cover
Contact Name
DIDIN
Contact Email
didin.book@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
didin.book@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains
ISSN : 25412027     EISSN : 25482114     DOI : -
Core Subject : Health,
Medical science merupakan jurnal ilmiah kefarmasian yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon, yang terbit dua kali dalam satu tahun yaitu Bulan September dan Maret. Jurnal ini terdiri dari 10 artikel yang berasal dari bidang Farmasi dan bidang Kesehatan lainnya. Nama “Medical Science” berasal dari kata “Medical dan Science “. “Medical” dalam bahasa Indonesia adalah medis yang artinya berhubungan dengan kesehatan, sedangkan “Science” mempunyai arti ilmu pengetahuan (ilmiah). Diharapkan jurnal ini dapat dijadikan sebagai sarana publikasi artikel ilmiah yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal “Medical Science” mendapatkan no ISSN versi cetak dari LIPI dengan no ISSN 2542-2027 pada tanggal 24 Oktober 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
FORMULASI SEDIAAN SHAMPOO CAIR EKSTRAK ETANOL DAUN ALAMANDA (Allamanda cathartica L.) DENGAN CARBOPOL 940 SEBAGAI PENGENTAL Kartikasari, Dian; Yuspitasari, Dina; ., Lindasari
Medical Sains Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.804 KB) | DOI: 10.1234/ms.v1i2.19

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian formulasi sediaan shampoo cair ekstrak etanol daun alamanda (Allamanda cathartica L.) dengan carbopol 940 sebagai pengental. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan menentukan konsentrasi carbopol 940 sebagai pengental yang dapat menghasilkan sediaan shampoo yang baik. Penelitian menggunakan 3 formula shampoo, dengan variasi konsentrasi carbopol 1%, 1,5%, dan 2%. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptis, pH, ketahan busa, bobot jenis, dan viskositas. Hasil dari evaluasi organpleptis didapatkan shampoo ekstrak etanol daun alamanda berbau khas alamanda, berwarna hijau dan berbentuk cair. Hasil pengukuran pH didapatkan formula I dan II 4,2 dan formula III 6,8. Pada pengukuran tinggi busa didapatkan formula I tinggi busanya 6,1 cm, formula II tinggi busanya 4,5 cm, dan formula III tinggi busanya 4 cm. pengukuran bobot jenis didapatkan formula I dan II adalah 1,03 dan formula III adalah 1. Pada pengukuran viskositas didapatkan s formula I 0,43 dPa’s, formula II 0,96 dPa’s, dan formula III 1,5 dPa’s.
UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK ETANOL KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN Ahidin, Didin; Firmansyah, Deni; Khairunisah, Gina
Medical Sains Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.582 KB) | DOI: 10.1234/ms.v3i2.72

Abstract

Kolesterol merupakan penyakit gangguan metabolik pada tubuh, salah satu herbal yang dapat menurunkan kadar kolesterol total adalah kacang merah. Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman yang di duga berpotensi sebagai penurun kadar kolesterol dalam darah karena memiliki kandungan flavonoida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak etanol kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) dalam menurunkan kadar kolesterol total pada dosis 14mg/20gBB terhadap mencit putih (Mus musculus) jantan dengan bobot 20 gram yang di induksi dengan makanan yang mengandung kolesterol. Pada penelitian ini ekstrak dibuat dengan metode maserasi dengan etanol 70% sebagai pelarut. Perlakuan dibagi dalam tiga kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (simvastatin) dengan dosis 0,03mg, kelompok kontrol negatif (Na CMC), kelompok perlakuan ekstrak etanol kacang merah dengan dosis 14mg/20gBB. Pengukuran kadar kolesterol dilakukan setiap dua hari sekali dan sebelumnya dipuasakan terlebih dahulu selama 8 jam. Pemeriksaan kadar kolesterol dengan metode biosensor amperometrik dengan menggunakan alat ukur Easy Touch. Data yang didapat dianalisis dengan uji statistik one way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95% kemudian dilanjutkan dengan uji Least Significant Different (LSD). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol kacang merah pada dosis 14mg/20gBB kurang efektif sebagai penurun kadar kolesterol darah mencit putuh (Mus musculus) jantan
FORMULASI GRANUL EFERVESEN EKSTRAK KERING KULIT BUAH MANGGIS (Garciniae mangostanae Cortex fructus) Amelia, Renny; Zamzam, Muh Yani; Yusup, Mansyur
Medical Sains Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.072 KB) | DOI: 10.1234/ms.v1i1.1

Abstract

Keberadaan Manggis (Garcinia mangostana Linn.) sebagai salah satu tanaman lokal indonesia saat ini sangatlah diperhitungkan oleh karena aktifitasnya yang sangat baik untuk kesehatan. Melihat dari banyaknya permintaan konsumen akan produk buah manggis, khususnya pada bagian pericarp (kulit) maka dibuatlah sediaan yang lebih praktis dengan rasa yang menyenangkan yaitu granul efervesen. Formula dibedakan berdasarkan jumlah konsentrasi effervesent mix yaitu 80%, 70% dan 60% dengan perbandingan untuk asam sitrat, asam tartat dan natrium bikarbonat adalah (1:2:3,4). Dari pengujian, dapat disimpulkan bahwa ketiga formula memenuhi persyaratan uji evaluasi granul efervesen yang meliputi uji organoleptik,uji waktu larut, uji kadar air, kompresibilitas, kecepatan alir dan sudut istirahat.
Uji Hipoksia Asap Rokok Tembakau Dan Rokok Elektrik Terhadap Mencit Putih Jantan (Mus musculus) Kunaedi, Aan; ., Tomi; Anissa’baniyah, Sylviyah Nur
Medical Sains Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.348 KB) | DOI: 10.1234/ms.v3i1.63

Abstract

Rokok adalah produk tembakau yang penggunaannya dengan cara dibakar dan dihisap asapnya yang dihasilkan dari tanaman Nicotiana tabacum, Nicotinia rustica, dan spesies lainnya atau sintesisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar dengan atau tanpa bahan tambahan. Rokok elektrik merupakan inovasi dari rokok tembakau. Hipoksia merupakan kondisi tidak tercukupinya pemenuhan kebutuhan oksigen dalam tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana dampak hipoksia pada hewan uji dan rokok manakah mempunyai dampak hipoksia paling cepat dari kedua rokok tersebut. Pengujian yang dilakukan yakni uji asap rokok dan uji organoleptis dari rokok tembakau dan rokok elektrik. Uji hipoksia asap rokok dilakukan terhadap 12 hewan uji mencit jantan putih (Mus musculus), hewan uji dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3 hewan uji. Kotak nomor 1 untuk kelompok rokok tembakau kretek, kotak nomor 2 untuk kelompok rokok tembakau filter, kotak nomor 3 untuk kontrol, dan terakhir kotak nomor 4 untuk kelompok rokok elektrik. Kemudian hewan uji dimasukkan kedalam kotak berbahan acrilic dan diberi asap rokok, terkecuali kelompok kontrol tanpa asap rokok. Terjadinya hipoksia dihitung ketika mencit telah masuk kedalam kotak acrilic. Selanjutnya, untuk proses pengujian rokok elektrik sama seperti rokok tembakau. Hasil uji hipoksia pada rokok tembakau ditandai dengan sesak nafas, gerakan gelisah, kejang, hingga mati. Hasil uji hipoksia pada rokok elektrik dan kontrol tidak terjadinya hipoksia (negatif hipoksia).
PENETAPAN KADAR TIMBAL (Pb) PADA PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH (PJAS) DI SEKOLAH DASAR CIBIRU Yuliantini, Anne; ., Noneng; Juliana, Vina
Medical Sains Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.197 KB) | DOI: 10.1234/ms.v2i2.48

Abstract

Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) sangat digemari oleh anak sekolah dengan keanekaragaman jenisnya. Akan tetapi, ada fenomena yang patut diwaspadai dari PJAS terutama yang dijual di pinggir jalan, yaitu tercemar logam berat timbal. Karena toksisitasnya, BPOM RI membatasi cemaran timbal yang ada dalam makanan ebesar 0, 25 bpj. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar logam berat timbal pada PJAS di salah satu sekolah dasar wilayah Cibiru Bandung yang berada tepat di pinggir jalan raya. Sampel didestruksi pada suhu 110-320 o C, ditambahakan HCl 10 M sebagai katalis dan digenapkan dengan HNO 3 0,1 M. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan serbuk KI dan Na 2 CO 3 menunjukan hasil negatif sedangkan analisis secara kuantitatif dilakukan dengan mengukur serapan sampel menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA) pada panjang gelombang 217 nm. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kelima sampel diketahui mengandung logam timbal dengan rentang kadar 1,4644 - 5,6934 bpj. Sampel PJAS yang di analisis memiliki kadar timbal yang melebihi batas persyaratan BPOM sehingga dapat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama.
FORMULASI GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) Sulastri, Lela; Fariz, Rizal Miftah; Rizikiyan, Yayan
Medical Sains Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.295 KB) | DOI: 10.1234/ms.v2i1.34

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava (L.)) mengandung turunan flavonoid yaitu quercetin yang bersifat sebagai antibakteri. Dimana pada penelitian ini daun jambu biji dibuat dalam bentuk sediaan granul effervescent. Selain untuk membuat sediaan granul effervescent ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava (L.)), penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya menggunakan kombinasi asam, basa dan pengikat yaitu asam sitrat-asam tartrat, natrium bikarbonat dan pulvis gummi arabicum (PGA) dengan variasi konsentrasi 5:5:10:0,5 ; 5:10:5:1 ; 2,5:7,5:10:1,5 variasi konsentrasi tersebut akan diuji terhadap sifat fisik granul, uji kadar air, bobot jenis (BJ), sifat alir, indeks kompresibilitas, pH, waktu melarut dan uji respon kesukaan pada 30 panelis. Dari hasil penelitian di peroleh sifat fisik dengan bentuk granul. Berdasarkan hasil pengujian uji kadar air, bobot jenis (BJ), sifat alir, indeks kompresibilitas dan waktu melarut memperoleh hasil yang memenuhi syarat. Dan untuk pH tidak memenuhi syarat karena menggunakan kombinasi 2 asam. Untuk uji respon kesukaan pada 30 panelis aspek warna lebih disukai formula 1, aspek rasa lebih disukai formula 2 dan 3, dan aspek aroma lebih disukai formula 2 dan 3. Setelah dilakukan penelitian dengan kombinasi asam, basa dan pengikat yaitu asam sitrat-asam tartrat, natirum bikarbonat dan PGA granul effervescent dapat diformulasikan dengan hasil yang baik.
GAMBARAN DOSIS TERAPI PADA PASIEN PROGRAM TERAPI RUMATAN METADON DI RSUD GUNUNG JATI KOTA CIREBON Susilo, Rinto; Maftuhah, Aida
Medical Sains Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.596 KB) | DOI: 10.1234/ms.v1i1.14

Abstract

ABSTRAK Badan Narkotika Negara (BNN) mencatat jumlah pengguna NAPZA di Indonesia terus meningkat. Masalah gangguan penggunaan NAPZA suntik menjadi salah satu media penularan HIV di Indonesia sejak tahun 1999. Penelitian dilakukan untuk mengetahui dosis rumatan pada pasien PTRM di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon, penelitian dilakukan dengan cara desain observasional, data yang diambil adalah data rekapitulasi penggunaan dosis metadon yang diambil dari tahun 2009-2015. Hasil penelitian di dapatkan bahwa karakteristik pasien dari jenis kelamin laki-laki 58 orang (98,3%), perempuan 1 orang (1,7%), usia 20-29 tahun 17 orang (28,8%), usia 30-39 tahun 37 orang (62,7%) dan usia 40-49 tahun 5 orang (8,5%), pendidikan SMA 41 orang (69,5%), SMP 3 orang (5,1%), perguruan tinggi 15 orang (25,4%), pekerjaan Wiraswasta 35 orang (61%), tidak bekerja 16 orang (27%), karyawan 4 orang (6,8%), PNS 2 orang (3,4%), ibu rumah tangga 1 orang (1,7%), status menikah 48 orang (81,4%), belum menikah 11 orang (18,6%), dan dosis terapi rumatan yang diberikan yaitu antara 35mg-295mg metadon perhari. Dosis rumatan yang sesuai dengan dosis anjuran yaitu 60mg-120mg sebanyak 44 orang (75,6%) dan dosis yang melebihi 120mg sebanyak 15 orang (25,4%).
FORMULASI TABLET EKSTRAK BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) MENGUNAKAN AMILUM UBI JALAR PREGELATINASI SEBAGAI BAHAN PENGHANCUR Winanta, Aji; Syukri, Yandi; Chabib, Lutfi
Medical Sains Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.608 KB)

Abstract

Buah naga (Hylocereus polyrhizus) telah dikenal oleh masyarakat sebagai tanaman yang kaya akan kandungan antioksidan sehingga mempunyai manfaat sebagai antikanker. Sediaan dari buah naga belum banyak digunakan oleh masyarakat luas, oleh karena itu dibuat suatu formulasi sediaan tablet dari ekstrak buah naga yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai suplemen kesehatan yang dapat dengan praktis dikonsumsi. Tablet ekstrak buah naga dibuat dengan menggunakan amilum pregelatinasi ubi jalar sebagai bahan penghancur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar amilum ubi jalar pregelatinasi (kadar 5%; 6,5%; 8%; dan 10%) terhadap sifat fisik tablet ekstrak buah naga. Ekstraksi buah naga dilakukan dengan metode maserasi dan proses penabletan menggunakan metode granulasi basah. Hasil yang diperoleh pada formula I mempunyai kekerasan 7,97 Kg, kerapuhan 0,29%,waktu hancurnya 41,69 menit. Formula II mempunyai kekerasan 6,23 Kg, kerapuhan 0,58%, waktu hancur 36,43 menit. Formula III memiliki kekerasan 7,65 Kg, kerapuhan 0,46%, waktu hancur 35,15 menit. Dan pada Formula IV mempunyai kekerasan 7,43 Kg, kerapuhan 1,18% dan waktu hancur 32,03 menit. Kesimpulannya semakin tinggi konsentrasinya akan membuat kekerasan tablet menurun, kerapuhan menjadi semakin besar dan waktu hancur tablet semakin cepat.
Permeabilitas dan Karakteristik Fisik Emulgel Minyak Atsiri Bunga Cengkeh dengan Penambahan Enhancer Kurniawan, Muhammad Fariez; Sugihartini, Nining; Yuwono, Tedjo
Medical Sains Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.598 KB) | DOI: 10.1234/ms.v3i1.59

Abstract

Eugenol, senyawa alami yang terdapat dalam minyak atsiri bunga cengkeh (MABC) sudah terbukti berkhasiat sebagai antiinflamasi. Diperlukan rancangan formulasi sediaan topikal untuk mendapatkan nilai flux, daya permeabilitas serta mempunyai karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan. Untuk meningkatkan penetrasi eugenol menembus lapisan kulit ditambahkan komponen enhancer propilen glikol dan asam oleat dalam formulasi emulgel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai flux, daya permeabilitas, dan karakteristik fisik sediaan emulgel MABC dengan penambahan enhancer propilen glikol dan asam oleat. Enhancer kombinasi propilen glikol dan asam oleat ditambahkan ke dalam formula yang dibuat untuk meningkatkan nilai flux serta daya permeabilitas emulgel MABC. Dibuat 4 formula sediaan emulgel konsentrasi 10% MABC dengan ditambahkan enhancer 10% pada ketiga formula yang dibuat. Formula yang dibuat adalah F1 (ditambahkan propilen glikol 10 g), F2 (ditambahkan propilen glikol 5 g dan asam oleat 5 g), F3 (ditambahkan asam oleat 10 g), F4 (tanpa penambahan enhancer). Parameter yang dicari dalam uji ini adalah nilai flux, daya permeabilitas, pH, viskositas, daya lekat, daya sebar emulgel. Emulgel MABC dengan penambahan enhancer kombinasi propilen glikol dan asam oleat yang dihasilkan mempunyai nilai flux dan daya permeabilitas yang lebih besar daripada sediaan emulgel tanpa penambahan enhancer propilen glikol dan asam oleat serta mempunyai karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan Enhancer propilen glikol dan asam oleat mampu secara signifikan meningkatkan nilai flux dan daya permeabilitas eugenol menembus lapisan stratum corneum kulit dan memiliki karakteristik fisik berupa nilai pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar yang memenuhi kriteria
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP MOTIVASI PASIEN DALAM MENJALANI TERAPI RUMATAN METADON DI PTRM RSUD GUNUNG JATI KOTA CIREBON Maftuhah, Aida; Setyaningsih, Indah; Susilo, Rinto
Medical Sains Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.966 KB) | DOI: 10.1234/ms.v2i2.42

Abstract

Upaya pengurangan dampak buruk Napza dilakukan untuk mengurangi penggunaan jarum suntik dikalangan pengguna Napza. Terapi rumatan metadon merupakan salah satu metode mengurangi dampak buruk Napza yang paling efektif. Permasalahan utama pada terapi metadon adalah sebagian besar pasien berhenti mengikuti suatu program sebelum mereka merasakan efek terapeutik dari program tersebut. Kepatuhan merupakan faktor penting dalam keberhasilan terapi rumatan metadon. Ada beberapa Beberapa faktor yang dihubungkan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan salah satunya adalah pengetahuan pasien terhadap terapi rumatan metadon yang dapat mempengaruhi motivasi pasien dalam mengikuti program rumatan metadon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien terhadap motivasi pasien dalam menjalani rumatan metadon di RSUD Gunung Jati Cirebon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observational dengan pendekatan cross sectional . Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh pasien rumatan metadon yang masih aktif di RSUD Gunung Jati sebanyak 15 orang, pengambilan data menggunakan kuesioner penelitian Rodiyah tahun 2011 yang telah dimodifikasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pasien berada pada kategori sedang dan tinggi dengan jumlah masing-masing 40%, motivasi pasien rumatan metadon di PTRM RSUD Gunung Jati sebagian besar memiliki motivasi yang tinggi dengan jumlah 66,7%. Hasil uji bivariat menunjukan adanya hubungan signifikan pengetahuan pasien dengan motivasi pasien dalam menjalankan terapi rumatan metadon di PTRM RSUD Gunung Jati (p = 0.023).