Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 16932552     EISSN : 25481800
Jurnal Insight diterbitkan oleh Unit Publikasi Ilmiah & HaKI Universitas Mercu Buana Yogyakarta, dimaksudkan sebagai media pertukaran informasi dan hasil penelitian antara staf pengajar, alumni, mahasiswa. Insight terbit dua kali setahun.
Articles 57 Documents
Efektivitas Metode Analisis Glass Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Anak Berkesulitan Membaca Kelas III Sekolah Dasar Komarudin, Komarudin; Widyana, Rahma
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.82 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.381

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode analisis Glass untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar.Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Glass efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan belajar membaca kelas III Sekolah Dasar.Subjek penelitian adalah 5 orang siswa yang duduk di kelas 3 SD yang memiliki kemampuan membaca permulaan yang rendah.Teknik pengumpulan data menggunakanTes Kemampuan Membaca Awal.Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis statistik wilcoxon sign rank test dengan bantuan SPSS release 16.Hasil analisis data diperoleh probabilitas nilai Z sebesar -2,023 pada taraf signifikansi sebesar 0,043 (p<0,05), yang artinya ada pengaruh signifikan penggunaan metode Analisis Glass terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III SD. Kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar setelah mendapatkan perlakuan akan meningkat. Hal ini dapat dapat diketahui dari kemampuan membaca permulaan pada post test lebihbaik dari pada pre test, yaitu dengan rerata peningkatan sebesar sebesar 12,82kpm.
Pengaruh Pelatihan Goal Setting Terhadap Efikasi Diri Manajer Tingkat Menegah Di Pt Bat Yogyakarta Pratiningsih, Pratiningsih; Sahrah, Alimatus
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.256 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan goal setting terhadap efikasi diri manajer tingkat menengah. Hipotesis yang diajukan ada perbedaan efikasi diri manajer tingkat menengah yang mendapat pelatihan goal setting (kelompok eksperimen) dengan manajer tingkat menengah yang tidak mendapat pelatihan goal setting (kelompok kontrol). Desain eksperimen yang digunakan yaitu pretes-posttes control group design. Subjek penelitian adalah manajer tingkat menengah Di PT BAT Yogyakarta sebanyak 16 orang Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala efikasi diri, adapun analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik Mann Whitney Test dan Wilxocon Signed Ranks Test. Hasil analisis data menunjukkan ada perbedaan efikasi diri antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol, dilihat dari selisih skor pretest dan post test (Gained Score) Hasil Gained Score ditemukan nilaiZ= -3,464 dan p < 0,01. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat efikasi diri antara kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan, selanjutnya digunakan analisis Wilxocon untuk melihat perbedaan skor pretes dan posttest pada kelompok eksperimen.  Hasilnya menunjukkan ada perbedaan hasil uji beda skor pretes – posttest yang  menunjukkan koofisiensi Z sebesar -2,747 dan p < 0,01. Hal ini berarti ada perbedaan tingkat efikasi diri pada manager tingkat menengah pada kelompok eksperimen sesudah pelatihan goal setting.  Jadi dapat disimpulkan bahwa pelatihan goal setting berpengaruh terhadap efikasi diri manager tingkat menengah.h
PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PERAWAT RUMAH SAKIT Sahrah, Alimatus
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 1: Februari 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.789 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i1.598

Abstract

Upaya terhadap menciptakan kepuasan terhadap pasien merupakan hal utama untuk diwujudkan di setiap Rumah Sakit. Penelitian ini ingin melihat adanya hubungan antara Perceived Organizational Support (POS) dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada para perawat di ruang inap Rumah Sakit DK di Yogyakarta, Indonesia. Subjek penelitian ini berjumlah 72 orang perawat. Karakteristik dari subjek penelitian adalah berumur 20 tahun sampai dengan 50 tahun, dan memiliki tingkat pendidikan minimal Diploma 3. Metode untuk pengumpulan data penelitian adalah menggunakan metode skala, yaitu menggunakan Skala POS dan skala OCB, dengan reliabilitas 0,950 dan 0,905 dan daya beda item total berkisar antara 0,31 s/d 0,80 dan 0,292 s/d 0,806. Analisis data penelitian menggunakan analisis korelasi product moment dan analisis regresi ganda. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara POS dengan OCB pada para perawat rawat inap RS. Aspek POS yang menyatakan bahwa perawat merasakan adanya dukungan organisasi terhadap ide-ide karyawannya dan adanya dukungan organisasi terhadap kesejahteraan karyawannya, adalah aspek POS yang signifikan berpengaruh terhadap timbulnya Organizational Citizenship Behavior pada para perawat Rumah Sakit.
PERUBAHAN KONSEP MASKULINITAS PESERTA PROGRAM “LAKI-LAKI PEDULI” DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA Kurniawan, Aditya Putra
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.748 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.603

Abstract

Salah satu dari beberapa tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah saat ini dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan adalah bagaimana melibatkan peran serta laki-laki. Banyak laki-laki beranggapan jika permasalahan kesehatan perempuan adalah urusan si  perempuan itu sendiri dan tidak berkaitan dengan konsep maskulinitasnya. Padahal konsep maskulinitas yang diadopsi seorang laki-laki akan mempengaruhi bagaimana ia berperilaku dan menjalin relasi dengan perempuan, yang selanjutnya mempengaruhi pula kualitas kehidupan perempuan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perubahan konsep maskulinitas dan perilaku para laki-laki peserta Program Laki-laki Peduli, suatu progam yang berupaya meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak dengan menyasar perubahan konsep maskulinitas laki-laki yang berkontribusi terhadap ketidaksetaraan gender.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 5 orang laki-laki dan pasangannya yang diwawancarai secara terpisah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan konsep maskulinitas dan perilaku dari para subjek laki-laki menjadi sosok yang penyayang terhadap keluarga, meninggalkan cara-cara kekerasan dalam penyelesaian konflik rumah tangga, dan lebih mampu terlibat dalam urusan domestik dan pengasuhan.
KUALITAS KEHIDUPAN SEKOLAH DAN DISIPLIN PADA SANTRI ASRAMA PONDOK PESANTREN Afiati, Nikmah Sofia
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 20, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.686 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v20i1.630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan sekolah dengan disiplin pada santri asrama pondok pesantren. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara kualitas kehidupan sekolah dengan disiplin pada santri asrama pondok pesantren. Subjek penelitian yaitu santri asrama di Pondok Pesantren Pabelan yang berjumlah 140 orang. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah skala disiplin (α=0,915) dan skala kualitas kehidupan sekolah (α=0,903) yang telah diujicobakan pada 78 santri asrama. Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,508 dan p=0,000 (p<0,01), artinya terdapat hubungan yang positif antara kualitas kehidupan sekolah dengan disiplin pada santri asrama pondok pesantren, sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima. Sumbangan efektif kualitas kehidupan sekolah terhadap disiplin sebesar 25,8%, sedangkan 74,2% dipengaruhi oleh faktor lain.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP IKLAN ROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA Afif, Annisa Nurul; Astuti, Kamsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 1: Februari 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.474 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v17i1.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara persepsi terhadap iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK N Sedayu Bantul sebanyak 50 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala, yaitu skala perilaku merokok dan skala persepsi terhadap iklan rokok. Analisis data menggunakan korelasi product- moment dari Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja, yaitu r = 0,626 p<0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima yang berarti bahwa jika persepsi terhadap iklan rokok positif maka perilaku merokok pada remaja cenderung tinggi, sebaliknya jika persepsi terhadap iklan rokok negative maka perilaku merokok pada remaja akan cenderung rendah. Sumbangan efektif persepsi iklan rokok terhadap perilaku merokok sebesar 39,2% artinya masih terdapat beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi meningkatnya perilaku merokok pada remaja sebesar 60,8%.
TERAPI OKUPASI MENYULAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN DI SLB YAPENAS YOGYAKARTA Islamiyah, Da’watul; Widyana, Rahma
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 1: Februari 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.318 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v17i1.685

Abstract

Terapi okupasi menyulam adalah terapi yang melatih gerapak halus dari tangan dan merupakan suatu peluang memberikan suatu keaktifan kerja kepada siswa tunagrahita ringan. tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada siswa tunangrahita ringan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah single case eksperimen dengan melihat hasil pretest dan posttest subjek terapi melalui visual inspection dan uji parametrik paired sampel t-test untuk melihat apakah ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian terapi okupasi dilakukan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terapi okupasi dapat meningkatkan kemampuan motorik hasil pada siswa  tunagrahita ringan.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN DISIPLIN KULIAH DENGAN MINAT MENGIKUTI KULIAH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PRODUKSI PEMBERITAAN SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA YOGYAKARTA Sarifah, Siti; Edwina, Triana Noor
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 2: Agustus 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.84 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v17i2.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan minat mahasiswa mengikuti kuliah di Program Studi Manajemen Produksi Pemberitaan, Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta (2) untuk mengetahui hubungan antara disiplin kuliah dengan minat mahasiswa mengikuti kuliah di Program Studi Manajemen Produksi Pemberitaan, Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta; dan (3) untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan disiplin kuliah dengan minat mahasiswa untuk mengikuti kuliah di Program Studi Manajemen Produksi Pemberitaan, Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Manajemen Produksi Pemberitaan, Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta tahun 2012 dan 2013. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan metode cluster sampling dan jumlah sampel adalah 97 mahasiswa. Dalam penelitian ini, instrumen pengukuran yang digunakan adalah dukungan sosial sebaya, disiplin kuliah, dan skala minat mahasiswa dalam mengikuti kuliah. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif antara dukungan sosial sebaya dengan minat mahasiswa pada mengikuti kuliah di Program Studi Manajemen Produksi Pemberitaan, Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta; (2) ada hubungan positif antara kuliah disiplin dengan mahasiswa pada kuliah berikut di Program Studi Manajemen Produksi Pemberitaan, Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta; dan (3) ada hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan disiplin kuliah dengan minat mahasiswa untuk mengikuti kuliah di Program Studi Manajemen Produksi Pemberitaan, Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta.
Pelatihan Analisis Transaksional (At) Untuk Peningkatan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Pada Perawat Poli Eksekutif Di Paviliun Nusa Indah Rsud Dr Adhyatma Mph Provinsi Jawa Tengah Dewi, Destri Luh Sita; Widyana, Rahma; Sriningsih, Sriningsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.597 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan analisis transaksional (AT) untuk peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal pada perawat poli eksekutif Nusa Indah RSUD Dr. Adhyatma, Provinsi Jawa Tengah. Hipotesis yang diajukan penelitian ini adalah ada perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal antara subjek yang mendapatkan pelatihan AT dengan subjek yang tidak mendapatkan pelatihan AT, ada perbedaan skor kemampuan komunikasi interpersonal pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan pelatihan AT. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang perawat poli eksekutif Nusa Indah RSUD Dr. Adhyatma, Provinsi Jawa Tengah. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 orang subjek sebagai kelompok eksperimen, dan 5 orang subjek sebagai kelompok kontrol. Penempatan subjek  dalam kelompok dilakukan secara random. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized pretest-posttest control group design. Pengukuran dilakukan dengan pengukuran pre-test, post-test, dan follow-up menggunakan skala Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Metode analisis yang digunakan adalah analisis non parametrik (Mann-Whitney dan Uji Wilcoxon). Hasil uji hipotesis menghasilkan nilai Z = -2,032 (p<0,01), artinya ada perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selisih rerata skor kemampuan komunikasi interpersonal kelompok eksperimen (69,4) lebih besar daripada kelompok kontrol (-5,8), sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Pada kelompok eksperimen menunjukkan ada perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan (Z=-2,023;P<0,01), dengan peningkatan rerata skor sebesar 71,6 sehingga hipotesis juga diterima.
Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Depresi Pada Penderita Diabetes Melitus (Tipe Ii) Sofiyah, Sofiyah
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.218 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penerimaan Diri dengan Depresi pada Penderita Diabetes Melitus. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara Penerimaan Diri dengan Depresi pada Penderita Diabetes Mellitus. Semakin tinggi penerimaan diri, maka semakin rendah depresi pada penderita diabetes mellitus, demikian sebaliknya semakin rendah penerimaan diri, maka semakin tinggi depresi pada penderita diabetes mellitus. Subjek penelitian ini adalah penderita Diabetes Melitus sebanyak 51 orang dan tidak ditentukan umur. Alat pengumpulan data menggunakan skala yaitu Skala Penerimaan Diri dan Skala Depresi. Hasil analisis dengan uji korelasi product moment diperoleh rᵪᵧ sebesar – 0,283 (p<0,05). Hal ini menunjukan adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara penerimaan diri dengan depresi pada penderita diabetes mellitus, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Koefisien determinasi (R²) yang diperoleh = 0,080, artinya penerimaan diri dalam penelitian ini mampu memberikan sumbangan sebesar 8,0% terhadap depresi pada penderita diabetes mellitus. Hal ini sekaligus menegaskan pengaruh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini sebesar 92%.