Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi
ISSN : 26567733     EISSN : -
The Journal of Scientific and Health Studies is a journal that publishes research results from the health sector. This journal can publish research articles from various fields of health.
Articles 5 Documents
ANALISIS EFISIENSI PELAYANAN RAWAT INAP DI TINJAU DARI INDIKATOR PELAYANAN RAWAT INAP PADA BLUD RSUD dr. H. SOEMARNO SOSROATMODJO KAPUAS TAHUN 2017

Persadha, Galih, Anhar, Aus Al, Anshari, Fakhrurrasyid

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.855 KB)

Abstract

Activity that is routinely carried out al BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas which calculate the efficiency of bed occupancy. Inpatient service indicators for the last 3 years have fluctuated but have not met the standards. The purpose of this research was to determine the efficiency of inpatient service based on indicators of inpatient service at BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas in 2017. This type of research use descriptive quantitative cross sectional approach with observation method, namely observing and calculating directly in the field. Daily inpatient census from 00.00 to 24.00 at 08.00 is handed over to the medical record. In 2017 the BOR result 52,51%, AvLOS 2,30 days, TOI 2,99 days, and BTO 58 times. Based on the measurement of Barber Johnson Chart the BOR value in the efficient area is the Cempaka room, while VIP, Isolation, ICU, VK, Teratai, Mawar, Perinatology, Kenanga, Dahlia, and Anggrek are outside the area efficiently. BOR values under the Health Department standards and Barber Johnson need to be made efforts to improve the quality of services including by completing facilities and infrastructure and improving service quality and human resource skills to restore public confidence in the hospital.

GAMBARAN SEBARAN TENAGA ELEKTROMEDIK DI RUMAH SAKIT WILAYAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN MEGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Persadha, Galih, Rusdiansyah, Rusdiansyah, Hariyono, Muhammad Akbar

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.746 KB)

Abstract

Propinsi Kalimantan Selatan sebagai propinsi tertua di kalimantan, pada kenyataannya berbagai data dan informasi terkait tenaga kesehatan, terutama yang berkaitan dengan sarana/prasarana serta tenaga kesehatan tertentu pada sebuah rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat masih sangat minim untuk diperoleh sehingga masyarakat umum sulit untuk mengetahui dimana ia bisa mendapatkan kesehatan yang terbaik berdasarkan ketersediaan sarana/prasarana yang memadai maupun tenaga kesehatan berdasarkan jangkauan lokasi tempat tinggalnya. Pengambilan data dilakukan dengan cara survey, yaitu penyelidikan yang dilakukan untuk memperoleh data tenaga elektromedik serta pemetaan kebutuhan tenaga elektromedik di Provinsi Kalimantan Selatan. Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama 4 (empat) bulan yaitu mulai bulan November 2016 hingga Maret 2017. Hampir semua rumah sakit di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai kekurangan tenaga elektromedis  dan estimasi pemenuhan kebutuhan tenaga elektromedis di Kalimantan Selatan diperkiran berkisar 10 sampai dengan 15 tahun kedepan. Dengan adanya sistem informasi geografis, informasi tenaga elektromedis di Kalimantan selatan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat.

KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 YANG MENDAPATKAN TERAPI ANTIDIABETIK ORAL DI RSUD DR. H. MOCH.ANSARI SALEH BANJARMASIN

muliyani, muliyani muliyani, isnani, nazhipah

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.53 KB)

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kumpulan gejala metabolik yang timbul pada diri seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan glukosa darah akibat rusaknya sekresi insulin atau resistensi terhadap insulin atau keduanya. Di Indonesia, jumlah penyandang DM semakin tahun juga semakin menunjukkan peningkatan yang sangat tinggi. Pada tahun 2000, jumlah penderita DM di Indonesia sebanyak 8,4 juta jiwa dan diperkirakan akan mencapai angka 21,3 juta jiwa pada tahun 2030 nanti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, tingkat kepatuhan pasien. Metode penelitian merupakan penelitian Observasional Crossectional dengan mengambil data pasien secara prospektif dengan melakukan penelusuran dokumen terdahulu, yaitu pada lembar rekam medik pasien rawat inap periode Juni – Juli 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan karakteristik subjek penelitian sebanyak 28 responden. Usia < 55 tahun sebanyak 12 orang (42,9%) dan >55 tahun sebanyak 16 orang (57,1%), tingkat pendidikan yang paling sedikit adalah > SMA sebanyak 11 orang (39,3%) dan <SMA sebanyak 17 orang (60,7%), 16 orang berjenis kelamin perempuan (57,1%) dan  sebanyak 12 orang (42,9%), 23 orang yang bekerja (82,1%), dan yang tidak bekerja sebanyak 5 orang (17,9%), lama pasien menderita DM tipe 2 sebagian besar > 5 tahun sebanyak 18 responden (64,3%) dan paling sedikit < 5 tahun sebanyak 10 (35,7%), jenis pengobatan Monoterapi sebanyak 16 responden (57,43%) dan Kombinasi  sebanyak 12 (42,57%).

UJI SKRINNING FITOKIMIA DAN EVALUASI SIFAT FISIK SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum Sanctum (L.)) DENGAN MENGGUNAKAN BASIS SALEP HIDROKARBON DAN BASIS SALEP SERAP

Soediono, Jhudi Bonosari, Zaini, Muhammad, Sholeha, Desyana Nufus, Jannah, Nor

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.115 KB)

Abstract

Kemangi merupakan tanaman obat tradisional yang banyak ditemukan diwilayah Indonesia. Daun kemangi berkhasiat sebagai analgetika, antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan salep yang memenuhi persyaratan, mengetahui sifat fisik salep ekstrak etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum (L.)) dengan menggunakan basis salep hidrokarbon dan basis salep serap dan mengidentifikasikan kandungan senyawa kimia yang terdapat pada Daun Kemangi (Ocimum sanctum (L.)). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan melakukan pembuatan dan evaluasi sediaan salep Daun Kemangi. Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak etanol Daun Kemangi (Ocimum sanctum (L.)) mengandung senyawa flavanoid, tannin, dan steroid dan dapat dijadikan sediaan salep yang memenuhi syarat evaluasi fisik. Uji organoleptis meliputi warna dan bau, dari kedua basis tersebut menunjukkan bahwa perbedaan tipe basis salep ekstrak etanol daun kemangi menyebabkan adanya perbedaan pada kekuatan bau sediaan salep sedangkan untuk warna kedua sediaan memiliki warna hitam. Pada uji pH kedua sediaan memiliki pH 5, pH tersebut memenuhi persyaratan pH sediaan topikal yaitu antara 4,5 – 7 yang sama dengan pH normal kulit. Pada uji homogenitas kedua sediaan menunjukkan bahwa sediaan Homogen (tidak ada gumpalan kasar). Uji daya sebar, basis salep hidrokarbon memiliki daya sebar seluas 5,2 cm sedangkan pada basis salep serap hanya seluas 5 cm.

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KETERBATASAN LINGKUP GERAK SENDI BAHU AKIBAT POST ORIF FRAKTUR SHAFT HUMERUS DEXTRA DI KELURAHAN ALALAK UTARA BANJARMASIN TAHUN 2018

Sa’diah, Mar’atus

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Unggulan Kalimantan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.845 KB)

Abstract

Fraktur humerus merupakan suatu kondisi terputusnya kontinuitas jaringan tulang lengan atas yang disebabkan oleh benturan atau trauma langsung maupun tidak langsung. Terjadinya fraktur dapat menyebabkan timbulnya nyeri, bengkak, spasme, penurunan kekuatan otot dan pengecilan otot. Fraktur humerus juga mengakibatkan keterbatasan Lingkup Gerak Sendi (LGS) pada bahu dan siku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan LGS pada bahu kanan yang mengalami keterbatasan dengan menggunakan intervensi exercise therapy berupa passive dan active exercise serta hold relax. Penelitian menggunakan metode case study pada 1 jenis kasus dengan sampel tunggal, diberikan dosis 6 kali perlakuan dalam waktu 3 minggu. Hasilnya terjadi peningkatan LGS bahu kanan yang dievaluasi menggunakan goniometer, perbandingan antara T1 dengan T6 yaitu S. 40⁰ - 0⁰ - 120⁰ menjadi S. 50⁰ - 0⁰ - 140⁰, F. 100⁰ - 0⁰ - 60⁰ menjadi F. 110⁰ - 0⁰ - 70⁰ dan R belum dapat dilakukan menjadi R. 75⁰ - 0⁰ - 80⁰.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2019 2019