Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 16932552     EISSN : 25481800
Jurnal Insight diterbitkan oleh Unit Publikasi Ilmiah & HaKI Universitas Mercu Buana Yogyakarta, dimaksudkan sebagai media pertukaran informasi dan hasil penelitian antara staf pengajar, alumni, mahasiswa. Insight terbit dua kali setahun.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 19, No 2: Agustus 2017" : 6 Documents clear
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA Dewi, Ros Patriani
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.987 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara Efikasi Diri dengan Pengambilan Keputusan Karir pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY). Subjek penelitian adalah 50 mahasiswa tingkat akhir (angkatan 2014) Fakultas Psikologi UMBY. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang positif antara Efikasi Diri dengan Pengambilan Keputusan Karir pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan Skala Efikasi Diri dan Skala Pengambilan Keputusan Karir. Hasil penelitian menunjukkan hasil korelasi rxy 0,357 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan adanya hubungan positif antara Efikasi Diri dengan Pengambilan Keputusan Karir pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi UMBY. Sumbangan efektif Efikasi Diri terhadap Pengambilan Keputusan Karir sebesar 12,8%, sisanya dipengaruhi faktor-faktor lain sebesar 87,2%.
Cover Insight Vol 19 No 2 2017 -, -
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3902.406 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.621

Abstract

IMAN DAN CINTA SEBAGAI FONDASI RESILIENSI PADA KELUARGA PENDAMPING PASIEN SKIZOFRENIA: SEBUAH STUDI KASUS Rismarini, Nadya Anjani
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.789 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.602

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit mental parah yang mempengaruhi lebih dari 21 juta orang di dunia. Sebagian besar pasien skizofrenia dirawat oleh keluarga mereka yang berperan sebagai pendamping. Proses merawat pasien sering dikaitkan dengan beban dan distres psikologis. Meski begitu, sejumlah penelitian melaporkan tema-tema positif yang muncul dari pengalaman pendamping selama proses merawat, salah satunya resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik resiliensi keluarga pendamping pasien skizofrenia dan bagaimana karakteristik tersebut berperan dalam proses perawatan pasien. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap satu orang subjek. Subjek merupakan pendamping yang sudah merawat empat orang anggota keluarganya selama 11 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 karakteristik resiliensi yang mencakup makna hidup/tujuan, kegigihan, kemandirian, ketenangan/kesabaran, kesendirian eksistensial, iman, cinta, rasa kasihan, keterbukaan terhadap kritik, kerelaan berkorban, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi. Iman dan cinta merupakan karakteristik yang esensial dan berperan sebagai fondasi karena iman dan cinta merupakan pendorong munculnya karakteristik-karakteristik lainnya dalam diri subjek
PERUBAHAN KONSEP MASKULINITAS PESERTA PROGRAM “LAKI-LAKI PEDULI” DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA Kurniawan, Aditya Putra
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.748 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.603

Abstract

Salah satu dari beberapa tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah saat ini dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan adalah bagaimana melibatkan peran serta laki-laki. Banyak laki-laki beranggapan jika permasalahan kesehatan perempuan adalah urusan si  perempuan itu sendiri dan tidak berkaitan dengan konsep maskulinitasnya. Padahal konsep maskulinitas yang diadopsi seorang laki-laki akan mempengaruhi bagaimana ia berperilaku dan menjalin relasi dengan perempuan, yang selanjutnya mempengaruhi pula kualitas kehidupan perempuan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perubahan konsep maskulinitas dan perilaku para laki-laki peserta Program Laki-laki Peduli, suatu progam yang berupaya meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak dengan menyasar perubahan konsep maskulinitas laki-laki yang berkontribusi terhadap ketidaksetaraan gender.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 5 orang laki-laki dan pasangannya yang diwawancarai secara terpisah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan konsep maskulinitas dan perilaku dari para subjek laki-laki menjadi sosok yang penyayang terhadap keluarga, meninggalkan cara-cara kekerasan dalam penyelesaian konflik rumah tangga, dan lebih mampu terlibat dalam urusan domestik dan pengasuhan.
PROGRAM “MINDFUL PARENTING” UNTUK MENURUNKAN AFEK NEGATIF PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL Rinaldi, Martaria Rizky
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.286 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.604

Abstract

Mengasuh anak yang mengalami retardasi mental berhubungan dengan munculnya permasalahan fisik dan psikologis pada ibu. Hal ini meningkatkan munculnya afek negatif yang tinggi. Intervensi dengan berbasis mindfulness terbukti dapat membantu untuk meningkatkan kebahagiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh program “Mindful Parenting” untuk menurunkan afek negatif pada ibu yang memiliki anak retardasi mental. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest design. Pengukuran afek negatif dilakukan dengan menggunakan skala afek negatif. Program “Mindful Parenting” diikuti oleh sepuluh ibu yang memiliki anak retardasi mental. Partisipan mengikuti mengikuti delapan sesi program “Mindful parenting” dalam empat kali pertemuan. Analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan hasil yang signifikan (Z= -2,312, p = 0,01). Hal ini menunjukkan bahwa program “Mindful Parenting” dalam penelitian ini terbukti dapat menurunkan afek negatif pada ibu yang memiliki anak dengan retardasi mental..
DINAMIKA RESILIENSI REMAJA DENGAN KELUARGA BROKEN HOME Detta, Berna; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 19, No 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.279 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dinamika resiliensi remaja dengan keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, responden utama dalam penelitian ini sebanyak dua orang dengan karateristik sebagai berikut : orang tua kandung bercerai serta ayah menikah lagi sebanyak 3 kali dan pertengkaran orang tua yang terus-menerus sehingga memberikan dampak yang negatif pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memperlihatkan dinamika resiliensi cenderung sama, yaitu terbentuknya kemampuan resiliensi berdasarkan proses belajar individu dari permasalahan yang dihadapi, kemampuan individu untuk melakukan evaluasi setiap tindakan yang dilakukan dan segi spritual yaitu mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman kehidupan. Sementara itu subyek yang memiliki kemampuan optimis dan efikasi diri yang belum baik, hal ini disebabkan proses belajar individu untuk menghadapi permasalahan yang masih berkembang, ketakutan individu mengenai pengalamannya tentang keluarga broken home menyebabkan kesulitan individu untuk memiliki kemampuan optimisme dan efikasi dengan baik, hal ini menyebabkan remaja cenderung ragu-ragu dengan kemampuan dirinya, berpikir bahwa permasalahan yang dihadapinya akan terjadi hingga di masa depan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6