cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : -
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Articles 131 Documents
Efek Sitotoksik Madu Dan Silver Dressing Terhadap Sel Fibroblas Dalam Media Tinggi Glukosa: Studi In Vitro Rizqi, Januar; Agustiningsih, Denny; Agung, Dwi Aris; Arfian, Nur
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.812 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v6i2.316

Abstract

Penyembuhan luka diabetes merupakan proses yang unik dan kompleks. Sejumlah dressing dikembangkan untuk mengetahui manfaat yang diharapkan meningkatkatkan proses penyembuhan. Penelitian in vivo maupun in vitro madu dan silver menunjukan hasil yang berbeda. Diperlukan penelitian lebih lanjut aktifitas sitotoksik madu dan silver terhadap sel fibroblas dalam media tinggi glukosa. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui apakah madu dan silver bersifat sitotoksik terhadap sel fibroblast dalam media tinggi glukosa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimental  dengan post test only desain. Kultur sel fibroblast di uji sitotoksik dengan meggunakan metode MTT Assay secara in vitro. Kelompok penelitian dibagi menjadi  kelompok madu dengan konsentrasi 6%, 3% 1.5% dan kelompok Silver. Silver memiliki efek sitotoksik terhadap sel fibroblas dengan nilai penghambatan sebesar 100%. Madu dengan konsentrasi 6% dan 3% memiliki nilai penghambatan lebih dari 50%. Madu konsentrasi 1,5% menujukan proses penghambatan kurang dari 50% dan meningkatkan proses priliferasi sel fibroblas dalam media tinggi glukosa. Madu memiliki aktifitas sitotoksik yang lemah terhadap sel fibroblas dan dapat meningkatkan proliferasi sel, sedangkan silver memiliki aktifitas sitotoksik yang kuat terhadap sel fibroblast.
Terapi Musik dalam Menurunkan Tingkat Depresi pada Lansia Pratama, Ryan Nuari; Puspitosari, Warih Andan
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.954 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v6i2.302

Abstract

Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia adalah terapi musik. Mendengarkan musik dapat mempengaruhi sistem saraf otonom (sistem saraf simpatis dan parasimpatis) yang dapat  menghasilkan respon relaksasi. Hal ini akan memperbaiki perilaku dan gejala psikologis pada lansia yang mengalami depresi. Tujuan artikel ini adalah untuk mereview literature tentang efektifitas terapi musik terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia. Pencarian literatur review ini menggunakan database Science Direct, PubMed dan Goggle Scholar dengan menggunakan keywords: “Music Therapy AND Depression AND Elderly”. Hasil pencarian artikel menemukan sebanyak 3.570 artikel dalam jurnal internasional dalam rentang tahun  2016 sampai 2019. Artikel tersebut diseleksi dan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah sebanyak 10 artikel. Hasil dari 10 jurnal tersebut, 8 penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan efek yang signifikan dalam penurunan gejala depresi pada lansia setelah dilakukan beberapa jenis terapi diantaranya China Traditional Music, Preferred Music Combined, Interaktive Music, Choral Singing Therapy, Turkis Traditional Music, Combined Music and Tai Chi. Literatur review ini menunjukkan bahwa metode terapi musik mempunyai peranan yang sangat penting dalam tatalaksana non-farmakologi. Terapi musik ini menunjukkan sebagai salah satu metode yang efektif dalam menurunkan gejala depresi pada lansia. Tinjauan literatur review ini mendapatkan hasil bahwa pemberian terapi musik efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia.
Pengaruh Paritas Dan Perilaku Imd Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Postpartum Di Rsud Panembahan Senopati Bantul Liliana, Anita
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.451 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v6i1.296

Abstract

Penyebab kematian ibu melahirkan diseluruh dunia diakibatkan komplikasi selama kehamilan serta persalinan. Salah satu faktor yang dapat menurunkan angka kematian ibu yaitu diterapkan perilaku IMD pada ibu postpartum. IMD akan membantu proses involusi uteri sehingga mengurangi kejadian perdarahan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Hubungan Perilaku IMD dan Paritas Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Postpartum Di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling  dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Analisa bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test dengan taraf signifikan 0,05. Mayoritas responden yang dilakukan IMD 57,1% dan mengalami penurunan tinggi fundus uteri yang normal 95,7%. Hasil uji Fisher’s Exact Test p-value = 0,608 (>0,05). Mayoritas responden dengan paritas multipara 46% dengan p-value = 0,289 (>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara perilaku IMD dan paritas dengan involusi uteri pada ibu postpartum di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN TERAPI KOMPLEMENTER DI DESA WEDOMARTANI SLEMAN PADUKUHAN TONGGALAN Suwarsi, Suwarsi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.591 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v3i2.1

Abstract

Faktor usia, kemiskinan dan kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan pelayanan kesehatan merupakan kombinasi factor resiko yang dapat menyebabkan lansia menjadi semakin rentan dengan kesehatannya. Jumlah lansia tahun 2016 di Padukuhan Tonggalan Desa Wedomartani, terdiri dari 128 orang. Dari 128 lansia yang terdeteksi memiliki riwayat Hipertensi hanya 20% nya saja. Implementasi kegiatan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, kadar asam urat dan IMT serta sosialisasi mengenai terapi komplementer kepada kader dan warga setempat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan 5 meja, yang terdiri dari: meja pertama untuk pendaftaran, meja kedua untuk pengukuran/pemeriksaan, meja ketiga untuk pencatatan hasil, meja ke empat dan ke 5 untuk penyuluhan atau konsultasi. Kegiatan dilakukan selama 2 hari, pada 43 lansia. Ditambah dengan 3 orang kader kesehatan, ketua RW, RT dan kepala Dukuh. Hasil kegiatan didapatkan bahwa sebanyak 43 peserta pengabdian masyarakat di Dusun Tonggalan Wedomartani Sleman adalah usia lanjut, masih dijumpai lansia dengan status gizi kurang.  Status tekanan darah berada pada kategori tinggi, status kadar gula darah sewaktu mayoritas berada pada kategori tinggi. Status kadar asam urat Mayoritas berada pada kategori tinggi. Kesimpulan kegiatan adalah tingginya kasus hipertensi, gula darah sewaktu dan kadar asam urat dalam darah yang tinggi pada lansia di Dusun Tonggalan. Saran bagi kepala Puskesmas adalah memberikan support untuk perawat pengelola Perkesmas untuk melakukan home visite guna perawatan lanjutan bagi lansia yang mengalami keterbatasan dalam melakukan pemeriksaan kesehatan di pelayanan Puskesmas.  Kata Kunci : Pemeriksaan Tekanan Darah, Gula darah, asam urat, lansia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES MENGHADAPI OBJEKTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA Handayani, Wulandini Putri; Setiawan, Deden Iwan; Widayati, Ririn Wahyu
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.362 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i1.57

Abstract

Salah satu metode mengevaluasi belajar pada mahasiswa keperawatan adalah OSCE. OSCE dapat menimbulkan stres sehingga dapat mempengaruhi prestasi mahasiswa keperawatan, stres yang dialami mahasiswa dapat dipengaruhi oleh faktor fisik dan faktor psikologis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres menghadapi Objektive Structured Clinical examination (OSCE) pada mahasiswa. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan Retrospektif. Tehnik pengambilan sampel menggunakan propotional purporsive sampling dengan jumlah sampel 144 orang, dengan analisis menggunakan uji statistik  chi square dan analisis regresi logistik. Sebagian besar mahasiswa adalah mahasiswa yang memiliki tingkat stres ringan dengan persentase sebesar 57.6%, sebagian besar stresor fisik adalah stresor fisik dengan tingkat sedang sebesar 60.4%, dan yang paling dominan adalah stresor psikologis dengan tingkat sedang sebesar 81.9%. Analisishubungan jenis kelamin dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.420 > 0.05), analisis stresor fisik dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.000 < 0.05), analisis stresor psikologis dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.000 < 0.05), dan analisis faktor yang paling berhubungan (stresor fisik = 9.321). Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat stres menghadapi OSCE, ada hubungan antara stresor fisik dengan tingkat stres menghadapi OSCE, ada hubungan stresor psikologis dengan tingkat stres menghadapi OSCE, dan faktor yang paling berhubungan dengan tingkat stres menghadapi OSCE adalah stresor fisik.   Kata Kunci : Tingkat Stres, OSCE, Stresor Fisik, Stresor Psikologis.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN SEBAGAI STRATEGI INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN RESIKO GIZI KURANG Panggabean, Dely Maria
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.53 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i2.105

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran tentang penerapan pemberdayaan kader kesehatan dalam pelaksanaan PANTAU (Pemntauan Angka Nutrisi)  terhadap pencegahan dan penanganan resiko gizi kurang pada anak usia sekolah di SDN Sindangkarsa 01 Kelurahan Sukatani, Depok. Metode Penelitian yang digunakan Eksperimen. Hasil pemberdayaan kader kesehatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak usia sekolah dalam pengetahuan 8%, sikap 6%, keterampilan 2.3%. Tidak terjadi penurunan angka status gizi kurang, namun terjadi peningkatan berat badan 400-500 gram pada siswa yang mengalami resiko gizi kurang sebesar 1.02%.
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP KEMAMPUAN CAREGIVER DALAM PERAWATAN PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II Siswoaribowo, Andika; Adi, M Sakundarno; Muin, Muhammad
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.919 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i3.158

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronik yang membutuhkan perawatan dalam jangka waktuyang lama, Dalam hal ini kemampuan caregiver dibutuhkan karena merupakn salah satu faktorpenting pengelolaan penyakit Diabetes Mellitus.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhpsikoedukasi terhadap kemampuan caregiver dalam perawatan penderita Diabetes Mellitus.Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dengan metode pre post with controlgroup pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 46 caregiver yang sesuaidengan kriteria inklusi dan dibagi dalam 2 kelompok perlakuan psikoedukasi (n=23) dan kontrol(n=23). Variabel yang diukur dalam penelitian ini dukungan caregiver. Penelitian ini menggunakanuji statistik paired t test, independent test dengan tingkat( p value 0.05). Dari uji statistik didapatkanhasil (p value 0.001 < 0,.05) sehingga disimpulkan bahwa secara statistik menunjukkan adaperbedaan pada kelompok perlakukan dan kontrol setelah intervensi psikoedukasi. Berdasarkan hasilpenelitian ini psikoedukasi dapat dijadikan intervensi mandiri keperawatan dalam meningkatkankemampuan caregiver dalam perawatan Diabetes Mellitus tipe II.
Kejadian Pressure Ulcer (Luka Tekan) Di ICU Rumah Sakit Di Kabupaten Sleman Tahun 2014-2016 Nofiyanto, Muhamat; Limpong, Muahamad Rusman Agus
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.97 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i2.211

Abstract

Luka tekan merupakan permasalahan serius di seluruh dunia yang dapat meningkatkan mortalitas, morbiditas, pembiayaan, dan lama rawat di ICU. Studi epidemilogi terkait luka tekan di Indonesia yang meliputi insidensi, prevalensi, dan dampaknya terhadap outcome pasien di ICU masih terbatas. Hal tersebut menjadikan luka tekan sebagai fenomena gunung es yang berlangsung terus menerus setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian luka tekan pasien ICU salah satu rumah sakit di Sleman dalam kurun waktu 2014-2016. Pendekatan penelitian adalah deskriptif dengan telusur dokumen. Pencatatan kejadian luka tekan belum terintegrasi dan lengkap. Angka kejadian dekubitus menurut catatan ada 9 kasus, tetapi dari telusur dokumen hanya terdapat 8 kasus. Kasus luka tekan tertinggi terjadi tahun 2015 dengan rate 1,34 (50 dari 298 pasien). Tipe luka tekan (derajat) tidak bisa ditelusur karena data tidak terdokumentasi. Diagnosis utama pasien yang mengalami luka tekan di ICU adalah masalah kardiovaskular (CHF). Sistim/organ terdampak yang paling banyak adalah masalah hematologi (trombositopenia, anemia, dan hipoalbuminemia). Mortalitas pasien luka tekan tahun 2014-2016 adalah 0%. Rata-rata lama rawat pasien yang mengalami luka tekan adalah memanjang jika dibandingkan dengan rata-rata lama rawat kasus serupa tanpa luka tekan.
Hubungan Pengetahuan Kader Tentang Kartu Menuju Sehat (KMS) Balita Dengan Kemampuan Pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS) Oleh Kader Posyandu Di Desa Donoharjo Gunawan, Rumi; Wijayanti, Agnes Erida; Febriani, Heni
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.895 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.277

Abstract

Kartu Menuju Sehat (KMS) di Indonesia telah digunakan sejak tahun 1970, sebagai sarana utama kegiatan pemantauan pertumbuhan. Pada tahun 2015 sebanyak 65% (sekitar 12 juta) balita memiliki KMS. Kader merupakan tenaga sukarela yang membantu kegiatan posyandu dalam pemantauan pertumbuhan balita. Tidak semua kader tahu atau mampu dalam mengisi kartu menuju sehat. Sehingga pengetahuan dan kemampuan kader dalam pengisian kartu menuju sehat dapat menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan kader tentang kartu menuju sehat (KMS) balita dengan kemampuan pengisian kartu menuju sehat (KMS) oleh kader posyandu di Desa Donoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kader aktif posyandu di Desa Donoharjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 104 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan ceklist kemampuan pengisian. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Pengetahuan kader tentang KMS di Desa Donoharjo adalah cukup sebanyak 63 kader (60,6%). Responden yang mampu dalam pengisian KMS adalah 70 kader (67,3%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mempunyai hubungan dengan kemampuan pengisian kartu menuju sehat dengan nilai p-value 0,006 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan kader tentang kartu menuju sehat (KMS) balita dengan kemampuan pengisian kartu menuju sehat oleh kader posyandu di Desa Donoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Persalinan Dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Pada Trimester III Di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Naha, Marniani Konga; Handayani, Sri
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.012 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.288

Abstract

Kecemasan dalam menghadapi persalinan tidak lepas dari pengetahuan dan kesiapan ibu saat menjelang persalinan. Ibu yang mempunya pengetahuan dan kesiapan yang baik tentang persalinan akan menjaga kehamilannya dan menyiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk menghadapi persalinan, sehingga dapat meminimalkan kecemasan ibu jelang persalinan. Kecemasan yang timbul akibat kurangnya pengetahuan seperti informasi seputar kehamilan dan persalinan, akan berdampak ketidaksiapan ibu, dan akan memicu tingginya angka kehamilan pathologis serta menambah jumlah kematian ibu dan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang persalinan dengan kesiapan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitikdengan pendekatan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 98 responden dengan sampel sebanyak 34 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposivesampling. Hasil uji kendaltaudengannilai korelasi sebesar -0,319, dan  nilai p= value 0,043< α = 0,05pada tingkat kepercayaan 95% ( 0,05).Ada hubungan pengetahuan tentng persalinan dengan kesiapan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil trimester III tentang persalinan berhubungan dengan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan pada trimester III.

Page 1 of 14 | Total Record : 131