Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan
ISSN : 20896166     EISSN : 26572060
Agroplantae adalah Jurnal Ilmu Pertanian Terapan yang menjadi sarana bagi peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bidang ilmu Budidaya Tanaman, dengan lingkup Pemuliaan Tanaman, Bioteknologi Tanaman, Teknologi Benih, Perlindungan Tanaman, dan Kesuburan Tanah.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015" : 7 Documents clear
Pertumbuhan Bibit Dua Klon Kakao (Theobroma cacao L.) Pada Berbagai Takaran Cendawan Mikoriza Arbuskula D, Rahmad; darmawan, Darmawan; harniana, Harniana
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.1 KB)

Abstract

Tujuan percobaan adalah untuk mengetahui pertumbuhan bibit dua jenis klon kakao (Theobroma  cacao L.) yang diaplikasi cendawan  mikoriza arbuskula dengan takaran berbeda. Percobaan ini disusun menggunakan rancangan faktorial dengan dasar rancangan acak kelompok (RAK). yang terdiri atas dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah klon kakao yaitu klon Sulawesi-1 (k2) dan klon Sulawesi-2 (k1). Faktor kedua adalah takaran CMA, yaitu tanpa CMA/(kontrol (m0), 5 g.tanaman-1  (m1), 10 g.tanaman-1 (m2), dan 15 g.tanaman-1 (m3).  Hasil percobaan menunjukkan bahwa klon Sulawesi-1 dengan takaran cendawan mikoriza 5 g/tanaman memperlihatkan pertumbuhan yang terbaik berdasarkan pertambahan jumlah daun dan diameter batang bibit kakao.
Pengaruh Pupuk Kandang (Kotoran Ayam) Terhadap Pertumbuhan Sambung Pucuk Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Asmawati, Asmawati; Halid, Erna; Fatimah, Fatimah
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2959.361 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk kandang (kotoran ayam) yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao (Theobroma cacao L.)..Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan takaran kotoran ayam yang terdiri atas tanpa kotoran ayam (b0), kotoran ayam 100 gram/polibag (b1), kotoran ayam 150 gram/polybag (b2), dan  kotoran ayam 200 gram/polybag (b3). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dengan takaran 150 gram penambahan kotoran ayam dalam media memberi pengaruh yang lebih baik terhadap jumlah dan tinggi tunas, serta jumlah daun bibit kakao hasil sambung pucuk.
Pengaruh Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao. L) Darmawan, Darmawan; Yusuf, Muh; Syahruddin, Ilyas
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.583 KB)

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui jenis media tanam yang memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao (Theobroma cacao L). Percobaan ini meggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan media tanam (M) yang terdiri dari   5 (lima) taraf yaitu media kotoran sapi (M1), media serbuk gergaji (M2), media sekam padi (M3), media kotoran ayam (M4) dan media kotoran kambing (M5), dengan perbandingan tiap media 1:1:1. Jenis klon kakao yang digunakan berasal dari klon 45. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 (lima) perlakuan media tanaman kakao, kemudian dari kelima perlakuan tersebut diulang sebanyak tiga kali, dan setiap ulangan terdapat 3 (tiga) unit sehingga jumlah keseluruhan adalah 45 unit percobaan. Berdasarkan hasil percobaan memperlihatkan media tanam yang dominan memberikan pengaruh pertumbuhan yang terbaik yaitu media dari kotoran sapi yang memperlihatkan jumlah daun, tinggi batang, dan diameter batang yang lebih unggul dari pada media yang lain.
Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) terhadap Pupuk NPK 16.16.16 Halid, Erna; Darmawan, Darmawan; P, Randi
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.66 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, mulai  bulan Agustus hingga November 2015. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK 16.16.16  terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan yaitu tanpa perlakuan pupuk NPK (p0); Pupuk NPK 10 gram/tanaman (p1); Pupuk NPK 15 gram/tanaman (p2) dan pupuk NPK 20 gram/tanaman. Masing-masing perlakuan terdiri dari 2 unit dan diulang sebanyak 3 kelompok, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Data hasil percobaan diperoleh dari mengukur selisih antara data akhir pengamatan (umur 11 bulan) dengan data awal pengamatan (umur 8 bulan). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah pelepah, diameter batang dan panjang pelepah. Hasil percobaan menunjukkan  bahwa perlakuan pupuk NPK 16.16.16 dengan dosis 20 gram/tanaman memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertambahan jumlah pelepah yakni 4,00 buah, dan memberikan pengaruh yang terbesar terhadap tinggi tanaman (26,37 cm), diameter batang (1,39 cm ) dan panjang pelepah (36,5 cm).
Tingkat Serangan Hama Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha cramerella Snellen ) pada Lima Klon Kakao Lokal Syatrawati, Syatrawati; Asmawati, Asmawati
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.478 KB)

Abstract

Salah satu penyebab turunnya produksi dan produktivitas kakao nasional disebabkan serangan hama penggerek buah kakao (PBK), Conopomorpha cramerella (Snellen). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui  daya tahan  klon kakao lokal terhadap serangan hama PBK , (2) Mengetahui beberapa metode untuk mencegah hama PBK dipertanaman. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif kuantitatif. Luas lahan adalah 1 ha untuk 2 lokasi yang berbeda. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara area sampling.Penentuan pohon sampel setiap klon dilakukan  secara diangonal  dengan lima pohon sampel setiap titik diagonal. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan perhitungan tingkat kerusakan buah kakao oleh PBK. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat serangan hama PBK tergolong sedang. Klon yang paling tahah adalah  klon MCC 02  (8%) dan klon yang paling rentan adalah klon BB (16 %).Beberapa cara pengendalian yang dilakukan berupa pemangkasan, pemupukan,panen teratur dan sanitasi
Pertumbuhan Murbei (Morus alba L.) pada Berbagai Lama Perendaman Ekstrak Bawang Merah Thamrin, Syahruni; Rahmiarwianti, Rahmiarwianti
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.87 KB)

Abstract

Tujuan percobaan ini adalah untuk mempelajari pertumbuhan tanaman murbei terhadap berbagai lama perendaman ekstrak bawang merah. Hasil percobaan ini menjadi  informasi mengenai pertumbuhan murbei pada berbagai lama perendaman ekstrak bawang merah sebagai hormon tumbuh alami. Percobaan dilaksanakan pada bulan September hingga November 2014di kebun percobaan Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 (empat) perlakuan yaitu p0 (kontrol), p1 (direndam 4 jam), p3 (direndam 8 jam), p4 (direndam 12 jam). Hasil percobaan menunjukkan bahwa secara visual perlakuan lama perendaman 12 jam memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap tinggi tanaman (51,36 cm ) dan jumlah daun murbei (37 helai).
Kelimpahan Spora Dua Jenis Cendawan Mikoriza Arbuskula pada Rizosfer Bibit Lada (Piper ningrum L.) Setelah Aplikasi Pupuk Majemuk Kumalawati, Zahraeni; Kafrawi, Kafrawi; Elfasela, Ina
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.859 KB)

Abstract

Pemanfaatan cendawan mikoriza arbuskula menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik dalam kegiatan budidaya tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan bibit tanaman lada pada berbagai dosis pupuk majemuk serta kelimpahan dua jenis mikoriza arbuskula dalam rhizosfer tanaman. Penelitian ini disusun berdasarkan rancangan acak kelompok, dengan perlakuan konsentrasi pupuk majemuk, yaitu 1 mg.L-1 air (P1), 1.5 mg.L-1 air (P2), dan 2 mg.L-1 air (P3).  Bibit lada diinokulasikan dua jenis CMA yaitu Glomus sp. dan Acaullusspora sp. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tanaman lada melalui volume akar yang terbentuk lebih baik pada konsentrasi pupuk majemuk 1 mg.L-1 dibandingkan dengan konsentrasi pupuk cair yang lebih tinggi (2 mg.L-1). Kelimpahan spora CMA jenis Glomus sp. lebih besar (175-233) dibandingkan jenis Acauluspora sp (49-74). Kelimpahan spora CMA jenis Glomus sp. dan Acauluspora sp., dalam rhizosfer bibit lada paling tinggi pada  konsentrasi pupuk majemuk  yang rendah (1 -1,5 mg.L-1) dibandingkan dengan konsentrasi yang lebih tinggi (2mg.L-1).

Page 1 of 1 | Total Record : 7