cover
Contact Name
Andreas Christian Louk
Contact Email
andreas.louk@staf.undana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfisika@undana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Fisika Sains dan Aplikasinya
ISSN : 25035274     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Fisika – Fisika Sains dan Aplikasinya diterbitkan oleh Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Teknk - Universitas Nusa Cendana secara berkala (setiap 6 bulan) yaitu setiap bulan April dan Oktober, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang Fisika beserta dengan terapan ilmu fisika. Artikel yang dipublikasi dalam Jurnal FiSA dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
PEMETAAN DAERAH RAWAN BANJIR DENGAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Nuryanti, Nuryanti; Tanesib, Jehunias L.; Warsito, Ali
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.283 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i1.604

Abstract

Abstrak Telah dilakukan pemetaan daerah rawan banjir di Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan aplikasi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis. Metode penelitian berupa pembuatan peta curah hujan, pembuatan peta tutupan lahan dan pembuatan peta kelas lereng. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kerawanan banjir di kecamatan kupang timur kabupaten kupang dibagi dalam 3 kelas yaitu kelas tidak rawan dengn luas wilayah 8284,32 Ha dengan persentase yaitu 50.70 %, kelas rawan dengan luas wilayah 3368,61 Ha dengan presentase yaitu 20.62 % dan kelas sangat rawan dengan luas wilayah 4686,93 Ha dengan presentase yaitu 28.68 %. Kata kunci: Pemetaan, Penginderaan Jauh, Sistem Informasi Geografis (SIG) Abstract [Mapping of flood - prone areas in the district of east Kupang, Regency of Kupang East Nusa Tenggara Province using application of remote sensing and geographic information system] has been done. The research method such as making a rainfall map, a land cover Map, and making a slope class Map. The results of research showed that flood vulnerability level in east Kupang district became three vulnerability classes: Class with an area not prone to flooding 8284.32 Ha (50.70 %), class with an area rather prone to flooding 3368.61 Ha (20.62 %) and class with an area very prone to flooding 72.912,96 Ha (28.68 %) Keywords: Mapping, Remote Sensing, Geographic Information Systems (GIS)
KAJIAN AKTIVITAS JENIS MASSA KANDUNGAN RADIOISOTOP DALAM SAMPEL SUMBER AIR PANAS DI ULUMBU DESA WEWO KECAMATAN SATARMESE KABUPATEN MANGGARAI TENGAH Kresnawati, Yasinta; Pasangka, Bartholomeus; Pingak, Redi K.
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.846 KB)

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian kandungan radioisotop dalam sampel sumber air panas di desa Wewo kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan interval aktivitas jenis massa radioisotop, tingkat kontaminasi dan lokasi penyebaran radioisotop yaitu dengan survei, pengambilan data dan sampel, serta analisis laboratorium, dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan interval aktivitas jenis massa radioisotop dalam sampel air adalah 2,216x10-3μCi/gram sampai dengan 1,095 x 10-7μCi/gram. Untuk daerah kontaminasi pada lokasi PLTU Ulumbu dan Kawah Ulumbu Tingkat kontaminasi radioisotop di lokasi penelitian tergolong daerah kontaminasi alpha tinggi (sampel 1 dan 2), di perusahan PLTU Ulumbu. Pada titik pengambilan sampel (15, 19, 21, 23) di kawah Ulumbu merupakan kontaminasi alpha sedang dan kontaminasi beta rendah. Sedangkan titik pengambilan sampel 3, 4, 6, 7, 8 dan 10 merupakan daerah kontaminasi tinggi untuk radiasi alpha yang menyebar secara merata pada Perusahan PLTU Ulumbu. Daerah pengambilan sampel 5 dan 9 merupakan daerah kontaminasi sedang untuk radiasi alpha dan kontaminasi rendah untuk radiasi beta. Sedangkan titik pengambilan sampel 11 sampai 25 di Kawah Ulumbu memiliki kontaminasi alpha rendah dan kontaminasi beta rendah yang sebarannya secara merata. Kata kunci: Radioisotop, Aktivitas Jenis Massa, Kontaminasi Abstract Study Of Types Activity Radioisotope Content In Reservoir Sample At Ulumbu Desa Wewo Kecamatan Satarmese Center Manggarai Regency. Study of types activity mass radioisotope content in reservoir sample at desa Wewo district Satarmese center of Manggarai regency has been done. The aims of this study are to determine radioisotop mass types activity interval, contamination level and the spreading location radioisotope by surveying, sampling, laboratory analyse and intepretation. The results showed that radioisotope mass type activity interval in sample water are 2,216x10­-3μCi/gram to 1,095 x 10-7μCi/gram. To the contaminated area at PLTU Ulumbu location and Ulumbu crater, level of radioisotope contamination at the survey location is include to the high alpha contamination (sample 1 and sample 2) at PLTU Ulumbu. At the sampling points (15, 19, 21,23) at Ulumbu crater the intermediate alpha contamination and low betha contamination. Whereas sampling points of 3, 4, 6, 7, 8 and 10 are the area of high contamination for alpha radiation, spreading equally at PLTU Ulumbu. The sampling points of 5 and 9 are the intermediate contamination area for alpha radiation and low intermination for betha radiation. Whereas the sampling points of 11 to 25 at the Ulumbu crater have the low alpha and betha contamination, which its spreading equally. Keywords: Radioisotop, mass type activity, contamination.
RANCANG BANGUN ALAT PASANG SURUT AIR LAUT BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK HC-SR04 Missa, Ivan Kavenius; Lapono, Laura A. S.; Wahid, Abdul
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.461 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i2.609

Abstract

Abstrak Telah dirancang sistem pasang surut air laut berbasis Arduino Uno dengan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04. Sensor ultrasonik berfungsi mengukur ketinggian air laut. Tampilan dari sistem ini berupa ketinggian air laut sesaat yang ditampilkan pada LCD. Selain itu hasil dari sistem ini juga berupa grafik pasang surut yang dirancang menggunakan software Delphi 7.  Sistem ini telah diuji untuk  melihat ketinggian air laut serta untuk menampilkan grafik pasang surut. Proses pengujian alat berlangsung di Dermaga DIT POL AIR NTT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik. Dimana diperoleh data bahwa dalam satu hari pengukuran terjadi dua kali pasang dan dua kali surut yang merupakan tipe pasang surut harian ganda dengan puncak pasang tertinggi adalah 164 cm dan surut terendah dengan ketinggian 68 cm. Kata kunci: pasang surut; sensor ultrasonik HC-SR04; Arduino; Delphi Abstract [Title: Design of Sea Water Level Measurement Based on Arduino UNO and Using an Ultrasonic Sensor HC-SR04]. Arduino Uno tidal system has been designed using ultrasonic sensors HC-SR04. Ultrasonic sensors function to shave the sea water level. The display of this system is a momentary sea level displayed on the LCD. In addition the results of the system is also a tidal graph designed using Delphi 7 software. This system has been tested for viewing sea levels as well as for displaying tide charts. The tool testing process takes place at DIT POL AIR NTT Pier. The test results show that the system is running quite well. The data shows that two high and low tides occur daily. This is called semi-diurnal tide with the highest peak tide is 164 cm and the lowest tide is 68 cm. Keywords: tidal; ultrasonic sensor HC-SR04; Arduino; Delphi
OTOMATISASI SISTEM BUKA-TUTUP ATAP RUMAH TELESKOP DAN PENGONTROL KELEMBABAN UDARA MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 3 Dona, Melkianus; Louk, Andreas Christian; Tanesib, Jehunias L.
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.657 KB) | DOI: 10.35508/fisa.v3i2.622

Abstract

Abstrak Telah dirancang suatu sistem otomatisasi untuk buka tutup atap rumah serta pengontrol kelembaban udara menggunakan Raspberry Pi 3, motor DC, SHT30, limit switch, Fan dan Solenoid door lock. Tujuan utama dari perancangan sistem ini ialah untuk merancang sebuah sistem otomatisasi buka tutup atap rumah teleskop dan pengontrol kelembaban udara yang ada di dalam rumah teleskop. Sistem ini bekerja ketika mendapat input perintah dari user baik untuk membuka atap, menutup atap, maupun mengukur dan mengontrol suhu dan kelembaban di dalam rumah teleskop. Saat mendapat perintah buka atau tutup maka relay akan aktif sehingga motor akan membuka ataupun menutup atap. Demikian juga saat pengontrolan suhu dan kelembaban SHT akan mengukur suhu dan kelembaban dan hasil pengukurannya akan ditampilkan pada LCD ( Layar Monitor). Sistem otomatisasi  ini dapat bekerja dengan baik seperti yang diharapkan, baik dalam hal membuka dan menutup atap serta pengontrolan Suhu dan Kelembaban. Kata Kunci : Raspberry pi3, Sensor SHT30, Python, Motor DC. Abstract It has designed an automation system to open the roof cover and air humidity controller using Raspberry Pi 3, DC motor, SHT30, limit switch, Fan and Solenoid door lock. The main purpose of the design of this system is to design an open roof telescope automation system and the air humidity control that is inside the telescope house. This system works when it gets input commands from the user either to open the roof, cover the roof, or measure and control the temperature and humidity inside the telescope home. When getting the command open or close the relay will be active so that the motor will open or close the roof. Similarly, when controlling the temperature and humidity of the SHT will measure the temperature and humidity and the measurement results will be displayed on the LCD (Monitor Screen). This automation system works well as expected, both in terms of opening and closing the roof and controlling Temperature and Humidity. Keywords: Raspberry pi3, Sensor SHT30, Python, DC Motor.
PEMUTAKHIRAN MIKROSKOP CAHAYA MONOKULER MENJADI MIKROSKOP DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN SISWA SMA / SEDERAJAT Louk, Andreas Christian; Sutaji, Hadi Imam; Suparta, Gede Bayu
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.161 KB)

Abstract

Abstrak Telah dilakukan pemutakhiran mikroskop cahaya monokuler dengan tiga lensa obyektif yaitu 4X, 10X, dan 40X dan dua jenis lensa okuler 10X dan 16X menjadi mikroskop digital dengan menggunakan kamera digital dengan resolusi sebesar 1600 x 1200 piksel. Pemutahiran mikroskop cahaya ini juga digunakan sebagai media pembelajaran siswa-siswa SMA agar hasil pengamatan dapat di interpretasikan secara kuantitatif. Dalam penggunaan mikroskop digital, telah di lengkapi dengan sebuah sistem komputer menggunakan papan komputer LattePanda dan dilengkapi layer sentuh 10.1-inch sehingga mempemudahkan pengguna mikroskop ini dalam melakukan pengamatan. Untuk dapat menggunakan mikroskop ini telah dirancang juga software menggunakan Delphi 10 yang dapat melihat dan menyimpan hasil pengamatan secara kuantitatif. Kata kunci : mikroskop monokuler, mikroskop cahaya, LattePanda, Delphi 10 Abstract A monocular light microscope with three objective lenses of size 4X, 10X, and 40X and two types of 10X and 16X ocular lenses has been updated into a digital microscope using a digital camera with a resolution of 1600 x 1200 pixel. The update of light microscope is also used as for high school students learning, so that the results of observations can be interpreted quantitatively. The digital microscopes, has been equipped with a computer system using LattePanda computer boards and features a 10.1 inch touch screen to facilitate the user of this microscope in making observations. To be able to use this microscope, a software has been designed using Delphi 10 which can view and store the results of observations quantitatively. Keywords: monocular microscope, light microscope, LattePanda, Delphi 10
Front Matter Fisika Sains dan Aplikasinya, Jurnal Fisika:
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover, Editorial, TOC
Front Matter Jurnal, Fisika Sains dan Aplikasinya
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Jurnal, Kebijakan Editorial, Editorial, Daftar isi.
KAJIAN AWAL SPEKTRUM SERAPAN UV−Vis SENYAWA HASIL EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) ASAL TARUS KABUPATEN KUPANG Due, Yongki Pawe; Bukit, Minsyahril; Johannes, Albert Zicko
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v4i1.1437

Abstract

Abstrak Penelitian tentang kajian awal spektrum serapan UV−Vis senyawa hasil ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) asal Tarus Kabupaten Kupang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai jangkauan serapan, koefisisen serapan, celah energi dan koefisien ekstingsi spesifiknya. Daun jeruk nipis kering dihaluskan sampai menjadi serbuk, diekstraksi secara maserasi,dievaporasi menggunakan evaporator, kemudian diencerkan dengan menggunakan pelarut etanol. Selanjutnya hasil tersebut dikarakterisasi menggunakan Spektrometer UV-Vis untuk mendapatkan spektrum serapannya. Berdasarkan hasil analisis  spektrum serapannya, jangkauan serapan untuk konsentrasi 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm berkisardari 200 nm sampai 700 nm. Nilai koefisien serapan maksimumnya pada 100 ppm sebesar4,387cm-1, 200 ppm sebesar6,589cm-1dan 300 ppm sebesar8,044cm-1. Nilai celah energinya sebesar 1,838 eV. Berdasarkan nilai celah energi tersebut senyawa hasil ekstraksi daun jeruk nipis dapat dikelompokan menjadi bahan semikonduktor. Nilai koefisien ekstingsi spesifik maksimumnyaadalah 15.841mL gram-1 cm-1pada panjang gelombang 212 nm. Kata Kunci: Daun jeruk nipis, spektrum serapan, jangkauan serapan, koefisien serapan, celah energi dan koefisien ekstingsi spesifik   Abstract The preliminary study of the UV-Vis absorption compounds spectrums from the extraction of lime leaves (Citrus aurantifolia) from Tarus on Kupang regency was conducted. The purpose of this study is to determine the absorption range value, absorption coefficient, energy gap, and specific extinction coefficient. Dry lime leaves are mashed, extracted, evaporated, then diluted using ethanol solvent. Furthermore, the results were characterized using a UV-Vis spectrometer to obtain the absorption spectrum. Based on the results of the absorption spectrum analysis, the absorption range for concentrations of 100 ppm, 200 ppm, and 300 ppm ranges from 200 nm to 700 nm. The maximum absorption coefficient values  at 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm  are  4,387 cm-1,  6,589 cm-1, 8,044 cm-1 respectively. The value of the energy gap is 1,838 eV. Based on the energy gap values, the compounds extracted from lime leaves can be classified as semiconductor materials. The maximum specific extinction coefficient value is 15.841 mL gram-1 cm-1at 212 nm. Keywords: Lime Leaves, Absorption spectrum, Absorption range, Absorption coefficient,   energy gap, and specific extinction coefficient
RANCANG BANGUN ALAT PERAGA PRAKTIKUM GERAK JATUH BEBAS Atani, Obet A.; Lapono, Laura A. S.; Louk, Andreas Christian
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v4i1.1435

Abstract

Abstrak Telah dirancang sebuah sistem alat peraga praktikum gerak jatuh bebas dengan memanfaatkan fotodioda dan LED inframerah untuk mendeteksi gerak benda. Arduino Mega ADK sebagai pengontrol sistem, digunakan metode regresi non-linear polinomial orde dua dan bantuan bahasa pemrograman delphi 2010 untuk menganalisis persamaan gerak benda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai waktu tempuh benda, percepatan gravitasi, kecepatan dan grafik ketinggian serta kecepatan terhadap waktu. Nilai waktu tempuh objek yang diperoleh dari sensor pertama hingga sensor duabelas secara berturut-turut adalah 0.013944 s, 0.12069 s, 0.187906 s, 0.242262 s,0.289044 s, 0.330328 s, 0.36791 s, 0.402518 s, 0.435036 s, 0.465516 s, 0.494536 s, 0.522316 s. Nilai Kecepatan dari sensor pertama hingga sensor duabelas secara berturut-turut adalah -0.998308 m/s,  2.043109 m/s, -2.701001 m/s, -3. 233022 m/s, -3.690912 m/s, -4.094988 m/s, -4.462831 m/s,  -4.801565 m/s, -5.119842 m/s, -5.418172 m/s, -5.702212 m/s, -5.974115 m/s. Nilai percepatan gravitasi yang diperoleh pada lokasi dengan posisi lintang -10.155021° dan  elevasi 43 meter adalah −978,893.4689 ± 26.453
PENGEMBANGAN KEDELAI LOKAL ASAL ALOR MENGGUNAKAN METODE IRRADIASI MULTIGAMMA (NUKLIR) YANG TOLERAN KONDISI LINGKUNGAN YANG BURUK DENGAN CURAH HUJAN YANG RELATIF RENDAH DAN PRODUKSI MENINGKAT Dakapuling, Dewinta Kristin; Pasangka, Bartholomeus; Tarigan, Jonshon
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v4i1.1433

Abstract

Abstrak  Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode irradiasi multigamma untuk rekayasa genetik pada tanaman kedelai lokal asal Alor di Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola Kabupaten Alor. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kacang kedelai lokal asal Alor dengan aplikasi irradiasi multigamma untuk mendapatkan varietas bakal unggul yang dapat beradaptasi dengan kondisi curah hujan yang relatif rendah dan produksi meningkat dan menentukan dosis yang tepat untuk memperoleh varietas kacang kedelai unggul, serta mengiventarisasi karakteristik unggul kacang kedelai hasil irradiasi multigamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis yang tepat pada pemulihan tanaman kedelai berkisar antara 2000 rads-3000 rads. Karateristik bakal unggul yang lebih baik pada dosis 3000 rads dibandingkan dengan 2000 rads dan 4000 rads. Estimasi peningkatan produksi kedelai lokal Alor ditunjukkan pada dosis 3000 rads dan 2000 rads meningkat yakni masing-masing 47,3% dan 42,8% berbeda dibandingkan dengan dosis 4000 rads yang mencapai 23,2%.  Kata kunci: Kedelai; Irradiasi; Multigamma  Abstract  Development of Local Soybean from Alor using Multigamma Irradiation Method (Nuclear) Tolerant Condition of Rain Low Relative and Production Increased. Had been researched by using a multi gamma irradiation method for genetic engineering on local soybean plant from Alor in Kabola Sub-District, Kabola District Alor Regency was done. This research aims to develop local soybean from Alor with multigamma irradiation application to obtain superior varieties that can adapt to low relative rainfall conditions and increased production and determine the appropriate dose to obtain superior soybean varieties, as well as to inventory the superior characteristics of soybean result of multigamma irradiation. The results showed that the exact dosage of soybean crop recovery ranged from 2000 rads-3000 rads. Characteristics would be superior at doses of 3000 rads compared to 2000 rads and 4000 rads. The estimated increase in local soybean production Alor shown at doses of 3000 rads and 2000 rads increased by 47.3% and 42.8% respectively compared to the dose of 4000 rads which reached 23.2%.  Keywords: Soybean; Irradiation; Multigamma