cover
Contact Name
Yuli Ani Setyo Dewi
Contact Email
yulianisetyo85@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yulianisetyo85@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
SELING: Jurnal Program Studi PGRA
ISSN : 2528083X     EISSN : 25408801     DOI : -
Seling: Jurnal Prodi PGRA (ISSN 2528-083X dan e-ISSN 2540-8801) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Raudlatul Athfal Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto Indonesia. Terbit setiap Januari dan Juli setiap tahun.
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 1 (2015): Januari" : 8 Documents clear
Efektifitas Media Panggung Boneka untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita pada Anak Usia Dini Fitri, Norma Diana
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.387 KB)

Abstract

That basic background in this study is the lack of confidence of children by using storytelling so that the ability of language development is still considered the standard presentation said to be less than desirable, reaching 85%. Based on data from the early observations of researchers increased ability to tell a TK Permata Bunda Sidomukti Gresik grade A2 still unsatisfactory. Of the students who are 20 only 7 children (35%) were able to complete the tasks assigned by the teacher. To improve language skills by using the method of telling the researchers took measures of learning undertaken by two cycles. The formulation of the problem in this research are: (1) How can these media storytelling puppet stage in early childhood TK grade A2 Permata Bunda Sidomukti Gresik? (2) How to increase the ability of language development in the methods of telling stories using media puppet TK grade A2 Permata Bunda Sidomukti Gresik? To obtain the results of the study, the research conducted by collaborative methods between quantitative and qualitative. Quantitative methods produce data based on aspects of child development and qualitative methods generate data in the form of descriptions of observations interview. The model used is a model PTK Kurt Lewin in one cycle consists of four components, including: planning, action, observation, and reflection. The results showed that the use of media puppet to improve the ability of storytelling can improve learning achievement of children seen in the increase in the developmental aspects, namely in the first cycle is about 50%, then 90% in the second cycle.
Pengembangan Permainan Gelas Berangka Warna Warni pada Kemampuan Fisik Motorik dan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Rochanah, Luluk
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.426 KB)

Abstract

Penelitian ini mengembangkan permainan gelas  warna warni berangka yang sangat mudah dilakukan oleh anak untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan perkembangan aspek fisik motorik dan kognitif  mengarah pada ungkapan kreatif yang mengarah pada memberikan kesempatan  anak untuk belajar secara kelompok berdasarkan kebutuhan minat mereka yang menyenangkan dan tidak membahayakan bagi anak. Permainan yang dirancang untuk mengembangkan fisik motorik anak tidak memerlukan biaya banyak karena menggunakan  gelas warna warni berangka yang sudah dideain oleh guru. Penelitian ini menggunakan penelitian Borg dan Gall yang disederhanakan oleh peneliti. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Hasil pengembangan permainan gelas warna warni pada perkembangan fisik motorik dan perkembangan social anak diperoleh dari hasil uji ahli dan kelompok
Perkembangan Kognitif Anak melalui Penerapan Bermain Table Toys Balok Atribut di Taman Kanak-Kanak Nugrahani, Risma
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.094 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain table toys balok atribut terhadap kemampuan kognitif pada anak kelompok B. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian eksperimen semu Nonequivalent Control Grup Design. Penelitian dilakukan di TK Al Uswah dan TK Hidayatun Najah Tuban dengan kelompok kontrol yang berjumlah 45 anak dan kelompok eksperimen berjumlah 45 anak. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi menggunakan pedoman observasi kemampuan kognitif. Sedangkan analisis data menggunakan One Way Anova dengan bantuan SPSS 21.00. Menurut hasil uji One Way Anova jika sig <0,05 maka dinyatakan diterima dan jika sig >0,05 dinyatakan ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  bermain table toys balok atribut berpengaruh terhadap kemampuan kognitif, hal ini terbukti dari hasil uji One Way Anova yang menunjukkan nilai Fhitung = 15,362 dengan tingkat signifikansi (sig) 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Karena hipotesis menyatakan <0,05 maka dinyatakan diterima. Bermain table toys balok atribut berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dalam hal mengenal perbedaan berdasarkan ukuran “lebih dari” dan “kurang dari”; mengklasifikasikan balok berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran; serta membuat berbagai variasi pola. Selanjutnya disarankan kepada lembaga PAUD untuk menerapkan kegiatan bermain table toys balok atribut sebagai salah satu alternatif untuk menstimulus kemampuan kognitif anak
Hubungan Bermain Balok dengan Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun di RA Miftahul Ulum Tahun Ajaran 2013/2014 Aliyah, Shofiyatul
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.333 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bermain Balok, Perkembangan Kognitif dan hubungan antara bermain Balok, dengan perkembangan kognitif anak usia 4-5 tahun di RA. Miftahul Ulum.Jenis penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasi. Populasi pada penelitian sebanyak 20 anak usia 4-5 tahun. Teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan Teknik Analisis Deskriptif.Hasil penelitian yaitu: (1) bermain balok pada anak yaitu sebanyak 76 % anak berada pada kategori sedang, yaitu anak mampu membentuk bangunan  balok  tiga  dimensi  namun  tidak  menggambarkan  benda  aslinya, serta menyebutkan nama bangunan balok tapi tidak secara detail, dan sebanyak 24 % anak berada pada kategori tinggi, yaitu anak mampu membangun bangunan balok  secara  kompleks  yang  menggambarkan  benda  aslinya  serta  mampu menyebutkan nama bangunan balok secara detail; (2) perkembangan kognitif pada  anak  yaitu  sebanyak 18 %  anak  berada  pada  kategori  sedang,  yaitu anak mengetahui 4-5 warna, mampu mengelompokkan dan mengurutkan benda, mengetahui tiga posisi benda, serta mampu menggambar objek dengan dua bagian detail,  dan  sebanyak 82 %  anak  berada  pada  kategori  tinggi,  yaitu  anak mengetahui semua warna, mengelompokkan dan mengurutkan benda, mengetahui empat posisi benda, mampu menggambar dengan lebih dari tiga bagian detail
Meningkatkan Perkembangan Sains dan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Outdoor Learning Ismawati, Putri
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1253.444 KB)

Abstract

Studi ini mengangkat penerapan outdoor learning untuk meningkatkan perkembangan sains dan kreativitas anak usia dini khususnya usia 4-6 tahun. Kesenjangan antara kondisi ideal yang diharapkan dengan praktek nyata di lapangan ini di mana outdoor jarang digunakan untuk mengembangkan kemampuan anak menjadi latar belakang penelitian untuk menerapkan outdoor learning sebagai cara untuk mengembangkan kemampuan sains dan kreativitas anak. Hasil dan simpulan pembahasan menyebutkan Lingkungan outdoor merupakan tempat yang sangat menarik untuk anak di mana anak-anak dapat tumbuh dan berkembang. Saat bermain di lingkungan outdoor banyak kemampuan anak yang dapat dikembangkan, misalnya bereksplorasi, tantangan kemampuan motorik kasar dan halus, kemampuan sosial serta kemampuan kognitif dan pengetahuan dasar tentang lingkungan alam. Bermain di lingkungan outdoor anak akan berintreraksi langsung dengan alam dan lingkungan sehingga anak menghasilkan imajinasi-imajinasi yang pada akhirnya menimbulkan gagasan atau ide baru. Gagasan dan ide-ide baru anak bagian dari kreativitas anak dalam bermain
Pengaruh Media Kokami (Kotak Dan Kartu Misterius) Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Kelompok B RA Raudlatul Ulum Tebas Gondangwetan Pasuruan Muhaiminah, Muhaiminah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.591 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya penulis untuk mengetahui pengaruh penggunaan media KOKAMI dalam peningkatan kemampuan bahasa Indonesia pada siswa kelompok B RA Raudlatul Ulum Tebas Kec Gondangwetan Kab. Pasuruan tahun pelajaran 2013/2014 serta mengetahui perkembangan bahasa  pada siswa kelompok B RA Raudlatul Ulum Tebas Kec Gondangwetan Kab. Pasuruan tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitiannya adalah siswa kelompok B yang berjumlah 23 orang yang terdiri dari siswa laki-laki berjumlah 10 orang dan siswa perempuan berjumlah 13 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas terdiri dari 2 siklus yang masing-masing terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan metode tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang menggunakan rumus t-tes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui, dengan penggunaan media KOKAMI pada pokok bahasan mengenal bunyi-bunyi bahasa, baik vokal maupun konsonan, dan melafalkannya dengan nyaring sebagi suku kata, kata, dan menyalin atau mencontoh huruf, kata, atau kalimat dari buku atau papan tulis dengan benar. Awal penelitian kemampuan bahasa memiliki persentase 55% dan siklus ke I memiliki persentase 70% dan siklus kedua 87 %. Hasil yang diperoleh adalah Penggunaan Media KOKAMI dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Indonesia pada siswa kelas B RA Raudlatul Ulum Tebas Gondangwetan Pasuruan, tahun pelajaran 2013/2014. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai pre test dan pos test yang tadinya rendah menjadi meningkat setelah diadakannya pembelajaran dengan menggunakan media KOKAMI
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak pada Usia 3-5 Tahun di KB Cahaya Ilmu Putiha, Siti
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak bukan dewasa dalam bentuk kecil, karena anak mempunyai sifat dan kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa. Peran orang tua sebagai pengasuh sangat besar terhadap perkembangan anak. pola asuh yaitu bagaimana orang tua mengontrol, membimbing, dan mendampingi anak-anaknya untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangan yang menuju kedewasaan salah satu aspek perkembangan yang harus dipantau adalah perkembangan motorik halus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus anak usia 3-5 tahun di KB Cahaya Ilmu Dsn. Ganti Ds. Sukolelo Kec. Prigen Kab. Pasuruan. Penelitian ini menggunakan studi kolerasi dengan pendekatan cross sectional sampel dalam penelitian ini adalah orang tua dan anaknya di KB Cahaya Ilmu Dsn. Ganti Ds. Sukolelo Kec. Prigen Kab. Pasuruan sebanyak 20 orang tua, tehnik sampling yang digunakan yaitu analisis data di lakukan dengan menggunakan kruskalwallis. Hasil penelitian di peroleh nilai volume sebesar 0,042 (P<0,05), hal ini berarti ada hubungan antara pola asuh orang tua dan perkembangan motorik anak usia 3-5 tahun. Di sarankan untuk orang tua untuk menggunakan pola asuh yang sesuai dan memahami kondisi anak karena setiap anak berbeda-beda. Masih banyak orang tua yang menyamaratakan penerapan model pola asuh kepada semua anaknya karena pasti akan menuai pertentangan dari anak, keluh kesah serta hasilnya pun mengecewakan
Pengaruh Pembelajaran Sentra Seni dan Kreatifitas Terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Kegiatan Menjahit Anak Kelompok A di RA Manbaul Muttaqin Grati Pasuruan Sholihati, Wiwit Indah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjahit pada anak usia dini sangat penting untuk diajarkan, karena haL ini berkaitan dengan melatih otot-otot jari anak agar dapat digunakan dengan baik. Kemampuan anak memegang tali/pita dapat melatih anak untuk memegang pensil dengan benar untuk periapan anak belajar menulis. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui model pembelajaran sentra seni dan kreativitas dengan kegiatan menjahit anak kelompok A RA Mambaul Muttaqin. Penelitian ini dilakukan karena terdapat permasalahan dalam kemampuan motorik halus pada anak Kelompok A  RA Mambaul Muttaqin.Penelitian ini merupakan Penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah anak Kelompok A RA Mambaul Muttaqin Pasuruan yang berjumlah 32 anak. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menjahit. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi. Teknik analisis data penelitian kuantitatif ini  digunakan analisis deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 kali pertemuan selama 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan. Hasil observasi dapat dilihat terdapat perbedaan skor perkembangan motorik halus melalui kegiatan menjahit kelompok A RA Mambaul Muttaqin Grafik pre-test sebagian besar lebih rendah dibandingkan dengan grafik post-test meskipun ada perbedaan perkembangan dari setiap subyek. Hal itu mampu menjelaskan bahwa ada perkembangan skor perkembangan motorik halus pada anak antara sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran sentra seni dan kreatifitas.Hal tersebut dapat diartikan bahwa Pembelajaran sentra seni dan kreatifitas mempunyai pengaruh yang sigtifikan terhadap perkembangan motorik halus melalui kegiatan menjahit pada anak kelompok A di RA Mambaul Muttaqin Grati-Pasuruan

Page 1 of 1 | Total Record : 8