SELING: Jurnal Program Studi PGRA
ISSN : 2528083X     EISSN : 25408801
Seling: Jurnal Prodi PGRA (ISSN 2528-083X dan e-ISSN 2540-8801) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Raudlatul Athfal Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto Indonesia. Terbit setiap Januari dan Juli setiap tahun.
Articles 83 Documents
Pengembangan Kemampuan Mengenal Bilangan Melalui Penerapan Media Kartu Bergambar di RA Insan Madani Punggur Lampung Tengah Hasanah, Uswatun -; Rahmatika, Aufilana
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 5 No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 melalui bermain kartu angka bergambar anak Kelompok A RA Insan Madani Punggur. Penelitian ini dilakukan karena terdapat permasalahan dalam kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak Kelompok A RA Insan Madani Punggur. Kemampuan kognitif merupakan kemampuan memcahkan masalah dalam suatu pemikiran dan penalaran dengan suatu obyek yang sedang dilihatnya. Kegiatan yang dapat mengembangkan kognitif anak salah satunya adalah pembelajaran dengan menggunakan media kartu bergambar. Pembelajaran dengan menggunakan media kartu bergambar adalah pembelajaran yang dilakukan dengan kartu bertuliskan bilangan atau gambar untuk menyampaikan materi atau pengetahuan kepada anak yang dilakukan dengan arahan guru. Penelitian inti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa dalam meningkatkan kemampuan kognitif melalui media kartu bergambar bilangan sebagai berikut: 1) Memilih tema yang ingin di capai, 2) Merencanakan bahan ajar yang akan digunakan dalam pembelajaran, 3) Membagi anak dalam beberapa kelompok, 4) Memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain kartu angka bergambar, 5) Mengulangi materi dari kegiatan pembelajaran kartu kartu bergambar bilangan.   Kata kunci: kemampuan mengenal lambang bilangan, kartu bergambar bilangan.       
Pengaruh Metode Bernyanyi Terhadap Ekspresi Emosi Anak di Taman Kanak-Kanak Jabal Rahmah Padang Resika, Nadia; Yeni, Indra
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 5 No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang dapat mengembangkan ekspresi emosi anak adalah dengan menggunakan metode bernyanyi, berdasarkan latar belakang masalah  yang peneliti temukan,  penelitian  ini  ingin mengetahui sejauh  mana pengaruh metode bernyanyi terhadap ekspresi emosi anak. Pendekatan penelitian menggunakan quasy eksperiment dengan  subjeknya yaitu kelompok B1terdiri dari  10 anak dimana 6 anak laki-laki dan 4 perempuan, dan kelompok B2 terdiri dari10 anak dimana 7 anak laki-laki dan 3 perempuan.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  tes perbuatan, dengan alat pengumpulan  data menggunakan lembaran pernyataan, berikutnya dikelola menggunakan uji perbedaan (t-test) data. Hasil penelitian  menunjukkan  kelas ekspreimen dengan  metode bernyanyi  mendapatkan  nilai rata-rata lebih tinggi 88,75 dibandingkan dengan  yang berada di kelas kontrol 78,12   menggunakan  metode bermain peran. Terlihat  thitung > ttabel yaitu 2,41590 > 2.10092. Dapat ditarik kesimpulan bahwa metode bernyanyi mempengaruhi ekspresi emosi anak di Taman Kanak-Kanak Jabal Rahmah Padang tahun ajaran 2018/2019
Pengembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini Etnis Jawa dan Madura di Kabupaten Pasuruan Utsmani, M Mujib
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.031 KB)

Abstract

The dialog of Javanese and Madurese in Pasuruan be interesting, because the two ethnic groups have a habit of instilling a strong tradition in relegiusitas in society. So that the two ethnic groups in Pasuruan showing positive value of diversity in society. The purpose of this research are to know the concept of the development of Value of Religious and Moral invested educators  in delivering the students are able to think, act, and behave commendable (akhlaq al-karimah) on Ethnic Java-Madura in Pasuruan, to know the concept of educators aware of the importance of moral development and Religious Values ​​in children even more at an early age Ethnic Java-Madura in Pasuruan. This study want to understand the phenomenon of rational, interpretive, and evaluative. Giving meaning, interpretation, and meaning to the development of Religious and Moral Values ​​is viewed from a conceptual perspective, the changing character of education and paradigmatic theoretical perspective. Therefore, this study is a qualitative approach. Results from this study is that parents and early childhood teachers in Pasuruan district has shown a variety of methods and gives examples of concrete in the development of religious values ​​and morals to the students whose background Javanese and Madurese, although there are a few things in the study of developmental psychology child doing less precise. With the use of methods that are variations of the children also feel happy and cheerful in the learning process. Recommended to teachers who deal with early childhood in order to improve understanding more about the didactic-methodical, especially at the stage of early childhood development. In addition, in implanting and developing religious values ​​in early childhood fun ways to be further enhanced.
Strategi Optimalisasi Kemampuan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui Program Pembelajaran Individual (PPI) Farisia, Hernik
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.289 KB)

Abstract

This article examines how to design Individual Learning Program (Program Pembelajaran Individual-PPI) to help students with special needs (Anak Berkebutuhan Khusus-ABK) to develop their potentials and to maximally resolve their learning problems. PPI is a learning program that has purpose to support ABK for being in inclusive class. The program is adapted from Individualized Educational Program (IEP) model –developed in America educational system- that contains of some learning events or programs to ABK for specific learning goal. One of inclusive schools that succeed developing PPI is Badrus Salam Islamic Elementary School, Surabaya. Based on PPI documents developed by Badrus Salam Islamic Elementary School team, steps for arranging PPI are: identifying strength, weak, characteristic and interest as the assessment on ABK, formulating specific information from assessment result to make students profiles that describe their need supports to increase students’ performance, designing learning method, and arranging evaluation method as indicator of students’ learning success. Whereas result shows that 75% ABK are able to optimize their learning ability indicated by their behaviour change. It is because teachers have some strategies to overcome it, such as: giving assignment regularly, designing media based on students’ characteristic, asking question related to learning process, and increasing teachers, peers, and parents’ role in learning process. From the explanation above, it is concluded that curriculum development in Badrus Salam Islamic Elementary School is in a standard manner, nonetheless there is special adaptation related to students’ individual needs.
Mengembangkan Sikap Kooperatif Anak Usia Dini Melalui Metode Proyek Farihah, Himmatul
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.374 KB)

Abstract

This study aims to: 1) Describe the application method of the project to develop the ability of the cooperative attitude of early childhood. 2) To describe the result of increased cooperation early childhood through project methods. TK Muslimat Brondong Lamongan selected as a study by the consideration that based on observations conducted by researchers with classroom teachers, not all children in group B had a cooperative attitude is good, especially in carrying out the task group, in collaboration with friends, playing with friends, want to help friends and do not annoy your friends. Kondisdikarenakan activities carried out in the learning activities often use the method of administration tasks. Child ren less given the opportunity to play together, study groups and practice building his own knowledge. Methods project is one strategy that can be selected to develop the principle of play while learning the children in a center of learning and increase social competency early childhood. Results of preliminary observations Social emotional learning ability of the 20 children showed there were 13 children (65%) who lack the social skills of emotional and 7 (35%) of children developing emotional social abilities. The method used in this research is a classroom action research with two cycles of implementation. The results showed that the action through projects implemented method can improve the emotional social abilities in the first cycle increased by 10% to 45%, and in the second cycle increased again by 50% to 90%. Of the overall increase in cognitive ability before action until the second cycle by 60%.
Studi Lokalitas: Anam, Saeful
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.647 KB)

Abstract

This paper explores about Aesthetic Culture Kercengan as Public Social Harmonization in Bawean Gresik. Culture as local wisdom has added value, not least Kercengan culture, for the people of Bawean Gresik, Kercengan is one of culture that is believed to give the harmonious, peaceful and full of beauty. It can be juxtaposed with the multiple cultures that spread in Java, like, Grebek Maulud, Grebek Suro, or Gendingan Java. The Cultures ought to be maintained and preserved. This study aims to know how to form the cultural aesthetics Kercengan as social harmonization in Bawean Gresik. Design of this research is descriptive qualitative with phenomenological approach, while the results showed that the kercengan which has three functions in society. First, as social control of society. Second, have the power to be used as a medium of propaganda, which is done with the feel of a typical Islamic. Third as the identity of harmony in diversity, that is, as a medium to uphold a sense of unity in life. The aesthetic value is situated on the beauty of cultural performances Kercengan done, as the analogy of diverse social life.
Manajemen Pendidikan Anak melalui Program Outbound di TK Al Muslim Surabaya Noor, Triana Rosalina
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.608 KB)

Abstract

Pendidikan bagi anak usia dini begitu penting karena pada masa usia dini. Melalui program outbound anak belajar dari pengalaman langsung dan dilibatkan secara aktif dalam seluruh kegiatan yang dilakukan, dan dalam implementasinya dibutuhkan penerapan fungsi manajemen yang baik, yaitu fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Lokasi penelitian bertempat di TK Al Muslim Surabaya, dengan subyek penelitian meliputi direktur lembaga pendidikan, guru dan wali murid.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program outbound di TK Al Muslim  Surabaya sudah menerapkan fungsi-fungsi manajemen yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan program outbound dilaksanakan dengan membuat perencanaan pembelajaran, perencanaan jenis permainan, dan perencanaan pembiayaan. Pengorganisasian program outbound dilakukan melalui pembagian kerja oleh direktur kepada guru. Untuk fungsi pelaksanaan pada program outbound melalui pengimplementasian atas apa yang telah disusun dalam perencanaan. Untuk fungsi pengawasan program outbound dilakukan melalui pembuatan laporan kegiatan dan kontrol oleh Direktur Lembaga Pendidikan.
Optimalisasi Pengembangan Multiple Intelligences Pada Anak Usia Dini di RA Alrosyid Kendal Dander Bojonegoro Ulfa, Ulfa
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.541 KB)

Abstract

Early childhood is the golden age a period when children start to be sensitive and sensitive to receive various stimuli. At this time the child has a different power sensitive this research aims to optimize development of multiple intelligences of each individual child in RA Al-Rosyid Kendal Dander Bojonegoro. This research is a qualitative descriptive study; data collection  techniques  performed  using  the  method  of  observation,  interviews, and  documentation. The  results  showed  that development of multiple intelligences do whith storytelling, roleplaying, singing, and field trips that involve children directly. This way is very good for the development of the multiple intelligences early childhood  and is very useful to their lives today, tomorrow and forever.
Metode Pembelajaran Guru Etnis Jawa-Madura dalam Pengembangan Bahasa Siswa RA di Kabupaten Pasuruan Dewi, Yuli Ani Setyo
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.49 KB)

Abstract

Bahasa anak adalah bahasa yang digunakan oleh anak untuk menyampaikan suatu  keinginan, harapan , permintaan, pikiran dan lain-lain untuk kepentingannya. Salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh anak adalah kemampuan dalam berbahasa, tapi tidak semua anak mampu untuk menguasai bahasa dengan baik. Ketidakmampuan anak dalam berbicara atau berkomunikasi biasanya karena keterbatasan kemampuan dalam mengerti atau menangkap pembicaraan atau tidak bisa menjawab dengan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Metode Pembelajaran Guru Etnis Jawa-Madura Dalam Pengembangan Bahasa Siswa RA di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Dari analisis data dikemukakan bahwa metode pembelajaran yang sering digunakan oleh guru etnis jawa-madura untuk perkembangan bahasa siswa  RA di kabupaten Pasuruan diantaranya metode bercerita, metode bercakap-cakap, dan metode tanya jawab serta metode bernyanyi. Diantara metode tersebut metode yang paling sering digunakan oleh guru ketika sedang pembelajaran didalam kelas dan juga merupakan metode yang paling efektif yaitu metode bercakap-cakap.
Efektifitas Pembelajaran Sentra di Kecamatan Trowulan Mojokerto Muhsinin, Muhsinin; Navi, Ilmin
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.451 KB)

Abstract

PAUD sebagai jenjang pendidikan yang paling dasar, diharapkan menjadi fondasi kuat untuk membentuk sikap dan karakter peserta didik. Implementasinya dalam kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini pengembangan sikap bukan hanya sebagai dampak ikatan (nurturan) dari pengembangan pengetahuan dan ketrampilan, melainkan komponen yang harus direncanakan secara terus menerus sehingga memebentuk kebiasaan lebih lanjut menjadi prilaku yang akhirnya menjadi sikap dan karakter yang baik dan merupakan masa emas(Golden Age) yang merupakan peletak dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya. Pengembangan sikap memerlukan proses yang konsisten dalam jangka waktu lama, Namun demikian pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan cara belajar anak usia dini yang dilaksanakan dengan melalui kegiatan menyenangkan dan bermakna. Hal terpenting dalam pengembangan sikap adalah keteladanan dari tim guru yang menjadi model bagi anak didik. Tampa hal terpenting ini pengembangan sikap baik akan menjadi sia-sia. Menurut peneliti untuk mengaplikasikan Kurikulum 13 PAUD model pembelajaran yang paling ideal adalah model pembelajaran sentra. Karena merupakan pusat kegiatan pembelajaran dengan metode bermain sambil belajar Integrasi Pendidikan. Nilai – nilai kehidupan beragama yang dirancang untuk mengembangkan seluruh potensi anak sebagai karunia dari Allah. Juga memberi kesempatan belajar pada anak yang maksimal juga dalam rangka mengembangkan Multiple Intelegensi Anak.