Jurnal Pengabdian Masyarakat Jamak
ISSN : 26547317     EISSN : 26567970
Jurnal Pengabdian Masyarakat JAMAK merupakan jurnal pengabdian masyarakat (ABDIMAS) di bidang manajemen dan akuntansi yang memuat artikel-artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat JAMAK diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan bulan Desember.
Articles 12 Documents
Workshop Izin Badan Pom Dan Pemasaran Produk Sagu Tumbu Pada Kelompok Industri Rumahan Di Desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah

Asrida, Wa, Hariyanti, Dwi, Hariyati, Tri Retno

JAMAK Vol 1, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.635 KB) | DOI: 10.31959/jpmj.v1i1.283

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Workshop Izin Badan POM dan Pemasaran Produk Sagu Tumbu pada Kelompok Industri Rumahan di Desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah” adalah kegiatan pengabdian yang bertujuan memberikan pemahaman kepada produsen sagu tumbu mengenai cara pengurusan izin produk di badan POM, dan memberikan pemahaman kepada produsen sagu tumbu mengenai pemasaran produk sagu tumbu. Metode yang digunakan adalah dalam bentuk workshop. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra dapat merealisasikan apa yang telah diperoleh pada saat kegiatan workshop, sehingga produk sagu tumbu yang dihasilkan oleh kelompok usaha di desa Liang memiliki mutu/kualitas produk yang lebih baik dari segi kemanan produk. Selain itu jangkauan pemasaran akan lebih luas yakni bisa dipasarkan di swalayan-swalayan dan toko-toko/pusat oleh-oleh khas Ambon yang sering dikunjungi oleh masyarakat kota Ambon, wisatawan lokal, nasional maupun internasional.

Pendampingan Dan Pelatihan Manajerial Dalam Rangka Pengembangan Usaha Perikanan Tradisional Di Desa Pelauw Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah

Pelamonia, Julie Th, Latuconsina, Satiah

JAMAK Vol 1, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.015 KB) | DOI: 10.31959/jpmj.v1i1.282

Abstract

Desa Pelauw adalah salah satu desa di Kabupaten Maluku Tengah yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Namun, berdasarkan data yang diperoleh dari pemerintahan desa menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir terjadi penurunan jumlah nelayan secara signifikan yang diakibatkan oleh alih profesi dan kebangkrutan/ berhenti beroperasi. Akan tetapi,  meskipun tidak mengalami kebangkrutan, pemilik usaha yang ada tidak mampu mengembangkan usaha yang dimiliki. Adapun faktor yang terindikasi sebagai permasalahan yang menyebabkan kegagalan usaha perikanan tradisional ini, yakni penentuan harga jual secara sembarang, pembagian hasil secara langsung kepada para ABK, ketiadaan ikatan formal antara pemilik usaha dan ABK, pemilik usaha tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial yang memadai, dan sistem manajemen usaha yang diterapkan berbasis keluarga. Untuk memecahkan permasalahan tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan dan pelatihan managerial yang meliputi pengelolaan aset, pengelolaan keuangan, pengelolaan tenaga kerja, dan perhitungan harga jual,  dengan metode kegiatan yang dilakukan adalah melalui tutorial, simulasi, dan praktik. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan efektif dengan jumlah peserta yang hadir melebihi target yang diharapkan. Kegiatan ini juga berhasil membuat peserta memiliki kemampuan untuk mengelola aktivitas usaha dengan baik. Hal ini terlihat dari mampunya peserta menyelesaikan kasus - kasus yang diberikan oleh pemateri.

Pengembangan Usaha Rumah Makan Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Di Negeri Laha Kecamatan Teluk Ambon

Nikijuluw, Henny Ritha, Pesireron, Semy

JAMAK Vol 1, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.612 KB) | DOI: 10.31959/jpmj.v1i1.281

Abstract

Usaha rumah makan adalah suatu usaha yang diyakini sebagai salah satu bentuk usaha ekonomi yang memiliki prospek cukup bagus. Persaingan usaha rumah makan saat ini kian meningkat dan menuntut setiap pengusaha rumah makan untuk menghadapi persaingan ini dengan mencari cara bagaimana supaya rumah makan kita disukai oleh pelanggan atau pengunjung hingga menjadi ramai karena usaha rumah makan ini berbeda dengan usaha - usaha lainnya. Kegiatan ini berlokasi di negeri Laha Kecamatan Teluk Ambon. Masalah yang dihadapi oleh para pemilik rumah makan yakni mereka belum memiliki pengetahuan yang benar tentang pengelolaan rumah makan yang baik dan cara pengembangannya sehingga rumah makan banyak dikunjungi oleh pengunjung dan mereka sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang cara membuat laporan keuangan usaha terkait usaha yang digeluti tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode sosialisasi dan pelatihan keuangan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan pemberian materi sosialisasi berupa tips agar usaha warung makan banyak dikunjungi pengunjung dan cara mengembangkan usaha warung makan dan dilanjutkan dengan mempraktekkan secara manual proses pembuatan laporan keuangan yang dilakukan dengan proses pencatatan setiap transaksi dengan menggunakan contoh – contoh transaksi yang terjadi dalam usaha rumah makan yang digeluti mereka setiap hari.

Pembuatan Kemasan Produk Ikan Asar Bagi Industri Rumahan Di Desa Laha Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon

Manuputty, Evandro Adolf W, Asrida, Wa, Pattiasina, Nance Henny, Istia, Penina T, Jamlaay, Marselin

JAMAK Vol 1, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.245 KB) | DOI: 10.31959/jpmj.v1i1.280

Abstract

Ikan asar merupakan makanan khas masyarakat Maluku sehingga tak heran jika di setiap sudut kota Ambon banyak ditemui penjual ikan asar. Sesuai dengan penyebutannya, ikan asar diolah dengan cara diawetkan melalui pengasapan dengan kayu bakar. Ikan asar sangat digemari oleh masyarakat Maluku selain untuk dikonsumsi sehari-hari juga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh kuliner. Salah satu pusat pengelolaan ikan asar di Ambon adalah di desa Laha. Letaknya yang strategis dengan Bandara Internasional Pattimura Ambon, memudahkan para wisatawan tidak perlu berjalan jauh ke pusat kota untuk mencari oleh-oleh kuliner khas Ambon ini. Permasalahan yang dihadapi oleh industri pengolahan ikan asar di desa laha adalah pada pemasaran. Ikan asar hasil produksi pada umumnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari konsumen di wilayah sekitar. Nilai jualnya tidak tinggi karena cakupan penjualannya terlalu sempit. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah diharapkan agar kemasan yang dibuat dapat menarik minat beli konsumen sehingga membantu produsen ikan asar dalam peningkatan pemasarannya. Pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkusan berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik bagi konsumen. Karena itu bentuk, warna, ukuran,  kekuatan dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya.

English Fun For High School Students” Pada Siswa Sma Angkasa Di Laha

Pattipeilohy, Vascolino, Tjokro, Cynthia I

JAMAK Vol 1, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.572 KB) | DOI: 10.31959/jpmj.v1i1.285

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pelatihan “English Fun For High School Students” Pada Siswa SMA Angkasa Di Laha” Bertujuan agar membantu siswa dalam penguasaan Bahasa Inggris yang baik dan benar. Kompetensi akhir yang diharapkan dari pelatihan ini adalah para siswa mengausai Bahasa Inggris yang baik dan benar dan membantu mengatasi kesulitan-kesulitan belajar yang di hadapi siswa di sekolah. Kegiatan Pelatihan  “English Fun for Children (EFC)”. Dengan harapan memberikan bekal pengajaran bahasa inggris yang menyenangkan dan mudah untuk di pahami serta diingat oleh siswa, kepada Siswa SMA di Laha. Masalah utama yang dihadapi siswa dalam mempelajari bahasa Inggris ini hanya menjadi beban tambahan bagi siswa. Yang pada akhirnya siswa kurang minat untuk mempelajarinya dan tidak bisa mengaplikaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian yang berupa Pelatihan  “English Fun For High School Students” Pada Siswa SMA Angkasa Di Laha berjalan sesuai dengan rencana yang telah direncanakan dengan jumlah siswa 24 orang. Materi yang disampaikan berupa Introducing Yourself, Introducing Others, Numbers, Spelling and Telling time. Suasana dan hasil selama pelatihan menyenangkan, siswa-siswa dapat mengikuti dengan tenang, santai dan serius dan tidak terlihat tegang. Mereka mengikuti dengan senyum dan tertawa. Mereka juga antusias dalam mencatat materi yagn diberikan, dan pada waktu mengisi pertanyaan-pertanyaan semua siswa mengisinya dengan baik.

Penguatan Kapasitas (Capacity Building) Aparat Pemerintah Negeri Rumahtiga Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon

de Bell, Ann, Patty, Junus

JAMAK Vol 1, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.983 KB) | DOI: 10.31959/jpmj.v1i1.284

Abstract

Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,  maka sudah dapat dipastikan bahwa desa mendapatkan kucuran dana yang cukup besar dari pemerintah. Kucuran dana desa maupun alokasi dana desa dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan melalui program pemberdayaan masyarakat maupun infrastruktur pedesaan. Persoalan utama yang hampir ditemui di semua desa adalah bagaimana mengelola dana yang cukup besar itu. Aparat penyelengara pemerintahan di pedesaan memiliki kapasitas yang terbatas dalam hal ini adalah penerapkan prinsip-prinsip akuntansi. Padahal, pertanggungjawaban penggunaan dana harus dilaporkan setiap semester maupun pada akhir tahun. Untuk itu perlu adanya partisipasi dari berbagai kalangan agar pelaksanaan undang-undang tersebut berjalan dengan baik, tentunya dalam hal ini tim pengabdian  ingin juga menyumbangkan pemikirannya terkait dengan hal tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas Aparat pemerintah Negeri Rumah Tiga dalam pengelolaan keuangan desa. Aparat Pemerintah diharapkan dapat menguasai dan menyelenggarakan penatausahaan keuangan desa secara manual dengan tertib mulai dari proses pencatatan transaksi, buku besar, neraca saldo, sampai penyusuan laporan realisasi APBDesa Laporan Kekayaan Milik Desa.  Metode Kegiatan  yang dirancang untuk menjadi solusi permasalahan ini, yaitu melalui ceramah, sharing pendapat, dan praktik penerapan siklus akuntansi tentang pengelolaan keuangan desa. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah bahwa aparat penyelenggra pemerintahan di Negeri Rumah Tiga mampu untuk menyelengarakan penatausahaan keuangan desa secara tertib bahkan dapat menyusun Laporan Realisasi APBDesa maupun Laporan Kekayaan Milik Desa.

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PEREMPUAN PEDAGANG JAJANAN DI SOABALI DAN SEKITARNYA GUNA MENINGKATKAN MUTU PRODUK DAN OMSET PENJUALAN

Sipakoly, Selly, Latuconsina, Rina, Sandanafu, Sally Paulina

JAMAK Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.31959/jpmj.v1i2.227

Abstract

 Perempuan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga sangat memegang peranan penting dalam perekonomian masyarakat. Kgiatan pengabdian ini dilakukan dengan sasaran kaum perempuan penjual jajanan di Soabali. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melatih dan memotivasi kaum perempuan pedagang dalam mengelola dan memanage modal sehingga dapat meningkatkan omset penjualan mereka. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengingatkan mereka akan pentingnya kehigienisan jajanan dan bagaimana tampilan jajanan yang baik yang bisa menarik konsumen. Dari hasil kegiatan pelatihan yang dilakukan, terlihat peserta pelatihan sudah memahami dan mengetahui cara pengelolaan modal usaha yang baik, pemasaran dan tampilan jajanan yang baik dan bersih. Pengabdian ini diharapkan mampu mendorong dan memotivasi kaum perempuan pedagang soabali dalam mengelola usaha mereka dengan target meningkatkan omset penjualan.

MODIFIKASI PRODUK OLAHAN MAKANAN KHAS “CAKAR-CAKAR” PADA PEDAGANG KECIL DI NEGERI HARIA KECAMATAN SAPARUA KABUPATEN MALUKU TENGAH

Pormes, Ludwina, Malakauseya, Jeffrie

JAMAK Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.31959/jpmj.v1i2.331

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui sejauh mana proses produksi secara manual dari produk makanan cakar-cakar yang selama ini dijalankan oleh pengolah dan pedagang di negeri Haria. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk kelompok pedagang makanan cakar-cakar di desa Haria kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah, metode yang digunakan untuk menjawab tujuan pengabdian ini adalah dengan merancang alat berupa perajang dan pencetak makanan cakar-cakar. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah para kelompok pedagang mendapatkan solusi yang tepat,modern dan higenis dalam memproduksi produk makanan cakar-cakar.

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBUKUAN SEDERHANA DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN UMAT JEMAAT GPM HALONG

Hursepuny, Harold -, Sapulette, Alvian -, Salhuteru, Andrie Christina

JAMAK Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.31959/jpmj.v1i2.312

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan materi pelatihan yang terkait dengan manajemen usaha yaitu penentuan  harga  jual  produk, penyusunan laporan keuangan/ pembukuan sederhana dan pengelolaan bisnis. Kegiatan berlangsung di Jemaat GPM Halong yang merupakan salah satu jemaat dari Klasis Ambon Utara dalam desa di Maluku, yang berkedudukan di Pulau Ambon. Jemaat GPM Halong memiliki luas wilayah pelayanan yang cukup besar yakni 3 Km2 dan terbagi atas 13 Sektor dan 34 Unit Pelayanan dengan keberagaman sosial budaya dan juga etnis yang ada. Dengan pendekatan metode pelaksanaan adalah : ceramah, diskusi dan praktek. Dimana hasil yang diperoleh, berupa : peserta cukup mampu mengetahui dan memahami konsep wirausaha yang tangguh, serta cukup mampu menerapkan pembukuan sederhana yang baik dan benar.

PELATIHAN PENANGANAN TATA NASKAH DINAS PEMERINTAH DESA PADA KANTOR NEGERI SOYA KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON

tahalele, marie

JAMAK Vol 2, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.31959/jpmj.v1i2.288

Abstract

Penanganan tata naskah dinas pemerintah desa pada kantor pemerintah negeri Soya belum dilakukan secara baikdan benar. Hal ini terlihat dari beberapa surat keluar yang dibuat masih terdapat kekeliruan.Oleh karena itu Tim pengabdian merasa perlu untuk melakukan pelatihan tentang penanganan tata naskah dinas pemerintah desa pada kantor negeri Soya Kecamatan Sirimau Kota Ambon . Metode yang dilakukan adalah melalui ceramah/ sosialisasi  dan diskusi panel bersama narasumber dalam bentuk penerapan aplikatif secra sederhana yang mudah dimengerti oleh peserta. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 2 hari pada tanggal 10-11 November 2018. Kegiatan  ini   melibatkan  staf kantor pemerintah negeri Soya dan perangkat RT/RW di lingkungan pemerintah negeri Soya. Dan dari kegiatan ini tim pengabdian menemukan beberapa kekeliruan dalam pembuatan surat serta mengoreksi surat-surat tersebut dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No 10 Tahun 2010 tentang Tata Naskah Dinas Di Lingkungan Pemerintah Kota  Ambon

Page 1 of 2 | Total Record : 12