Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
ISSN : 16935764     EISSN : 25778551
Almakrifah: Indonesian Journal of Education of Arabic Study Program, culture, language and Arabic linguistic published two times a year since 2003, goes online by OJS UNJ since 2017, is a multilingual (Bahasa, English, and Arabic), peer-reviewed, and specializes in Arabic Education studies. The aim is to provide the readers with a better understanding of Arabic Education history and present developments through the publication of articles and research reports.
Articles 60 Documents
PRINSIP NORMA-NORMA BERTUTUR YANG BERETIKET DAN BERETIKA DALAM AL-QURAN

Tajuddin, Shafruddin

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.637 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.01

Abstract

ABSTRACT   In linguistic norms, the language of the Quran consists of words, sentences, and paragraphs which are full of meaning. Therefore, based on this aspect, it can be approximated as the other text that can be studied and researched through linguistic elements, as expressed in the form of linguistic structure, both textual and contextual. The language of the Quran is no longer just words, phrases, and sentences as a reading routines Muslims, but also as a sign and message and also information to communicate our Mankind that in the texts of the Quran contained linguistic discourse strands of substitutions. Therefore, this research is an ethnographic study of communication that is qualitative descriptive, and the problem is focused directly to the principles of spoken norms as the main observation variable or formal object, and can be formulated "How are tagged spoken norms and ethics in the Quran?". The purpose of this study was to reveal concretely about the principles the ethical norms and tagged speak contained in the Qur'an. The data contains the discourse of substitutions on the linguistic text of the Quran, searched and analyzed using the ethnographic instrument of communication. This means that this study is based on the theory of speech ethnography or the ethnography of communication with the concept of the English acronym "SPEAKING". The data from the language text of the Quran are discussed in this study showed the disclosure principles of tagged spoken norms and ethics in the Qur'an. This means that the discussion proved that the verses that speak of substitutions are principles, beliefs, attitudes, doctrines, and guidelines for how to speak with  etiquette and ethical speech principles. This principle is universal for anyone and in any language. This is so that communication can take place with a good and harmonious. Keywords: The language of the Quran, Principle, Norms of speak, Etiquette and Ethics ABSTRAK Secara norma linguistik, bahasa Al-Quran terdiri dari kata, kalimat, dan paragraph yang sarat makna. Maka dari itu, dilihat dari aspek ini, ia dapat didekati sebagaimana teks-teks lainnya yang dapat dikaji, ditelusuri dan diteliti melalui unsur-unsur linguistiknya, karena diutarakan dalam bentuk struktur kebahasaan, baik secara tekstual maupun kontekstual. Bahasa Al-Quran bukan lagi sekedar kata-kata, frasa, dan kalimat yang menjadi bacaan rutinitas umat Islam, tetapi juga sebagai tanda dan pembawa pesan dan informasi untuk dikomunikasikan kepada umat manusia bahwa di dalam teks-teks kebahasaan  Al-Quran terdapat untaian wacana pertuturan mengenai norma-norma bertutur.  Oleh karena itu, Penelitian ini merupakan kajian etnografi komunikasi yang bersifat kualitatif deskriptif, dan masalahnya difokuskan langsung kepada prinsip norma-norma bertutur sebagai variabel pengamatan utama atau objek formal, dan dapat dirumuskan “Bagaimana norma-norma bertutur yang beretiket dan beretika dalam Al-Quran”. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan secara konkret tentang prinsip norma-norma bertutur yang beretiket dan beretika atas dasar teks kebahasaan Al-Quran, Data-data yang mengandung wacana pertuturan pada teks bahasa Al-Quran, dicari dan ditelaah dengan menggunakan instrument etnografi komunikasi. Artinya penelitian ini dilandasi oleh teori etnografi wicara atau etnografi komunikasi dengan konsep akronim bahasa Inggris “SPEAKING“.  Data-data dari teks bahasa Al-Quran yang dibahas dalam penelitian ini menunjukkan kepada terungkapnya prinsip norma bertutur dalam Al-Quran.  Artinya pembahasannya membuktikan bahwa ayat-ayat yang berbicara mengenai pertuturan adalah azas, keyakinan, sikap, ajaran, dan pedoman bagaimana cara bertutur yang beretiket dan beretika. Prinsip ini bersifat universal bagi siapa saja dan dalam bahasa apa saja. Hal ini agar komunikasi dapat berlangsung dengan baik dan harmonis.   Kata Kunci: Bahasa Al-Quran, Prinsip, Norma Bertutur, Etiket dan Etika

IDE PEMBAHARUAN NAPOLEON BONAPARTE DAN AL- TAHTĀWĪ DI MESIR

Nuruddin, Nuruddin

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.586 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.02

Abstract

 ملخص ويهدف هذا البحث إلى كشف عن الأفكار المجددة عبرها نابليون بونابرت و الطهطاوي في مصر . ويستخدم هذا البحث الدراسة المكتبية ، وهي الكشف عن مثل البحث أدبيات ذات الصلة بالموضوع ، وقراءتها و تحليلها لمعرفة الأفكار المجددة التي رأاها نابليون بونابرت والطهطاوي في مصر . وخلص هذا البحث إلى أن الأفكار المجددة التي يقوم بها نابليون بونابرت في مصر هي: ( 1 ) فكرة نظام الحكومة الجمهورية ، ( 2 ) فكرة المساواة ، ( 3 ) و الفكرة الجنسية.  و الأفكار المجددة التي قام  الطهطاوي في مصر هي: ( 1 ) إدارة الدولة ، ( 2 )و التعليم ، ( 3 ) و الوطنية. كلمات البحث: فكرة والتجديد ، نابليون بونابرت ، رفاعة الطهطاوي\ Abstrak Penelitian ini bertujuan mengungkapkan ide-ide pembaharuan yang dilakukan Napoleon Bonaparte  dan Al-Tahtāwi di Mesir. Penelitian ini menggunakan studi pustaka, berupa menelusuri literatur-literatur yang terkait dengan tema, membaca dan menganalisis untuk menentukan ide-ide pembaharuan yang dilakukan Napoleon Bonaparte  dan Al-Tahtāwi di Mesir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ide-ide pembaharuan yang dilakukan oleh Napoleon Bonaparte di Mesir adalah: (1) ide sistem pemerintahan republik, (2) ide persamaan, dan (3) ide kebangsaan. Sedangkan ide-ide pembaharuan yang dilakukan oleh Al-Tahtāwi di Mesir adalah: (1) ketatanegaraan, (2) pendidikan, dan (3) patriotisme.  Kata Kunci: Ide, pembaharuan, Napoleon Bonaparte, Al-Tahtāwi.

INTERTEKSTUALITAS BERITA-BERITA UTAMA INTERNASIONAL PADA SURAT KABAR DI TIMUR TENGAH

Hakim, Muhammad Kamal Bin Abdul

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.012 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.03

Abstract

الملخص يهدف هذا البحث إلى تحديد تناص عناوين الأخبار الرئيسية الدولية في صحيفة الشرق الأوسط السعودية و صحيفة الأهرام المصرية ، وإيجاد التماسك و الاتساق بين نصوص أخبارهما . ويستخدم هذا البحث طريقة تحليل المحتوى هو العثور على تناقص العناوين الرئيسية الدولية في الصحيفتين من خلال التماسك والاتساق من نصوصهما. وخلص البحث أن ترابط العناوين الدولية في صحيفة  والشرق الأوسط  والأهرام في موضوع داعش (دولة إسلامية في الشام والعراق) والتماسك الذي تم الحصول عليه في صحيفة الشرق الأوسط هو استبدال النص 3 شواهد ، وقطع النص 2 شاهدان ، و تكرار النص 3 شواهد. وأما في صحيفة الأهرام فلم يوجد استبدال النص وقطع النص ، و تكرار النص 7 شواهد  . ويوجد الاتساق في صحيفة والشرق الأوسط  من ناحية اقتراح النص9 شواهد وافتراض النص 9 شواهد. كما يوجد في صحيفة الأهرام من ناحية اقتراح النص9 شواهد وافتراض النص 9 شواهد. كلمات البحث: الصحف، العناوين الرئيسية، التماسك، الاتساق  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intertekstualitas berita-berita utama internasional pada surat kabar As-Sharq Al- Awsat Saudi Arabiah  dan surat kabar Al-Ahram Mesir, dan menemukan kohesi dan koherensi pada keduanya. Penelitian  ini menggunakan  metode analisis isi yaitu menemukan intertekstual berita-berita utama internasional pada kedua surat kabar melalui kohesi dan koherensi. Penelitian ini menyimpulkan ada keterkaitkan berita-berita utama internasional pada surat kabar As-Syarqul Awsat dan Al-Ahram pada tema ISIS. Kohesi didapatkan pada surat kabar Syarqul Awsat yaitu: subtitusi 3 teks, elipsis 2 teks, dan pada Rekuren 3 teks. Pada surat kabar Ahram tidak ditemukan subtitusi, elipsis, dan rekuren  didapatkan 7 teks. Koherensi didapatkan pada surat kabar Syarqul Awsat proposisi 9 teks dan presuposisi 9 teks sedangkan pada surat kabar Ahram didapatkan proposisi 9 teks dan presuposisi 9 teks. Kata kunci :    يهدف هذا البحث إلى تحديد تناص عناوين الأخبار الرئيسية الدولية في صحيفة الشرق الأوسط السعودية و صحيفة الأهرام المصرية ، وإيجاد التماسك و الاتساق بين نصوص أخبارهما . ويستخدم هذا البحث طريقة تحليل المحتوى هو العثور على تناقص العناوين الرئيسية الدولية في الصحيفتين من خلال التماسك والاتساق من نصوصهما. وخلص البحث أن ترابط العناوين الدولية في صحيفة  والشرق الأوسط  والأهرام في موضوع داعش (دولة إسلامية في الشام والعراق) والتماسك الذي تم الحصول عليه في صحيفة الشرق الأوسط هو استبدال النص 3 شواهد ، وقطع النص 2 شاهدان ، و تكرار النص 3 شواهد. وأما في صحيفة الأهرام فلم يوجد استبدال النص وقطع النص ، و تكرار النص 7 شواهد  . ويوجد الاتساق في صحيفة والشرق الأوسط  من ناحية اقتراح النص9 شواهد وافتراض النص 9 شواهد. كما يوجد في صحيفة الأهرام من ناحية اقتراح النص9 شواهد وافتراض النص 9 شواهد. كلمات البحث: الصحف، العناوين الرئيسية، التماسك، الاتساق     ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intertekstualitas berita-berita utama internasional pada surat kabar As-Sharq Al- Awsat Saudi Arabiah  dan surat kabar Al-Ahram Mesir, dan menemukan kohesi dan koherensi pada keduanya. Penelitian  ini menggunakan  metode analisis isi yaitu menemukan intertekstual berita-berita utama internasional pada kedua surat kabar melalui kohesi dan koherensi. Penelitian ini menyimpulkan ada keterkaitkan berita-berita utama internasional pada surat kabar As-Syarqul Awsat dan Al-Ahram pada tema ISIS. Kohesi didapatkan pada surat kabar Syarqul Awsat yaitu: subtitusi 3 teks, elipsis 2 teks, dan pada Rekuren 3 teks. Pada surat kabar Ahram tidak ditemukan subtitusi, elipsis, dan rekuren  didapatkan 7 teks. Koherensi didapatkan pada surat kabar Syarqul Awsat proposisi 9 teks dan presuposisi 9 teks sedangkan pada surat kabar Ahram didapatkan proposisi 9 teks dan presuposisi 9 teks. Kata kunci : surat kabar, berita utama, intertekstual, kohesi, koherensi

قضية الترتيب في الجملة الاسمية العربية

????????, ?????

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.592 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.04

Abstract

Abstrak Penelitian ini termasuk penelitian di bidang sintaksis arab (ilmu nachwu). Metode penelitian pendekatan yang dipakai adalah pendekatan analisis struktur gramatika bahasa Arab membahas urutan struktur jumlah ismiyyah yang memiliki fungsi subjek (mubtada`) dan predikat (khabar). Mubtada` dan khabar merupakan dua unsur penting yang harus ada pada struktur jumlah ismiyah bahasa Arab. Khabar sesuai dengan mubtada` dari jenisnya; maskulin (mudzakar) dan feminin (muannats), jumlah; tunggal (mufrad), dua (mutsanna), dan banyak (jama’), tankir dan ta’rifnya; definitif (ma’rifah) dan tidak definitif (nakirah), dan urutannya (tartib) bahwa mubtada` berada diawal kalimat. Dalam beberapa kasus, bahwa khabar berada di depan mubtada` bisa menjadi sebuah keharusan (wajib) untuk memberikan kesesuaian makna yang diinginkan oleh penuturnya (mutakallim). Sedangkan memaksakan posisi mubtada` berada diawal kalimat mengakibatkan kerancuan makna. Hasil dari penelitian ini, bahwa khabar wajib mendahului mubtada`; 1) apabila pada mubtada` terdapat kata ganti (dlamir) yang kembali kepada khabar atau bagian dari pada khabar, 2) struktur jumlah ismiyyah tidak bisa dipahami maknanya dengan benar kecuali dengan mendahulukan khabar dari mubtada`, 3) apabila mubtada` bersambung partikel fa` jaza` setelah kata immâ, 4) apabila khabar termasuk kata yang wajib berada diawal kalimat. Kata kunci: jumlah ismiyyah, mubtada, khabar, tartib.

تعليم اللغة العربية لغير الناطقين بها (البحث النظري في طريقة تعليم القواعد)

??????, ????

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.823 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.05

Abstract

Abstrak Penelitian tentang metodologi pembelajaran nahwu merupakan terobosan mencari model pembelajaran tata bahasa Arab yang aplikatif dan inovatif dan integratif, karenanya perlu terus dikembangkan sampai tercapai prototipe yang sesuai dengan tuntutan model pembelajaran yang efektif. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan metodologi pembelajaran nahwu selama ini. Secara khusus adalah untuk mengetahui model meode  pembelajaran qawa’id yang terbarukan. Untuk tujuan itu, data dikumpulkan dengan dokumentasi kepustakaan. Data kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran nahwu telah mengalami empat model pembelajaran, yaitu 1) Metode Qiyas, 2) metode Istiqro’, 3) metode Mu’addalah, dan 4) Metode Muqtaroha.. Secara umum, semua metode mempunyai kesamaan pendekatan yaitu pendekatan qawa’id tarjamah yang kemudian disebut dengan metode qawa’id tarjamah.. Kata kunci  : metode, pembelajaran, tata bahasa Arab, Qiyas, Istiqro’, Mu’addalah, dan Muqtaroha

"الاجتهادات اللغوية" لتمام حسان Ijtihad-Ijtihad (Interpretasi) Kebahasaan Tammậm Hassận

Raswan, Raswan

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.397 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.06

Abstract

Abstract In this article the writer proposes ijtihad-ijtihad Tammam Hassan in the study of nahwu (Arabic grammatical). And ijtihadat lughawiyyah books which is his masterpiece is the climax of ijtihad that have been initiated since long. Among the results of ijtihad are the first, the view that science of nahwu should always be assessed and investigated, because the language had been developed, the study raised should not stop as long as there is progress in the language besides research methods must be reformulated. Second, the view that the Arabic sentences should pay attention to the elements of al-rashf, if not then an Arabic expression would be very difficult to be understood. The more disciplined in following this rule ‘rashf’ then the sentence will be more easily understood by the reading and listening public. Third, the view that the core purposes of make arrangement 'mabna' meaning is to succeed. in other words the rule ‘mabna’ could be violated if the meaning is not violated or not be ambiguous/unambiguous.   Abstrak: Dalam artikel ini penulis mengemukakan ijtihad-ijtihad Tammam Hassan dalam kajian nahwu. Dan buku ijtihadat lughawiyyah yang merupakan karya besarnya adalah klimaks dari ijtihad yang selama ini sudah dirintis sejak lama. Diantara hasil ijtihad-nya adalah pertama, pandangan bahwa ilmu nahwu harus selalu dikaji dan diteliti, karena bahasa mengalami perkembangan, maka pengkajiannya tidak boleh berhenti selama ada perkembangan pada bahasa tersebut disamping metode penelitiannya pun harus direformulasi. Kedua, pandangan yang menyatakan bahwa dalam menyusun kalimat bahasa Arab harus memperhatikan usnsur-unsur al-rashf, jika tidak maka suatu ungkapan bahasa Arab akan sangat sulit difahami. Semakin disiplin dalam mengikuti kaidah ini (rashf) maka kalimat tersebut akan semakin mudah difahami oleh khalayak pembaca dan pendengar. Ketiga, pandangan yang menyatakan bahwa inti tujuan membuat susunan ‘mabna’ adalah untuk mensukseskan makna. dengan kata lain kaidah itu (mabna) bisa dilanggar jika makna tidak terlanggar atau tidak menjadi rancu/ambigu.   Kata kunci: nahwu, mabnâ, ma'nâ, ar-rashf, ijtihâdât

ANALISIS KECENDERUNGAN PENELITIAN MAHASISWA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA ARAB FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Failasuf, Chakam

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.956 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.07

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas bagaimana mahasiswa JBSA memilih topik skripsi yang ditulisnya, dengan penjelasan beberapa bahasan topik penelitian, jenis penelitian, dan kecenderungan penelitian. Skripsi yang dihasilkan JBSA dalam kurun waktu 5 tahun tersebut tersebar dalam berbagai bidang kajian penelitian,  yang meliputi; penelitian kualitatif sejumlah 151 buah skripsi, penelitian kuantitatif sejumlah 100 buah skripsi, penelitian tindakan 62 buah skripsi,dan makalah ujian komprehesif 8 buah makalah.  Penelitian mahasiswa JBSA yang dihasilkan dari penelitian kualitatif sejumlah 151 buah itu berupa analisis isi dari gejala bahasa atau hasil karya sastra yang dikaji melalui kajian teoretik gejala atau fenomena bahasa, dari penelitian kuantitatif menghasilkan 100 buah yaitu 31%  tersebut berupa kajian uji korelasional 40 buah skripsi, uji eksperimen 35 buah skripsi, dan uji kausal komparatif menghasilkan 25 buah skripsi. Sedangkan Penelitian tindakan hanya 2 macam tindakan yaitu penggunaan media pembelajaran dan penggunaan metode dalam pembelajaran, Pembelajaran sejumlah 35 buah skripsi dan dalam penggunaan metode pembelajaran menghasilkan 27 buah skripsi Dari hasil  pembahasan, bila dilihat dari rasio hasil skripsi yang dihasilkan setiap semester terhadap penerimaan mahasiswa setiap tahun, Jurusan Bahasa dan Sastra masih menunjukkan angka keberhasilan yang diperoleh ± 90% . perolehan ini menunjukkan bahwa sebaran mata kuliah setiap semester memungkinkan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan masa studi tepat waktu yaitu dalam waktu 8 semester, sehingga JBSA secara akreditasi dapat dinilai berhasil. Variasi dan sebaran kajian mahasiswa dalam penelitian sudah cukup merata dalam berbagai jenis penelitian, baik itu penelitian kualitatif maupun kuantitatif ataupun penelitian tindakan.. Dengan demikian mahasiswa JBSA telah memenuhi kriteria dalam memilih topik penelitian sesuai dengan ketertarikan dan kemampuan mereka. bila dilihat dari jenis penelitian kualitatif masih dalam taraf analisis deskriptif dan kuantitatif masih dalam uji analisis,  baik kuantitatif maupun kualitaif belum sampai pada taraf uji prediksi ataupun aplikasi, sehingga masih memungkinkan seorang mahasiswa memperdalam penelitian dari penelitian yang sudah dilakukan oleh mahasiswa sebelumnya. Kata kunci : Skripsi, Topik Penelitian, Jenis Penelitian, dan Kecenderungan Penelitian

EVALUASI PENGAJARAN GURU BAHASA ARAB DI MAN III RAWASARI JAKARTA PUSAT

Jubaidah, Siti

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 01 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.034 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.01.08

Abstract

Abstract Teacher’s self evaluation is  a way to guide teachers in identifying strengths and weaknesses in learning. Improving teacher’s professionalism started by recognizing and realizing the weaknesses in learning, and by a willingness to enhance self competence. This article is a result of a research that examined four domains that affect students achievement, namely the strategies and teacher’s behavior in learning, planning and preparation done before learning, reflection on learning, and collegiality that supported teacher professionalism. This study aims at describing the strengths and weaknesses of teacher’s in Arabic learning process, and describing the need for teachers to increase professionalism in teaching. The data was obtained by an instrument in form of a questionnaire of teacher’s self evaluation. Respondents consisted of Arabic teacher senior high school of the MAN 3 Rawasari. The instrument used has been validated. The result showed that most of the teachers carried out most of the components contained in the strategies and teaching behaviors and implemented teaching planning and preparation. In teaching planning and in learning process, however, teacher colleagues were still rarely involved for professional development. Reflection on the learning process and planning is rarely conducted jointly with colleagues. For further improvement of teacher learning, more intensive discussion with colleagues, principals, and supervisors are required. Besides, teachers can observe teaching process of other teachers, obtain feedback on learning not only from colleagues but also from principals and supervisors, and coaching done by the principal or learning expert. Keywords: self-evaluation, teaching, improvement, professionalism, strengths, weaknesses, high school’s teacher.

PERMAINAN BAHASA “DOMINO ARAB” DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SINTAKSIS BAHASA ARAB (Nahwu)

CH, Hendrawanto

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 02 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.353 KB) | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.02.07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media permainan bahasa "domino" terhadap kemampuan sintaksis bahasa Arab pada mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2015 A UNJ. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian kualitatif, Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan kegiatan pembelajaran dalam mengatasi kesulitan mahasiswa dalam penguasaan sintaksis bahasa Arab (Nahwu) Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, pemanfaatan permainan bahasa "domino" sangat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan sintaksis bahasa arab mahasiswa. Pada pra tindakan, rerata hasil belajar 57 % namun setelah peneliti melakuakan treatment atau tindakan dengan menggunakan permainan bahasa domino maka terdapat perubahan yang sangat signifikan dengan hasil 81.   Kata Kunci: Permainan Bahasa, Domino, Sintaksis Bahasa Arab.

PENINGKATAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB MELALUI METODE PENUGASAN MODEL CONTOH, LATIHAN, KERJA MANDIRI (CLK)

UNJ, Syamsi Setiadi

AL-MA'RIFAH Vol 12 No 02 (2015): Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.21009/ALMAKRIFAH.12.02.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan peningkatan penguasaan kosakata mahasiswa melalui metode pembelajaran Contoh, Latihan, dan Kerja Mandiri (CLK) pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2013. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab UNJ sejumlah 24 mahasiswa. Berdasarkan hasil hasil analisis dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut (1) Pembelajaran Morfologi Arab dengan metode penugasan model contoh, latihan, dan kerja mandiri dapat dijadikan sebagai salah satu strategi atau cara untuk meningkatkan penguasaan kosa kata Bahasa Arab, (2) Dengan metode penugasan model contoh, latihan, dan kerja mandiri para mahasiswa dapat menambah perbendaharaan kosa kata Bahasa arab mereka, serta menggunakan bentukan-bentukan kata dalam kalimat, serta dapat menganalisis teks bahasa arab yang tidak berharakat, (3) Pembelajaran dengan metode penugasan model contoh, latihan, dan kerja mandiri dapat meningkatkan penguasaan kosakatamahasiswa, (4) Pembelajaran Morfologi arab dengan metode penugasan model contoh, latihan, dan kerja mandiri dapat menambah wacana mahasiswa dan dosen untuk selalu mengeksplore kosakata atau istilah berbahasa Arab yang sesuai dengan perubahan dan bentukan kata berserta  konteksnya. Kosakata, metode penugasan dengan contoh, metode penugasan latihan, metode penugasan dengan kerja mandiri.