cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Published by Universitas Pasundan
ISSN : -     EISSN : 25482297     DOI : -
Core Subject : Education,
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education is a journal published by the mathematics education program Unpas FKIP. The contents of this journal is a publication of the results of the practitioner's thoughts and expert learning and mathematics education both substantially and / or the results of international mathematics education research either in school or in college.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education" : 8 Documents clear
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN REACT TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP BERDASARKAN GENDER Nugraha, Tonnie Hari; Nindiasari, Hepsi; Syamsuri, Syamsuri
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.484 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengkaji peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa baik secara keseluruhan maupun berdasarkan gender. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMPN 1 Cikulur. Teknik pengumpulan data menggunakan pretes dan postes kemampuan komunikasi matematis. Dari data pretes dan postes diperoleh data n-gain kemudian dianalisis dengan menggunakan ANOVA dua-jalur untuk melihat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran melalui strategi REACT lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran ekspositori ditinjau dari keseluruhan siswa, peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa laki-laki yang memperoleh pembelajaran melalui strategi REACT lebih tinggi daripada siswa laki-laki yang memperoleh pembelajaran ekspositori, peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa perempuan yang memperoleh pembelajaran melalui strategi REACT lebih tinggi daripada siswa perempuan yang memperoleh pembelajaran ekspositori, tetapi tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa perempuan dan siswa laki-laki yang memperoleh pembelajaran melalui strategi REACT.
GENDER DAN RESILIENSI MATEMATIS SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN SCIENTIFIC BERBANTUAN VBA EXEL Nurfauziah, Puji; Fitriani, Nelly
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.233 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1633

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah resiliensi matematis siswa SMP dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran scientific berbantuan VBA EXEL di Kabupaten Bandung Barat yang dilihat berdasarkan gender. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas IX yang berjumlah 31 siswa, yaitu 15 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket resiliensi dengan  20 pernyataan dari enam indicator yaitu 1) Sikap tekun,yakin/ percaya diri, bekerja keras, tidak mudah menyerah menghadapi masalah, kegagalan dan ketidakpastian, 2) Berkeinginan bersosialisasi, mudah memberi bantuan, berdiskusi dengan sebayanya, dan beradaptasi dengan lingkungan, 3) Memudahkan ide/cara baru dan mencari solusi kreatif terhadap tangtangan, 4) Menggunakan pengalaman kegagalan untuk membangun motivasi diri, 5) Menunjukan rasa ingin tahu, merefleksi, meneliti, mamanfaatkan beragam sumber, dan 6) Memiliki kemampuan berbahasa, mengontrol diri dan sadar akan perasaannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode perbedaan dua rerata. Data angket ditransformasi dari data ordinal menjadi data interval dengan menggunakan method of successive interval (MSI). Setelah data ditransformasi, kemudian data angket resiliensi matematis diuji statistik dengan menggunakan software SPSS 16. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan resiliensi matematis siswa laki-laki dan siswa perempuan yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran scientific berbantuan VBA Exel. Siswa perempuan mendominasi seluruh indicator resiliensi matematis, dan terlihat signifikan pada indicator ke-2 yaitu Berkeinginan bersosialisasi, mudah memberi bantuan, berdiskusi dengan sebayanya, dan beradaptasi dengan lingkungan.
PENGARUH PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA Mirlanda, Ela Priastuti; Nindiasari, Hepsi; Syamsuri, Syamsuri
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.384 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1637

Abstract

Kemandirian belajar adalah kesiapan individu untuk belajar dengan inisiatif sendiri, dengan atau tanpa bantuan pihak lain dalam hal penentuan tujuan, metode dan evaluasi hasil belajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam upaya meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah flipped classroom. Disamping itu, dalam penerapan pembelajaran ini perlu diperhatikan gaya kognitif siswa, yaitu  cara khas siswa dalam memperoleh, menyusun dan menggunakan informasi untuk menghadapi dan menyelesaikan permasalahan. Salah satu kategori gaya kognitif siswa adalah gaya kognitif siswa adalah field dependent dan field independent. Penelitian ini menguji pengaruh model pembelajaran flipped classroom terhadap kemandirian belajar siswa ditinjau berdasarkan gaya kognitif siswa tersebut. Pada penelitian ini kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran flipped classroom dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran saintifik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) peningkatan kemampuan kemandirian belajar siswa pada kelas flipped classroom lebih tinggi daripada kelas saintifik, 2) peningkatan kemampuan kemandirian belajar siswa field independent pada kelas flipped classroom lebih tinggi daripada kelas kontrol, dan 3)  peningkatan kemampuan kemandirian belajar siswa field dependent pada kelas flipped classroom lebih tinggi daripada kelas kontrol.   Kata Kunci : flipped classroom, kemandirian belajar siswa, gaya kognitif siswa, field dependent, field independent
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP AL-ISMA'ILIYAH BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO Maulidia, Wafa; Setiani, Ana; Balkist, Pujia Siti
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.86 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1715

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan level taksonomi SOLO pada materi Bangun Ruang Sisi Datar Kubus dan Balok. Subjek penelitian ini dilakukan pada kelas VIII SMP Al-Isma?iliyah pada tahun ajar 2018/2019 sebanyak 28 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen tes dalam penelitian ini berbentuk soal uraian (essay) sebanyak 3 soal untuk mengetahui kemampuan siswa dalam pemecahan masalah berdasarkan level taksonomi SOLO. Adapun indikator-indikator kemampuan pemecahan masalah berdasarkan level taksonomi SOLO diantaranya  level unistruktural, level multistruktural, level relasional dan level extended abstrak. Berdasarkan hasil tes dan wawancara subjek dengan kemampuan tinggi berdasarkan taksonomi SOLO memiliki presentase 100% mencapai level extended abstrak. Subjek dengan kemampuan sedang berdasarkan taksonomi SOLO memiliki presentase 66.67% mencapai level relasional. Subjek kemampuan rendah berdasarkan taksonomi SOLO memiliki presentase 41.67% mencapai level multistruktural.  
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS KOMIK STRIP DENGAN METODE GUIDED DISCOVERY LEARNING UNTUK MATERI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI Hermawan, Annisa Enistoneisya; Lukman, Hamidah Suryani; Mulyanti, Yanti
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.496 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1700

Abstract

Guru dituntut untuk menciptakan pembelajaran yang bervariasi, pembelajaran yang bermakna dan diharapkan mampu mengaktifkan siswa. Proses pembelajaran akan berjalan efektiv dan efisien apabila didukung dengan bahan ajar atau alat bantu yang menunjang. Alternatif untuk mencapai hal tersebut yaitu dengan menggunakan LKS yang disesuaikan dengan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis komik strip dengan metode guided discovery learning pada materi perbandingan trigonometri kelas X yang layak menurut ahli. Penelitian ini menggunakan model penelitian ADDIE yang dikembangkan oleh Lee & Owens dengan tahapannya yaitu analysis (analisis), design (desain) dan development (pengembangan) dan hanya sampai mengukur tingkat validitas dari LKS yang dikembangkan. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor persentase validitas menurut ahli materi dan ahli media sebesar 81,7905%. Oleh karena itu, Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis komik strip dengan metode guided discovery learning pada materi perbandingan trigonometri kelas X dinyatakan sangat valid oleh ahli materi dan ahli media.
DESAIN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN INSTRUKSI DAN SOAL SESUAI VARIASI INDIVIDU SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR Rokhayah, Lilis
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.195 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1706

Abstract

Pembelajaran matematika dengan modul dalam penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menuangkan seberapa efektifkah desain permasalahan matematika yang tertuang dalam soal matematika terhadap tingkat pemahaman konsep dan penalaran peserta didik. Guru perlu mengkaji preferensi belajar setiap peserta didik dengan memberikan pengajaran yang berbeda (differentiated  instruction) pada setiap pembelajaran matematika yang diberikan di kelas. Penentuan desain dan penyajian soal dalam matematika merupakan kunci awal sebagai usaha guru meningkatkan kualitas dan penalaran peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendesain modul pembelajaran matematika dengan instruksi dan soal sesuai variasi individu siswa pada kompetensi Sistem Persamaan Linear di level SMK. Penelitian ini berfokus pada bagaimana membuat instruksi dan desain soal dengan modul untuk meningkatkan pemahaman konsep variabel, prinsip mengubah bentuk, menafsirkan permasalahan dan model ke dalam sistem persamaan linear serta meningkatkan penalaran dan kelancaran berprosedur. Setiap peserta didik dapat memilih instruksi sesuai dengan minat, potensi yang dimiliki, keberagaman kecerdasan (multiple intelligences) dan aspek lain dari keunikan peserta individu didik.  Setelah modul dibuat maka modul divalidasi oleh para ahli. Validasi dilakukan oleh 4 orang guru dengan kesimpulan yang diperoleh sangat baik. Selanjutnya dilakukan ujicoba produk. Uji coba dilakukan di kelas X Akuntansi sebanyak 4 kali dan Kelas XI Akuntansi sebanyak 2 kali. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu: (1) Penggunaan berbagai bentuk penyajian dengan modul pembelajaran  merupakan sarana yang efektif ketika digunakan pada berbagai kelompok peserta didik yang memiliki banyak variasi individu dalam belajar matematika, (2) Penggunaan berbagai bentuk penyajian dengan modul pembelajaran menjadikan fleksibilitas untuk menterjemahkan bentuk matematika memudahkan peserta didik memperdalam pemahamannya terutama konsep, (3) Penyajian berbagai bentuk penyajian yang berbeda dengan modul pembelajaran memberi harapan dalam menyesuaikan cara berpikir dan penalaran peserta didik, (4) Prototip draf final dapat diperbanyak untuk menjadi bahan ajar di SMK, baik ditempat penelitian maupun tempat lain, (5) Pengembangan modul dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran matematika bagi guru untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematis peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION (ARCS) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Miharjo, Achla Nabilla; Lukman, Hamidah Suryani; Mulyanti, Yanti
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.328 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS) dengan model pembelajaran langsung. Desain penelitian ini adalah Quasi Eksperimentasi dengan Nonequivalent Post-test Only Control Group Desain. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 4 Sukabumi sebanyak 320 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling sehingga didapat 2 kelas Eksperimen dan kelas kontrol dengan masing-masing 37 siswa. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi serta untuk data yang digunakan adalah data nilai Post-test kemampuan komunikasi matematis siswa sebanyak 5 soal uraian materi peluang. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif dan uji t dua sampel. Hasil penelitian menunjukan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS) lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. Kesimpulan pada penelitian ini adalah model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS) lebih baik daripada model pembelajaran langsung.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI DAN KECEMASAN MATEMATIK SISWA SMP Puspitasari, Risma; Mulyanti, Yanti; Setiani, Ana
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 4 No 1 (2019): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.603 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v4i1.1701

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Mind Mapping lebih baik daripada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung, dan kecemasan matematika siswa dengan model pembelajaran Mind Mapping lebih rendah daripada siswa dengan model pembelajaran langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPIT Adzkia Sukabumi dengan sampelnya diambil dua kelas secara acak, satu kelas sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VII-F yang diberikan perlakuan dengan model pembelajaran Mind Mapping dan kelas yang satunya yaitu kelas VII-E sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan dengan menggunakan pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan koneksi matematis serta angket kecemasan matematika dengan skala Likert. Analisis data menggunakan metode True Experimental Design dengan desain pretest-postest control group design. Berdasarkan analisis data menggunakan uji-t kemampuan koneksi matematis diperoleh nilai thitung = -6,000 sedangkan nilai ttabel = -2,326. Sehingga H0 ditolak atau H1 diterima karena thitung < ttabel. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa kelas eksperimen dengan model pembelajaran Mind Mapping lebih baik daripada kelas kontrol dengan model pembelajaran langsung. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa (1) Kemampuan koneksi matematis siswa dengan model pembelajaran Mind Mapping lebih baik daripada siswa dengan model pembelajaran langsung. (2) Kecemasan matematika siswa dengan model pembelajaran Mind Mapping lebih rendah daripada siswa dengan model pembelajaran langsung. Kata Kunci: kemampuan koneksi matematis, kecemasan matematika, Mind Mapping.  

Page 1 of 1 | Total Record : 8