Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 16932552     EISSN : 25481800
Jurnal Insight diterbitkan oleh Unit Publikasi Ilmiah & HaKI Universitas Mercu Buana Yogyakarta, dimaksudkan sebagai media pertukaran informasi dan hasil penelitian antara staf pengajar, alumni, mahasiswa. Insight terbit dua kali setahun.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 18, No 2: Agustus 2016" : 7 Documents clear
Pengaruh Pelatihan Kepemimpinan Tranformasional Supervisor Terhadap Mutu Pelayanan Pramuniaga Di Flora Group Yudhawati, Dian; Sahrah, Alimatus; Yuniasanti, Reny
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.021 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.394

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelatihan kepemimpinan transformasional supervisor terhadap mutu pelayanan pramuniaga. Mutu pelayanan pramuniaga termasuk penampilan fisik, responsif, tanggung jawab, jaminan dan empati. Sedangkan kepemimpinan transformasional terdiri dari 5 aspek, idealized influenced, inspirational motivation, intellectual stimulation dan individualized consideration.  Terdapat tiga puluh dua karyawan Flora Grup yang terlibat dalam penelitian ini menggunakan kuasi eksperimental design yang mengukur pretest dan post test kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil analisa data post test , t = 10,775, dengan p = 0,000 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.  
Syukur Sebagai Sebuah Pemaknaan Haryanto, Handrix Chris; Kertamuda, Fatchiah E.
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.991 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi mengenai konsep syukur dan dilakukan pada kalangan mahasiswa di Universitas Paramadina. Pertanyaan penelitian yang dibangun berupa bagaimanakah gambaran konsep syukur yang maknai oleh para responden. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis isi dengan menggunakan pertanyaan terbuka dan dianalisis dengan analisis isi secara induktif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa di universitas Paramadina yang berjumlah 192 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep rasa syukur dibangun atas 5 kategori yang terkait dengan kondisi menerima (41,15%), berterimakasih (23,44%), menikmati (9,38%), menghargai (6,25%), dan memanfaatkan (6,25%). Kelima kategori tersebut mengarahkan pada kondisi yang ada dan dimiliki dalam diri serta segala proses kehidupan yang dijalani. Di dalam penelitian ini, objek rasa syukur ini diarahkan pada keberadaan Tuhan. Hasil dalam penelitian ini memberikan gambaran yang berbeda terkait dengan konsep syukur yang biasanya menjadi rujukan dalam penelitian di barat khususnya terkait dengan objek keberadaan Tuhan. 
Efektivitas Metode Analisis Glass Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Anak Berkesulitan Membaca Kelas III Sekolah Dasar Komarudin, Komarudin; Widyana, Rahma
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.82 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.381

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode analisis Glass untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar.Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Glass efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan belajar membaca kelas III Sekolah Dasar.Subjek penelitian adalah 5 orang siswa yang duduk di kelas 3 SD yang memiliki kemampuan membaca permulaan yang rendah.Teknik pengumpulan data menggunakanTes Kemampuan Membaca Awal.Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis statistik wilcoxon sign rank test dengan bantuan SPSS release 16.Hasil analisis data diperoleh probabilitas nilai Z sebesar -2,023 pada taraf signifikansi sebesar 0,043 (p<0,05), yang artinya ada pengaruh signifikan penggunaan metode Analisis Glass terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III SD. Kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar setelah mendapatkan perlakuan akan meningkat. Hal ini dapat dapat diketahui dari kemampuan membaca permulaan pada post test lebihbaik dari pada pre test, yaitu dengan rerata peningkatan sebesar sebesar 12,82kpm.
Pengaruh Pelatihan Goal Setting Terhadap Efikasi Diri Manajer Tingkat Menegah Di Pt Bat Yogyakarta Pratiningsih, Pratiningsih; Sahrah, Alimatus
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.256 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan goal setting terhadap efikasi diri manajer tingkat menengah. Hipotesis yang diajukan ada perbedaan efikasi diri manajer tingkat menengah yang mendapat pelatihan goal setting (kelompok eksperimen) dengan manajer tingkat menengah yang tidak mendapat pelatihan goal setting (kelompok kontrol). Desain eksperimen yang digunakan yaitu pretes-posttes control group design. Subjek penelitian adalah manajer tingkat menengah Di PT BAT Yogyakarta sebanyak 16 orang Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala efikasi diri, adapun analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik Mann Whitney Test dan Wilxocon Signed Ranks Test. Hasil analisis data menunjukkan ada perbedaan efikasi diri antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol, dilihat dari selisih skor pretest dan post test (Gained Score) Hasil Gained Score ditemukan nilaiZ= -3,464 dan p < 0,01. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat efikasi diri antara kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan, selanjutnya digunakan analisis Wilxocon untuk melihat perbedaan skor pretes dan posttest pada kelompok eksperimen.  Hasilnya menunjukkan ada perbedaan hasil uji beda skor pretes – posttest yang  menunjukkan koofisiensi Z sebesar -2,747 dan p < 0,01. Hal ini berarti ada perbedaan tingkat efikasi diri pada manager tingkat menengah pada kelompok eksperimen sesudah pelatihan goal setting.  Jadi dapat disimpulkan bahwa pelatihan goal setting berpengaruh terhadap efikasi diri manager tingkat menengah.h
Pelatihan Analisis Transaksional (At) Untuk Peningkatan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Pada Perawat Poli Eksekutif Di Paviliun Nusa Indah Rsud Dr Adhyatma Mph Provinsi Jawa Tengah Dewi, Destri Luh Sita; Widyana, Rahma; Sriningsih, Sriningsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.597 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan analisis transaksional (AT) untuk peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal pada perawat poli eksekutif Nusa Indah RSUD Dr. Adhyatma, Provinsi Jawa Tengah. Hipotesis yang diajukan penelitian ini adalah ada perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal antara subjek yang mendapatkan pelatihan AT dengan subjek yang tidak mendapatkan pelatihan AT, ada perbedaan skor kemampuan komunikasi interpersonal pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan pelatihan AT. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang perawat poli eksekutif Nusa Indah RSUD Dr. Adhyatma, Provinsi Jawa Tengah. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 orang subjek sebagai kelompok eksperimen, dan 5 orang subjek sebagai kelompok kontrol. Penempatan subjek  dalam kelompok dilakukan secara random. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized pretest-posttest control group design. Pengukuran dilakukan dengan pengukuran pre-test, post-test, dan follow-up menggunakan skala Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Metode analisis yang digunakan adalah analisis non parametrik (Mann-Whitney dan Uji Wilcoxon). Hasil uji hipotesis menghasilkan nilai Z = -2,032 (p<0,01), artinya ada perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selisih rerata skor kemampuan komunikasi interpersonal kelompok eksperimen (69,4) lebih besar daripada kelompok kontrol (-5,8), sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Pada kelompok eksperimen menunjukkan ada perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan (Z=-2,023;P<0,01), dengan peningkatan rerata skor sebesar 71,6 sehingga hipotesis juga diterima.
Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Depresi Pada Penderita Diabetes Melitus (Tipe Ii) Sofiyah, Sofiyah
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.218 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penerimaan Diri dengan Depresi pada Penderita Diabetes Melitus. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara Penerimaan Diri dengan Depresi pada Penderita Diabetes Mellitus. Semakin tinggi penerimaan diri, maka semakin rendah depresi pada penderita diabetes mellitus, demikian sebaliknya semakin rendah penerimaan diri, maka semakin tinggi depresi pada penderita diabetes mellitus. Subjek penelitian ini adalah penderita Diabetes Melitus sebanyak 51 orang dan tidak ditentukan umur. Alat pengumpulan data menggunakan skala yaitu Skala Penerimaan Diri dan Skala Depresi. Hasil analisis dengan uji korelasi product moment diperoleh rᵪᵧ sebesar – 0,283 (p<0,05). Hal ini menunjukan adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara penerimaan diri dengan depresi pada penderita diabetes mellitus, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Koefisien determinasi (R²) yang diperoleh = 0,080, artinya penerimaan diri dalam penelitian ini mampu memberikan sumbangan sebesar 8,0% terhadap depresi pada penderita diabetes mellitus. Hal ini sekaligus menegaskan pengaruh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini sebesar 92%.  
Pengaruh Pelatihan Self-Regulated Learning Terhadap Prokrastinasi Penyelesaian Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Sarajar, Dewita Karema
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.765 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v18i2.393

Abstract

Prokrastinasi dapat terjadi pada mahasiswa terutama pada penyelesaian tugas akhir atau skripsi. Prokrastinasi adalah perilaku yang merugikan individu terkait dengan rendahnya kemampuan untuk meregulasi diri sendiri. Kemampuan regulasi diri dikenal dengan self-regulated learning yaitu proses mengaktifkan kemampuan kognisi, afeksi dan perilaku untuk menunjang proses pencapaian tujuan belajar. Penelitian ini menguji pengaruh self-regulated learning, yang diberikan dalam bentuk pelatihan, pada prokrastinasi penyelesaian skripsi mahasiswa. Penelitian ini melibatkan 18 orang mahasiswa yang telah mengerjakan skripsi selama 2 semester lebih. Skala prokrastinasi penyelesaian skripsi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian dengan analisis statistik Uji-t dengan independent sample t-test (α = 5%) menggunakan skor post-test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, menunjukkan nilai tsebesar = 2.189 dengan p = 0.04 (p < 0,05) sehingga dapat dikatakan bahwa ada perbedaan skor post-test antara KE dan KK, dimana skor KE lebih rendah dibandingkan skor KK. Kelompok yang mendapat pelatihan self-regulated learning menunjukkan penurunan prokrastinasi dibandingkan kelompok yang tidak mendapat pelatihan self-regulated learning. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7