cover
Contact Name
Yos Nofendri
Contact Email
yosnofendri@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yosnofendri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
ISSN : 2502843X     EISSN : 24069671     DOI : -
Jurnal yang berhubungan dengan Teknik Mesin khususnya bidang ilmu : 1. Konversi Energi 2. Proses Manufaktur 3. Perencangan 4. Material Engineering
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN" : 6 Documents clear
PENGARUH ARUS TERHADAP KENYAMANAN WELDER, CACAT LAS DAN KEKERASAN HASIL HARDFACING BAJA KARBON Sopiyan, Sopiyan; Susetyo, Ferry Budhi; Syamsuir, Syamsuir
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4282.315 KB)

Abstract

Abstrak Semakin tinggi arus, maka akan semakin tinggi nilai kekerasan, namun bagaimana dengan kenyamanan dari welder itu sendiri serta bagaimana cacat yang terjadi. Umumnya arus tinggi akan menyebabkan cacat undercut maupun spatter. Sehingga perlu dilakukan penelitian ini supaya ditemukan hasil hardfacing dan parameter yang optimum. Proses penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-September 2018. Lokasi pengelasan, pembuatan spesimen serta uji kekerasan di laboratorium yang ada di Rumpun Teknik Mesin FT Universitas Negeri Jakarta. Dari tiga variasi arus pengelasan yang digunakan, tidak semua arus cocok digunakan untuk mengelas material dengan dimensi tersebut, ada korelasi arus terhadap ketebalan dari material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen dengan arus 130A merupakan arus yang cocok digunakan untuk pengelasan hardfacing. Kata kunci : hardfacing, SMAW,  kekerasan, kenyamanan AbstractIncrease the current on welding process will affected value of the weld speciment hardness , but howe about comfort of the welder itself and how defects occur on weld speciment. Commonly high currents will cause  undercut or spatter defects. So it is necessary to do this research to find the optimum hardfacing result  and parameters of welding process. The research process was carried out in April-September 2018. The location of welding, specimen making and hardness testing in the laboratory in the Mechanical Engineering Faculty of Engineering Universitas Negeri Jakarta. The results showed that specimens with 130A current were optimum currents used for hardfacing. Keywords: hardfacing, SMAW, hardness, comfort
UJI PRESTASI MESIN PENDINGIN KOMPRESI UAP YANG MENGGUNAKAN REFRIGERAN R22 DENGAN METODE PENGUJIAN AKTUAL DAN SIMULASI Cappenberg, Audri Deacy; Ramadan, Haris
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4282.347 KB)

Abstract

AbstrakSistem pengkondisian udara yang mengatur temperatur dan  kelembaban udara dalam ruangan, dalam pengoperasiannya membutuhkan refrigeran yang mudah menyerap dan melepaskan kalor. Setiap refrigerant memiliki karakteristik yang berbeda-beda yang mempengaruhi efek refrigerasi dan koefesien prestasi yang dihasilkan. R 22 adalah salah satu refrigeran yang memiliki karakteristik yang baik pada mesin pendingin. Software Genetron properties adalah sebuah software simulasi yang dapat menghitung aliran fluida atau refrigerant pada mesin pendingin. Genetron properties melakukan simulasi termodinamika untuk siklus kompresi uap dan memberikan hasil dalam bentuk tabulasi dan pada diagram Mollier diagram (h-s diagram). Pengujian prestasi mesin pendingin yang menggunakan  R-22 dilakukan secara aktual dan simulasi dengan menggunakan software genetron properties. Hasil pengujian dan perhitungan menunjukkan bahwa : Kerja kompresor, COP dan performance factor  pada mesin pendingin kompresi uap ketika high speed  adalah 0,528 kW,  8,42 dan 0,1187;  saat low speed adalah 0,528 kW; 8,52 dan 0,117.  COP dari   hasil pengujian dengan software genetron properties ketika high speed 2,193 saat low speed 1,415 hal ini dikarenakan mesin pendingin kompresi uap dalam keadaan tidak optimalKata Kunci : Mesin Pendingin, Kompresi Uap, COP AbstractAir conditioning system that regulates temperature and humidity in the room, in operation requires refrigerants that are easy to absorb and release heat. Each refrigerant has different characteristics that affect the effects of refrigeration and the performance coefficients produced. R 22 is one of the refrigerants that has good characteristics on cooling system. Genetron properties is a simulation software that can calculate fluid flow or refrigerant on a cooling sistem. Genetron properties perform thermodynamic simulations for vapor compression cycles and provide results in tabulation and Mollier diagram diagrams (h-s diagrams). Testing the performance of cooling system using R-22 is done in actual and simulated using genetron properties software. The test results and calculations show tha the work of compressor, COP and performance factors on vapor compression cooling system when high speed is 0.528 kW, 8.42 and 0.1187; when low speed is 0.528 kW; 8.52 and 0.117. COP from the results of testing with genetron software properties when high speed 2,193 at low speed 1,415 this is because the vapor compression of cooling system is in an optimal condition Keyword: Cooling system, vapor compression, COP
PENGARUH SUHU SINTERING TERHADAP KEKERASAN PADUAN MIKRO Fe-Cr HASIL METODE ULTRASONIK Prijono, Kusdi; Suhadi, Amin
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4282.34 KB)

Abstract

AbstrakFe-Cr      merupakan  paduan yang memiliki ketahanan pada suhu tinggi dan kemampuan yang dapat digunakan sebagai interkonek pada sel bakar Solid Oxide Fuel Cell (SOFC). Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis bongkah paduan Fe-Cr dengan menggunakan serbuk paduan mikro Fe-Cr hasil sintesis dengan metode ultrasonik. Metode ultrasonik dimanfaatkan untuk sintesis paduan mikro Fe-Cr melalui penggunaan gelombang suara ultrasonik. Langkah yang dilakukan adalah memadatkan partikel paduan mikro Fe-Cr dengan  kompaksi tanpa lubrikan, hasil kompaksi dimasukan kedalam kapsul kaca kuarsa selanjutnya dilakukan  proses variasi sintering 11000C, 12000C dan 13000C pada kondisi suhu maximal ditahan selama 1 jam , lalu didinginkan secara normal dalam tungku. Karakterisasi strukturmikro dilakukan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS), X-Ray Diffraction (XRD) disertai analisis dengan metode MAUD (Material Analisys Using Diffraction ) dan pengukuran Nilai kekerasan sesungguhnya. Partikel paduan mikro Fe-Cr lebih stabil dan konsisten dalam pembentukan fasa bongkah paduan Fe-Cr melalui variasi sintering. Diperoleh bongkah paduan Fe-Cr homogen tanpa oksida.Kata kunci: Paduan mikro Fe-Cr, Ultrasonik, Kapsul Kuarsa, Sintering AbstractFe-Cr is an alloy that has a high temperature resistance and is potential to be used as an interconnect on Solid Oxide Fuel Cell (SOFC) fuel cells. In this research, Fe-Cr alloys have been synthesized using Super Fe-Cr micro alloy powder with ultrasonic method. The ultrasonic method is utilized for the synthesis of Fe-Cr micro alloys through the use of ultrasonic sound waves. The steps taken were the consolidation of the Fe-Cr micro alloy particles through compaction without lubricant, then in a quartz glass capsule a sintering process variation of 11000C, 12000C and 13000C at maximum temperature conditions retained for 1 hour, then cooled normally in the furnace. Characterization of microstructure was performed by Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS), X-Ray Diffraction (XRD) with analysis by MAUD method (Material Analisys Using Diffraction) and actual density measurement. The Fe-Cr micro alloy particles are more stable and consistent in the formation of the Fe-Cr alloy phase via sintering variations. The alloys of Fe-Cr are homogenous without oxide.Keyword : Micro-alloy Fe-Cr, Ultrasonic, Capsule Quartz, Sintering
ANALISA SISTEM PERPIPAAN POMPA SENTRIFUGAL 1500 GPM PADA MOBIL PEMADAM KEBAKARAN Sugiyanto, Didik; Anmar, Egar Ruli
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4282.731 KB)

Abstract

Tujuan untuk mengetahui sistem kerja pompa mobil pemadam kebakaran (fire truck), mengetahui sistem perpipaan fluida (air) pada mobil pemadam kebakaran, mengetahui ukuran pipa yang bagus digunakan pada pompa sentrifugal 1500 gpm pada mobil pemadam kebakaran. Dalam penelitian ini akan fokus meneliti perbedaan debit air, kecepatan pompa dan head loss pada pipa dengan ukuran 4in, 5in dan 6in. Sehingga dapat menentukan ukuran pipa terbaik yang digunakan dalam  pompa sentrifugal 1500 gpm. Kemudian peneliti melakukan penelitiaannya di PT. Pundarika Atma Semesta yang beralamat Bogor, Jawa Barat. Peneliti menyiapakan bahan dan alat yang diperlukan. Peneliti menggunakan alat tes berupa Flow test. Selanjutnya peneliti melakukan percobaan terhadap 3 ukuran pipa tersebut sehingga memperoleh hasil debit air sebagai berikut 0,065 m³/detik 0,069 m³/detik dan 0,077 m³/detik. Dan kecepatan aliran 8 m/detik, 5,5 m/detik dan 4,22 m/detik.  Dan Head Losses 0,051 meter, 0,019 meter dan 0,009 meterKata kunci: pipa, debit , kecepatan , head lossesAbstractIn this study aims to determine the fire pump work system of fire truck, know the fluid piping system on fire engines, knowing the good size of the pipe used in the 1500 gpm centrifugal pump on fire engines. In this study will focus on examining differences in water discharge, pump speed and head losses on pipes of size 4 in, 5 in and 6 in. so that it can determine the best pipe size used in centrifugal pump 1500 gpm. Then the researchers conducted their research at PT Pundarika Atma Semesta the address at Bogor, West Java. The researcher prepares the necessary materials and tools. The researchers used a test instrument in the form of a flow test. Then the researchers conducted an experiment on 3 sizes of the pipe so as to obtain the results of the water discharge as follows 0,065 m³/s ,  0,069 m³/s and 0,077 m³/s. and flow speed 8 m/s, 5,5 m/s and 4,22 m/s. and head losses 0,051 m, 0,019 m and 0,009 m. Keywords: pipe, discharge, speed, head losses
PENGARUH TEKANAN POMPA BAHAN BAKAR TEKANAN TINGGI TERHADAP KINERJA MESIN Sumardiyanto, Didit; Susilowati, Sri Endah
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4282.332 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui  pengaruh  pompa injeksi bahan bakar tekanan tinggi terhadap kinerja sebuah mesin pada mesin penggerak utama MV. ALAM JAYA II yang menggunakan mesin diesel YANMAR type M22-EN. Berdasarkan data-data yang diperoleh dilapangan, setelah dilakukan pembahasan bahwa tekanan pompa injeksi berpengaruh pada kinerja mesin diesel. Untuk tekanan pompa injeksi sebesar 820 kgf/cm2, kinerja yang dihasilkan mesin adalah : Daya Indikator 1204 kgf/cm2, Daya Efektif 1016 kgf/cm2, Efisiensi Thermal Efektif 32,0% dan konsumsi bahan bakar spesifik sebesar 192 g/hp.h. Sedangkan setelah dilakukan perbaikan pompa injeksi, tekanan pompa menjadi 1120 kgf/cm2, kinerja yang dihasilkan oleh mesin adalah : Daya efektif 1399 hp, Daya Efektif 1195 hp, Efisiensi Thermal Efektif : 37.32%, dan Konsumsi Bahan Bakar Spesifik sebesar 165.7 g/hp.h Dengan adanya perbaikan pompa injeksi sehingga dapat menaikkan tekanan injeksi dari 880 kgf/cm2 menjadi 1120 kgf/cm2, maka kinerja mesin dapat ditingkatkan Kata kunci: mesin diesel,pompa injeksi, kinerja mesin AbstractThis research was conducted to determine the effect of high pressure fuel injection pump on the performance of a machine on the MV main drive engine. ALAM JAYA II which uses the YANMAR type M22-EN diesel engine. Based on the data obtained in the field, after discussion that the injection pump pressure affects the performance of the diesel engine. For injection pump pressure of 820 kgf /cm2, the engine performance is: Indicator Power 1204 kgf /cm2, Effective Power of 1016 kgf /cm2, Effective Thermal Efficiency of 32.0% and specific fuel consumption of 192 g / hp.h. Whereas after the injection pump repairs, the pump pressure becomes 1120 kgf / cm2, the performance produced by the engine is: Effective 1399 hp, Effective 1195 hp, Effective Thermal Efficiency: 37.32%, and Specific Fuel Consumption of 165.7 g / hp. H With the improvement of the injection pump so that it can increase the injection pressure from 880 kgf / cm2 to 1120 kgf /cm2, the engine performance can be improvedKeywords: diesel engine, injection pump, engine performance
PENGARUH MEDIA QUENCHING TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PASKA HARDFACING Basori, Basori
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN
Publisher : JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4282.317 KB)

Abstract

AbstrakHardfacing dengan proses SMAW merupakan salah satu teknik yang paling banyak digunakan, karena sangat mudah diaplikasikan seperti pada scoops lift buckets , Ripper Teeth, dan Dozer Blades.. Hardfacing pada komponen ini bertujuan untuk mencegah keausanan yang diakibatkan benturan atau gesekan saat penggalian tanah, pengumpulan tanah, pengangkutan tanah pada saat alat berat sedang bekerja. Setelah baja karbon rendah di hardfacing, kemudian dilakukan perlakuan panas dengan Quenching dengan tujuan lebih meningkatkan kekerasan dari material. Pembuatan spesimen dilakukan dengan teknik SMAW polaritas AC arus 100A menggunakan elektroda HV 450 kemudian spesimen di potong, di lakukan proses heat treatment. Setelah selesai kemudian speseimen di uji keras dan dilakukan pengamatan dengan mikroskop optik. Media air merupakan media yang paling optimal dalam menigkatkan kekerasan dari hasil hardfacing. Nilai kekerasan yang didapatkan dari hasil quenching dengan media air adalah sebesar 422.66 VHNKata kunci: Hardfacing, SMAW, Struktur Mikro dan Kekerasan AbstractHardfacing with the SMAW process is one of the most common techniques, because it is very easy to apply as in lift buckets Scoops, Ripper Teeth, and Dozer Blades. Hardfacing in this component for the situation caused by collisions or friction during excavation of land, transporting the soil when the machine is working. After low carbon steel hardfacing, then heat is done with quenching in order to increase the hardness of the material. The making of specimens was carried out using the SMAW technique using HV 450 electrodes and then the specimens were cut, and the heat treatment process was carried out. After completion, the experiment was carried out and an observation with an optical microscope was carried out. Water media is the most optimal media in increasing the hardness of hardfacing results. The value obtained from the quenching with water media is 422.66 VHN Keywords: Hardfacing, SMAW, Microstructure and Hardness

Page 1 of 1 | Total Record : 6