reading copy taken at random for a target. Where reading copy are disseminated at three countrysides referred with household amount entire as high as 15. 199 family heads with the average of 4 soul of doorstep per-houses. Dependability level (dependable) between boundary area and downtown area Pekanbaru in consumption of social facility that have the scale of smaller or in scope countryside, in general show proportion that relative high, this condition are pinpointed from level of resident percentage that consumption of education facility SMU, College)/Academy, tertiary facility and sekunder, recreation facilities/vacation, that its percentage average more than 30 %. There is symptom that resident of boundary area not always consume social facility closest.
Analisa Perbandingan Biaya Konstruksi Jalan Perkerasan Lentur dan Perkerasan Kaku Pada Jalan Maredan Provinsi Riau Ramdhani, Fitra
JURNAL SAINTIS Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.032 KB)

Abstract

Jalan Maredan merupakan jalan lintas yang menghubungkan Kota Pekanbaru dengan Kabupaten Siak Sri Indrapura di Provinsi Riau. Jalan Maredan ini dimulai dari ruas jalan Simpang Beringin Km. 25+100 sampai Simpang Jembatan Sultan Syarif Hasim Km. 55+100 (Maredan) yang merupakan akses jalan yang dapat mempercepat jarak tempuh antara kota Pekanbaru dengan kota kabupaten Siak Sri Indrapura. Biaya konstruksi perkerasan Jalan Maredan untuk ruas dari Simpang Beringin Km. 25+100 sampai dengan Km. 37+650 sepanjang 12.45 Km, dibiayai dengan sumber dana APBD Provinsi Riau melalui Dinas PU Provinsi Riau dengan sistem pelaksanaan kontrak tahun jamak (Multi Years) dan menggunakan konstruksi perkerasan kaku (Rigid Pavement). Sementara itu, dari Simpang Jembatan SSH Km. 52+650 sampai dengan Simpang Pos Maredan Km. 45+600 sepanjang 7 Km, dibiayai dengan sumber dana APBD Kabupaten Siak Sri Indrapura Tahun Anggaran 2013 dengan menggunakan konstruksi perkerasan lentur (Flexible Pavement). Berdasarkan analisa biaya pada awal konstruksi, bahwa Jalan Maredan dengan panjang jalan 7.000 meter dan lebar 7 meter diperoleh biaya konstruksi perkerasan lentur sebesar Rp. 24.549.455.527,00 dan konstruksi perkerasan kaku sebesar 39.009.602.650,57. Jadi, biaya konstruksi perkerasan lentur lebih hemat sebesar Rp. 14.460.147.123,57 atau sebesar 37,07%. Sedangkan untuk biaya pemeliharaan rutin dan berkala untuk kedua jenis konstruksi perkerasan sampai dengan umur 20 tahun, diperoleh untuk perkerasan lentur sebesar Rp. 111.840.000.356,80 dan perkerasan kaku sebesar Rp. 70.526.795.327,58. Jadi pada umur konstruksi jalan 20 tahun, biaya konstruksi jalan perkerasan kaku lebih hemat sebesar Rp.  41.313.205.029,21 atau 36,94% dari perkerasan lentur.
Tinjauan Proses Pengolahan Air Baku (Raw Water) Menjadi Air Bersih Pada Sarana Penyediaan Air Minum (Spam) Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti Harmiyati, Harmiyati
JURNAL SAINTIS Vol 18 No 1 (2018)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1242.563 KB) | DOI: 10.25299/saintis.2005.vol8(2).2808

Abstract

Di kabupaten Kepulauan Meranti khususnya Masyarakat Kecamatan Rangsang pada umumnya menggunakan air hujan dan air Sungai sebagai kebutuhan air bersih sehari-hari, jika pada musim kemarau masyarakat pada umumnya sulit mendapatkan air bersih. Dengan adanya Sarana penyediaan air bersih yang dibangun oleh pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Dilihat secara warna, air bersih yang di produksi oleh SPAM Kecamatan Rangsang berwarna kecoklatan, dilihat dari segi warna hampir sama dengan air baku SPAM Kecamatan Rangsang tersebut.  Pada SPAM Kecamatan Rangsang ini proses pengolahan air bersih menggunakan metode koagulasi, flokulasi, sedimentasi dan filtrasi. Peneliti mencoba meninjau apakah proses-proses pengolahannya telah sesuai dengan metode yang telah di terapkan, mengetahui kualitas air bersih yang dihasilkan serta mengetahui masalah-masalah yang terdapat pada SPAM Kecamatan Rangsang tersebut.  Dari hasil penelitian yang dilakukan untuk pemprosesan air bersih adanya proses yang tidak dilakukan yaitu tidak dilakukan pembubuhan zat Koagulan,  hal tersebut dikarenakan zat-zat Koagulan yang ada di SPAM Kecamatan Rangsang tidak tersedia untuk saat ini. Untuk kualitas air bersih yang di produksi SPAM Kecamatan Rangsang tidak memenuhi standar kualitas air bersih berdasarkan peraturan menteri kesehatan nomor 416 tahun 1990 tentang “syarat-syarat dan pengawasan kualitas air” yaitu air bersih sesuai dengan hasil uji laboratorium dinas kesahatan kota pekanbaru pada tanggal 13 November 2017, serta terdapat beberapa alat yang tidak beroperasi, yaitu rusaknya 1 buah pompa Intake  dan 1 buah pompa distribusi
Evaluasi Kinerja Sistem Drainase Manggar Kecil Kota Balikpapan Margaret, Rossana; Saputra, Andika A. I. Saputra A. I.
JURNAL SAINTIS Vol 17 No 2 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.115 KB)

Abstract

[ID] Manggar Kecil merupakan salah satu wilayah drainase yang berada di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Wilayah drainase ini memiliki luas daerah tangkapan sebesar 24,07 km2 dan saluran primer sepanjang 9,16 km yang bermuara di Selat Makassar. Manggar Kecil memiliki permasalahan dalam proses pengaliran air dari hulu menuju hilir. Permasalahan ini berkaitan dengan kapasitas saluran primer yang tidak sesuai dengan besarnya debit hidrologi yang mengalir. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisa debit hidrologi yang kemudian dibandingkan dengan kapasitas saluran yang bertujuan untuk mengetahui kinerja dari saluran. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah dengan menganalisa besarnya debit hidrologi yang terjadi pada DAS Manggar Kecil. Besarnya debit hidrologi ini kemudian dibandingkan dengan kapasitas saluran drainase DAS Manggar Kecil. Dari hasil analisa diperoleh nilai debit hidrologi maksimum yang mengalir pada saluran primer Manggar Kecil sebesar 83,20 m3/det sedangkan kapasitas saluran maksimum hanya mencapai 72,86 m3/det, terdapat selisih debit sebesar 10,34 m3/det yang mengakibatkan terjadinya luapan. [EN] Manggar Kecil is one of areas drainage located in villages drainage manggar, East Balikpapan. The drainage area has catchment area 24,07 km2 and channels primary along 9,16 km that rises in the strait of Makassar. Manggar Kecil having problems in the process water flowing from upstream flows into downstream. This problem is related to the capacity of the primary channels is not in accordance with the size of the discharge hydrology that flows. In this research, hydrological discharge analysis which then compared with channel capacity which aims to know the performance of channel. Method used in this study is to analyze the amount of hydrological discharge that occurs in the Bassin Manggar Kecil. The discharge hydrology were then compared with capacity drainage channel Bassin Manggar Kecil. From the analysis results obtained the maximum hydrological flow value that flows on the main channel Manggar Kecil 83,20 m3/s while the maximum channel capacity reaches only 72,86 m3/s, there is a discharge of 10,34 m3/s resulting in the overflow.
Perbaikan Sifat Mekanis Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan Abu Vulkanis Sinabung dan Kapur Latif, Devi Oktaviana; Rifa’i, Ahmad; Suryolelono, Kabul Basah
JURNAL SAINTIS Vol 17 No 1 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.405 KB)

Abstract

Permasalahan tanah ekspansif dan penangan limbah abu vulkanis merupakan isu penting saat ini. Pemasalahan tanah ekspansif yang tidak menguntungkan dalam konstruksi karena memiliki sifat mudah mengalami perubahan volume akibat pengaruh kelembaban dan air sehingga menyebabkan daya dukungnya rendah sementara limbah abu vulkanis masih perlu mendapatkan perhatian karena akumulasi dan kurangnya lokasi pembuangan. Catatan letusan Sinabung sampai dengan tahun 2016 masih mengalami erupsi dan memuntahkan material vulkanis sehingga penanganan limbah abu vulkanis menjadi perhatian langsung karena akumulasi dan kurangnya lokasi pembuangan. Penelitian ini bertujuan untuk meyelesaikan kedua permasalahan tersebut dengan cara mencampur tanah ekspansif, abu vulkanis dan kapur dengan variasi tertentu dalam rangka memperbaiki sifat mekanis tanah dan mengurangi dampak penumpukan abu vulkanis. Uji yang dilakukan yaitu pemadatan tanah, uji triaxial, uji swelling dan uji swelling potential dilakukan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah abu vulkanis dan kapur terhadap sifat mekanis tanah. Pencampuran limbah abu vulkanis dan bahan kapur dengan tanah ekspansif dapatmeningkatkan berat volume tanah, mengurangi kadar air optimum, peningkatan nilai geser tanah mengurangi perilaku perubahan volume tanah ekspansif. Sehingga material yang dianggap tidak dibutuhkan dan merugikan terhadap lingkungan dan masyarakat memiliki ternyata menjadi keuntungan untuk rekayasa teknik sipil.
Optimasi Struktur Rangka Batang Menggunakan Metode Algoritma Genetika Dengan Kendala Tegangan Dan Probabilitas Kegagalan Kurniawan, Mahadi
JURNAL SAINTIS Vol 19 No 1 (2019)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2019.vol19(1).3043

Abstract

[IN] Setiap struktur rekayasa harus memenuhi suatu kriteria tertentu agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Makalah ini menyajikan hasil kajian dari struktur rangka batang (truss) yang harus memenuhi kriteria optimal, yaitu berbiaya terendah namun berfungsi maksimal. Rangka batang yang ditinjau dalam penelitian ini merupakan struktur rangka baja statis tak tentu secara internal maupun eksternal yang mengalami sistem pembebanan jamak (multi load-systems). Biaya atau harga struktur direpresentasikan oleh volume bahan struktur sedang fungsi maksimal ditampilkan dalam tegangan yang tinggi dalam batas-batas tegangan yang diijinkan. Kekuatan bahan baja ditinjau sebagai variabel acak yang mengikuti distribusi Log Normal. Selain tegangan, struktur juga harus memenuhi kriteria probabilitas kegagalan Pfi  ≤  10-3. Nilai tersebut harus dipenuhi secara lokal oleh setiap elemen struktur maupun oleh keseluruhan struktur secara global. Kompleksitas masalah optimasi sangat bergantung pada banyaknya variabel desain yang ditinjau. Oleh karena itu, selain elemen dengan variabel desain tunggal, juga ditinjau elemen dengan desain variabel ganda. Penyelesaian masalah optimasi struktur pada umumnya diselesaikan secara iteratif dengan menerapkan pemrograman matematik (mathematical programming). Cara demikian adalah tidak mudah dan biasanya memberikan hasil yang tidak terpercaya (unreliable), bahkan sering kali tidak memberikan hasil sama sekali akibat terjebaknya proses iterasi yang diterapkan. Untuk mengatasi hal tersebut, disini diterapkan Algoritma Genetika yang melakukan iterasi secara stokastik. Dalam penelitian ini Algoritma Genetika selalu konvergen ke struktur optimum yang sama. Dengan demikian maka struktur optimum yang dihasilkan merupakan solusi yang terpercaya (reliable). [EN] Engineering structures need to satisfy certain criteria such that it may function properly. This paper presents the results of a study on trusses which need to satisfy optimal conditions, .i.e. lowest cost possible with maximal performance. The trusses considered were statically indeterminate steel structures with multi-system of loading. The cost is here represented by the material volume of the structure and the maximal performance is reflected by the high  working stresses  within allowable stress limits. The material strength was modeled as a  random variable with a Log Normal distribution. Beside stresses, the structures are also required to meet a failure probability of  Pf = 10-3, which may occur locally within the elements as well as globally on the structure as a whole. The complexity of optimization problems depends in general on the number of the considered variables. The larger the number of variables considered, the more complicated becomes the solution process. Therefore, cases of single variable elements as well as multi variables ones were considered in this study. Optimization problems are usually solved applying iterative procedures, frequently resorting to mathematical programming. In these procedures the process   usually converges to unreliable solutions; it even may completely bogged down with no solution at all. To circumvent this problem, iteration was carried out applying Genetic Algorithms where the process proceeds in a stochastic manner. Genetic Algorithms usually deliver reliable solutions.
Kajian Progress Fisik pada Proyek Pembangunan Spillway Dalam Kondisi Force Majeure Sapitri, sapitri
JURNAL SAINTIS Vol 16 No 2 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.689 KB)

Abstract

[ID] Terjadinya cuaca ekstrim dengan curah hujan yang tinggi (mencapai 432 mm/hari), mengakibatkan bangunan Spillway yang dalam proses pekerjaan runtuh dan hanyut terbawa oleh derasnya aliran air. Tujuan dari kajian ini adalah menghitung nilai yang wajar untuk dibayarkan terhadap pekerjaan bangunan spillway yang telah hanyut terbawa bencana banjir tersebut. Metode yang digunakan yaitu review terhadap dokumen BOQ, harga satuan dan dokumentasi proyek.Wawancara juga dilakukan sebagai cross check volume hasil realisasi pekerjaan. Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, dapat direkomendasikan sejumlah biaya yang wajar untuk dibayarkan kepada kontraktor (meskipun hasil fisik pekerjaan spillway tidak terlihat karena hanyut terbawa banjir). Rekomendasi ini terdiri dari dua skenario biaya yaitu : (i) estimasi biaya tanpa material on site, dan (ii) estimasi biaya dengan material on site (material sisa yang hilang/hanyut). Hasil kajian menunujukkan bahwa biaya yang dapat diklaim dan wajar untuk dibayarkan kepada penyedia jasa yaitu sebesar Rp. 49,957,224,000.00 dengan bobot progress pekerjaan keseluruhan 73.14% (dari negosiasi). Sedangkan hasil perhitungan untuk jumlah material on site yang dapat dibayarkan oleh pihak owner secara keseluruhan yaitu sebesar Rp. 1,033,394,144.00.Jika material on site dapat dibayarkan maka total perkiraan/estimasi pekerjaan spillway yaitu sebesar Rp. 50,990,618,140.00. Harga ini lebih rendah Rp. 615,381,860.00 dari biaya yang ada pada laporan kontraktor. [EN] Extreme weather with high rainfall (reaches 432 mm / day) lead the spill way which wasunder construction proseshascollapsed and washed away by the swift flow of water. The purpose of this study is to calculate the reasonablecost that could be paid for that spillway building that has been losted. The method used is by review the documents of BOQ and unit price as well as the project’s documentation. The interviews were also conducted as a cross check for the realizationvolume. Based on the research result, a number of reasonable coststhat could be paid to the contractor was recommended (although the physic of spill way has washed away).The recommendation consists of two scenarios, they are: (a) the estimated costs without material on site, and (b) the estimated costs with material on site (costs of the leftover material). The result of this study shows that the reasonable costs that could be paid to the contractor is Rp. 49,957,224,000.00 with the weight of overall work progress is 73.14%.While the result of calculation for the material on site which could be paid by the owner to the contractor is Rp. 1,033,394,144.00. If the material on site could be paid, the total cost estimation for the spill way project is Rp. 50,990,618,140.00. It is lower Rp. 615,381,860.00 than the cost report of contractor.
Pengaruh Bentuk Penampang Terhadap Kapasitas Dukung Fondasi Tiang Pancang Berdasarkan Data Uji Penetrasi Standar Yoga, Asri Sepri; Harmiyati, Harmiyati
JURNAL SAINTIS Vol 16 No 1 (2016)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.347 KB)

Abstract

Fondasi tiang pancang adalah bagian-bagian konstruksi yang dibuat dari kayu, beton, dan baja, yang digunakan untuk meneruskan beban-beban permukaan ke tingkat-tingkat permukaan yang lebih rendah didalam massa tanah. Fondasi tiang pancang lazimnya dikerjakan dalam bentuk penampang persegi, segitiga, dan cincin   (spoon pile). Sedangkan kita ketahui bahwa masih banyak bentuk penampang lain yang bisa digunakan untuk pekerjaan fondasi tiang pancang. Apakah penampang persegi, segitiga dan cincin (spoon pile) memiliki kapasitas dukung ultimit yang lebih besar atau lebih efisien dibanding dengan berbagai bentuk yang belum diterapkan sebagai penampang fondasi tiang pancang. Untuk membuktikan hipotesa ini maka peneliti melakukan penelitian kapasitas dukung tiang pancang terhadap bentuk penampang. Penelitian ini menggunakan metode statis dengan data SPT (standar penetration test) pada proyek pembangunan Rumah Sakit EKA HOSPITAL Jln Soekarno Hatta - Pekanbaru Riau, yaitu dengan formula Mayerhoff. Pemilihan bentuk penampang pada penelitian ini dilakukan berdasarkan teori sampling yaitu Non Probability Sampling. Bentuk penampang yang diteliti adalah persegi, lingkaran, persegi delapan, cincin, dan segitiga, dengan kedalaman pemancangan adalah 18 m untuk masing-masing penampang dengan luasan yang sama. Dari hasil penelitian yang dilakukan, jika diurutkan bentuk penampang tiang pancang yang memiliki kapasitas dukung ultimit yang paling besar adalah penampang cincin, segitiga, persegi, persegi delapan dan yang terakhir adalah penampang lingkaran. Dan untuk hasil analisis penurunan tiang tunggal yang terjadi pada masing – masing penampang keseluruhannya aman terhadap penurunan izin tiang tunggal dimana penurunan yang terjadi lebih kecil dari penurunan yang diizinkan.
Analisis Risiko Pekerja Pengelasan Terhadap Kesehatan Ditinjau Dari Ergonomi Di CV Las Jasa Muda Kota Pekanbaru Edigan, Firman; Putra, Abriansyah
JURNAL SAINTIS Vol 17 No 2 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.768 KB)

Abstract

[ID] CV Las Jasa Muda Pekanbaru adalah bengkel jasa pengelasan baik rumah tangga maupun industri. Dalam melakukan proses pengelasan masih menggunakan alat yang dipergunakan manusia secara manual sehingga aktivitas dalam melakukan pekerjaan memiliki risiko yang menyebabkan masalah kecelakaan yang berpengaruh terhadap kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kesehatan yang berhubungan dengan postur kerja, kebisingan dan durasi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dengan metode wawancara, observasi serta pengukuran REBA, NBM dan kebisingan dimana penelitian ini dilakukan di CV Las Jasa Muda Pekanbaru. Subjek penelitian ini berjumlah 5 informan yaitu seluruh pekerja. Variabel dalam penelitian ini yaitu postur kerja, kebisingan, durasi kerja. Hasil penelitian diketahui bahwa masih banyak terdapat postur kerja yang dapat menyebabkan risiko tinggi bagi kesehatan pekerja yaitu pada angka 9, tingginya tingkat kebisingan yang diterima pekerja sekitar 86-92,7 dB dapat menyebabkan masalah kesehatan serius dan durasi kerja yang cenderung lama membuat pekerja menjadi lelah, serta kebisingan yang melebihi nilai ambang batas yang menyebabkan masalah kesehatan yaitu hipertensi dan stres. Untuk mengurangi risiko dalam bekerja adalah dengan sosialisasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja, meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan dan keselamatan bagi pekerja dengan tujuan untuk menciptakan kondisi pekerjaan yang aman serta terjaminnya kesehatan pekerja dan memberikan APD earplug pada pekerja untuk menghindari kebisingan yang berlebih. [EN] CV Las Jasa Muda Pekanbaru is workshop services welding domestic and industry. In welding still used the manually tool that human in activity having risk work that causes trouble accident influence on health. The purpose of this research is to analyze health risks associated with work posture, noise and work duration. The research is qualitative that are descriptive, aims to get information with the interview, observation and measurement of REBA, NBM and noise where the study is done at CV Las Jasa Muda Pekanbaru.  The subject this research is 5 informants all workers. This variabel research is work posture, noise, work duration. The results of research known that there are still many work posture that can cause risk high for health workers namely at approximately 9, the high level noise for workers around 86-92,7 dB can cause serious problems health and work duration old workers to make tired, the noise threshold above value that causes health problems that hypertension and stress. To reduce risk of work is to socialize the work safety and health, raise awareness the importance of safety and health for workers with the aim of condition creating of a job that safe and guaranteeing the health and give PPE earplug on workers to avoid the noise excess.
Penerapan Value Engineering Pada Pekerjaan Pembangunan Ruang Kelas Smkn I Kuok Kecamatan Kuok Abdi, Abdi; Retno, Deddy Purnomo; Boer, Astuti
JURNAL SAINTIS Vol 17 No 1 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.593 KB)

Abstract

Value engineering adalah suatu usaha manajemen dalam menganalisa ssuatu proyek untuk mendapatkan fungsi yang dikehendaki yaitu dengan hasil yang optimal namun tetap konsisten dengan ketentuan untuk penampilan, kualitas dan pemeliharaan dari proyek tersebut. Tujuan dilakukannya value engineering untuk mengetahui item pekerjaan yang dapat dilakukan Value Engineering pada proyek pembagunan ruang kelas SMKN 1 Kuok dan menghitung perbandingan biaya proyek yang telah direncanakan dengan biaya proyek setelah dilakukannya Value Engineering serta penghematan yang diperoleh dari penerapan Value Engineering. Penelitian ini mengunakan metode analisa siklus hidup proyek (life cycle cost) dan analisa pengambilan keputusan (analitycal heararchy process) dengan studi kasus pembagunan ruang kelas SMKN 1 Kuok. Data yang dipakai meliputi data harga bahan material, data rencana anggaran biaya (RAB), data gambar bangunan serta kuisioner dari beberapa responden. Adapun item pekerjaan yang di value engineering adalah pekerjaan atap karena mempunyai nilai c/w lebih besar dari pada item pekerjaan lain. Dari hasil analisa didapat 3 alternatif item pekerjaan atap yaitu alternatif 1 atap seng, atap multi sirap dan atap genteng beton. Setelah dilakukannya value engineering atas dasar penghematan biaya maka dipilihlah alternatif 1 dengan biaya kontruksi sebesar Rp 26.951.285,75 atau 20,34%  dari biaya awal desaian yaitu Atap Genteng Metal dengan biaya kontruksi sebesar Rp 131.879.047,97. Pemilihan Alternatif 1 ini juga berdasarkan metode analisa siklus hidup proyek (life cycle cost) dan metode Analitical Hierarky Process (AHP).