cover
Contact Name
Dian Kresnadipayana
Contact Email
Dian Kresnadipayana
Phone
-
Journal Mail Official
dian.kresnadipayana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Biomedika
Published by Universitas Setia Budi
ISSN : 20892136     EISSN : 23021306     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JURNAL BIOMEDIKA (p-ISSN:1979-035X, e-ISSN: 2302-1306) is a scientific publication media that accommodates the scientific creativity of lecturers and researchers as outlined in scientific writing, both for academics in Setia Budi University and observers of medical biology and health. Articles published are the results of research in the field or in laboratories, scientific studies and studies of books that have never been published in other media. Information on scientific works can range from biotechnology, health, pharmacology, microbiology, biochemistry, and food analysis and health management.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Prevalensi Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus di Kelurahan Mojosongo Kota Surakarta Prabowo, Ratna Herawati
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.089 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.471

Abstract

Diabetes Melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemi .Penyakit Diabetes Melitus merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan. Tetapi jika penyakit ini tidak ditangani dengan baik akan timbul komplikasi, salah satu komplikasi makroangiopati pada DM adalah hipertensi, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi hipertensi pada pasien DM di wilayah Mojosongo Surakarta. Penelitian dilakukan di Puskesmas Sibela Surakarta, dengan subyek penelitian pasien DM sebanyak 50 orang. Desain penelitian  pendekatancross sectional dengan  tehnik purposive sampling . Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan alat spygnomanometer.Untuk mengetahui prevalensi digunakan pendekatan deskriptif. Pada hasil penelitian didapatkan adanya pasien DM yang juga terdiagnosa hipertensi. Prevalensi Hipertensi pada pasien DM sebanyak 14 orang ( 28 % ) dari 50 sampel, dimana jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan laki laki, yaitu sebanyak 11 orang ( 78,6 %). Sedangkan prevalensi berdasarkan umur didapatkan hasil bahwa sebagian besar berumur ≥ 61 tahun, yaitu sebanyak 8 orang ( 57,2 %). Untuk prevalensi berdasarkan lamanya menderita penyakit, didapatkan hasil bahwa sebanyak 9 orang ( 64,3%) telah menderita DM lebih dari 10 tahun. Adanya pasien DM yang disertai dengan hipertensi, dengan prevalensi sebesar 14 orang ( 28 %).
Pengaruh Konsentrasi Asam Klorida pada Arang Aktif Kulit Kelapa Muda untuk Menurunkan BOD dan DO Limbah Cair Tahu Sumardiyono, Sumardiyono; Soebiyanto, Soebiyanto
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1153.905 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.466

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan arang aktif dari kulit kelapa muda dengan aktifvator asam klorida  yang akan digunakan sebagai adsorben pada limbah cair tahu. Pembuatan  adsorben dari kulit kelapa muda  ini dilanjutkan dengan uji kemampuannya untuk mengadsorpsi BOD dan DO pada limbah cair tahu. Pembuatan karbon aktif kulit kelapa muda dilakukan  melalui pemilihan pencucian, pengeringan, pengarangan, aktivasi menggunakan asam klorida dengan variabel waktu perendaman. Untuk pengujian BOD dan DO dilakukan dengan metode titrasi. Konsentratrasi asam klorida yang dipergunakan 0,5 N; 1 N; 1,5 N; 2N; dan 2,5 N  dengan waktu perendaman masing-masing konsentrasi 0,5 jam, 1 jam, 1,5 jam, 2 jam dan 2,5 jam. Setelah jadi arang aktif kemudian dipergunakan untuk menyerap limbah cair tahu. Hasil percobaan didapatkan hasil yang terbaik adalah pada konsentrasi 2,5 N. Untuk waktu perendaman 0,5 jam besarnya DO 2013 mg/l, efisiensinya 86,91% dan besarnya BOD 284 mg/l efisiensi 87,64 %. Untuk waktu perendaman 1 jam besarnya DO 2015 mg/l efisiensinya 87,64%  dan besarnya BOD 267 mg/l efisiensi 88,38%.  Untuk waktu perendaman 1,5 jam besarnya DO 2002 mg/l efisiensinya 86,52%  dan besarnya BOD 305 mg/l efisiensnyai 86,72%.   Untuk waktu perendaman 2 jam besarnya DO 1833 mg/l efisiensinya 86,25%  dan besarnya BOD 314 mg/l efisiensinya 86,33%.  Untuk waktu perendaman 2,5 jam besarnya DO 1971 mg/l efisiensinya 86,17%  dan besarnyaBOD 313 mg/l efisiensinya 86,37% .  jadi dapat disimpulkan  untuk hasil terbaik BOD yaitu pada konsentrasi asam klorida 2,5 N dengan waktu perendaman  1 jam, besarnya BOD 267 mg/l dengan efisiensi sebesar 88,38% , dan besarnya DO konsentrasi asam klorida 2,5 N waktu perendaman 1 jam besarnya DO 2015 mg/l dengan efisiensi 87,64 %.
Korelasi Rasio Aspartate Aminotransferase - Alanine Aminotransferase dengan Profil Hematologi pada Peminum Alkohol Gunawan, Lucia Sincu
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.891 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.465

Abstract

Toksisitas karena alkohol merupakan penyebab ketiga yang paling sering dari penyakit hati dan menjadi peringkat kelima dari  sumber beban pembiayaan kesehatan di seluruh dunia. Pada negara maju, alkohol sebagai penyebab utama kejadian sirosis. Seseorang yang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan beresiko mengalami komplikasi yang mempengaruhi darah dan sumsum tulang, tempat sel darah diproduksi. Efek buruk alkohol pada produksi sel darah/hematopoiesis terjadi baik langsung maupun tidak langsung. Efek langsung dari konsumsi alkohol berlebihan yaitu efek toksik pada sumsum tulang, prekusor sel darah, sel matur eritrosit, leukosit serta trombosit. Efek tidak langsung konsumsi alkohol yaitu defisiensi nutrisi yang dapat mengganggu  produksi dan fungsi berbagai sel darah. Pada penelitian ini dilakukan pemeriksaan kadar aspartate aminotransferase (AST), alanine aminotransferase (ALT), hemoglobin, jumlah eritrosit, jumlah lekosit, jumlah trombosit, hematokrit serta Protrombine Time (PT) dan activated Partial Thromboplastin Time (aPTT) pada 30 laki-laki peminum alkohol yang berusia 20-50 tahun.         Dari 30 data responden didapatkan data hemoglobin, jumlah eritrosit, jumlah lekosit, jumlah trombosit, hematokrit, PT, APTT, AST, ALT dan dihitung rasionya. Hasil uji Spearman didapatkan data rasio AST/ALT dengan kadar hemoglobin (p=0,741), rasio AST dengan jumlah eritrosit (p=0,778) rasio AST/ ALT dengan jumlah lekosit (p= 0,472), rasio AST/ALT dengan jumlah trombosit (p= 0,95), rasio AST/ALT dengan hematokrit (p= 0,88), rasio AST/ALT dengan PT (p=0,757), rasio AST/ALT dengan APTT (0,352). Tidak ada korelasi yang signifikan antara rasio AST/ALT dengan profil hematologi pada peminum alkohol (p> 0,05). Pentingnya memperhatikan diet sebagai bagian dari usaha pencegahan penyakit.
Uji Resistensi Antibiotik Staphylococcus aureus Isolat Kolam Renang Jamilatun, Makhabbah
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.667 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.462

Abstract

Kolam renang merupakan fasilitas umum yang dapat digunakan sebagai tempat rekreasi dan wahana berolahraga. Namun air yang digunakan untuk mengisi kolam renang itu sendiri seringkali tidak luput dari kontaminasi mikroorganisme yang dapat berperan sebagai patogen oportunistik pada manusia. Salah satu bakteri yang telah mengkontaminasi kolam renang di Kota Tangerang adalah bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui resistensi bakteri Staphylococcus aureus isolat kolam renang Kota Tangerang terhadap antibiotik. Penelitian diawali dengan isolasi S. aureus dari kolam renang Kota Tangerang yang dilakukan dengan media selektif MSA (Manitol Salt Agar), dilanjutkan dengan pewarnaan gram, uji katalase serta uji koagulase. Uji resistensi antibiotik dilakukan menggunakan metode difusi cakram Kirby Bauer sesuai rekomendasi Clinical Laboratory Standards Institute (CLSI). Sebanyak 12 isolat S. aureus Kolam Renang Kota Tangerang diuji resistensinya terhadap lima jenis antibiotik, yaitu AMP (amphycillin) (10µg), CIP (ciprofloxacin) (5µg), TET (tetracycline) (30µg), OXA (oxacillin) (1µg), dan FOS (fosfomycin) (200µg). Hasil penilitian menunjukkan bahwa bakteri Staphylococcus aureus isolat kolam renang Kota Tangerang memiliki resistensi yang berbeda terhadap antibiotik. Semua isolat Staphylococcus aureus yang diuji bersifat sensitif antibiotik amphycillin, ciprofloxacin, tetracycline, oxacillin. Sedangkan terhadap antibiotik fosfomycin, terdapat 8 isolat yang bersifat resisten dan 4 isolat yang bersifat sensitif.
Hubungan antara Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil terhadap Pemberian ASI Eksklusif Chyntaka, Mayang
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.582 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.434

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pasekan Kabupaten Indramayu Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survey menggunakan pendekatan crosssectional. Populasi ibu hamil yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu yang berjumlah 671 ibu hamil dengan pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental sampling berjumlah 87orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil ibu hamil (6,9%) berpengetahuan baik. Lebih dari setengahnya (58,6%) sikap ibu hamil mendukung terhadap ASI eksklusif. Dari analisis bivariat diketahui bahwa tidak terdapat hubunganyang signifikan antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil terhadap ASI Eksklusif diWilayah Kerja Puskesmas Pasekan Kabupaten Indramayu. Saran yang diberikan yaitu untuk tenaga kesehatan khususnya bidan yang kontak langsung dengan ibu hamil, diharapkan dapat memberikan  pendidikan kesehatan secara intensif guna untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mendukung ibu hamil terhadap ASI Eksklusif sehingga mampu meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerjanya.
Potensi Antibakteri Isolat Bakteri Endofit dari Tanaman Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.) Terhadap Klebsiella pneumoniae dan Salmonella typhi Wilson, Wildiani; Yuniliani, Dewi
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.338 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isolat bakteri endofit purwoceng sebagai antibakteri. Pengujian antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi sumuran. Isolat bakteri endofit potensial terlebih dahulu diinokulasi ke dalam media fermentasi cair selama 52 jam dan selanjutnya dilakukan proses ekstraksi menggunakan pelarut n-Heksan. Ekstrak kasar ini digunakan untuk pengujian antibakteri terhadap K. pneumoniae dan S. typhi. Aktivitas antibakteri isolat bakteri endofit menggunakan media MHA (Mueller Hinton Agar) dengan ketebalan 6 mm dan ukuran diameter sumuran 5 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri endofit tanaman purwoceng tidak dapat menghambat pertumbuhan K. pneumoniae dan S. typhi.
Seroprevalensi, Pengetahuan, dan Sikap Preventif Hepatitis B Virus (HBV) Pada Mahasiwa Ahli Teknologi Laboratorium Medik di Surakarta Puspita, Rumeyda Chitra; Gunawan, Lucia Sincu
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.505 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.428

Abstract

Tenaga kesehatan terutama mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) memiliki risiko lebih besar tertular infeksi virus hepatitis B dari paparan cairan tubuh ketika melakukan praktikum klinik. Pentingnya seroprevalensi, pengetahuan dan sikap sangat mempengaruhi mahasiswa saat melakukan praktikum sebagai tindakan pencegahan infeksi hepatitis B. Penelitian ini berujuan untuk mengidentifikasi seroprevalensi, pengetahuan dan sikap preventif mahasiswa ATLM terhadap infeksi virus hepatitis B. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan desain studi cross sectional yang dilaksanakan disalah satu Perguruan Tinggi kesehatan di Surakarta pada bulan Oktober – Nopember 2018. Pengambilan subjek menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 71 mahasiswa program studi D-IV Teknik Laboratorium Medik. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tentang pengetahuan, dan sikap preventif infeksi hepatitis B pada mahasiswa serta sampel darah dikumpulkan dan diskrining dengan pemeriksaan HBsAg. Analisis data menggunakan komputerisasi dengan SPSS versi 21.
Analisis Kandungan Formalin, Boraks, dan Protein dalam Mie Basah Nani, Elisabet; Wibowo, Yari Mukti
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.732 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.427

Abstract

Mie basah adalah salah satu makanan berbahan dasar tepung dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena relatif mudah diolah. Agar Mie basah lebih awet dan lebih kenyal,terkadang mie basah tersebut ditambah dengan formalin dan boraks. Penelitian ini akan menganalisis kandungan formalin dan boraks pada mie basah. Menurut SNI 2987:2015 tidak boleh ada pengawet formalin dan boraks dalam mie basah,  serta kadar minimum protein adalah sebesar 9,5%. Penentuan analisis kualitatif formalin menggunakan uji warna sedangkan analisis kualitatif boraks menggunakan uji nyala. Penentuan kadar protein pada sampel mie basah menggunakan metode Kjeldahl. Pada 3 sampel mie basah yang dijual Pasar Gedhe Kota Surakarta dan sekitarnya diperoleh hasil yang negatif atau tidak mengandung formalin dan boraks, sehingga memenuhi syarat mutu mie basah berdasarkan SNI 2987 : 2015. Rata-rata kadar protein dalam mie basah sangatlah kecil pada sampel A sebesar 0,31 %, sampel B sebesar 1, 22% dan sampel C sebesar 2,61%, sehingga tidak memenuhi syarat mutu mie basah berdasarkan SNI 2987 : 2015.
Identifikasi Entamoeba hystolitica dan Balantidium coli pada Lalat di Pasar Legi Surakarta Lestari, Hani Dwi; Mulyowati, Tri
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.689 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.426

Abstract

Lalat merupakan salah satu serangga yang termasuk ke dalam Ordo Diptera yang kehadirannya dapat mengganggu ketentraman manusia dan sebagai vector mekanik penularan penyakit. Kebiasaan lalat yang menyukai tempat-tempat kotor seperti pasar yang menyebabkan semua bagian tubuh lalat dapat dengan mudah membawa parasit jenis protozoa usus pada tubuhnya seperti Entamoebahistolytica, Entamoeba coli, Giardia lamblia, dan Balatidium coli. Beberapa spesies Lalat mendapat perhatian cukup tinggi di bidang kesehatan. Penyakit-penyakit yang biasanya ditularkan lalat antara lain kolera, diare, disentri, tifus, dan penyakit pencernaan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Parasitologi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi, Surakarta. Sampel yang digunakan sebanyak 40 sampel yang terdiri dari 20 sampel Musca domestica dan 20 sampel Chrysomya megachepala. Identifikasi Entamoeba hystolitica dan Balantidium coli  pada lalat dilakukan dengan  metode sedimentasi yang menggunakan lauratan NaCl 0,9% dan kemudian dilakukan pengamatan secara mikroskopis. Berdasarkan hasil identifikasi Entamoeba hystolitica dan Balantidium coli    pada tubuh lalat Muscadomestica danChrysomyamegacephala yang diperoleh di Pasar Legi, Surakarta ditemukan 1 kista Entamoeba histolytica pada Musca domestica dengan prosentase 5% dan 2 Trofozoit Balantidium coli pada Chrysomya megacephala dengan prosentase 10%.
Karakteristik Kelompok Pendukung ASI dengan Kelancaran ASI Yuliani, Farida
Biomedika Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.335 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v12i1.420

Abstract

Pemberian ASI adalah modal dasar pembentukan menjadi manusia yang berkualitas dimana proses ini dimulai sejak usia dini terutama jika ibu memberikan ASI secara eksklusif. Pemberian ASI eksklusif dilakukan sejak bayi lahir sampai bayi berusia 6 bulan tanpa diselingi makanan atau minuman yang lain. Cakupan ASI eksklusif 6 bulan di Indonesia masih jauh dari rata-rata dunia yaitu 38% Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui karakteristik Kelompok Pendukung Air Susu Ibu (KP-ASI) dengan kelancaran ASI di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan penelitian korelasional. Metode pengambilan data dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi 0-6 bulan sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan dari beberapa karakteristik ada 3 karakteristik yang berpengaruh terhadap kelancaran ASI, yaitu karakteristik jumlah anak, pendidikan dan sumber informasi, dimana masing-masing karateristik terdapat nilai p value < 0,05. Karakteristik usia dan pekerjaan tidak berhubungan dengan kelancaran ASI. Penyuluhan dari tenaga kesehatan perlu ditingkatkan pada ibu menyusui sejak hamil terutama trimester III. Dukungan dari pihak keluarga dan lingkungan juga diperlukan agar ibu menyusui merasa tenang, nyaman selama proses penyusui berlangsung.

Page 1 of 14 | Total Record : 140