Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis
ISSN : 23375817     EISSN : 26147289
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis (JPSB) is a journal created to bridge researchers, management observers from various circles, lecturers, business people, and researchers. This journal is expected to be a driving force for increasing science, especially in the field of management.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1: Februari 2013" : 7 Documents clear
Analisis minat beli konsumen terhadap produk pelembab rambut (conditioner) pantene, sunsilk dan rejoice ditinjau dari norma subyektif dan sikap setelah melihat iklan Novitasari, Dwi
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.533 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.303

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasikan ada tidaknya pengaruh sikap dan norma subyektif terhadap minat beli konsumen pelembab rambut (conditioner) merek Pantene, Sunsilk, Rejoice setelah adanya iklan produk tersebut. Masalah dalam penelitian ini yaitu, apakah ada perbedaan keyakinan dan keyakinan normatif konsumen dalam membeli pelembab rambut merek Pantene, Sunsilk, Rejoice. Kedua, atribut-atribut manfaat dan faktor referen mana yang paling dominan dalam mempengaruhi sikap dan norma subyektif. Ketiga, bagaimana pengaruh antara keyakinan dan evaluasi konsumen terhadap sikap, pengaruh keyakinan normatif dan motivasi terhadap norma subyektif, dan pengaruh antara sikap dan norma subyektif terhadap minat beli konsumen. Alat analisis yang digunakan adalah analisis indeks sikap Fishbein, uji beda Friedman, uji rata-rata hitung, analisis regresi linier berganda. Dari hasil uji Friedman, ada perbedaan baik keyakinan maupun keyakinan normatif dari masing-masing atribut yang diujikan. Rata-rata hitung menunjukkan adanya atribut dan referen yang mendominasi pada setiap merek pelembab rambut. Sedangkan pada uji regresi linier berganda, sikap mempengaruhi minat konsumen untuk membeli pelembab rambut, pada norma subyektif, referen merek Sunsilk, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli konsumen, sedangkan pengaruh referen merek Pantene, dan Rejoice tidak mempengaruhi minat untuk membeli pelembab rambut. Referen merek Pantene, Sunsilk, dan Rejoice pada variabel norma subyektif dan atribut manfaat pada sikap apabila diuji secara bersama akan mempengaruhi minat konsumen untuk membeli pelembab rambut.
Pengaruh budaya organisasi terhadap kesuksesan implementasi enterprise resources planning dengan pendekatan updated delone and mclean information system success model Wijayanto, Heri
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.097 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.308

Abstract

Enterprise Resource Planning (ERP) mempunyai fungsi utama mengotomasi dan mengintregrasikan seluruh aktivitas perusahaan kedalam satu system dengan basis data tunggal. Sistem ERP menggabungkan proses bisnis antara perusahaan dan pelanggan, perusahaan dengan supplier, dan proses perhitungan keuangan perusahaan. Critical Factor Success (CFS) implementasi ERP dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya budaya organisasi, dukungan top management, alih teknologi, pelatihan dan training, pengukuran kesuksesan implementasi ERP dengan menggunakan updated DeLone & McLean Information System Success model (updated D & M IS Success  Model) merupakan salah satu model yang banyak dikembangkan dalam penelitian sehingga dalam penelitian ini digunakan model tersebut. Penelitian ini memfokuskan pada faktor budaya organisasi sebagai faktor dominan yang mempengaruhi kesuksesan implementasi ERP, dan pengujian model yang dikembangkan oleh DeLone and McLean (2003) pada implementasi ERP di Indonesia. Alat analisis dengan menggunakan Struktural Equation Model (SEM) pada program Amos versi 18. Hasil analisis menyimpulkan, bahwa budaya organisasi mempengaruhi kesuksesan implementasi ERP dengan p value = 0.048, dan hasil pengujian model (updated D & M IS Success  Model), diperoleh hasil pengujian yang mempunyai nilai p value lebih besar dari 0.05 (tidak signifikan berpengaruh pada a = 5%) yaitu: US ß IQ dengan p value = 0.224 (information quality tidak berpengaruh secara signifikan terhadap user satisfaction), dan NB ß US dengan p value = 0.101 (user satisfaction tidak berpengaruh secara signifikan terhadap net benefit).
Pengaruh relationship marketing, electronic service quality, satisfaction dan trust pada customer continuance intention to use e-banking yang dimoderasi oleh switching costs N, Wachyudin
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.486 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.304

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perilaku niat konsumen untuk terus menggunakan layanan e-banking. Dalam model yang dibangun, niat konsumen tersebut dirancang sebagai variabel sasaran yang dipengaruhi oleh persepsi tentang relationship marketing dan electronic service quality (e-servqual) yang dimediasi oleh sikap rasa puas dan percaya (customer satisfaction and trust) setelah dimoderasi oleh tingkat switching costs yang dihadapi. Besaran sampel yang diambil adalah sebanyak 200 orang, dari sejumlah mahasiswa yang sedang menempuh strata S1 dan S2 di Universitas Krisnadwipayana Jakarta. Teknis pengambilan sampel dilakukan berdasarkan convenience sampling technique, dan data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian mengindikasi tidak adanya pengaruh antara relationship marketing dan electronic service quality pada customer continuance intention to use e-banking baik yang dimediasi oleh customer satisfaction maupun customer trust. Dengan kata lain, temuan studi tidak mendukung regularitas fenomena yang menyatakan bahwa semakin tinggi relationship marketing dan service quality semakin tinggi pula niat konsumen untuk tetap loyal: apakah hal itu dimediasi oleh variabel satisfacion dan atau customer trust. Namun setelah diberi efek moderasi pada unconstrained maupun constrained model, ternyata switching cost cukup memoderasi secara signifikan proses pembentukan niat konsumen tersebut. Sehingga dengan demikian hasil studi memberi implikasi terhadap studi lanjutan atas keterbatasan yang dihadapi penelitian ini.
Role ambiguity and role conflict sebagai anteseden dari job insecurity pada contingent worker Partina, Anna
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.814 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.462

Abstract

Contingent worker merupakan fenomena umum pada hubungan kerja pada era global sebagai salah satu cara untuk menjamin fleksibilitas organisasi. Konsekuensi dari contingent worker adalah munculnya job insecurity (ketidak amanan kerja) dikarenakan adanya ketidak pastian kerja dimasa yang akan datang. Variable role conflict dan role ambiguity merupakan variable yang dapat memunculkan job insecurity. Penelitian ini menggunakan 170 contingent worker di DIY untuk menguji pengaruh role conflict dan role ambiguity terhadap job insecurity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variable tersebut tidak mempengaruhi job insecurity, karena hanya role ambiguity dan role conflict yang ekstrim saja yang akan mempengaruhi job insecurity.
Penguatan sistem informasi inovasi antara strategi inovasi ekstern dan kinerja perusahaan Rokhyadi, Asep
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.704 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.305

Abstract

Today’s innovation strategy needs to be observed as a dynamic strategy. Rapid changes in the externalities require the companies have smart innovation strategies with good method and information system of innovation. This research was conducted on 138 large and medium sized manufacturing companies in the province of Daerah Istimewa Yogyakarta. The aim of this study is to determine the extent to which externality  innovation strategies effect on the performance of the the companies with information system of innovation as a moderating. By using a regression analysis can be proved that the company’s performance can be explained by the activity collaboration, and encouragement of innovation. There is no significant effect from sources of innovation. Moderasian regression analysis with information system shows that not all interaction variables have significant effect.
Prospektif baitul maal wat tamwil dalam pengentasan kemiskinan di indonesia Muljadi, Muljadi
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.263 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.306

Abstract

Di akui atau tidak bahwa problematika ekonomi   terbesar  terletak pada masalah kemiskinan. Kemiskinan  bersifat multi dimensi, karena di dalamnya termasuk, aspek sosial, budaya, bahkan agama. Berbicara kemiskinan  erat kaitannya dengan upaya pemerataan pendapatan.  Pemerintah telah membuat beberapa penanggulan kemiskinan dengan III klaster, klaster I tentang menyiapkan pelayanan dasar, klaster II pemberdayaan masyarakat dan klaster III  penyaluran Kredit Usaha rakyat (KUR).  BMT merupakan lembaga keuangan mikro syari’ah yang berkembang dimasyarakat Indonesia.  Lembaga keuangan ini telah terbukti dapat memberdayakan masyarakat kelas paling bawah (grass root) secara signifikan. Baitul Maal Wat Tamwil merupakan  lembaga keuangan mikro syari’ah yang sasarannya pada ekonomi rakyat  berupaya mengembangkan  usaha-usaha produktif  dan investasi dengan  sistem bagi hasil. Tujuan utamanya  meningkatkan kualitas  ekonomi pengusaha mikro dan kecil,  sebagai bagian  dari upaya  mengentaskan  kemiskinan. Prospek Baitul Maal Wat Tamwil yang menggunakan konsep syari’ah kian bersinar di Indonesia, sebab BMT  mampu menarik perhatian masyarakat bahkan  lembaga keuangan Internasional.
Pengaruh eva (economic value added), roe (return on equity) dan eps (earning per share) terhadap harga saham (studi kasus: pt kimia farma tbk periode tahun 2001 – 2010) Subarjo, Subarjo
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.029 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.307

Abstract

The purpose of this research is reference for company pay more attention the fundamental factor in assessing the impact on the company’stock price and ultimately be able provide prospaerity fos stakeholders. Fundamental of factors such as economic value added, return on equity and earning per share don’t effect to stock prices. It is the investor or broker more transaction basd on technical analysis. However. It can be seen from the absence of the influence of fundamental variable partially to changes in stock changes in stock prices in Indonesian Stock Exchange.

Page 1 of 1 | Total Record : 7