cover
Contact Name
Yuli Ani Setyo Dewi
Contact Email
yulianisetyo85@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yulianisetyo85@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
SELING: Jurnal Program Studi PGRA
ISSN : 2528083X     EISSN : 25408801     DOI : -
Core Subject : Education,
Seling: Jurnal Prodi PGRA (ISSN 2528-083X dan e-ISSN 2540-8801) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Raudlatul Athfal Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto Indonesia. Terbit setiap Januari dan Juli setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 2 No 1 (2016): Januari" : 8 Documents clear
Pemanfaatan Media Berbasis Komputer untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia Dini ( Urgensi Media Berbasis Komputer pada Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf ) Rochanah, Luluk
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.656 KB)

Abstract

Kemampuan mengenal huruf  pada  anak usia 4-5 tahun TK Alfaradis sidoarjo belum dapat berkembang secara optimal karena guru menggunakan  metode  kurang bervariasi dan tidak diikuti dengan pemberian stimulasi (merangsang) motivasi pada anak. Jika pembelajaran relevan dengan dunia anak, mereka akan dengan senang hati anak bertahan dalam kegiatan itu dan termotivasi untuk mempelajarinya. Oleh karena itu sangat penting bagi guru untuk memberi kesempatan kepada anak untuk melihat bagaimana membaca dan menulis itu bermanfaat sebelum mereka dibelajarkan bentuk dan nama huruf. Hal itu seharusnya bermakna bagi anak artinya  huruf tersebut harus dimanfaatkan oleh anak dalam kehidupan riil sehari-hari, yaitu dengan pemberian rangsangan  untuk memotivasi anak mengenal huruf dengan memanfaatan media komputer. Belajar dengan media komputer melahirkan suasana yang menyenangkan karena anak dapat mengendalikan kecepatan belajar sesuai dengan kemampuan, gambar  berwarna  dan suara yang muncul membuat anak tidak cepat bosan,  merangsang belajar lebih tekun,  kreatif dan mandiri. Pemanfaatan media komputer merupakan salah satu alternatif media yang digunakan dalam melakukan pembelajaran agar lebih menyenangkan anak usia dini.
Implementasi Pembiasaan Perilaku dalam Membentuk Nilai Agama Moral dan Sosial Emosional Anak Kelompok B TK Negeri Pembina Sedati Sidoarjo Azizah, Azizah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.491 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan mengenai (1) implementasi pembiasaan perilaku dalam menumbuhkan nilai agama moral dan sosial emosional (2) peran warga sekolah dalam implementasi pembiasaan perilaku dalam menumbuhkan nilai agama moral dan sosial emosional (3) kendala dalam implementasi pembiasaan perilaku dalam menumbuhkan nilai agama moral dan sosial emosional (4) solusi mengatasi kendala dalam implementasi pembiasaan perilaku dalam menumbuhkan nilai agama moral dan sosial emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomologis berupa studi kasus. Lokasi penelitian di TK Negeri Pembina Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, karyawan, anak dan orang tua. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui credibility, transferability, dependability dan confirmability. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara mereduksi data, paparan data dan menarik kesimpulan.Temuan penelitian menunjukkan hasil bahwa implementasi pembiasaan perilaku dalam menumbuhkan nilai agama moral dan sosial emosional anak di TK Negeri Pembina Sedati Sidoarjo dilaksanakan melalui kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan dan kegiatan terprogram. Peran warga sekolah dalam implementasi pembiasaan perilaku dalam menumbuhkan nilai agama moral dan sosial emosional: (1) kepala sekolah: memberi keteladanan, mengadakan evaluasi penyelenggaraan kegiatan sekolah (2) guru: sebagai pengajar, pendidik serta memberi keteladanan (3) anak: sikap ceria anak ketika  ada di lingkungan sekolah  (4) orang tua: sikap kepatuhan orang tua dalam mentaati tata tertib yang sudah disepakati dan aktif menghadiri undangan sekolah. Kendala dalam implementasi pembiasaan perilaku adalah keterbatasan kemampuan guru dalam memahami karakteristik anak, keterbatasan pengawasan guru dan perbedaan persepsi tentang konsep pendidikan anak usia dini antara di sekolah dan di rumah. Implementasi pembiasaan perilaku selayaknya disosialisasikan secara terus menerus sehingga semua warga sekolah disarankan untuk aktif dalam mengimplementasikan pembiasaan perilaku dan memiliki komitmen untuk membangun karakter positif anak.  
Meningkatkan Kedisiplinan dan Sikap Kooperatif melalui Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran Anak Kelompok A TK Pertiwi Teladan Surabaya Prasetyaningsih, Asri; Bachri, Bachtiar S; Hasibuan, Rachma; Hasibuan, Rachma
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan peningkatan kedisiplinan melalui model pembelajaran sentra bermain anak kelompok A TK Pertiwi Teladan Surabaya. (2) mendiskripsikan peningkatan sikap kooperatif melalui model pelajaran sentra bermain peran anak kelompok A TK Pertiwi Teladan Surabaya. (3) untuk mendiskripsikan peningkatan kedisiplinan dan sikap kooperatif  anak kelompok A TK Pertiwi Teladan Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tehnik pengumpulan data menggunakan metode wawancara observasi dan dokumentasi, instrumen penelitian  terdiri dari lembar pengamatan aktivitas anak  dan lembar pengamatan aktivitas guru. Pengumpulan data dianalisis dan diolah untuk menentukan langkah yang perlu  ditingkatkan pada siklus berikutnya.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada perbandingan keberhasilan kedisiplinan dan sikap kooperatif anak kelompok A padaanalisis antar siklus secara perhitungan jumlah rata-rata di siklus I mencapai 5,9 sementara pada siklus 2 meningkat menjadi 7,01sedangkan dihitung secara keseluruhan maka rata-rata siklus I mencapai 2,95 dan siklus II meningkat menjadi 3,50. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan peningkatan kedisiplinan dan sikap kooperatif anak kelompok A TK Pertiwi Teladan Surabaya dengan menerapkan model pembelajaran sentra bermain peran pada siklus II terlihat meningkat dibandingkan siklus I, hal ini disebabkan guru saat mensetting kegiatan bermain anak yang bertujuan  meningkatkan kedisiplinan dan sikap kooperatif  anak kelompok A TK Pertiwi Teladan terlihat  pada siklus II hasil yang melebihi target yang ditentukan maka usaha guru yaitu lebih memperhatikan  intonasi kalimat secara tegas dan ekspresi wajah yang serius dengan memberikan sanksi dan reward kepada anak sehingga anak lebih disiplin, terfokus, dan mudah memiliki sikap kooperatif
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1 – 10 Menggunakan Media Komputer “Education Games” pada Anak Kelompok A2 TK Negeri Pembina Kabupaten Blitar Dwiyanti, Linda; Pratiwi, Ajeng Kurnia
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.549 KB)

Abstract

Penelitian ini  dilatar belakangi oleh hasil pengamatan peneliti yang menunjukkan bahwa belum berkembangnya kemampuan mengenal konsep bilangan 1 – 10 pada anak kelompok A2. Hal tersebut merupakan suatu masalah yang harus dipecahkan, untuk itulah  guru   kelas bermaksud memecahkan masalah tersebut melalui penelitian tindakan kelas. Permasalahan penelitian ini adalah Apakah penggunaan media komputer “Education Games” dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan 1 – 10 pada anak kelompok A2 TK Negeri Pembina Kabupaten Blitar. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah melalui siklus tindakan pembelajaran melalui media komputer “Education Games” terbukti dapat meningkatkan kemampuan mengenal Konsep Bilangan 1 – 10 pada anak Kelompok A2 TK Negeri Pembina Kabupaten Blitar.
Peran Pembelajaran Regulasi Diri dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak Usia 5-6 Tahun Sari, Fika Septiana
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.367 KB)

Abstract

Sering dijumpai pemasalahan-permasalahan yang dapat menghambat anak untuk mencapai tujuan atau cita-cita. Salah satu permasalahan tersebut adalah karena rendahnya motivasi belajar anak. Motivasi dapat mempengaruhi seseorang dalam melakukan suatu kegiatan tertentu. Kegiatan akan bermakna dan berhasil jika seorang anak terdorong untuk belajar. Salah satu alternative untuk menumbuhkan motivasi belajar yaitu dengan pendekatan pembelajaran regualasi diri. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji peranan pembelajaran regulasi diri dalam menumbuhkan motivasi belajar terutama untuk anak usia 5-6 tahun. Metode penulisan artikel ini adalah melalui studi literatur dengan mencari beberapa sumber pustaka yang relevan dengan tujuan penulisan artikel. Dari beberapa literatur tersebut kemudian dilakukan sintesis untuk melihat hubungan keterkaitan antara motivasi belajar dengan pembelajaran regulasi diri. Adapun hasil bahasan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran dengan regulasi diri merupakan teknik belajar yang menekankan kemandirian dan tanggung jawab anak untuk mengatur sendiri proses belajarnya yang meliputi analisis tugas, perencanaan, menetapkan strategi, dan refleksi. Melalui regulasi diri, maka dorongan yang terdapat dalam diri anak baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik akan semakin kuat sehingga dapat membantu dalam mewujudkan ketercapaian tujuan pada kegiatan belajar. Pembelajaran regulasi diri juga dapat mentranformasi kemampuan mental anak usia 5-6 untuk dapat belajar secara mandiri.
Kemandirian Anak Usia Dini ( Studi di Taman Kanak-kanak Tauladan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ) Iswantiningtyas, Veny; Raharjo, Itot Bian
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.738 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian anak usia dini di TK. Tauladan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan membuat cacatan lapangan. Untuk mengembangkan kemandirian pada anak kelompok B, guru menggunakan model pembelajaran sentra balok yang telah ditentukan oleh sekolahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kemandirian anak berkembang baik.
Penggunaan Alat Permainan Edukatif “Puzzle Jam” Terhadap Kemampuan Kognitif “Mengenal Lambang Bilangan” Ismawati, Putri
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.448 KB)

Abstract

Studi ini mengangkat bagaimana penerapan  penggunaan alat permainan edukatif “puzzle jam” terhadap kemampuan kognitif “mengenal lambang bilangan” untuk anak usia dini khususnya usia 4-6 tahun. Kesenjangan antara kondisi ideal yang diharapkan dengan praktek nyata di lapangan ini di mana banyak pendidik TK dan RA jarang menggunakan media pembelajaran sebagai sarana pembelajaran khususnya untuk anak usia dini dalam pembelajaran mengenalkan lambang bilangan. Hal tersebut menjadi latar belakang penelitian untuk menerapkan pembelajaran dengan menggunakan media alat permainan edukatif “PUZZLE JAM” untuk mengenalkan lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Hasil dan simpulan pembahasan menyebutkan untuk mengajarkan kemampuan mengenal bilangan pada anak dapat diberikan dengan memberikan alat permainan edukatif puzzle jam. Permainan ini termasuk ke dalam permainan manipulatif. Dan dapat membantu anak dalam mengenalkan lambang bilangan pada kemampuan matematika tersebut
Hubungan Pendidikan Formal dan Usia Orangtua Terhadap Kognitif Anak di Raudlatul Athfal Sunan Ampelarjosari Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan Khoiullati, Khoiullati; Kholifah, Nur
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 2 No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1545.631 KB)

Abstract

Keberhasilan orangtua dalam melakukan proses pembelajaran di rumah tidak lepas latar belakang pendidikan orang tua baik pendidikan formal, non formal mapun informal. Pengalaman melalui tripusat pendidikan tersebut merupakan kolaburasi antara personal orangtua murid RA dengan lembaga Pendidikan RA. Mengoptimalkan tercapainya tujuan pendidikan tersebut, maka proses pembelajaran harus dirancang dan disesuaikan dengan tahapan perkembangan dan kerakteristik belajar anak. Anak mempunyai potensi yang sangat besar untuk mengoptimalkan segala aspek perkembagannya terutama pada usia 2-6 tahun. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi yang menjadi sasaran generalisasi dari simpulan penelitian ini adalah seluruh RA (usia 5-6 tahun) di Kabupaten Pasuruan. Sedangkan sampelnya berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan dokumentasi. Analisis penelitian dengan menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana dengan SPSS 17. Hasil dari penelitian adalah terdapat korelasi antara Pendidikan Formal  Orangtua (Coefficient Correlation 0,601>0,5) dan  Usia (Coefficient Correlation 0,605>0,5) terhadap Perkembangan Kognitif Anak  adalah positif, atau semakin tinggi pendidikan orang tua, maka menjadikan perkembangan kognitif anak  cenderung semakin bagus.  Demikian pula sebaliknya. Angka korelasi (Coefficient Correlation) menunjukkan kuatnya  hubungan kedua variabel tersebut. Korelasi antara Pendidikan Formal Orangtua dan Usia terhadap Perkembangan Kognitif Anak adalah signifikan (Probabilitas 0,000 jauh lebih kecil daripada 0,05), yang berarti adanya hubungan yang benar-benar signifikan antara Pendidikan Formal Orangtua  dan Perkembangan Kognitif Anak

Page 1 of 1 | Total Record : 8